OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15566 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 11 to 15 of 331 Reviews in Indonesia
Double Swiss Mushroom Smile Nov 11, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Burger | Halal

Sebelum kenal yang namanya Burger King, saya nggak terlalu tertarik makan burger di resto fast food. Menurut saya, rasanya standar dan hanya enak dimakan sekali paling banyak karena memang rasanya kurang enak untuk lidah saya. Tapi, ketika untuk pertama kalinya saya nyoba Burger King, penilaian saya langsung berubah.

Di BK Citoslah saya pertama kali nyoba makanya saya sering pergi ke sini karena memang yang terdekat ya di sini. Tempatnya lumayan luas dan terbagi menjadi dua area, yaitu indoor dan outdoor. Enakan indoor sih menurut saya karena lebih adem. Outdoor sendiri tentunya diperuntukkan untuk orang yang pengen merokok. Tapi, kalau malam Minggu sih dalam dan luar sama penuhnya. Kebanyakan yang duduk di luar sih remaja supaya mereka bisa kelihatan keren kali yaaa, hehehe.

Pada awalnya, pilihan menu BK hanya terbatas pada burger aja. Yang paling terkenal apalagi kalau bukan whopper. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu dan mungkin BK melihat pasar Indonesia, akhirnya mereka menambah menu berupa ayam goreng dan chicken burger. Bahkan, mereka juga menjual chick n’ wrap yang bentuknya menyerupai twister KFC atau chicken wrap McD. Harganya pun murah karena hanya Rp10.000. Selain itu, masih adapula onion ring, kentang goreng, sundae, es krim, dan juga hershey’s dessert. Ini nih yang agak beda daripada resto fast food lain. Hershey’s dessert ini adalah ice cream cake cokelat vanilla yang rasanya maniiis banget dan sooo creamy. Makan satu aja lebih dari cukup deh.

Kali ini, saya pesan double swiss mushroom, sementara kakak saya pesan cheeseburger. Paket burgernya sendiri udah komplit karena terdiri dari kentang dan minum (saya selalu ganti lemon tea). Oh ya, sama sundae untuk pencuci mulut. Kenapa saya suka sama burger BK? Karena rotinya terasa empuk dan berasa roti banget. Dagingnya juga gurih dan enak. Swiss mushroom sendiri adalah potongan jamur yang disiram dengan saus keju di atas daging. Rasanya jadi enaaaaak banget. Dan, kentang BK itu entah kenapa lebih gurih dan terasa penuh di mulut daripada beberapa resto fast food kebanyakan. Pokoknya, BK is my favorite burger restaurant forever! lol lol
 
Date of Visit: Oct 31, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Solaria at Blok M Square Smile Nov 11, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Tempat makan ini adalah salah satu pilihan saya, keluarga, dan teman kalau lagi pengen ngumpul sambil ngobrol dan makan. Kayaknya beberapa saat lalu sempat diisukan tidak halal, kini Solaria pelan-pelan sudah dipercaya oleh masyarakat kembali. Karena itulah, saya dan nyokap putuskan untuk makan di sini lagi ketika lagi jalan-jalan di Blok M Square.

Letak Solaria di sini ada di lantai atas, tepatnya di food court dan satu lantai dengan bioskop. Memiliki ruangan sendiri, areanya cukup luas dengan pilihan kursi atau sofa. Warnanya dari jauh pun terasa mencolok karena didominasi warna ungu dan putih. Pelayannya entah kenapa seluruhnya wanita dan nggak ada satupun cowok. Dilarangkah? We never know lol. Dulu sih pelayanan di sini saya cap buruk karena lama dan nggak tanggap melayani pengunjung. Cuma karena banyak yang complain, akhirnya pelayan Solaria diperbanyak juga akhirnya .

Setelah duduk, kami langsung diberi menu yang dicetak di selembar kertas dengan beberapa lipatan. Yap, menu Solaria itu bisa dibilang banyak sehingga mereka tidak segan-segan untuk membuat buku menu. Cukup nama menu dan harganya. Nantinya tinggal kita tulis di samping menu yang kita inginkan jumlah pemesanannya. Tidak perlu menunggu sampai beres makan untuk bayar, pelayan Solaria akan langsung menghitung dan memberitahu total pesanan kita. Itung-itungannya sendiri mereka lakukan tanpa kalkulator lho. Wow @_@!

Ini dua menu yang saya pesan dengan nyokap. Pesanan saya adalah mie ayam teriyaki. Ini adalah salah satu modifikasi menu yang ada di Solaria berupa mie yang disajikan dengan ayam balur tepung kemudian disiram dengan saus teriyaki. Ya, mienya tanpa kuah saudara-saudara. Tapi, jangan takut karena kita bisa minta kuah di mangkuk kecil kalau terasa seret. Jangan heran melihat porsi mie ini yang cukup besar ya. Dijamin kenyang banget. Ayamnya sih memang cukup besar, namun jangan tertipu karena itu kebanyakan adalah tepung meski proporsinya masih standar alias nggak timpang antara tepung dan daging. Di tepi piring ada salad yang bisa dimakan juga lho bukan sekadar pemanis doang lol lol.

 
Pesanan nyokap lebih standar lagi dari saya. Beliau hanya pesan mie ayam bakso pangsit goreng. Mienya memang enak sih, harus saya akui. Keriting dan cukup tebal. Kuahnya juga nggak hambar, tapi gurih dan enak. Yang paling jempolan adalah topping ayamnya yang dipenuhi dengan potongan daging ayam plus tambahan jamur. Top deh! Pangsit gorengnya juga garing dan renyah dengan isian daging yang lembut. Makanya saya jadi tergoda untuk nyoba, hihihihi.

 
 
Date of Visit: Nov 10, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Clemmons OK Nov 10, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Food Court | Halal | Kumpul Keluarga

Ketika kuliah dulu, setiap kali jalan sama teman-teman ke Depok Town Square, kami selalu memesan Clemmons. Selain karena porsinya yang besar, harganya juga bisa dibilang pas di kantong mahasiswa. Mulanya, Clemmons ini saya tahunya cuma ada di Detos, tapi lama-kelamaan ke manapun saya pergi bisa dibilang di food court pasti ada Clemmons ini, mulai dari Margo City, Plaza Semanggi, bahkan Bandung Indah Plaza pun ada.

Yap, kali ini ketika janjian sama teman di Margo City, saya pun kembali menyantap Clemmons. Hitung-hitung nostalgia deh, hehehe. Lokasi Clemmons di sini ada di food court yang letaknya persis bersebelahan dengan bioskop. Areanya nggak begitu luas, tapi cukup nyaman. Pilihan makanannya juga variatif meski tidak terlalu banyak, mulai dari makanan Indonesia, makanan Jepang, hingga makanan Barat pun ada.

Clemmons sendiri bisa digolongkan ke dalam makanan Barat kali ya karena menyajikan chicken steak, chicken cordon bleu, kentang, beef stroganoff, dan masih banyak lagi. Cuma, karena ada di Indonesia, jadi menu ini dimodifikasi dengan diberi dua pilihan: kentang atau nasi. Kalau mau mengenyangkan sih enak pake nasi, Cuma makanan jenis ini rasanya agak aneh kalau pake nasi. Jadi, kentang pilihan yang tepat.

Porsinya sendiri memang cukup besar dengan harga yang lumayan terjangkau, yaitu Rp22.000an. Isinya ada kentang, daging ayam berbalut tepung, dan chicken wings. Untuk sayurannya sendiri ada tomat dan timun. Semuanya itu disiram dengan sedikit mayonnaise. Rasanya lumayan enak dan tentu saja mengenyangkan. Sayang, daging ayamnya agak terlalu tebal dengan tepung sementara dagingnya sangat sedikit. Chicken wingsnya lumayan meskipun bumbunya terlalu cair. Meski ada kekurangan, tapi sebagai makanan murah sudah cukup mengenyangkan.

 
 
Date of Visit: Nov 10, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Fiesta Smile Nov 08, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Steak & Grills | Halal | Kumpul Keluarga

Di kesempatan liburan kemarin, saya nemenin nyokap ke Pondok Indah Mall. Mal besar di daerah Jakarta Selatan ini emang sering jadi incaran untuk jalan-jalan atau sekadar window shopping. Dulu, kalau malam Minggu belum ke sini, rasanya nggak afdol dan bukan anak gaul Jakarta, hehehe. Kalau dulu ada 2, sekarang mal ini tambah satu bangunan lagi jadi 3. Tapi, karena nyokap lebih pengen window shopping jadilah kami cuma keliaran di PIM 1 dan PIM 2. Kelar putar-putar dan perut lapar, pilihan jatuh ke food court PIM 2.

Posisinya ada di paling atas mal. Berbentuk lingkaran, ada banyak banget menu yang disajikan di sini dengan kursi-kursi yang terletak di tengah. Kalau pas jam makan siang dan weekend, tempat ini sudah dapat dipastikan rame banget. Untungnya pas ke sini, bukan lagi weekend meskipun emang sedikit rame karena menjelang makan siang. Karena masih banyak kursi kosong, maka saya dan Ibu putuskan untuk berkeliling membeli makanan baru mencari tempat duduk.

Pilihan saya dan Ibu jatuh di kedai Fiesta. Menu unggulan tempat ini adalah steak dengan berbagai macam hidangan, mulai dari daging, ayam, hingga ikan dan salmon. Selain itu, ada side dish juga, seperti lasagna, spaghetti, salad, chicken wings, potato wedges, dan masih banyak lagi. Untuk minum, ada pilihan soft drink, thai ice tea, lemon tea, dan lain-lain. Untuk harganya lumayan mahal sih, mulai dari Rp20.000-Rp60.000. Tapi dengan rasa yang enak dan berkualitas, rasanya sepadan menurut saya.

Ini dia menu yang saya pesan: salmon steak. Harganya bisa dibilang lebih mahal daripada steak yang lain karena menyentuh angka Rp50.000. Sepotong ikan salmon yang dsiram dengan saus diberi kentang dan tambahan lain, seperti jagung, wortel, dan buncis. Salmonnya dipanggang sehingga tidak berminyak. Dagingnya lembut dan enaaaak banget. Kentangnya juga besar, cukup mengenyangkan.

Pesanan Ibu sendiri ternyata tidak semahal saya, hehehe, karena beliau hanya memesan fish & chips atas rekomendasi saya. Jadi, selama ini Ibu hanya suka makan chicken steak. Beliau sendiri kurang suka daging karena suka nyelip di gigi dan giginya sudah tidak kuat mengunyah daging yang terlalu keras. Maka, saya rekomendasikan beliau untuk mencoba fish & chips. Selain rasanya lebih enak daripada ayam (menurut saya lho), juga dagingnya lembut. Dan, benar saja. Ibu langsung suka. Beliau sendiri belum pernah makan ikan dori yang banyak digunakan untuk fish & chips sehingga ketika mencoba dia langsung bilang bahwa rasanya enak.

 
Saya pun nggak mau ketinggalan untuk mencicip dong, hehehe. Berbeda dengan fish & chips di restoran sejenis, ikan dori di Fiesta Steak ini digoreng dengan menggunakan tepung roti sehingga kulitnya berwarna gelap kecokelatan, alih-alih berwarna kuning keemasan. Rasanya sih nggak jauh beda, lembut di dalam dan garing di luar. Selain itu, kentang dan salad juga menambah enak rasa fish & chips. Jangan lupa cocol ke mayonnaise yang memang sengaja disajikan khusus untuk menu ini.

 
 
Date of Visit: Oct 30, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Beef Bowl at Yoshinoya Smile Nov 07, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Fast Food | Halal

Waktu itu saya nemenin nyokap ke Kuningan, tepatnya ke rumah bude. Pulang dari sana, agak lapar jadinya saya ajak nyokap makan makanan yang mengenyangkan. Pilihan saya waktu itu jatuh ke Yoshinoya yang kebetulan ada di Pasar Festival.

Lokasi Yoshinoya di sini adanya di lantai 2. Nggak susah mencarinya karena terletak di bagian depan Pasar Festival dengan neon sign yang segede gaban dan warna oranye yang mencolok. Konsepnya ruang terbuka gitu jadi sambil makan, kita bisa melihat pemandangan ke jalanan Rasuna Said yang selalu macet plus dikasih bonus angin (meski anginnya berasa panas, hehehe).

Yoshinoya ini kalau di Jepangnya sendiri kayaknya tipe resto fast food ya alias makanan cepat saji. Cara pemesanannya pun kayak resto-resto fast food lain, di mana kita harus datang ke counter dan memesan menu yang ada. Pelayannya kemudian tinggal membantu dengan menjelaskan menu-menu yang ada dan menawarkan paket untuk yang bingung memilih. Saya sih memilih paket lengkap karena sudah berisi beef/chicken bowl, gorengan, salad, dan free refill ocha. Yap, ocha di sini emang bisa diisi ulang sesuka kita lho.

Ini dia menu yang saya pesan: beef bowl dengan egg chicken roll dan salad. Saladnya minim banget ya? tapi, lumayanlah masih ada sayur. Beef bowl sendiri adalah nasi yang disajikan di dalam mangkuk dengan di atasnya diberi daging dan bawang bombay. Porsinya sendiri menurut saya dan nyokap cukup mengenyangkan, belum lagi ditambah dengan gorengan dan salad. Kalau agak eneg, tinggal minum ochanya deh. Oh ya, harga untuk porsi lengkap ini sekitar Rp35.000-an. Nggak suka karena terlalu mahal? Pesan aja a la carte-nya.

 
 
Date of Visit: Oct 30, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0