OpenRice Index
  
bungtje
This is bungtje . I am a SpectatorI like to hang out in Kebayoran Lama. Manado, Chinese, Jepang are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Chocolate / Candy Shop and Siomay / Batagor, Martabak.
Member 23 First(s)
No. of Review26 Review(s)
編輯推介數目17 Editor's Choice
Recommended13 Recommended
Popularity13345 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos98 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant1 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲66 Follower(s)
bungtje  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 16 to 20 of 26 Reviews in Indonesia
Menikmati Marzano Smile May 13, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Itali | Pizza & Pasta | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Aloha! Lama tak bersua. Saya kembali menuliskan pengalaman makan di sini. Meski makannya bulan lalu, pas ngetik masih aja berasa ngiler pengen makan lagi hahaha.

Berbekal secarik voucher diskon 20 persen dari Pizza Marzano, saya menggandeng kawan lama bernama Nurul berpanggilan Yuyu (halah) ke Marzano cabang FX. Sayangnya karena kami makan bulan lalu, bonnya sudah hilang dan saya lupa harga persisnya, ihiks.

Hm hm saya selalu suka pizza di sana, rasanya enaaaaak. Cuma nggak enak pas bayarnya ahaha, rada mahal sih. Tapi sebanding sama nikmatnya lol

Kali ini, eh, kali itu, kami mencoba Pepperoni Calzone-nya. Calzone ini masih saudara sama pizza, bahannya serupa tapi dilipat dua. Sekilas seperti pastel raksasa. Harga sekitar Rp 50 ribu. Rasanya, ya, seperti pizza di Marzano: enak!

Karena tampaknya calzone saja tak cukup, kami pesan pula Baked Mushrooms with Gorgonzola. Satu porsi isinya empat jamur gemuk. Irisan pertama hidangan berharga sekitar Rp 40 ribu ini terasa gurih nan surgawi... Tapi lama kelamaan enek juga ^^; Saya sarankan, bagusnya seorang makan satu jamur aja, takarannya lebih pas.

Minumnya tentu yang bisa diisi ulang hehehe *hemat pangkal nikmat* -- kami pilih es teh lemon saja.

Sebelum beranjak pergi, kami meminta bon... Dan oh la la voucher saya ternyata cuma bisa dipakai di Marzano Grand Indonesia, howalahhhh sayang saya tak teliti. Jadilah kami harus membayar penuh. Uhuhu. Tapi nggak apa-apa, mampu kok. *menepuk dada*
Pepperoni Calzone

Pepperoni Calzone

 
Baked Mushrooms with Gorgonzola

Baked Mushrooms with Gorgonzola

 
 
Recommended Dish(es):  Pepperoni Calzone, Baked Mushrooms with Gorgonzola
 
Date of Visit: Apr 25, 2010 

Spending per head: Approximately Rp100000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   9 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Rahasianya Nggak Istimewa OK Apr 30, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kumpul Keluarga

Nyamperin Ayahanda di Secret Recipe Plaza Indonesia. Karena sudah keburu kenyang, nyoba kuenya aja, katanya sih jagoan cheese cake.

Tapi apapun rahasia si Secret Recipe, kayaknya nggak istimewa ya hehehe. Habisnya nggak nendaaaang. Untung dibayarin lol

Frozen Blueberry Cheesecake (Rp 20 ribu)
Berharap makan ini jadi berasa beku, semriwing... ah kecewa. Boro-boro dingin, suam-suam kuku kali ya, jadi seperti ngunyah karet rasa blueberry... hiks. mad

Carrot Brownies (Rp 16,8 ribu)
Potongannya BESAR! Terlalu besar malah. Kunyahan pertama sampai kelima sih enak. Berikutnya, rasa manis menyerang... Gulanya agak overdosis juga. Untuk amannya, jangan makan ini sendirian, bikin kenyang. shocked

Frosted Lemon Tea (Rp 18,8 ribu)
Segar. Bolehlah, hadiah hiburan sebagai pengobat kuciwa. smile
Frozen Blueberry Cheesecake (Rp 20 ribu)

Frozen Blueberry Cheesecake (Rp 20 ribu)

 
Carrot Brownies (Rp 16,8 ribu)

Carrot Brownies (Rp 16,8 ribu)

 
Frosted Lemon Tea (Rp 18,8 ribu)

Frosted Lemon Tea (Rp 18,8 ribu)

 
 
Recommended Dish(es):  Frosted Lemon Tea
 
Date of Visit: Apr 27, 2010 

Spending per head: Approximately Rp45000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Dijajah Belanda Sekali Lagi Saja Smile Apr 30, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Eropa | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Ini kedua kali saya berkunjung ke Huize Trivelli. Yang pertama kali menjelang tutup jadi cuma sempat ngicip Bitterballen-nya.

Restoran di rumah tua ini menawarkan suasana Hindia-Belanda di jaman kolonial. Perabot antik, foto-foto Batavia tempo doeloe, dan piring keramik a la Delft memenuhi Huize Trivelli.

Ini kata si pemilik lewat menunya: "Huize Trivelli hadir sebagai apresiasi bagi sekeping kenangan untuk Laan Trivelli, kawasan yang terletak di Tjideng-weltevreden. Hunian dibangun tahun 1939, ketika 1942 dijajah jepang sempat dijadikan kamp interniran warga Belanda."

Berasa dijajah Belanda lagi? Hahaha, nggak masalah, kan cuma gimmick jualan aja. Rasa makanannya nggak istimewa sih (kecuali kentang tumbuk yang nikmat karena rasa menteganya kuat). Tapi suasananya memang asyik, bikin betah berlama-lama. Cocok juga buat yang suka foto-foto lol

Ini dia yang saya makan dengan orang tua tercinta, lengkap dengan deskripsi jadul yang tertera di menunya.

bowl Fillet ikan a la meuniere dan kentang goreng/puree (Rp 40 ribu)
Dutch-indisch-trivelli pan-fried's fillet ikan disadjikan dengan pilihan kentang goreng atau aardappel puree/mashed potatoes. Dihidangkan bersama-sama dengan trivelli's homemade saoes tartar dalam saoes kom terpisah.

bowl Nasi oedang paneer Njonja Ooet (Rp 30 ribu)
Nasi poetih dihidangkan bersama Oedang baloet paneer dan soep balletjes. Dihidangkan bersama-sama dengan trivelli's homemade mix sauce dan garnies daoen lettuce segar

bowl Nasi goreng tjoemi baloet tepoeng Njonja Ooet (Rp 30 ribu)
Nasi goreng dengan boemboe Oosters á là Njonja Ooet dihidangkan dengan tjoemi goreng baloet tepoeng dan taboeran irisan dadar telor. Dilengkapi dengan atjar segar asam manis, kroepoek oedang serta garnies mentimoen dan tomat

bowl Sinjoo seneng di hati (Rp 15 ribu)
Tjampoeran sirop tradisional merah djambon terboeat dari goela asli, soesoe, ijs batoe, air soda berkoealitas dan djeli
--> semacam soda gembira, tapi isinya lebih ramai, ada agar-agarnya

bowl Frisse lemonade (Rp 12 ribu)
Tjampoeran citroen stroop jang dihidangkan bersama ijs batoe
--> favorit saya! lol

bowl Teh (Rp 8 ribu)
bowl Kopi toebroek (Rp 12.5 ribu)
--> nggak istimewa, tapi kemasannya yang oke: disajikan dengan gula kubus berbungkus tulle, sekeping biskuit spekulas, dan sepotong malkist abon

bowl Klappertaart Njonja Ooet (Rp 15 ribu)
Diboeat dari irisan kelapa moeda pilihan dipadoekan dengan rasa lemboet vla pudding yang terboeat dari teloer dan soesoe. Diperkaja dengan topping kenarie serta rasa segar dan haroem rhum pilihan.
--> rumnya terlalu banyak
Fillet Ikan a la Meuniere (Rp 40 ribu)

Fillet Ikan a la Meuniere (Rp 40 ribu)

 
Nasi Oedang Paneer (Rp 30 ribu)

Nasi Oedang Paneer (Rp 30 ribu)

 
Sinjoo Seneng di Hati (Rp 15 ribu)

Sinjoo Seneng di Hati (Rp 15 ribu)

 
Frisse Lemonade (Rp 12 ribu)

Frisse Lemonade (Rp 12 ribu)

 
Kopi Toebroek (Rp 12,5 ribu)

Kopi Toebroek (Rp 12,5 ribu)

 

 

 
 
Recommended Dish(es):  Fillet ikan a la meuniere, Frisse Lemonade, Sinjoo Seneng Di Hati
 
Date of Visit: Apr 23, 2010 

Spending per head: Approximately Rp70000

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   4 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Dilelehkan Cokelat Leleh Smile Apr 23, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Halal | Kumpul Keluarga

Hari santai, ingin mencoba kudapan di tempat baru. Teringat teman pernah merekomendasikan Chocolate Melt di Lokananta. Kata dia dalam satu percakapan, "Enak bangeeeet," sambil mengacungkan dua jempolnya. smile Jadilah saya bertekad ke sana, meski harus puter-puter nyasar-nyasar bolak-balik liat peta.

Tempatnya nyaman, dibagi dua. Di dalam berpendingin udara dan ditebari kursi empuk yang tampak mengundang pengunjung berlama-lama duduk. Di luar ada teras dengan banyak tanaman. Sore itu saya memilih duduk di teras, rupanya pilihan yang salah karena banyak nyamuknya hehehe. tongue

Saya datang ke sana untuk mencoba Chocolate Melt (Rp 25 ribu) dan itulah yang saya pesan. Biar nggak seret, saya pesan juga Coffee Vanilla Shake (Rp 21 ribu).

Minuman datang duluan. Rasanya enak, tapi nggak istimewa. Si Chocolate Melt sampai agak lama, sekitar 15 menit lah, untungnya Lokananta sedia banyak bacaan jadi saya nggak bosan.

Lalu datanglah si kue cokelat leleh yang saya tunggu-tunggu... Tampangnya cantik. Kue plus es krim vanilla didampingi potongan buah persik dan strawberry. Biskuit tipis membuat piring makin semarak.

Rasanya? LEZAAAT! mad Berasa terbang ke langit ke tujuuuuh *lebay*
Lelehannya nikmat, kuenya tidak terlalu manis. Dipadu es krim vanilla, potongan buah, dan biskuit, duh sedapnya laknat! Dalam waktu tak lama makanan di atas piring yang ditata cantik itu ludes hahaha...

Jadi pengen datang lagi dan mencoba menu lainnya... lol
Chocolate Melt (Rp 25 ribu)

Chocolate Melt (Rp 25 ribu)

 
Coffee Vanilla Shake (Rp 21 ribu)

Coffee Vanilla Shake (Rp 21 ribu)

 

 
 
Recommended Dish(es):  Chocolate Melt
 
Date of Visit: Apr 22, 2010 

Spending per head: Approximately Rp53000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   26 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Seminggu Tiga Kali Ngeskrim Smile Apr 17, 2010   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Es Krim/Yogurt | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Entah kenapa dorongan ngeskrim begitu kencang dalam seminggu belakangan. Saya tercatat tiga kali datang ke Ragusa! Sekali dengan sepupu, sekali dengan teman, sekali dengan pacar. Dan rasa es krimnya tetap sedaaaap... smile

Es krim klasik dengan resep Italia itu terasa lembut, segar, manisnya pas pula. Rahasianya, susu sapi segar dan tanpa pengawet. Memang es krimnya jadi lebih cepat cair, tapi sudah mencair pun tetap lezat. Selalu membuat saya ingin lagi dan lagi dan lagi. tongue

Ragusa didirikan puluhan tahun lalu dan mempertahankan cara pembuatan sekaligus bentuk tokonya. Promosi Ragusa cuma dari mulut ke mulut tapi selalu ramai, terutama di akhir pekan. Meja dan kursi rotan seringkali penuh sesak sehingga pelanggan harus menunggu lama (ngetes kesabaran nih) sampai ada pengunjung yang beranjak pergi. Masalahnya, biasanya orang betah berlama-lama di ruangan berkipas angin ini hihihi.

Seperti juga toko es krim klasik lainnya -- semisal Sumber Hidangan di Bandung, Tip Top di Jogja, dan Oen di Malang, pelayanan di Ragusa cuma sekenanya, tapi orang tetap saja bahagia datang ke sana. Cuma, jangan lupa mengingatkan pelayannya kalau pesananmu tak datang-datang, karena mereka kadang kelupaan juga lol

Ini deretan menu di Ragusa yang sempat saya icip:
chopstick Es Krim rasa Vanilla (per skup Rp 12 ribu) -- ada juga rasa Mocca, Cokelat, dan Strawberry
chopstick Es Krim rasa Nougat (Rp 14 ribu) -- datang dengan kacang tanah sangrai melimpah di atasnya
chopstick Es Krim Premium rasa Rhum Raisin (per skup Rp 15 ribu) -- saya baru mencoba yang rhum raisin, nendang! Ada juga rasa durian, tapi belum sempat dicoba... mungkin dalam kunjungan berikutnya smile
chopstick Special Mix (Rp 18 ribu) -- empat skup kecil es krim berbagai rasa
chopstick Es Krim Potong Tutti Frutti (Rp 23 ribu) -- es krimnya terasa lebih padat, terdiri dari es vanilla, cokelat, strawberry, plus sukade (manisan labu siam/kulit jeruk). Porsinya rada besar. Ada variasi es krim potong lainnya, Cassata Siciliana, belum dicoba juga nih.

tapi andalan Ragusa adalah.... *drumroll*
chopstick Es Krim Spaghetti! (Rp 27 ribu) hohoho ini bukan spaghetti yang dikasih es krim, tapi es krim yang dibentuk seperti spaghetti. Disiram cokelat cair, sukade, dan kacang sangrai... Makjan enaknyaaaa... Ohya bisa juga pesan dengan es krim rasa premium, yakni rhum raisin dan durian, cuma nambah dikit bayarnya (Rp 30 ribu).

Ragusa juga sedia kudapan Walanda seperti kroket dan pastel (@ Rp 5 ribu), dilengkapi dengan sambal yang segar dan pedas. *duh jadi pengen lagiiii*

Meski Ragusa nggak menghidangkan makanan "serius", kalau kamu lapar, jangan khawatir. Di depan Ragusa ada otak-otak, asinan, rujak juhi, gado-gado, dan sate ayam yang bisa kamu makan di dalam ruangan. Krupuk yang diberi sambal asinan sedap juga, asyik buat camilan. Nah, siapa mau traktir saya ke Ragusa lagi? lol

---------------

Untuk yang mau baca tentang sejarah Ragusa, bisa jalan-jalan ke tautan ini:
http://www.kabarinews.com/article.cfm?articleID=31850
http://masakanseleraku.blogspot.com/2009/05/ragusa.html
http://www.urbanesia.com/article/urbansnote/2010/1/202/es-krim-italia-ragusa
Spaghetti Rhum Raisin (Rp 30 ribu)

Spaghetti Rhum Raisin (Rp 30 ribu)

 
Special Mix (Rp 18 ribu)

Special Mix (Rp 18 ribu)

 
Tutti Frutti (Rp 23 ribu)

Tutti Frutti (Rp 23 ribu)

 
Es Krim Nougat (Rp 14 ribu)

Es Krim Nougat (Rp 14 ribu)

 
Kroket Daging Sapi (Rp 5 ribu)

Kroket Daging Sapi (Rp 5 ribu)

 
Krupuk Bumbu Asinan

Krupuk Bumbu Asinan

 
Oldies abis...

Oldies abis...

 

 
 
Recommended Dish(es):  Es Krim Spaghetti, Tutti Frutti, Es Krim Vanilla, Krupuk Asinan
 
Spending per head: Approximately Rp30000

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0