OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15561 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 16 to 20 of 331 Reviews in Indonesia
Makan Kenyang di Solaria Smile Nov 07, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Sempat tersandung isu katanya nggak halal, nyatanya sampai sekarang Solaria tetap menjadi pilihan tempat makan banyak orang tuh. Selain karena harganya yang memang cukup murah, porsinya juga bisa dibilang jumbo sehingga mengenyangkan. Pas saya lagi janjian sama kakak, nunggu dia pulang kantor, di Plaza Semanggi, perut saya kelaparan. Akhirnya saya putuskan untuk makan di sini aja karena udah terujilah rasanya, hehehe.

Solaria di Plaza Semanggi ini ada tiga restoran. Satu di lantai UG, satunya lagi di Lantai 2, dan yang ketiga ada di Sky Dining. Kayaknya, peminat Solaria sangat banyak sehingga dalam satu mal bisa sampai ada dua resto. Hal ini serupa dengan Solaria yang ada di Margo City. Dan terbukti, keduanya nggak pernah sepi pengunjung.

Solaria di lantai 2 ini tempatnya cukup unik. Alih-alih berkonsep restoran biasa, Solaria menggunakan konsep open area. Nggak hanya Solaria aja sih, tapi dua restoran yang sederet juga menggunakan konsep itu. Jadi, batas restonya nggak dipisahkan oleh tembok tinggi sehingga kita bisa melihat lantai 1 dan langit-langit mal dengan jelas. Bingung dengan penjelasan saya? Datang sendiri aja ke sana lol.

Menu Solaria itu banyak macamnya sehingga dijamin kita akan kebingungan memilih. Tapi, kalau mau dibagi, ada tiga kategori menu, yaitu masakan Oriental (yang paling banyak), Jepang, dan Barat. Untuk oriental, diwakili oleh mie, bihun, capcay, kwetiau, dan nasi goreng. Untuk Jepang ada mie ayam teriyaki. Sementara, untuk Barat ada fish & chips, chicken cordon bleu, french fries, dan lain-lain. Harganya sendiri cukup bersainglah dengan restoran sejenis, yaitu berkisar antara Rp10.000-Rp40.000. Kalau menurut Open Ricer harga segini mahal, tunggu ketika porsinya dihidangkan.

Pesanan saya kali ini adalah chicken melted cheese dengan pilihan side dish kentang. Yap, di sini, side dish-nya bisa pilih mau kentang atau nasi. Kalau nasi agak kekenyangan, maka saya pilih kentang goreng. Begitu sampai, wow penampilannya langsung bikin saya menelan ludah. Besar dan kejunya itu lho terlihat menggoda banget >_<. Potongan kentangnya pun bukan kentang imut kayak yang ada di resto fast food, tapi kentang tebal yang besar. Okelah, tanpa banyak basa-basi, saya pun langsung serbu makanan ini. Untuk minumnya, saya pesan es teh manis. Minuman ini sendiri rasanya standar tapi disajikan dalam gelas yang cukup besar.

Ayam yang digoreng tepung ini bagian atasnya diberi lumuran saus yang rasanya agak manis, seperti brown sauce untuk steak kemudian di atasnya baru diberi lembaran keju yang agak meleleh. Begitu dipotong, bagian dalamnya cukup empuk dan agak gurih. Lapisan tepungnya juga nggak terlalu tebal sehingga mengurangi kenikmatan makan. Untuk memadukan citarasa ayam dan kentang, Solaria juga menyertakan salad dengan porsi besar yang dijamin akan sangat mengenyangkan. Nyaaam…

 

 
 
Date of Visit: Oct 29, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Chicken Katsu Cheese at Sevel Smile Nov 07, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Makanan Ringan | Halal | Minuman

Udah lama nih nggak nongkrong di Seven Eleven atau yang sering disingkat Sevel. Yap, minimarket kini bukan cuma sekadar tempat buat belanja kebutuhan sehari-hari dalam waktu cepat. Tapi, berkat Sevel, minimarket kini beralih fungsi menjadi tempat nongkrong yang asyik dan seru. Iyalah, daripada harus ke mal yang jauh, macet, dan susah cari tempat parkir, lebih baik ke Sevel. Nggak perlu dandan ataupun tampil rapi. Celana pendek, kaos, dan sandal jepit pun jadilah, hehehe.

Tapi, khusus untuk Sevel di Teluk Betung, kayaknya jarang banget yang ke sini dengan penampilan santai. Rata-rata kalau nggak orang kantoran atau mahasiswa yang kebetulan lewat. Yap, Sevel Teluk Betung memang terletak di bilangan Thamrin yang dikelilingi oleh gedung perkantoran sehingga kebanyakan yang datang ke sini biasanya pake kemeja dan berdasi atau blazer. Letaknya sendiri persis di sebelah Menara BCA. Makanya, jangan heran kalau Sevel di sini rame terus pagi, siang, sore, malam. Nggak hanya itu, kadang-kadang di sini suka juga digelar acara, kayak waktu itu iPhone 5 diluncurkan di sini oleh Indosat.

Sesuai dengan konsepnya, yaitu minimarket maka barang-barang yang dijual di sini ya sama kayak di minimarket tempat-tempat lain. Ada minuman, makanan ringan, cokelat, permen, roti, kue, dan masih banyak lagi. Cuma yang membedakan adalah menu utama mereka yaitu Big Bite. Big Bite ini adalah hotdog dengan isian aneka sosis, seperti sapi, ayam, dengan black pepper, dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, mereka juga menyediakan frozen food yang bisa minta dihangatkan oleh pelayan Sevel. Nggak makan waktu lama kok, mungkin sekitar 1 menit. Ada spaghetti, fetucinni, nasi, dan masih banyak lagi. Makanan siap sajinya juga beragam kok, seperti lasagna, macaroni schotel, fried chicken, chicken katsu, donat, dan lain-lain. Selain makanan, ada juga minuman panas atau dingin yang bisa kita buat atau ambil sendiri. Untuk minuman panasnya ada teh dan kopi, sementara minuman dinginnya yang paling terkenal ya Slurpee, yaitu serutan es yang memiliki aneka rasa dan warna yang menarik mata.

Karena lagi malas makan dan pengen ngemil aja, tapi juga mau agak sedikit berat (hahaha, banyak maunya ya) akhirnya saya putuskan untuk beli chicken katsu cheese tanpa nasi. Dulu harganya cuma Rp11.000, ditambah nasi jadi Rp15.000. Tapi, setelah BBM naik, harganya juga ikut melonjak jadi Rp14.000/piece. Ukurannya sih sebesar dada ayam tanpa tulang di supermarket yang dilapis tepung dan tepung roti kemudian digoreng. Tidak lupa di dalamnya diberi selembar keju. Rasa kejunya sendiri menurut saya agak kurang terasa karena tipis bener. Tapi tenang, saya punya solusinya! Biar semakin enak, saya tambahin aja saus sambal dan keju cair yang sering dipakai untuk Big Bite. Keju di sini bebas diambil dan gratis lho. Bahkan, kadang ada orang yang cuma beli snack juga mengambil keju ini sebagai cocolan lol lol.

 
 
Date of Visit: Oct 31, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Ayam Goreng Pinggir Jalan Smile Nov 06, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios

Akhirnya, setelah beberapa bulan lamanya dibuka dan saya sama Ibu selalu gagal ke sini, pas saya pulang ke rumah kemarin, berkesempatan juga untuk nyoba makan di resto fast food pinggir jalan ini. Sebelumnya, saya dan Ibu udah pengen ke sini, tapi waktu itu lagi renovasi. Terus, pas udah buka, saya harus balik ke Bandung sehingga nggak sempet. Pokoknya, setiap kali mau ke sini pasti ada aja halangannya. Nah, akhirnya bisa juga saya datang ke sini.

 

 
Kane Fried Chicken ini letaknya di pinggir jalan, tepatnya di perempatan Gandul Raya, berseberangan dengan Bank Mandiri cabang Gandul. Meski ruangannya tidak luas, tapi warnanya terlihat mencolok karena didominasi warna oranye dan merah. Begitu datang, kita bisa langsung menghampiri counter untuk memesan makanan dan minuman dengan dibantu pelayan yang akan menjelaskan menu-menu yang ada.

Menu yang di sini meski namanya Kane Fried Chicken, tapi ternyata cukup lengkap. Selain ada ayam dan kentang, adapula burger, nasi, nasi goreng, mie goreng, jus, es krim, dan minuman soda. Harganya sendiri cukup bersainglah alias murah. Untuk minum berkisar antara Rp3.000-Rp10.000, sementara untuk menu makanannya sendiri mulai dari Rp7.000-Rp15.000. Dan, untuk yang Rp15.000 sendiri udah lumayan komplit karena ada berbagai pilihan.

Akhirnya, Ibu dan saya pesan dua menu yang berbeda. Orange juice (Rp8.000) dan Chicken teriyaki (Rp15.000). Untuk jus jeruk seharga Rp8.000, rasanya cukup enak karena terbuat dari jeruk asli yang diperas. Ditambah dengan sedikit gula rasanya jadi asam-asam manis. Menyegarkan. Untuk nasinya sendiri bukan sekadar nasi biasa karena menyerupai menu nasi ala Jepang. Di atas nasinya ada tiga potong daging ayam yang sudah digoreng dengan tepung kemudian diberi siraman saus teriyaki dan mayonnaise yang rasanya manis. Di bagian tepi mangkok diberi salad yang terdiri dari kol dan wortel. Ibu sendiri kurang suka dengan salad yang ada di atas nasi, menurutnya lebih pas kalau saladnya dipisah. Nasinya juga terlalu lembek. Meskipun begitu, ayamnya sendiri cukup gurih dan siraman saus teriyakinya juga pas.

 

 
Pesanan saya sendiri adalah menu paket kentang + ayam (Rp12.000) dan ice lemon tea (Rp3.000). Agak kaget juga dengan menu ice lemon tea yang murah, takutnya rasanya hambar atau biasa aja. Tapi ternyata enak karena pake Nestea Lemon. Jadinya saya nambah dua kali deh minuman ini, hehehe. Untuk menu makanannya sendiri menurut saya lumayan enak. Ayamnya yang saya pesan dada berukuran besar. Jauh dari perkiraan saya bahwa tepungnya akan lebih tebal daripada daging, ternyata nggak seperti itu kok. Daging dan tepung sama-sama berimbang dengan tepungnya gurih dan renyah. Yang oke lagi adalah kentangnya yang rasanya enak karena bukannya asin, tapi gurih dengan selintas rasa pedas lada.

 

 
Overall, penantian saya makan Kane ternyata berbuah manis karena saya sama sekali tidak kecewa. Kapan-kapan, mungkin saya mau coba menu yang lain lol lol.
 
Date of Visit: Oct 31, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dapoer Melayu Smile Nov 05, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Sebagai wartawan, kadang saya dapat kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat makan yang tadinya nggak kepikiran untuk didatangi. Selain karena lokasi, harganya juga kadang nggak pas di kantong. Seperti pada hari Kamis yang lalu saya berkesempatan mencicip makanan di Dapoer Melayu setelah meliput sebuah film di kawasan Epicentrum.

Lokasinya ada di lantai 2 Epicentrum tepat di atas atrium. Dapoer Melayu sendiri terbagi menjadi tiga area: luar restoran, bagian dalam, dan tempat meeting. Dari luar sih terlihat kecil ya areanya, tapi begitu masuk ke ruang meeting lumayan luas juga ternyata. Uniknya, ruang meeting ini didesain layaknya ruang makan rumah jaman dulu lengkap dengan meja makan dari kayu, dinding batu bata yang dicat putih ala kadarnya, plus dengan lantai yang hanya berupa marmer hitam. Jadi inget sama rumah kakek atau nenek kita dulu lol.

Di bagian depan, bersebelahan dengan kasir sendiri, ada display seperti di warteg tapi tentu aja kalau di sini in an elegant way. Ada piring berisi tumis kacang panjang, tempe, tahu, dan masih banyak lagi plus papan yang menginformasikan menu yang mereka sajikan. Pelayanan di Dapoer Melayu cukup cepat dan ramah. Bahkan, waktu itu pemiliknya tidak ragu-ragu untuk turun tangan sendiri dan memastikan bahwa semuanya berjalan dengan lancar. Jadi, kalau butuh apa-apa, kita tinggal bilang dan si pemilik atau pelayan lain akan membantu.

Menu yang ditawarkan bentuknya prasmanan, tapi sesuai dengan namanya maka semuanya itu adalah makanan khas Melayu. Ada ayam, perkedel jagung, capcay, kerupuk, dan sambal. Untuk minumnya disediakan dua jenis, yaitu air putih dan teh (panas atau dingin). Karena saya tidak suka capcay, jadilah saya ambil daging ayam, kerupuk, kuah capcay, dan perkedel jagung kemudian duduk di pojokan dengan teman.

Makan di sini tuh berasa kayak makan di rumah sendiri dengan makanan yang dimasak oleh Mama. Nasinya pulen dan pas. Ayamnya juga gurih dan enak. Potongannya yang kecil-kecil memudahkan kita untuk menyuap ke mulut. Dagingnya juga nggak alot. Perkedel jagungnya gurih dan biji jagungnya terasa manis. Perpaduan antara tepung dan jagungnya pas alias tidak kebanyakan tepung.

Meski saya tidak berkesempatan mencoba menu khas Dapoer Melayu, tapi dengan menu makanan yang mereka sajikan rasanya sudah bisa memberikan gambaran rasa makanan Dapoer Melayu. Mungkin lain kali kalau ada waktu (dan juga dana), saya ingin balik ke sini dan mencoba menu lain.

 
 
Date of Visit: Oct 31, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Lotteria @ Plaza Semanggi Smile Nov 05, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Halal | Kumpul Keluarga

Sekarang ini, jarang ada orang yang mau menunggu berlama-lama untuk memesan makanan. Karena kesibukan yang terus meningkat, akhirnya makanan cepat saji semakin berkembang. Dulu, yang namanya restoran cepat saji rasanya bisa dihitung dengan jari. Sekarang ini, kayak jamur di musim hujan alias banyak banget. Nggak percaya? Coba deh jalan ke mal, bisa dipastikan minimal ada satu resto fast food di sana. Dan, umumnya resto ini rame dikunjungi karena pelayanannya cepat.

Setelah terbiasa dengan merek fast food yang itu-itu lagi, kini ada merek fast food baru yang merupakan impor dari Korea. Namanya Lotteria. Yap, nggak salah emang kalau namanya mengingatkan kita sama Lotte Mart atau Lotte Shopping Avenue di Jakarta. Lotteria ini tapi letaknya nggak cuma ada di dua tempat itu lho, tapi juga di beberapa mal di Jakarta sudah ada. Sayang, di Bandung sih belum ada.

 
Kali ini, saya makan Lotteria di Plaza Semanggi. Letaknya di lantai bawah, bersebelahan dengan Hoka-Hoka Bento. Areanya sih nggak terlalu besar, tapi lumayan mencolok karena memutar lagu Korea dengan volume yang cukup besar. Pelayanannya sendiri sama seperti resto fast food pada umumnya. Kita dipersilakan memesan makanan di counter dan membawa makanan itu sendiri ke meja yang kita pilih. Menu di sini sendiri terbagi menjadi dua macam, kayak menu-menu di resto fast food lain, yaitu ayam dan burger. Selain ada menu burger biasa, ada pula menu burger dengan daging khas Korea alias bulgogi, ayam dengan saus Korea, burger udang, dan masih banyak lagi. Harganya sih standar harga resto fast foodlah. Mau murah, bisa pilih paket.

Karena lumayan lapar dan pengen makan nasi, saya pilih paket Lotteria Mantap seharga Rp19.000. Isinya ada nasi, ayam sayap, es teh manis, dan salad. Salad ini bisa dibilang salah satu perbedaan antara Lotteria dengan resto fast food lain. Emang sih, hanya kol, tapi rasanya cukup enak dengan dressing yang gurih. Daging ayamnya juga enak, renyah, dan tebal. Nasinya pun pas alias nggak terlalu lembek atau keras. Overall, ini adalah salah satu paket makanan komplit karena ada ayam, nasi, salad, dan minum. Oh iya, di dekat counter sambal ada gula cair, gunakan itu untuk menambah rasa manis pada es teh ya soalnya es teh yang dikasih mereka rasanya hambar jadi kita harus menambah gula sendiri.

 
 
Date of Visit: Oct 30, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0