OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15573 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 331 Reviews in Indonesia
Pastel Ma'Cik Smile Dec 31, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Camilan

Dulu, ketika saya masih SMP dibuka toko kue dan pastel dengan nama Pastel Makcik. Awalnya saya nggak terlalu tertarik secara saya nggak terlalu suka pastel yang isi kentang, wortel, sama bihun itu. Dan, pikir saya toko ini hanya menjual aneka jenis pastel ini aja. Sampai suatu hari, saya diajak nyokap ke sana untuk beli kue dan gorengan. Saya langsung tau bahwa ternyata Pastel Makcik ini nggak hanya menjual pastel aja karena ada juga jenis jajanan yang lain dan enak banget.

Lokasinya sendiri ada di beberapa tempat di Jakarta. Bagian dalamnya hanya ada satu kursi dan meja untuk makan di tempat. Dan memang, para pembeli sendiri kebanyakan dibawa pulang. Di bagian kiri ada display kaca yang memajang berbagai jajanan pasar, kayak lupis, lontong,arem-arem, risol, macaroni, dan masih banyak lagi. Ada juga lemari es yang memajang berbagai minuman untuk menemani makan kita. Tidak hanya jajanan, mereka juga menjual snack seperti kerupuk atau keripik yang dikemas dalam kantong-kantong plastik. Harganya bervariasi. Untuk jajanan, nggak lebih dari Rp5.000, sementara untuk snack sekitar Rp10.000-Rp20.000. Pelayannya biasanya mbak-mbak yang akan mengambilkan pesanan kita kemudian memasukkannya ke dalam kotak. Kebersihannya sendiri cukup terjaga karena mereka mengambilkannya menggunakan capit atau sarung tangan plastik.

Pesanan saya sendiri adalah dua American Mayonaise dan satu Macaroni Schotel. American Mayonaise ini adalah risol kesukaan saya karena isinya ada daging asap, mayones, keju, dan telur. Dibungkus dalam kulit risol yang tidak terlalu tebal, rasanya benar-benar gurih dan nagih. Makan satu aja nggak cukup jadi saya biasanya makan 2 atau tiga. Kalau Macaroni Schotel sendiri adalah macaroni panggang berbentuk mangkuk yang dicampur dengan potongan wortel, rasanya lumayan enak meskipun masih lebih enakan kalau bikin sendiri.

 
 
Date of Visit: Dec 10, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Magnum Cafe Smile Dec 29, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Es Krim/Yogurt | Dessert | Halal | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Salah satu merek es krim yang terkenal di Indonesia adalah Walls. Untuk yang suka makan es krim pasti udah nggak asing lagi dengan merek yang satu ini. Tidak hanya menjual es krim di warung, supermarket, atau hypermarket, Walls juga melakukan promosi dengan mendirikan sebuah café yang khusus menyajikan berbagai pilihan menu es krim, terutama Magnum.

Berlokasi di Grand Indonesia, Magnum Café ini tadinya sempat berada di area yang agak berbeda dari sekarang. Dikarenakan besarnya minat para pengunjung Grand Indonesia untuk mencoba café ini, maka café lama kemudian ditutup dan dipindahkan ke tempat yang lebih besar. Dan memang, karena tempatnya mojok dan bukan di tengah-tengah mal, Magnum Café bisa lebih dikembangkan lagi.

Sebelum masuk, kita dipersilakan antri terlebih dahulu. Di antrian, kita bisa foto-foto di depan backdrop yang memajang berbagai menu Magnum atau di display yang menyerupai mini diorama bahan-bahan pembuat Magnum. Selain itu, ada juga counter yang menjual Magnum berbagai rasa untuk di-take away. Pelayan Magnum Café kemudian akan mendata kita untuk dicarikan meja sesuai dengan jumlah pengunjung. Kalau datang pas weekdays sih nggak akan terlalu lama, tapi kalau weekend?? Hmm, bisa antri sampai kaki pegal kayaknya.

Setelah nama kita dipanggil, kita akan dipandu masuk ke ruangan Magnum Café. Ruangannya cukup luas dan terang. Ada pilihan sofa atau kursi. Di bagian kiri ruangan, ada dapur terbuka yang bisa dikunjungi oleh para konsumen dan melihat bagaimana para koki meracik menu Magnum khas mereka. Selain area indoor, ada juga area outdoor yang dilengkapi dengan lampu-lampu gantung. Kalau malam, tempat ini pasti romantis karena sambil makan es krim, kita bisa melihat pemandangan jalan Thamrin di bawah.
Menu yang ditawarkan Magnum Café sendiri memang kebanyakan adalah menu es krim Magnum yang dikombinasikan dengan berbagai topping, kayak cheese cake, cokelat batangan, buah, kacang, wafer, dan masih banyak lagi. Pilihannya yang banyak dijamin bikin kita bingung. Harganya sendiri memang cukup mahal, mulai dari Rp25.000R-Rp50.000. Tapi, melihat kreasinya dan mencoba rasanya dijamin puas. Selain es krim, ada juga menu berat lain kayak spaghetti, fish & chips, french fries, dan lain-lain. Terus, ada juga pilihan minuman, seperti teh, kopi, atau cokelat.

Untuk kali ini, saya pesan Magnum Fondue (lupa nama tepatnya), yaitu es krim Magnum tanpa lapisan, potongan buah, dan cokelat cair. Cara makannya tentu aja Magnum kita harus dicelup dulu ke cokelat cair tersebut kemudian baru dimakan. Tapi, kalau mau langsung makan juga boleh kok. Nggak ada aturannya. Rasa cokelatnya enak karena manis dan agak pekat. Pas ketika dicelup dengan pisang dan stroberi, apalagi ditambah es krim. Makin nikmaaat!

 
 
Date of Visit: Dec 10, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Mie Ayam Alfamidi Smile Dec 22, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Saya pulang ke Jakarta itu nggak setiap bulan. Hanya kalau ada urusan mendadak. Nah, kebetulan pas kemarin ada teman yang nikahan dan karena teman dekat jadi saya putuskan untuk pulang. Kebetulan pas pulang itu, saya langsung janjian sama bokap-nyokap untuk belanja di supermarket terdekat. Sebelumnya, mereka jemput saya dulu di daerah Pondok Labu. Karena berangkat dari Bandung pagi-pagi dan nggak sempet sarapan karena harus mengejar travel akhirnya saya putuskan untuk mengisi perut dengan makan mie ayam favorit.

Letaknya di depan Alfa Midi. Gerobak biasa aja sih dengan dua meja dan beberapa kursi. Meskipun letaknya di pinggir jalan, tapi namanya mie ayam pasti selalu ada aja yang makan. Nggak kecuali ini yang rasanya memang harus saya akui lumayan enak dan harganya juga terjangkau. Kalau biasanya yang melayani bapak-bapak, kini dua mas-mas yang masih muda. Mereka lumayan sigap dalam meracik mie dan yang pasti rasanya sih sama.

Ini dia pesanan saya: mie yamin dengan bakso, pangsit goreng, dan pangsit rebus. Ini paket komplit, harganya Rp10.000. Kalau yang biasa alias cuma ada bakso atau pangsit rebus harganya cuma Rp8.000. Rasa mienya cukup enak, gurih di lidah. Sayang, kuahnya hambar. Tapi, karena dipadu dengan rasa mie jadi saling mendukung juga sih (apa deeeh??). Daging baksonya juga kenyal dan enak, bukan yang isi urat hingga kadang suka bikin bête karena nyelip di gigi. Oh ya, untuk pangsit rebusnya, ada isian daging ayam lho. Taburan ayam di bagian atas mie juga dicampur dengan jamur sehingga rasanya enak.

Mie ini sendiri wajib dimakan kalau saya balik ke Jakarta. Murah dan enak lagi lol lol.

 
 
Date of Visit: Dec 08, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Kane Lagi Smile Dec 22, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios

Makan siang sama nyokap dan kakak emang nikmat banget ketika saya balik ke rumah. Kenapa? Soalnya, bisa makan enak tanpa harus keluar duit alias dibayarin, hihihi. Makanya, pas kemarin saya pulang dan nyokap ngajak makan ke Kane yang ada di perempatan Gandul, saya langsung mengiyakan. Nggak sering-sering lho makan dibayarin, hehehe.

Kane ini letaknya di seberang Bank Mandiri cabang Gandul. Dari jauh kelihatan kok karena warnanya yang cukup mencolok, oranye. Kane sendiri nggak terlalu rame (malah pas saya datang ke sana, sepi banget). Kebanyakan, orang yang beli memilih untuk take-away daripada makan di tempat. Karena letaknya di pinggir jalan emang agak bising sih, tapi itu nggak mengurangi kenikmatan makan di sana ah.

Menu yang ditawarkan ada banyak. Saking banyaknya, saya sama nyokap bingung mau pesan yang mana. Selain ayam, ada juga nasi seperti nasi goreng atau donburi (nasi yang disajikan dalam mangkuk dengan diberi topping aneka gorengan dan salad kemudian disiram mayonnaise) dan juga burger serta hotdog. Minumannya lebih beragam lagi, mulai dari jus, float, hingga milkshake ada. Harganya pun terjangkau banget karena semuanya dimulai dari harga Rp6.000-Rp15.000 (untuk paket).

Oke, jadi setelah menimbang-nimbang, saya, nyokap, dan kakak memesan menu yang cukup banyak. Chicken burger, kentang, dan coffee milkshake untuk kakak; hotdog, milkshake stroberi, dan air putih untuk nyokap; dan saya ayam, kentang, dan ice lemon tea. Daaan, semuanya itu hanya menghabiskan Rp58.000 saja lhoo. Murah kaaan??

Rasanya juga cukup enak. Ayamnya garing dan yang pasti nggak cuma tebal di tepung. Terus, untuk hotdog sendiri sosisnya lumayan besar dan rotinya empuk (ini komentar dari nyokap yang udah tua dan susah makan yang keras-keras). Begitu juga dengan burger yang ukurannya cukup besar dan mengenyangkan. Yang paling saya suka justru adalah milkshake kopi milik kakak (yang diprotes karena saya sering seruput diam-diam) karena rasanya manis-manis pahit sehingga pas di lidah saya yang suka kopi.

 

 

 

 
 
Date of Visit: Dec 09, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

D'Cost Cinere Smile Dec 14, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Seafood | Halal | Kumpul Keluarga

Kembali saya akan mereview salah satu tempat makan yang cukup punya banyak cabang dan tempatnya juga enak. D’Cost, restoran spesialis seafood. Jadi, pas kemarin pulang ke Jakarta, saya bareng bokap dan nyokap memutuskan untuk makan di sini ketika lagi main ke Cinere Mal.

Tidak banyak perubahan yang terjadi di D’Cost ini. Ruangannya masih sama, luas, dan terang dengan dominasi warna kuning, orange, dan putih. Kebersihannya juga terjaga karena para pelayannya langsung sigap membersihkan meja begitu para konsumen beres makan. Jadi, misalnya meja penuh, para pengunjung berikutnya tidak perlu menunggu lama dan harus rela duduk di meja yang kotor dengan piring dan bekas makan orang lain.

Yang agak baru adalah sudut roti yang berada di sebelah kiri pintu masuk. Namanya mungkin terdengar agak aneh, yaitu D’Stupid Bakery (kalau nggak salah). Kenapa harus stupid alias bodoh ya? Eniwei, menu di D’Cost sendiri bertambah banyak. Sekarang ada tambahan kerang bambu dan scallop. Tapi, menu lama kayak tahu jepang saus padang/telur asin, udang, kepiting, cumi, omellete seafood, nasi goreng, sayur asem, tom yum, dan lain-lain masih tetap ada lho. Sayangnya, harga-harga D’Cost kini naik dan lumayan mahal. Kalau nggak makan sama orangtua mungkin akan mikir dua kali untuk makan di sini.

Berikut ini beberapa menu yang saya santap bersama mereka:

Tahu Jepang Saus Padang
Menu favorit. Dulu harganya masih sekitar Rp15.000/porsi, sekarang udah mencapai Rp20.000. Mahalnyaaa @_@. Kenapa jadi favorit? Karena rasa tahunya yang lembut bercampur dengan saos padang yang gurih dan enak di lidah. Enak banget kalau dimakan bareng nasi yang masih hangat. Satu porsi sendiri bisa dimakan untuk dua orang.

 
Sayur Asem
Kalau yang ini rasanya nggak perlu dijelasin lagi karena semua orang pasti tahu dan pernah makan. Dihidangkan dalam mangkuk kecil, ukurannya memang pas alias tidak terlalu besar atau kekecilan. Isinya adalah jagung, kacang, dan potongan kacang panjang. Rasa asamnya terasa segar dan pas.

 
Kakap Bakar Kecap
Yang ini menu yang agak mahal, tapi bisa dinikmati 3-4 orang karena ukurannya sedang. Tadinya nyokap sempat pengen gurame, tapi bokap maunya kakap. Akhirnya, nyokap terpaksa ngalah deh. Daging ikannya empuk dan bumbu kecapnya meresap hingga ke dalam sehingga rasanya jadi gurih-gurih manis. Ditambah dengan sambal terasi dan nasi hangat bener-bener surga dunia deh, hehehe.

 
 
Date of Visit: Nov 13, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend