OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15681 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 21 to 25 of 568 Reviews in Indonesia
Lontong khas Padang Smile Nov 10, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Padang | Street Foods

Ini adalah salah satu sarapan di Simpang Dago yang paling saya rekomendasikan. Letaknya ada di seberang pasar Dago dan cuma ada di pagi hari sampai pukul 10.30. Biasanya, lontong padang gerobakan ini rame sekitar pukul 07.00-09.00 di mana biasanya orang-orang yang mau berangkat kuliah atau kerja mampir dulu untuk sarapan. Dulu jualannya sih di bawah trotoar gitu, tapi sekarang udah dinaikkin karena kayaknya sempat ditegor sama petugas keamanan.

Penjualnya adalah bapak-bapak yang biasa saya panggil ‘Uda’. Si pacar sih yang biasanya ngobrol, tapi lama-kelamaan karena saya sering dating sendiri, saya jadi sering ngobrol sama Uda juga. Orangnya ramah dan baik. Bahkan, cukup dengan saya bilang ‘Da, satu ya’ dia langsung menyiapkan persis keinginan saya tanpa harus saya jelaskan lagi.

Harganya mulai dari Rp6.500 hingga Rp10.000 paling mahal. Cukup murah kan untuk sarapan di pagi hari. Karena menggunakan lontong (padahal jelas-jelas bentuknya ketupat) lumayan mengenyangkan sampai menjelang makan siang. Pilihannya juga ada banyak. Ada lontong sayur, lontong padang, lontong sayur pakis, dan bisa ditambah dengan telur atau ayam. Bebas.

Pilihan saya sendiri setiap datang ke sini adalah lontong padang. Ini dia penampilannya. Agak beda dengan lontong kari yang lontongnya “berenang” di dalam kuah kari, lontong padang agak irit kuah. Warna kuahnya kecokelatan, bukan kuning, dengan rasa yang agak pekat di lidah. Untuk pelengkap, di atas lontong padang yang sudah diberi berbagai topping (sayur, mie, telur, ayam, kerupuk) disiram bumbu kacang. Rasanya enaaaak banget. Si pacar sukanya pake tambahan keripik pedas, tapi saya senangnya yang biasa aja. Harus banget nyoba lontong padang Lembah Harau ini kalau mampir ke Bandung.

 
 
Date of Visit: Nov 08, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Richeese Smile Nov 10, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Halal | Kumpul Keluarga

Salah satu resto fast food ini kayaknya pertama kali ada di Bandung deh, terus baru merambah ke Jakarta setelah mendapat sambutan yang cukup menggembirakan. Dari namanya, kita pasti langsung inget sama merek makanan ringan yang mengedepankan keju sebagai isiannya. Yap, emang nggak salah karena produsen yang membuat snack Richeese dan pemilik restoran fast food ini kayaknya masih orang yang sama.

Cabang yang awal saya tahu adalah di PVJ. Waktu itu pas lagi jalan sama pacar, kami penasaran dengan penampakan sebuah tokoh kartun koki gendut dengan kumis tepat di lantai di atas Starbucks. Akhirnya, kami putuskan untuk mencoba. Ternyata, rasanya tidak mengecewakan sehingga kami pun jadi sering mampir ke sini. Malah, kami sering merekomendasikan tempat ini kepada teman. Posisinya emang enak karena ada di lantai dua sehingga cocok banget buat dipake nongkrong di sore hari. Dari sini, kita bisa melihat parkiran PVJ atau jalan Sukajadi yang nggak pernah sepi. Siap-siap jaket ya kalau mau nongkrong di sini karena kalau malam anginnya dingin banget (apalagi kalau hujan) sehingga bisa-bisa kita menggigil.

Menu di sini sebenarnya nggak jauh beda sama resto fast food kebanyakan karena menyajikan ayam dan nasi. Cuma, nggak afdol dong kalau mereka nggak ada bedanya. Ada beberapa faktor yang membedakan Richeese Factory dengan tempat lain. Pertama: adanya saus keju sebagai tambahan cocolan. Jadi, selain nyocol ke sambal, kita juga bisa mencocol makanan kita ke saus keju. Kedua: adanya menu fire wing. Ketiga: ada pilihan nasi, mie, atau sandwich keju yang cukup mengenyangkan. Emang sih, topping mereka hanya satu yaitu ayam, tapi kelebihan mereka memang di saus kejunya. Keempat: sebagai dessert, mereka menyediakan cheesecake in a cup yang bisa dibeli dengan harga Rp7.500 dan memiliki berbagai pilihan rasa.

Ini dia, salah satu menu unggulan dan andalan di Richeese Factory. Seperti yang udah saya bilang di atas, namanya fire wing. Ini adalah chicken wing yang dicelup ke dalam saus barbeque dengan lima level pedas. Buat yang berani uji nyali, silakan coba level 3-5. Tapi kalau nggak, lebih baik pesan 0 atau 1 aja. Entah bumbu apa yang mereka pake, tapi rasa enak dan tingkat kepedasannya itu membaur dengan mantap. Dagingnya juga empuk dan gurih. Enak banget pokoknya.

Untuk yang pengen makan kenyang, bisa pesan menu paket yang terdiri dari nasi, empat potong fire wing, dan minum. Harganya sekitar Rp23.000-an. Kalau mau nambah jadi enam potong bisa, tapi tentu aja ada tambahan harga. Minumnya sendiri bisa pilih mau ice tea rasa buah atau minuman berwarna pink yang agak mirip susu stroberi. Untuk yang pesan level 3-5, dijamin minuman yang ukurannya kecil ini nggak sanggup meredakan rasa pedas. Pasti akan pesan yang large. Dijamin! lol lol

 
 
Date of Visit: Nov 04, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Kupat Tahu Singaparna Smile Nov 08, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Sunda | Restaurant | Kumpul Keluarga


Ngekos di daerah Tubagus Ismail itu lumayan enak lho karena posisi kosan saya persis di tepi jalan besar dan cuma lima menit ke Simpang Dago. Jadinya, mau ke mana-mana mudah dan cepat. Yang paling enak adalah selain dekat pasar sehingga kalau mau belanja lebih murah, juga banyak pilihan makanan baik itu malam maupun pagi hari.

Seperti pagi ini, saya bangun dengan perut keroncongan. Nyebelin sih karena tidur jadi nggak tenang. Sebenarnya agak malas keluar, tapi saya tiba-tiba aja pengen makan kupat tahu Singaparna Pak Edeng yang kebetulan pas banget hanya berjarak setengah meter dari kosan. Beneran, buka pintu, belok kanan, dan voila!

Kupat tahu Singaparna ini punya tempat sendiri, menyerupai warung. Nggak begitu besar sih, tapi cukup untuk menampung sekitar 5-7 orang. Kalau pagi, lumayan rame pembeli karena udah cukup terkenal juga kupat tahu ini. Pelayanannya cepat dan ramah. Kebersihan tempatnya juga terjaga kok.

Dulu, saya heran apa itu kupat tahu? Bedakah dengan ketoprak? Ternyata nggak ada bedanya sih, tapi emang namanya aja yang agak berubah. Kupat tahu sendiri adalah ketupat yang dipotong-potong kemudian dimasukkan tahu kuning yang baru digoreng sehingga masih hangat dan tauge (bisa nggak pake kalau nggak suka). Kemudian, disiram dengan saus kacang dan diberi sambal kalau ingin rasa yang lebih pedas. Makannya bisa dicampur semua alias diaduk rata atau nggak, tergantung selera. Jangan lupa tambahin kerupuk biar ada krius-kriusnya, hehehe. Yang pasti kupat tahu ini enak dan wajib dicoba kalau ke Bandung. smile

 
 
Date of Visit: Nov 06, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Nasi Hainan di Rice Bowl Smile Nov 07, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Bakmi/Kwetiau | Halal | Kumpul Keluarga

Rice Bowl ini adalah salah satu restoran yang punya cukup banyak cabang juga, baik di Jakarta maupun Bandung, meski belum sebanyak resto fast food. Salah satu cabang Rice Bowl ini ada di Bandung Indah Plaza alias BIP yang ada di Jalan Merdeka. Lokasinya agak mojok, tapi nggak susah mencarinya kok karena pas bersebelahan dengan gerai Nike atau berseberangan dengan JCo.

Rice Bowl sendiri memiliki konsep open kitchen yang artinya para pengunjung bisa melihat dapur Rice Bowl dan proses memasaknya karena antara meja konsumen dengan dapur hanya dipisahkan oleh kaca. Kelihatan deh tuh jadinya ayam dan bebek yang dipajang dengan cara digantung. Seksi-seksi deh, hihihi. Ruangannya cukup luas dengan didominasi warna merah dan gambar panda lucu yang merupakan maskot mereka.

Menu yang disajikan di sini, mostly berkonsep oriental, kayak nasi Hainan, bebek peking, sapo tahu, nasi goreng, dan masih banyak lagi. Untuk harganya sendiri karena ini konsepnya adalah restoran keluarga (maksudnya makan di sini bisa untuk rame-rame karena porsinya yang cukup besar) jadi emang sedikit lebih mahal. Cuma, jangan khawatir, mereka juga menyediakan menu paket lengkap yang termasuk nasi, lauk, dan minum. Biasanya harganya berkisar antara Rp15.000-Rp20.000 lho.

Menu yang kali ini saya pesan adalah paket nasi Hainan. Paket ini bisa dibilang komplit karena terdiri dari nasi Hainan, ayam goreng, brokoli, dan kuah. Nasi Hainan ini menurut saya mengingatkan saya sama nasi uduk meskipun nggak sekering nasi uduk. Jadi, ada rasa gurihnya gitu. Meski terlihat sedikit, tapi begitu dimakan ternyata mengenyangkan juga. Ayamnya sendiri adalah ayam goreng yang udah dipotong-potong sehingga nggak menyulitkan untuk dimakan. Bagian luarnya agak garing, sementara bagian dalamnya lembut dan gurih. Kalau untuk brokolinya lumayan enak, tapi karena saya kurang suka sayur jadinya nggak saya makan lol. Kuahnya ini yang menurut saya juara karena gurih dan enak banget. Makannya sendiri bisa terpisah atau nasinya dicelupin ke dalam kuah. Pokoknya jangan diguyur aja.

 
 
Date of Visit: Nov 04, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Braga Permai Smile Nov 07, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Pizza & Pasta | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Kelar nonton Thor di Braga City Walk, saya, pacar, dan beberapa orang teman memutuskan untuk agak nongkrong dulu sebelum pulang. Karena Braga City Walk sedang direnovasi, jadinya pilihan tempat makan di mal dengan gedung bergaya kuno ini cukup terbatas. Paling D’Kiosk yang ada di lantai dasar bagian dalam atau Wendy’s yang terletak di pinggir jalan. Tapi, tiba-tiba teman saya mengusulkan untuk makan di Braga Permai saja. Menurutnya, makanannya murah dan cukup enak. Okelah, kami pun akhirnya setuju dan langsung menuju Braga Permai.

 
Ketika disebutkan pertama kali, Braga Permai ini tidak terdengar seperti restoran. Malah namanya mengingatkan saya dengan perumahan lol lol. Ternyata, Braga Permai ini adalah sebuah restoran dengan suasana dan nuansa serupa dengan gaya jadoel alias Belanda. Letaknya tidak jauh dari Braga City Walk karena hanya sekitar 10 meter dan berseberangan. Terbagi menjadi dua area, yaitu indoor dan outdoor. Bagian indoornya sendiri tidak terlalu luas karena hanya ada 3-4 meja dengan payung yang melindungi para pengunjung dari panas atau hujan.

Di bagian dalamnya sendiri cukup luas dan mengingatkan saya sama meja makan ala hotel karena ditata dengan piring dan gelas yang rapi. Selain itu, cara mereka membawa piring-piring yang sudah dicuci untuk ditaruh di atas meja makan, sendok, garpu, tusuk gigi, dan peralatan makan lainnya persis dengan hotel. Begitu juga dengan seragam para pelayannya.

Di bagian dalam ada counter dengan display kue-kue basah yang bisa dipilih untuk cemilan, baik itu makan di tempat ataupun dibawa pulang. Selain kue, mereka juga menyajikan berbagai menu berat, seperti nasi, steak, pizza, sup krim, zuppa soup, dan masih banyak lagi. Untuk minumannya bahkan lebih beragam, mulai dari yang standar kayak teh, jus, kopi, es krim, hingga minuman beralkohol seperti bir, anggur, hingga Jack Daniel. Untuk kisaran harganya sendiri memang bisa dikatakan cukup murah, yaitu mulai dari Rp8.000-Rp80.000an. Sementara, untuk minuman beralkohol tentu lebih mahal.

 

 
Untungnya, hari itu mereka punya promo Couple, yaitu bisa memesan dua buah pizza, pizza dan pasta, atau dua buah pasta dengan harga hanya Rp40.000 dan akan mendapat gratis dua buah minuman yang dipilih, yaitu es teh manis, ice lemon tea, soft drink, atau ice tea lychee. Melihat harganya yang cukup murah (belum termasuk pajak 10%), saya dan teman-teman pun memutuskan untuk memesan dua paket Couple dengan keseluruhan pizza sehingga total ada 4 pan pizza yang masing-masing berisi 6 slice.

Sambil menunggu, kami dihidangkan air putih yang gratis dan bisa refill. Lumayan menghapus dahaga sambil menunggu minuman pesanan kami datang. Pesanan kami pun mulai berdatangan. Berikut adalah reviewnya.

Pineapple punch (Rp8.000)
Disajikan dalam gelas tinggi kayak gelas martini di film-film, Pineapple Punch ini bentukannya kayak sherbet, yaitu es yang diserut lembut. Sesuai dengan namanya, rasanya ya rasa nanas. Manis dan asam berpadu sempurna di lidah. Segar diminum pas cuaca lagi panas.

 
Pizza Margherita & Chicken Pizza (Rp40.000)
Pizza Margherita ini bisa dibilang pizza yang basic banget karena toppingnya cuma tomat, keju, dan basil. Nggak ada tambahan daging, ayam, atau ikan seperti di pizza lain. Tapi, rasanya cukup enak kok. Kalau biasanya saya makan pizza yang rotinya tebal, sekarang nyobain juga pizza yang rotinya agak tipis. Enak juga, jadi berasa ngemil bukannya makan makanan berat. Meski tipis, tapi pizza ini cukup mengenyangkan.

 
Kalau chicken pizza ya taulah toppingnya apa ya. Yang pasti bukan burung dara, hihihi. Potongan daging ayam yang dijadikan topping ukurannya cukup besar lho meskipun terlihat nggak terlalu banyak. Meskipun begitu, rasanya gurih dan enak. Sayangnya, pizza ini yang banyak diserbu teman-teman saya (yang semuanya adalah cowok) sehingga saya cuma kebagian satu slice sad.

 
Ice tea lychee & ice lemon tea (free)
Entah karena dikasihnya gratis atau emang pada dasarnya rasanya kayak gini, minumannya benar-benar mengecewakan. Emang sih gratis, tapi kenapa standarnya diturunin ya? disajikan dalam gelas yang tidak terlalu besar (kira-kira ¾ jengkal), ice lemon tea-nya sama sekali nggak manis sehingga saya harus minta gula tambahan. Rasa lemonnya juga kurang terasa, hanya sedikit kerasa asam tapi lebih banyak hambarnya. Punya pacar, yaitu ice tea lychee, lebih mengenaskan lagi karena hanya berupa teh yang diberi sirup leci. Itu juga kayaknya kebanyakan sehingga terlalu manis. Uuuugh…
Ice tea lychee

Ice tea lychee

 
Ice lemon tea

Ice lemon tea

 
Overall, untuk makanan emang lumayan enak dengan harga terjangkau. Tapi, mudah-mudahan minuman bayar dengan gratisan kualitasnya nggak sama ya. Mengecewakan banget kalau iya.
 
Date of Visit: Nov 03, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0