OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15570 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 31 to 35 of 331 Reviews in Indonesia
Pizza for My Birthday Smile Jul 16, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Delivery | Pizza & Pasta | Halal

Yap, pada tanggal 6 Juli yang lalu (pas banget weekend) saya memutuskan untuk pulang ke Jakarta. Emang sih, ultah saya nggak dirayakan secara besar-besaran, cukup makan-makan sama keluarga di rumah aja. Terus pesan apa ya enaknya? Tentu aja pizza! Makanan favorit saya dan keluarga.

Pizza yang saya beli itu pesannya dari PHD (Pizza Hut Delivery). Ini adalah tempat khusus untuk pesan-antar atau take-away. Jadi, kita nggak perlu telpon ke restorannya yang udah pasti bakal repot banget. Tempatnya PHD ini menyatu sama Cinere Mall, tapi ada di bagian luarnya. Tepatnya sih bekas Citibank. Tempatnya sih kecil, tapi menunya cukup lengkap. Mungkin yang nggak ada cuma es krim atau milkshake ya.

Kali ini, saya pesan splitza red (ukuran jumbo) dengan extra cheese dan side dish-nya adalah tuna bread. Splitza ini adalah pizza dengan dua topping, jadi kalau bosan sama topping yang di sebelah kiri bisa nyicip topping yang di sebelah kanan, hehehe. Ada splitza white yaitu chicken carbonara sama apa gitu saya lupa satu lagi, sementara kalo splitza red itu american favourite sama meat lover. Yummy! Ditambah extra cheese jadinya pizzanya ketutup sama keju gitu. Bikin laper dan ngiler deh pokoknya. Hihihi.

Sebagai side dish, saya beli tuna melt bread. Ini adalah roti yang di atasnya diberi taburan daging ikan tuna dan keju kemudian dipanggang hingga kejunya meleleh. Nyam, enyaaaak. Porsinya emang besar banget, tapi untung karena saya makan berempat sama bokap, nyokap, dan kakak jadinya pada kebagian semua dan kenyang semuaaaaa... lollollol
Tuna Melt Bread

Tuna Melt Bread

 
Splitza Red

Splitza Red

 
 
Date of Visit: Jul 06, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Makan Ikan Goreng ala Amerika Smile Jul 12, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Seafood | Halal | Kumpul Keluarga

Setelah cukup lama nggak merasakan makan ikan goreng ala Amerika, akhirnya berkesempatan juga, hehehe. Akibat ngidam pengen fish & chips, saya memutuskan janjian sama kakak di Grand Indonesia ketika dia pulang kantor untuk nemenin saya makan di salah satu resto seafood a la Western yang emang cukup jadi favorit saya: Manhattan Fish Market.

Restoran ini terletak di samping restoran Korea Han Gang. Tempatnya tidak terlalu besar tapi nyaman karena didominasi dengan warna-warna cokelat dan lampu-lampu yang tidak terlalu terang. Di dinding ada televisi yang menyajikan aneka kehidupan satwa laut. Agak lucu ya membayangkan kita disajikan tontonan tentang ikan, tapi dihidangkan menu ikan di atas meja makan mad. Eniwei, saya dan kakak pilih tempat duduk yang agak mojok karena sofa dan empuk.

Pelayanan di sini cukup cepat menurut saya karena kita tidak perlu menunggu lama sampai pesanan tiba. Seperti biasa, saya pesan Fish & Chips yang ukuran standar. Kalau kurang suka dengan porsinya yang besar, bisa memilih ukurang light (ringan) dengan hanya satu potong ikan dori saja. Kalau untuk ukuran standar sih, ikannya ada dua. Sebelum menikmati menu utama, saya pesan clam chowder. Ini adalah sup tomat dengan tambahan cumi yang dipotong kecil-kecil. Rasanya gurih dan enak dan cumi-cuminya terasa seperti makaroni. Tapi sayang, seharusnya clam chowder itu dihidangkan di dalam mangkok roti, tapi rupanya orang Indonesia beranggapan bahwa cara ini akan mengenyangkan sehingga diputuskan mangkoknya diganti dengan mangkok beling biasa.

Akhirnya, Fish & Chips pesanan saya tiba juga. Baru melihatnya aja air liur saya udah netes, hihihi. Abis kelihatannya enak banget sih. Dua lapis ikan dori yang lembut digoreng dengan tepung kemudian disiram dengan tar-tar sauce dan dihidangkan dengan cocolan mayonaise dan saus sambal. Ada juga kentang goreng untuk menemani makan. Enak banget nggak siiiih??? mad Untuk minumnya, saya pesan es jeruk aja biar meredakan rasa eneg kalau terlalu banyak makan ikan. Hmm, yummyyyy...

 

 

 
 
Date of Visit: Mar 02, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Makan HokBen lagi Smile Jul 08, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Halal | Kumpul Keluarga

Apa yang paling disukai anak yang pergi merantau ke luar kota? Apalagi kalau bukan waktu libur sehingga bisa pulang kampung. Termasuk saya, hehehe. Yap, saya yang merantau di Bandung ini akhirnya dapat jatah libur empat hari terhitung Kamis-Minggu sebelum puasa menjelang. Itung-itung recharge energi sebelum nanti kerja keras jualan di bulan puasa. Nah, kebetulaaaan banget pas saya pulang, nyokap ngajak saya ke mal. Katanya udah lama nggak jalan-jalan. Terus, pas di sana, nyokap ngajak saya makan HokBen. Yeaay, nggak mau melewatkan kesempatan makan gratis dooong. hihihi.

HokBen di sini tuh udah cukup lama juga berdiri. Udah lebih dari lima tahun kayaknya deh. Dulu, saya sama nyokap hobi banget pesan paket hematnya. Tapi, paket hemat sekarang udah nggak ada dan paket mantap yang ada harganya jadi naik jadi kami juga jarang makan di sini. Cuma, suasananya emang nggak berubah. Masih ada hiasan Hanako dan Taro yang mengangguk-angguk kalau didorong di depan pintu, pelayanan semi prasmanan, hingga posisi restoran yang masih di pojokan.

Sayangnya, menu favorit saya udah hilang, yaitu gyoza. Jadilah saya harus cukup puas dengan menu yang ada, yaitu paket nasi, empat gorengan, salad, dan tumis daging paprika. Rasanya pun tetap nggak berubah. Ekkadonya masih enak dengan isian daging ayam dan telur puyuh yang dibungkus kulit pangsit, terus ada daging ayam yang dibalut telur dadar dan digoreng yang namanya saya lupa, hehehe. Tumis daging paprikanya juga masih yang juara menurut saya. Paket yang bikin kenyang sih, sayang harganya kurang bersahabat lagi di kantong. sad

 
 
Date of Visit: Jul 05, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Ichiban Sushi: Ga Cukup Sekali Smile Jul 08, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Sushi | Halal | Kumpul Keluarga

Sushi. Siapa sih yang nggak kenal dengan makanan khas Jepang yang terbuat dari campuran nasi dengan cuka dan diberi berbagai isian, seperti timun, cumi, gurita, udang, hingga telur? Kayaknya mulai dari anak-anak (yang udah disuapin sushi dari kecil sama emak-bapaknya) sampai orang dewasa suka dengan menu ini. Dan, dengan menjamurnya restoran sushi di Jakarta, tidak hanya kalangan atas aja yang bisa makan sushi.

Salah satu restoran sushi yang udah cukup lama berdiri dan biasa jadi pilihan para mahasiswa yang tinggal di Depok adalah Ichiban Sushi. Letaknya di Margo City Square dan berseberangan dengan Solaria yang ada di lantai 1. Yap, bisa dibilang tempatnya nyempil. Dulu pas Margo City masih sepi, tempat ini jarang didatangi orang, tapi dengan semakin ramainya mal ini, Ichiban Sushi semakin menarik mata pengunjung yang ingin makan sushi dengan harga miring.

Menu yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan beberapa restoran sushi lainnya, meskipun mungkin dari segi variasi lebih tidak sevariatif yang lain. Harganya pun bisa dibilang juga cukup murah dan yang pasti pajak yang dipatok tidak sebesar tempat lain. Sayangnya, ada satu kekurangan tempat ini, yaitu tidak adanya kecap manis yang biasanya ada sehingga rasanya lidah saya kurang nikmat makan dengan kecap asin.

Karena tidak terlalu pengen makan sushi dan cuma pengen ngemil aja jadi saya pesan tamagoyaki (telur dadar) dan gyoza. Dua menu ini bagi saya adalah menu wajib kalau saya datang ke restoran sushi. Beneran deh, sampai-sampai pacar suka ngomel karena kesukaan saya mesen tamagoyaki dan gyoza.

Tamagoyaki yang ada di sini cukup enak dan nggak ada bedanya di restoran lain. Agak dingin dan manis. Beda dengan telur dadar yang dibuat orang Indonesia yang biasanya asin atau gurih. Telur dadar khas Jepang ini rasanya kurang cocok dimakan dengan nasi dan enaknya dicemil begitu aja. Pelengkapnya pun bukan dengan saos sambal tapi kecap asin atau kecap manis khas Jepang.

Berikutnya ada gyoza. Makanan ini juga salah satu favorit saya dan orang Jepang sendiri. Isinya adalah daging ayam cincang yang diberi bawang putih dan daun bawang kemudian dibungkus menyerupai pangsit dan dimasak di dalam wajan yang diisi air. Rasanya gurih dan kulitnya lembut-kenyal. Makan satu porsi yang isinya 6 buah menurut saya nggak pernah mengenyangkan. Karena, pengen lagi...lagi...dan lagiiii... lol

 

 
 
Date of Visit: Feb 10, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Mister Baso Cinere Mal Smile Apr 04, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bakso | Halal | Kumpul Keluarga

Salah satu kegiatan yang suka saya lakukan dengan nyokap adalah jalan-jalan ke mal sambil nyoba menu kuliner baru. Sambil nyoba menu kuliner, saya jadi punya kesempatan untuk memfoto makanan yang ada dan ditulis reviewnya di Open Rice. Hehehe. Kali ini, saya mau mereview Mister Baso.

Mister Baso yang kali ini saya review terletak di Mal Cinere lantai basement. Nggak susah mencarinya kok, karena ia terletak di dekat food court dan tempatnya agak mojok. Bersebelahan dengan Oke Doku kalau nggak salah. Mudah dikenali kok karena warna hijaunya sudah terlihat dari jauh. Dulu, Mister Baso ini letaknya di atas, tepatnya lantai 3 bersebelahan dengan bioskop. Tapi, mungkin karena di atas sepi jadinya dipindah ke basement.

Tempatnya nggak terlalu luas untuk para customernya duduk, bahkan mungkin masih luas dapur. Pelayannya ada tiga waktu saya datang. Karena tempatnya kecil jadi pelayanannya juga cepat. Kalau butuh apa-apa, kita tinggal melambaikan tangan dan mereka akan datang.

Menu yang disajikan nyaris serupa dengan Es Teler 77 kecuali mungkin tidak ada cemilan tambahan, seperti pisang bakar, roti bakar, es teler, dan lain-lain. Yang ada hanya bakso, bihun, dan mie ayam. Itupun tidak semuanya ada sehingga beberapa kali saya harus mengganti pesanan saya sebelum akhirnya ada menu yang tersedia. Harganya cukup murah. Berkisar antara Rp10.000-Rp30.000.

Pesanan saya adalah mie bakso pangsit rebus. Mienya cukup enak dan kenyal rasanya. Baksonya juga cukup terasa dagingnya. Untuk pangsit rebusnya sendiri, cukup enak karena ada isian daging di salah satu sisinya. smile

 
 
Date of Visit: Mar 28, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0