OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15620 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 41 to 45 of 331 Reviews in Indonesia
Ramen di Raffles Foodlife Cry Mar 27, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Food Court

Beberapa waktu yang lalu, saya dan pacar main-main ke Bogor. Dari stasiun kereta, kami dijemput teman yang langsung membawa kami ke Bogor Junction. Tempat ini dekat dengan Jalan Padjadjaran dan cukup ramai siang itu, apalagi menjelang jam makan siang. Raffles Foodlife sendiri terletak di lantai paling atas Bogor Junction dengan pilihan area indoor dan outdoor. Sebenarnya, outdoor itu enak banget digunakan kalau sore-sore karena pastinya angin semilir terasa sejuk. Tapi, siang itu kami putuskan makan di indoor karena cuaca lagi panas-panasnya.

Bentuk Raffles Foodlife ini adalah foodcourt. Jadi, ada berbagai macam tenant makanan di sana yang bisa kita pesan. Ada mie kocok, soto mie, batagor, siomay, ketoprak, rujak, dimsum, pempek, sampai ramen. Sistemnya sendiri sih untungnya nggak ngerepotin kayak food court lain di mana kita harus isi kartu dengan sejumlah nominal uang. Di sini, cara pembayarannya masih standar kok di mana kita membawa bon pembelian ke kasir.

Setelah keliling, saya dan pacar akhirnya memesan beberapa makanan tapi maaf ya Open Rice karena yang kefoto cuma satu. Pertama-tama, si pacar mesen pempek di Pempek Bahrein. Bahrein sendiri punya cabang di Jalan Padjadjaran kalau nggak salah berupa restoran sendiri. Waktu si pacar ke Bogor beberapa waktu lalu, dia sih sempat mempromosikan keenakan pempek ini. Makanya pas si pacar pesan, saya jadi penasaran. Bentuknya sih macam pempek kapal selam lain, standar. Nggak gede, tapi juga nggak kecil. Harganya sih menurut saya cukup mahal karena satu porsi pempek kapal selam tanpa tambahan mie kena Rp18.500. Kalau mau pake mie jadi Rp21.000. @_@ Tapi, pas saya makan, hmm wajar ternyata harganya mahal. Rasanya tuh benar-benar enak. Empuk dan gurih.

Makanan kedua adalah dimsum. Yah, gak banyak yang bisa saya ceritakan selain ini adalah dimsum udang yang standar dengan rasa yang juga standar. Makanan kemudian dilanjutkan dengan si pacar pesan ramen karena lapar (ya iyalah makan pempek aja mah nggak kenyang). Harganya cukup mahal, sekitaran Rp25.000an. Isiannya ada narutomaki, telor, daging, sama caisim. Tapi, rasanya ternyata nggak sekaya isinya. Biasa aja menurut saya, bahkan mienya terasa lembek.

 
 
Date of Visit: Mar 02, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 1  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Bakmi Gajah Mada Smile Mar 22, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Bakmi/Kwetiau | Halal | Kumpul Keluarga

Beberapa waktu yang lalu pas saya lagi main ke Pondok Indah Mal 1 bareng nyokap. Setelah putar-putar mal sampai capek, kami akhirnya putuskan untuk makan di Bakmi Gajah Mada. Kalau dipikir-pikir, Bakmi GM (singkatan Gajah Mada) yang ada di sini itu udah cukup lama berdiri lho. Kalau nggak salah sejak pertama kali Mal Pondok Indah 1 ada. Tempatnya pun ya di situ-situ aja, dekat dengan XXI dan Pronto.

Areanya sih bisa dibilang cukup luas. Tapi, kalau pas jam makan siang atau weekend ke sini, dipastikan akan selalu ada waiting list. Yap, saking sudah terkenalnya kelezatan Bakmi GM, orang jadi rela mengantri. Pelayanannya sendiri sih menurut saya oke karena mereka cepat dan ramah.

Menu yang saya pesan tentu saja adalah bakmi dengan tambahan pangsit goreng. Yap, bakmi GM emang terkenal enak karena mienya yang kenyal dan gurih. Begitu juga dengan pangsit gorengnya yang enak dan diberi isian daging. Selain itu, pangsitnya juga renyah dan garing. Enak banget menemani makan mie ayam.

Untuk tambahannya, saya pesan ayam goreng. Harganya sih cukup mahal, skitar Rp30.000an. Meski porsinya agak sedikit menurut saya, tapi rasanya sih enak. Digoreng sehingga kulitnya garing, tapi bagian dalamnya tetap lembut. Dan uniknya, selain sambal yang disajikan di atas meja, ayam ini juga bisa dicocol menggunakan sambal kecap pedas yang turut diantarkan oleh pelayan Bakmi GM. Nyammy...

 

 
 
Date of Visit: Feb 03, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Kafe Ala-Ala Naik Pangkat OK Mar 18, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Street Foods | Bakmi/Kwetiau

Beberapa waktu lalu, si pacar sempat mengeluh. Soalnya, tempat makan pinggir jalan favoritnya yang persis ada di depan Universitas Padjadjaran di Jalan Dipati Ukur menghilang. Padahal, dia suka banget makan di situ karena indomie rebus yang dihidangkan punya citarasa tersendiri, yaitu pake sambal balado yang baru nyium aromanya aja udah bisa bikin hidung pedas. Akhirnya, suatu malam, ketika saya nemenin pacar untuk makan di daerah Dipati Ukur, kami melihat Kafe Ala-Ala yang kini sudah naik pangkat dengan menempati sebuah kios kecil. Si pacar senang banget dan memutuskan untuk makan di sana.

 
Tempatnya memang tidak terlalu besar dan bentuknya memanjang ke belakang. Meja dan kursinya dibuat dari kayu ala meja dan kursi di SD gitu. Cahaya lampunya temaram sehingga enak untuk nongkrong agak lama di sini. Malam itu ketika saya datang, di pojok dekat kasir lagi ramai oleh segerombolan cowok yang sedang menyaksikan pertandingan bola. Terus, nggak berapa lama kemudian ada segerombolan anak kuliahan yang datang, tempat yang kecil itu jadi terasa padat dan sumpek. >_<

 
Menu yang disajikan di sini sama kayak Kafe Ala-Ala pinggir jalan dulu. Ada mie rebus, goreng, martabak telor, roti bakar, dan pisang bakar. Menu yang agak beda mungkin adalah beberapa tambahan, seperti sandwich, kentang sosis, french fries, dan spaghetti. Si pacar seperti biasa memesan mie balado yang kuahnya berwarna merah karena pedas. Saking kentalnya, si pacar jadi terpaksa menambahkan air untuk mengurangi kentalnya. Saya sendiri memilih kari orak-arik. Yah, dari namanya saja sih sebenarnya simpel, yaitu indomie kari ayam yang diberi telor orak-arik. Rasanya sih standar. Terus, saya pesan chicken steak. Sayang, digorengnya terlalu lama sehingga kulit luarnya berwarna kecokelatan dan agak keras, tapi begitu digigit dalamnya kosong. sad

 

 

 
 
Date of Visit: Feb 09, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Bakmi Gajah Mada Smile Mar 15, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Bakmi/Kwetiau | Halal | Kumpul Keluarga

Sebenernya Bakmi GM itu udah ada dari sejak saya kecil (wah, ketauan tuanya nih). Salah satu cabangnya yang udah lumayan lama berdiri ada di Melawai. Letaknya di sebelah gedung Bank BNI alias berdiri sendiri. Kalau yang sering naik travel Baraya pasti tahu deh. Di sini, tempatnya cukup luas dan besar. Terdiri dari dua lantai, tapi lantai dua hanya dibuka kalau emang pengunjungnya ramai banget kayak misalnya ada acara atau pas bulan puasa.

Pas saya datang ke sini, karena hari Minggu dan juga pas jam makan malam jadi tempatnya agak rame. Yang datengnya umum keluarga. Untungnya, kami nggak perlu waiting list karena ada tempat duduk kosong yang posisinya dekat jendela. Pelayan pun segera menyodorkan menu makanan kepada kami. Setelah menimbang, saya akhirnya memutuskan untuk pesan mie ayam bakso.

Pelayanan di sini cukup cepat karena sistemnya sama kayak Solaria, yaitu setelah memesan kita dipersilakan bayar terlebih dulu sehingga begitu selesai makan kita bisa langsung pergi. Harga di Bakmi GM ini memang cukup mahal karena berkisar antara Rp15.000-Rp50.000an. Tapi, harga segitu memang setara dengan rasanya yang lebih enak daripada restoran sejenis lainnya.

Pesanan saya datang cukup cepat, kira-kira 10 menit setelah pelayan membawa daftar menu. Mie yang ada di sini tuh enak, gurih, dan kenyal. Kuahnya juga enak kalau diseruput begitu saja. Baksonya ada tiga dan rasanya juga enak dengan daging bakso yang tidak terlalu keras. Porsinya menurut saya cukup banyak sehingga mengenyangkan. Nyaaam...

 
 
Date of Visit: Feb 03, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Sarapan Pagi di Pizza Hut Smile Mar 09, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Pizza & Pasta | Halal | Kumpul Keluarga

Hari ini, saya janjian sama teman di Kota Tua. Karena berangkat dari Bandung sama pacar pagi-pagi banget, alhasil sampai di Jakarta jam 8 pagi. Bengong total deh karena kami janjian jam 11 mad. Akhirnya, karena kami belum sarapan, kami putuskan untuk nyari makan pagi. Kebetulan, travel yang kami naiki turunnya dekat Sarinah Thamrin, ya udah kami putuskan untuk sarapan di daerah situ dan pilihan jatuh pada Pizza Hut Djakarta Theatre.

Letaknya persis banget di pinggir jalan, menyatu dengan gedung Djakarta Theatre. Bagian dalamnya cukup luas padahal kalau dilihat sepintas dari luar sih sempit. Ketika saya masuk, para pelayan yang sedang beberes mengingatkan bahwa menu yang dihidangkan baru menu sarapan. Maksudnya, kalau kita mau pesan menu kayak pizza atau pasta, dapurnya belum siap. Karena saya dan pacar emang agak penasaran sama menu sarapan Pizza Hut, tentu aja kami nggak masalah.

Menu sarapan Pizza Hut sendiri cukup menggiurkan karena menyajikan kreasi yang agak beda dari resto-resto fast food kebanyakan. Ada pancake, omelette, sosis, roti, dan masih banyak lagi. Harganya memang sedikit lebih mahal dari harga sarapan biasa di pinggir-pinggir jalan (ya eyalaaaaaah) dan resto fast food, tapi worth it kok karena porsinya cukup besar.

Si pacar memesan omelette yang dilengkapi dengan dua potong french baguette bertabur gula halus dan harus disiram dengan sirup maple sebelum dimakan. Sebenarnya agak aneh juga makan makanan yang manis dipadu dengan menu asin seperti omelette. Tapi, meski terasa aneh perpaduan ini ternyata menimbulkan rasa yang cukup unik di lidah. Omelette-nya sendiri di dalamnya ada isian kentang dan daging dengan diberi saus seperti saus steak.

Saya sendiri pesan semacam pastel dengan ukuran yang cukup besar. Kulitnya agak kecokelatan tanda dipanggang sedikit agak lama. Isiannya ada jagung, telur, kacang polong, wortel, daging, dan kentang. Rasanya cukup enak dan karena porsinya besar jadi cukup mengenyangkan. Yang aneh (atau unik ya?), pastel panggang ini dihidangkan dengan cocolan sambal ulek bukan saos. Hihihi...

 

 
 
Date of Visit: Feb 03, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0