OpenRice Index
  
bungtje
This is bungtje . I am a SpectatorI like to hang out in Kebayoran Lama. Manado, Chinese, Jepang are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Chocolate / Candy Shop and Siomay / Batagor, Martabak.
Member 23 First(s)
No. of Review26 Review(s)
編輯推介數目17 Editor's Choice
Recommended13 Recommended
Popularity13345 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos98 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant1 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲66 Follower(s)
bungtje  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 16 to 20 of 26 Reviews in Indonesia
Seminggu Tiga Kali Ngeskrim Smile Apr 17, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Es Krim/Yogurt | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Entah kenapa dorongan ngeskrim begitu kencang dalam seminggu belakangan. Saya tercatat tiga kali datang ke Ragusa! Sekali dengan sepupu, sekali dengan teman, sekali dengan pacar. Dan rasa es krimnya tetap sedaaaap... smile

Es krim klasik dengan resep Italia itu terasa lembut, segar, manisnya pas pula. Rahasianya, susu sapi segar dan tanpa pengawet. Memang es krimnya jadi lebih cepat cair, tapi sudah mencair pun tetap lezat. Selalu membuat saya ingin lagi dan lagi dan lagi. tongue

Ragusa didirikan puluhan tahun lalu dan mempertahankan cara pembuatan sekaligus bentuk tokonya. Promosi Ragusa cuma dari mulut ke mulut tapi selalu ramai, terutama di akhir pekan. Meja dan kursi rotan seringkali penuh sesak sehingga pelanggan harus menunggu lama (ngetes kesabaran nih) sampai ada pengunjung yang beranjak pergi. Masalahnya, biasanya orang betah berlama-lama di ruangan berkipas angin ini hihihi.

Seperti juga toko es krim klasik lainnya -- semisal Sumber Hidangan di Bandung, Tip Top di Jogja, dan Oen di Malang, pelayanan di Ragusa cuma sekenanya, tapi orang tetap saja bahagia datang ke sana. Cuma, jangan lupa mengingatkan pelayannya kalau pesananmu tak datang-datang, karena mereka kadang kelupaan juga lol

Ini deretan menu di Ragusa yang sempat saya icip:
chopstick Es Krim rasa Vanilla (per skup Rp 12 ribu) -- ada juga rasa Mocca, Cokelat, dan Strawberry
chopstick Es Krim rasa Nougat (Rp 14 ribu) -- datang dengan kacang tanah sangrai melimpah di atasnya
chopstick Es Krim Premium rasa Rhum Raisin (per skup Rp 15 ribu) -- saya baru mencoba yang rhum raisin, nendang! Ada juga rasa durian, tapi belum sempat dicoba... mungkin dalam kunjungan berikutnya smile
chopstick Special Mix (Rp 18 ribu) -- empat skup kecil es krim berbagai rasa
chopstick Es Krim Potong Tutti Frutti (Rp 23 ribu) -- es krimnya terasa lebih padat, terdiri dari es vanilla, cokelat, strawberry, plus sukade (manisan labu siam/kulit jeruk). Porsinya rada besar. Ada variasi es krim potong lainnya, Cassata Siciliana, belum dicoba juga nih.

tapi andalan Ragusa adalah.... *drumroll*
chopstick Es Krim Spaghetti! (Rp 27 ribu) hohoho ini bukan spaghetti yang dikasih es krim, tapi es krim yang dibentuk seperti spaghetti. Disiram cokelat cair, sukade, dan kacang sangrai... Makjan enaknyaaaa... Ohya bisa juga pesan dengan es krim rasa premium, yakni rhum raisin dan durian, cuma nambah dikit bayarnya (Rp 30 ribu).

Ragusa juga sedia kudapan Walanda seperti kroket dan pastel (@ Rp 5 ribu), dilengkapi dengan sambal yang segar dan pedas. *duh jadi pengen lagiiii*

Meski Ragusa nggak menghidangkan makanan "serius", kalau kamu lapar, jangan khawatir. Di depan Ragusa ada otak-otak, asinan, rujak juhi, gado-gado, dan sate ayam yang bisa kamu makan di dalam ruangan. Krupuk yang diberi sambal asinan sedap juga, asyik buat camilan. Nah, siapa mau traktir saya ke Ragusa lagi? lol

---------------

Untuk yang mau baca tentang sejarah Ragusa, bisa jalan-jalan ke tautan ini:
http://www.kabarinews.com/article.cfm?articleID=31850
http://masakanseleraku.blogspot.com/2009/05/ragusa.html
http://www.urbanesia.com/article/urbansnote/2010/1/202/es-krim-italia-ragusa
Spaghetti Rhum Raisin (Rp 30 ribu)

Spaghetti Rhum Raisin (Rp 30 ribu)

 
Special Mix (Rp 18 ribu)

Special Mix (Rp 18 ribu)

 
Tutti Frutti (Rp 23 ribu)

Tutti Frutti (Rp 23 ribu)

 
Es Krim Nougat (Rp 14 ribu)

Es Krim Nougat (Rp 14 ribu)

 
Kroket Daging Sapi (Rp 5 ribu)

Kroket Daging Sapi (Rp 5 ribu)

 
Krupuk Bumbu Asinan

Krupuk Bumbu Asinan

 
Oldies abis...

Oldies abis...

 

 
 
Recommended Dish(es):  Es Krim Spaghetti, Tutti Frutti, Es Krim Vanilla, Krupuk Asinan
 
Spending per head: Approximately Rp30000

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Lapar Mata di Harum Manis Smile Apr 17, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Restaurant | Buffet | Kumpul Keluarga

Thanks to OpenRIce, berbekal lima reviews lalu saya dapat voucher makan gratis Rp 250 ribu! *loncat-loncat girang* smile Voucher makan di Restoran Harum Manis yang didapatkan kemarin langsung saya "eksekusi" malam itu juga, bersama keluarga tercinta.

Begitu masuk restoran yang menyajikan makanan Indonesia itu, kami terkagum-kagum dengan desain interior yang bagus. Nyaman, dengan sentuhan Nusantara yang pas. Saya paling suka hiasan logam berbentuk pohon (Kalpataru? atau Beringin?) yang terpasang di cermin di belakang tempat duduk empuk yang menempel di dinding. Piringnya pun kereeeeen hehehe. Tapi, pengharum ruangan yang menyebar aroma bunga Sedap Wangi menyergap terlalu dahsyat. Wanginya enak sih, cuma terlalu menyengat dan bikin Ibu saya protes. mad

Nah begitu melihat menu, kami lapar mata dan rada kalap memesan. shocked Apalagi Mbak Pelayan bilang porsinya nggak terlalu besar. Eh begitu datang barangnya, ternyata gede juga porsinya. Meski terengah-engah, akhirnya kami sanggup menghabiskannya.

Ini nih yang kami lahap tadi malam:
bowl Nasi merah (Rp 12 ribu) -- ada juga pilihan nasi putih dan nasi kuning. Nasi merah kami pilih karena itu yang paling sehat, mengandung banyak serat. Nasi merah versi Harum Manis ini nggak begitu pulen, tapi memang itulah karakteristik nasi merah yang asli. Artinya, nggak dicampur beras putih sama sekali.
bowl Iga Asam Pedas (Rp 58 ribu) -- enaaaak, tidak terlalu pedas, tapi asamnya pas. Seporsi bisa dimakan berdua.
bowl Kepiting Soka Goreng Telur (Rp 68 ribu) -- renyah, bertabur abon ikan, tapi agak asin.
bowl Sate Pentul (Rp 56 ribu) -- empat tusuk sate daging sapi dan kambing yang dililitkan di batang tebu. Satenya empuk dan sedap, bakarannya pas, nggak pakai sambal kacangnya pun sudah enak. Eh di bawahnya ada potongan lontong empat biji hihihi. Oya tebunya masih segar, kalau digigit masih ada sarinya, manis, jadi ingat jaman masih kecil hehehe doyan gigitin tebu yang dijual di depan sekolah.
bowl Kerapu Sendang Tirta (Rp 86 ribu) -- jawaraaaa! Enak banget, syumpah. Sekilas seperti ikan asam manis, tapi yang ini jauh lebih segar. Mungkin karena memakai leci dan nanas. Nyam nyam nyam dalam sekejap langsung tuntas!
bowl Tumis Pucuk Pakis (Rp 38 ribu) -- bonus teri di dalamnya, dan entah-jenis-dedaunan lainnya yang bukan pakis. Sayurnya segar, jadi terasa agak kriuk ketika digigit.

Untuk minumnya, saya memesan Es Teh Kweni (Rp 28 ribu) yang swegaaar dengan potongan mangga kweni dan kolang-kaling, pakai sirup Tjampolay sepertinya. Ayah memilih Wedang Jahe (Rp 28 ribu) berkelapa yang ternyata rasanya kok lebih mirip bandrek, agak pahit. Ibu cukup Teh Panas (Rp 18 ribu) saja.

Ohya sebelum makanan utama datang, Mbak Pelayan menawarkan makanan pembuka, pilihannya banyak, ada lumpia, risoles, otak-otak, dan combro. Kami memilih Combro Ndoro Putri (Rp 9 ribu) dan Otak-otak Abdi Dalem (Rp 9 ribu). Namanya unik, tapi rasanya sih standar.

Nah sewaktu makan, ada grup musik residen yang menghibur dengan lagu-lagu Nusantara yang diaransemen jadi keroncong. Suara penyanyinya, Mbak Tia, baguuuuus banget. shocked Pemusiknya pun -- ada gitaris dan violis -- bermain bagus. Mereka juga berkeliling restoran dan pengunjung bisa memesan lagu. Kami minta Fatwa Pujangga dan Sepasang Mata Bola. Eh, Fatwa Pujangga diaransemen bossa nova, keren banget! Kata Mbak Tia, mereka bermusik di Harum Manis tiap malam, kecuali hari Minggu mainnya siang hari pas program Sunday Brunch.

Ketika bon datang... Huwaaaa sudah dengan voucher pun kami masih harus nombok... *salah sendiri mesennya nggak kira-kira hahaha* Voucher Rp 250 ribu itu memang hanya untuk berdua, dengan jumlah makanan yang normal dan tidak sebanyak kami. Untuk layanan, dikenai biaya (service charge) 10 persen, lalu jumlahnya dipajaki lagi 10 persen. Total habis Rp 568.700, dikurang voucher masih harus nambah Rp 318.700. Untung bawa penyandang dana lol

Makasih OpenRice dan Harum Manis! Saya tunggu voucher makan berikutnyaaaa... lol

----------

Masih banyak menu yang menarik, misalnya Sate Satu Meter (Rp 236 ribu) yang terdiri dari 30 tusuk sate macem-macem, kayaknya seru kalau dimakan ramai-ramai. Ada juga empat macam koktail (Ginger Breeze, Harejo Martini, Frozen Sirsak Margarita, dan Pikir Pink, masing-masing Rp 72 ribu).

Tapi satu menu membuat Ibu saya protes (lagi): Tumis Sayur Poligami (Rp 38 ribu). Kami menentang poligami! huffy
Vouchernya :D

Vouchernya :D

 
Hiasan keren di cermin...

Hiasan keren di cermin...

 
Iga Asem Pedas (Rp 58 ribu)

Iga Asem Pedas (Rp 58 ribu)

 
Kepiting Soka Goreng Telur (Rp 68 ribu)

Kepiting Soka Goreng Telur (Rp 68 ribu)

 
Kerapu Sendang Tirta (Rp 86 ribu)

Kerapu Sendang Tirta (Rp 86 ribu)

 
Sate Pentul (Rp 56 ribu)

Sate Pentul (Rp 56 ribu)

 
Wedang Jahe (Rp 28 ribu) -- terlalu pahit

Wedang Jahe (Rp 28 ribu) -- terlalu pahit

 
Ibu, saya, dan makanan segambreng!

Ibu, saya, dan makanan segambreng!

 
 
Recommended Dish(es):  Kerapu Sendang Tirta, Iga Asem Pedas, Sate Pentul, Es Teh Kweni
 
Date of Visit: Apr 16, 2010 

Spending per head: Approximately Rp190000

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   50 Vote(s)   View Results
Recommend

Canteen yang Bukan Kantin Smile Apr 12, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Kafe | Pizza & Pasta | Wine | Kencan / Berpasangan

Makan yang paling enak itu makan yang gratisan, setuju? lol
Ketika seorang teman menyatakan bakal melunasi janji traktirannya di Pacific Place, saya langsung browsing sana-sini enaknya makan di mana. Setelah membandingkan review ini-itu akhirnya saya memutuskan "menodong" si teman di Canteen, restoran yang jadi satu dengan toko buku (ak.'sa.ra) di lantai 4 PP.

Tempatnya cozy, didominasi dinding bata ekspos, jadi warnanya hangat dan nyaman. Karena makannya pas waktu siang di hari kerja, banyak orang kantoran yang datang, dalam waktu sejam itu Canteen penuhhh sampai mas dan mbak pelayannya rada kewalahan. shocked

Saya memesan Gnocchi with Cheese (Rp 45 ribu -- tersedia juga yang dengan saus tomat, Rp 35 ribu), Angel Hair Diablo with Prawns (lupa harga persisnya, yang jelas lebih dari Rp 40 ribu), dan segelas Passion Lemon Grass (> Rp 25 ribu).

Teman saya memilih sejenis mi dengan salmon bersaus Teriyaki, nama persisnya lupa (juga lebih dari Rp 40 ribu), dan Iced Lemon Tea.

Ketika Gnocchi datang, saya agak kaget karena bentuknya entah bagaimana mengingatkan saya pada ulat sutera berselimut keju hahaha shocked Tapi rasanya sih enaaaaak. Olahan kentang yang agak kenyal, dengan saus yang enaaaaak, surgawi! *lebay* Tetep aja nggak mantap kalau nggak pakai cabe hahaha.... dasar maniak pedas tongue

Gnocchi kami anggap makanan pembuka buat berdua... Ternyata lumayan mengenyangkan, jadi saran saya kalau kamu mau coba, enaknya dimakan ramai-ramai.

Berikutnya si Angel Hair Diablo with Prawns. Hoho namanya menyeramkan (diablo = setan! huffy ), saya pikir olahan pasta mirip spaghetti tapi lebih mungil itu bakal pedaaaas. Eh eh eh ternyata cuma warna sausnya aja yang nyeremin, oranye kemerahan. Warna itu didapat dari saus tomat, bukan saus sambal ahaha... Jadi ya nggak nendang. mad Kembali saya taburkan cabe kering dengan porsi yang agak biadab... baru deh terasa lebih sedap.

Anyway saya nggak salah pilih minum, Passion Lemon Grass yang didominasi buah markisa terasa segaaaar.

Setelah makanan habis dan ngobrol melantur ke sana kemari, saatnya memesan makanan penutup! Yaaaay! (I have a sweet tooth indeed!)

Pilihan saya jatuh pada Tiramisu (Rp 35 ribu), sedangkan si penraktir Warm Banana Cake with Ice Cream (Rp 35 ribu).

TIramisunya wuenaaaak! Ringan, tidak cake-y (saya nggak begitu suka tipe Tiramisu yang begitu), dengan takaran keju mascarpone yang pas (beberapa toko kue membuat Tiramisu dengan keju yang terlalu banyak, jadi eneg). Recommended! smile

Teman saya bilang dessert yang dia pilih juga enak. Tapi kok tampang si kue pisang itu nggak seksi ya hehehe, mana piringnya panjang (sepanjang nama dessert itu? lol) pula, es krimnya dipisah sama cake-nya. Padahal kan enaknya kalau cake a la mode (pakai es krim), kue dan es krim ditempatkan dekat supaya lumeran es krimnya menyerap di si kue. *protes mulu*

All in all, lidah puas, perut kenyang, dompet (saya) utuh. Mata teman saya rada melotot pas lihat bonnya shocked hahaha... Sepertinya dia tidak sesenang saya, siang itu lol
Gnocchi (Rp 45 ribu)

Gnocchi (Rp 45 ribu)

 
Hair Angel Diablo (> Rp 40 ribu)

Hair Angel Diablo (> Rp 40 ribu)

 
Tiramisu (Rp 35 ribu)

Tiramisu (Rp 35 ribu)

 
Warm Banana Cake with Ice Cream (Rp 35 ribu)

Warm Banana Cake with Ice Cream (Rp 35 ribu)

 
 
Recommended Dish(es):  Gnocchi, Passion Lemon Grass, Tiramisu
 
Date of Visit: Apr 08, 2010 

Spending per head: Approximately Rp165000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   10 Vote(s)   View Results
Recommend

Nyushi Tanpa si Susi Smile Apr 09, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Sushi | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Soalnya saya tak punya teman bernama Susi. Jadi kalau nyushi ya nggak pernah sama si Sushi... *halah gayuuuus! lol

Sebetulnya saya nggak begitu doyan fushion sushi, karena rasanya suka nabrak-nabrak jadi ajaib. Tapi variasi itu perlu kaaaaan... Maka ketika terjebak macet di Kemang, saya memutuskan menyangkutkan diri di La Codefin dan memilih mencoba Sushi Mise.

Saya pesan Napoleon Roll (Rp 51 ribu), Unagi Kyuri Sushi (Rp 25 ribu), dan Hot Peach Tea (Rp 12 ribu). Yang terakhir ini kombinasi yang rada aneh, biasanya saya milih Hot Ocha biasa, tapi karena di sini harganya sama dengan si Teh Persik, saya pesan yang Peach saja hehehe. smile

Nah yang datang pertama adalah si Teh Persik. Eh lho kok adukannya pakai plastik yang berbentuk badan perempuan... huhuhu jelek bangeeeeet, it's such a turn off! Saya paling nggak suka adukan plastik yang kayak gitu! huffy

Untung rasa tehnya baik-baik saja. Dan untuuuuuung kemudian datanglah si Unagi Kyuri sushi yang oaaaalaaah ENAK! lol Ini sushi jenis Gunkan (arti harfiahnya kapal perang), karena nasi sushi dibungkus nori sedemikian rupa sehingga bentuknya seperti kapal perang.

Di atas nasi, sesuai namanya, ada belut (unagi) dan timun (kyuri), dipotong kecil-kecil. Unagi+kyurinya banyak. Jadi potongan itu bisa dicamil dikit-dikit, soalnya kalau sushi mau dilahap, ukurannya gede juga, sementara kalau mau digigit separuh kan susah gituuu. tongue

Berikutnya si gulungan Napoleon. Di dalam roll ada crabstick, alpukat, dan keju. Di atasnya ada irisan tipis ikan salmon. Rasanya rame, tapi ternyata cocok, nggak nabrak. Seporsi ada 8, jadi lumayan kenyang (bahkan untuk yang doyan makan seperti saya hahaha lol )

Satu fitur yang menyenangkan, restoran sushi ini sedia banyak bacaan untuk para kutubuku like me smile

Harganya bikin kita harus ngerogoh kantong lebih dalam ketimbang makan di Sushi Tei... dan masih plus pajak dan servis. Tapi masih terjangkau, kok.
paling sebel deh liat adukan macam begini...

paling sebel deh liat adukan macam begini...

 
Unagi Kyuri Sushi (Rp 25 ribu) nan nyam-nyam

Unagi Kyuri Sushi (Rp 25 ribu) nan nyam-nyam

 
Napoleon Roll (Rp 51 ribu)

Napoleon Roll (Rp 51 ribu)

 
 
Recommended Dish(es):  Unagi Kyuri Sushi, Napoleon Roll
 
Date of Visit: Apr 08, 2010 

Spending per head: Approximately Rp101200(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   9 Vote(s)   View Results
Recommend

Es Krim di Jaman Fro-Yo Smile Apr 09, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Amerika | Es Krim/Yogurt | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Gerai es krim Wall's Swirl's ini kayaknya udah mejeng (hayah mejeng! lol) di Plaza Semanggi sejak Plaza itu dibuka. Tapi seumur-umur saya belum pernah nyoba es krimnya itu.

Nah beberapa hari lalu, pas jalan-jalan di Plangi, setelah makan, bosan juga ngemil frozen yoghurt. Sekali-kali mencari pencuci mulut yang klasik, es krim, kayaknya enak. Syukur-syukur nanti reviewnya jadi editor's choice di OpenRice trus dapet voucher makan hehehe tongue

Aaaanyway. Ini kayaknya lini usaha sampingan Wall's-nya Unilever. Di gerai es krim ini ada dua rasa dasar: vanilla dan strawberry. Terus ada beragam pilihan yang nantinya bakal di-swirl dengan es krim dasar itu (es krimnya bisa dicampur juga). Mirip McFlurry di McD, tapi dengan pilihan isi (bukan topping ya, kan nggak ditaruh di atas es krimnya smile ) yang lebih banyaaaaak.

Kalau bingung milih sendiri, coba swirls yang udah dirancang sama Wall's aja, ada 4 macem. Saya pilih Funky Fruit, es krim strawberry+vanilla+kiwi+strawberry+cokelat putih. Ukuran yang paling kecil (Rp 20 ribu) ternyata lumayan banyak juga, jadi kalau yang medium dan besar sepertinya lebih cocok dimakan ramai-ramai. Dan rasanya ternyata mantap juga.... wenaaaak lol

Untuk yang milih sendiri itu harganya sedikit lebih mahal... sayang catetannya ilang, hiks. mad

Ohya gerai ini juga nyediain es krim cone, sundae, dan milkshakes. Lain kali dicoba deh....

Sekitar 15 orang bisa muat di 3 set meja+kursi plus satu set sofa+meja.
Funky Fruit (Rp 20 ribu)

Funky Fruit (Rp 20 ribu)

 

 
Ini tampang gerainya...

Ini tampang gerainya...

 

 
 
Recommended Dish(es):  Funky Fruit Swirl
 
Date of Visit: Apr 06, 2010 

Spending per head: Approximately Rp20000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   6 Vote(s)   View Results
Recommend