OpenRice Index
  
Dhanny
This is Dhanny . I am a Writer and EditorI like to hang out in Cilandak, Cinere, Margonda. Jepang are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Fast Food and Es Krim/Yogurt, Sushi, Bubble Tea / Jus, Mie ayam, nasi goreng.
Member 398 First(s)
No. of Review905 Review(s)
編輯推介數目136 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity15644 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos2086 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant63 My Restaurant(s)
Follow9 Following
粉絲1730 Follower(s)
Dhanny  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 31 to 35 of 568 Reviews in Indonesia
Zoe Smile Oct 28, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Kedai Kopi & Teh | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Salah satu tempat murah meriah yang sering saya datangi sama pacar dan bisa bikin kami betah berlama-lama adalah sebuah tempat penyewaan komik yang letaknya ada di Jalan Dipati Ukur. Apalagi kalau bukan Zoe. Kenapa saya betah? Karena, selain banyak komik, majalah, atau buku yang bisa disewa untuk baca di tempat atau dibawa pulang, letak Zoe yang ada di komplek perumahan terasa sepi, tenang, dan damai. Mau ngerjain tugas, baca, numpang ngobrol, atau sekadar ngemil bisa.

Zoe sendiri punya dua area, yaitu indoor dan outdoor. Outdoor sendiri diperuntukkan untuk mereka yang baca sambil minum, makan, atau ngerokok. Sementara indoor, untuk yang pengen lebih konsen atau malah pengen baca sambil tidur-tiduran. Saya sih lebih milih di luar karena bisa merasakan udara sejuk Bandung yang semilir, cuma emang agak ganggu sih itu asap rokok. Mau gak mau, terpaksa menyingkir cari yang agak ke pinggir.

Pilihan menu makanan yang ada di sini bisa dibilang komplit. Mulai dari menu ringan kayak roti bakar atau pisang bakar, indomie, hingga yang berat kayak nasi goreng atau steak ada. Mau ngemil aja? Bisa pesan kentang goreng yang ditambah dengan omelete atau sosis. Pengen makan pasta? Di sini juga ada. Untuk minumannya juga tersedia mulai dari jus, kopi, teh, coklat, dan masih banyak lagi. Cuma satu yang kurang di sini, nggak ada pancake lol lol. Harganya sendiri bisa dibilang cukup ramah di kantong karena paling mahal itu cuma Rp27.000. Dan, porsinya sendiri bisa dibilang besar lho. Kenyang deh pesan 1 makanan dan minuman aja.

Kali ini, si pacar lagi berbaik hati mentraktir saya jadilah saya beli nasi goreng keju. Begitu datang, hmmm kelihatannya enaaaak. Parutan kejunya melimpah di bagian atas nasi goreng, begitu juga dengan kerupuknya yang ditata di samping. Yang paling wow lagi adalah isinya yang banyak banget. Ada bakso, sosis, dan ayam. Toppingnya sendiri dipotong besar-besar dan nggak kecil-kecil kayak nasi goreng pinggir jalan. Puas banget deh makannya.

 
 
Date of Visit: Oct 10, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Happy Cow Steak Smile Oct 28, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga | Hang Out

Enaknya punya pacar yang suka makan adalah kami berdua jadi suka berpetualang mencicip aneka makanan di berbagai tempat. Salah satu makanan yang jadi favorit kami berdua adalah steak. Mulai dari yang pinggir jalan sampai yang agak mahalan dikit pasti kami tertarik untuk mencoba. Tapi, dengan satu syarat: duit di kantong mencukupi, hehehe. Nah, kebetulan kami lagi jalan ke daerah Palasari dan kami lihat ada Happy Cow. Karena kebetulan emang udah spare duit akhirnya kami putuskan ke sana. Apalagi Happy Cow merupakan salah satu tempat yang makanannya nggak mengecewakanlah. Di sini tempatnya enak karena terdiri dari dua lantai. Sama seperti Happy Cow Dago, tempatnya tidak terlalu ramai sehingga kita bisa makan dengan tenang di sini.

Pelayanan di sini cukup cekatan juga karena pelayannya langsung sigap mempersilakan kita duduk dan menyerahkan daftar menu begitu kita datang. Yang pertama diantar tentu aja minum yang lumayan menyegarkan tenggorokan. Si pacar pesan es teh manis, sementara saya ice capucinno. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya tiba juga pesanan kami. Dan untuk ukuran harga, emang Happy Cow ini lumayan lho. Dengan harga murah, kita bisa dapat steak yang rasanya nggak jauh beda sama steak mahal. Pilihannya juga beragam, bahkan ada menu untuk anak-anak dan tambahan pancake sebagai dessert.

Si pacar seperti biasa pesan sirloin medium rare dengan saus blackpepper. Sebenarnya, doski masih pengen nambah kentang goreng, sayang lagi kosong. Dagingnya sengaja pilih yang 200 gram. Kalau misalnya kita suka makan steak dan ngerasa nggak puas, di sini dijamin nggak akan seperti itu. Dagingnya tebal dan dimasak sesuai dengan pesanan. Medium rare sendiri adalah tipe pemasakan yang matang di luar dan setengah matang di dalam sehingga dagingnya terasa empuk dan juicy. Sausnya juga pas di lidah rasanya karena agak-agak pedas gitu deh.

 
Pesanan saya sendiri adalah chicken schnitzel (kalau nggak salah nulis ya), yaitu ayam yang diberi tepung. Sebenarnya sih rasa dan bentuknya nggak jauh beda sama yang namanya chicken katsu. Tapi mungkin kalau katsu itu lebih tipis dengan diberi lapisan tepung roti, sementara kalau si schnitzel ini nggak. Jadi ya rasanya plain aja gitu. Gurih dari tepung aja. Saus tartarnya sih lumayan enak, gitu juga dengan saladnya yang saya makan habis. Kentang wedgesnya juga cukup enak dan porsinya lumayan mengenyangkan.

 
 
Date of Visit: Oct 03, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bakmi/Kwetiau

Waktu Minggu 6 Oktober kemarin, saya dan pacar iseng main ke Be Mall. Di mal di daerah Naripan ini lagi ada acara Toys & Games Fair. Karena agak mepet datengnya makanya kami belum sempat makan siang. Akhirnya, kami putuskan untuk makan dulu di daerah sekitar Naripan. Sebenarnya ada Wingz O Wingz cuma si pacar lagi agak malas makan ini karena takut nggak kenyang. Akhirnya diputuskan untuk makan mie ayam yang ada di daerah Naripan. Namanya Si Boy's.

Kesan pertama begitu dateng ke tempat ini, yaitu mienya agak beda sama mie ayam pinggir jalan lain. Terasa lebih bersih dan meski menjual mie ayam, tapi rasanya akan lebih enak. Pas saya lihat harga yang ditawarkan, agak melotot juga sih karena memang lebih mahal daripada mie ayam biasa. Kalau biasanya mie ayam standarnya dibanderol dengan harga berkisar Rp7.000-Rp10.000 (paling mahal), di Bakmi Si Boy’s ini dimulai dengan harga Rp14.000 hingga yang termahal Rp28.000 @_@.

 

 
Mahal ya? Emang! Menu yang ditawarkan sendiri memang bisa dikatakan cukup lengkap karena selain mie ayam standar, ada juga mie baso, siomay, ceker, dan masih banyak lagi perpaduannya. Misalnya, mau makan mie ayam dengan bakso dan ceker? Bisa. Atau siomay dengan ceker? Boleh. Singkatnya, kita dibebaskan untuk meracik campuran yang kita mau. Tapi ya itu, siap-siap kena harga mahal yah.

Karena penasaran seberapa enaknya sih mie ini hingga berani mematok harga yang terbilang tinggi untuk mie ayam pinggir jalan, saya sama pacar putuskan untuk mencoba. Kalau pesanan saya adalah yamin manis ayam bakso (Rp14.000), pacar sendiri pesan mie ayam (Rp14.000). Untuk minumannya sendiri ada soda, teh, dan air putih. Untuk aneka jus dan es teler atau es campur bisa dipesan di gerobak minuman yang letaknya cuma 3-4 meter dari gerobak mie ayam.

Begitu datang, kami diberi dua mangkok. Satu mangkok mie yamin yang warnanya kecokelatan karena sudah diberi kecap dengan taburan ayam cincang berwarna putih di atasnya plus mangkok kuah dengan bakso dan pangsit di dalamnya. Mienya sendiri beda sama mie ayam kebanyakan karena teksturnya kenyal dan agak pipih. Rasanya sendiri memang gurih. Terus, kuahnya juga beda sama kuah mie ayam kebanyakan yang biasanya hambar karena kuah Si Boy’s ini lebih ada rasa. Untuk bakso dan pangsitnya sih nggak ada komentar deh. Dagingnya asli, hehehe. Campuran tepungnya tidak banyak jadi rasanya juga pas.

Overall, mie Si Boy’s enak. Tapi, harganya memang agak ‘kurang ajar’ untuk mie ayam pinggir jalan. Pun dengan porsinya yang terlalu sedikit untuk ukuran Rp14.000 karena terasa kurang kenyang. Buat yang suka makan mie ayam, tempat ini emang recommended. Tapi, kalau lagi lapar dan bokek lebih baik sih makan mie ayam di tempat lain aja kali yaaa tongue

 

 
 
Date of Visit: Oct 06, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Hoka Hoka Bento Smile Oct 26, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Fast Food | Halal | Kumpul Keluarga

Akhirnya setelah sekian lama, saya dapat kesempatan juga makan HokBen. Gara-garanya nyokap pas lagi maen ke Bandung dan saya langsung aja nodong beliau untuk traktir makan HokBen, hehehe.

HokBen yang kami pilih ada di Jalan Merdeka. Letaknya persis berhadapan dengan BIP, jadi berdiri di gedung sendiri. Kalau dari depan sih lahan parkirnya gak begitu besar, tapi ternyata di bagian belakang ada lagi lahan parkirnya. Jadi bisa menampung banyak kendaraan, baik mobil atau motor. Dulu sih HokBen di sini cuma punya satu ruangan yang jujur aja ya sirkulasi udaranya kurang. Meskipun ada AC, tapi tempatnya panas. Terus juga gelap. Untunglah sekarang ada ruangan terbukanya yang ditujukan khusus untuk perokok. Tapi setidaknya lebih ada sirkulasi udara dibandingkan di dalam restoran.

Pelayanan di sini sih samalah kayak di restoran-restoran HokBen yang lain. Ketika datang, kita akan disuruh ke kasir untuk memesan makanan. Menu-menu yang mereka sajikan sendiri ada di display kaca dengan diberi lampu penerang untuk menjaga makanan tetap hangat. Ada gorengan, tumisan, sup, hingga puding dan jus. Semuanya lengkap tersedia. Harga di HokBen sekarang tergolong agak mahal. Kalau nggak ada duit, saya sih lebih milih untuk bikin versi murah menunya. Tinggal cari resep di internet aja. Tapi, emang rasanya agak sedikit beda sih. Tapi, HokBen masih mempertahankan Hoka Hemat yang sekara porsinya sekitar Rp15.000. Sementara menu lain sih ada yang sekitar Rp20.000-Rp30.000.

Kebiasaan saya dan nyokap biar lebih hemat adalah beli satu paket yang isinya ada gorengan dan tumisan, terus tinggal beli satu tambahan nasi. Lumayan, jatuhnya lebih murah daripada beli dua paket. Kali ini, menu yang saya beli adalah egg chicken roll, ebi furai, dan chicken teriyaki. Yang paling saya suka adalah saladnya yang segar dan dingin. Bawang bombay di dalam chicken teriyakinya juga enak karena terasa manis. Nasi di HokBen kayaknya sih dikasih jeli ya sehingga pulen dan bikin cepat kenyang. Mahal sih, tapi enak. Hehehe...

 

 
 
Date of Visit: Sep 15, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Surabi Buah Pasundan Smile Oct 12, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Dessert

 
Jajanan pasar yang satu ini gampang-gampang susah dicari. Kadang hanya berupa surabi biasa tanpa embel-embel apapun. Tapi, kadang diberi topping yang bervariasi sehingga tampilannya jadi lebih wah dan terlihat enak. Kali ini, saya mau mereview surabi yang ada di pasar Simpang Dago.

Kebetulan, pas nyokap ke Bandung, beliau minta ditemani untuk membeli surabi ini. Posisinya ada di sebelah Ayam Ponyo Juanda. Nggak sulit mencarinya kok karena cuma ini satu-satunya pedagang yang menjual surabi. Di bagian depannya, kita langsung disuguhkan dengan tungku-tungku dari tanah liat yang dibakar di atas bara untuk memasak surabi. Begitu datang, kami langsung disodori menu. Pilihannya buanyaaak banget. Jujur ya, kalau kalian pencinta surabi pasti bingung mau pilih yang mana. Ada surabi buah, surabi keju, surabi oncom, surabi sosis, dan masih banyak lagi. Harganya berkisar antara Rp5.000-Rp10.000 tergantung toppingnya. Makin banyak topping yang kita pilih, makin mahal harganya. lollol

Nyokap yang tadinya kebingungan langsung mantap memilih dua topping favoritnya, yaitu keju dan stroberi. Sambil menunggu, saya memperhatikan surabi dibuat. Prosesnya butuh waktu yang lumayan lama. Adonan surabi yang merupakan campuran tepung dengan santan ini dituang ke dalam mangkuk tanah liat terus ditutup dan dibiarkan selama lima menit. Sesekali dibuka untuk diperiksa tingkat kematangannya. Kalau udah setengah matang diberi topping sesuai dengan yang kita pesan.

Untuk surabi stroberi sendiri diberi potongan buah-buah stroberi, kalau surabi keju diberi keju parut di atasnya. Rasa surabinya sendiri enak. Agak manis. Dengan tambahan buah terasa manis-manis asam. Sementara kejunya sendiri enak. Makan dua aja udah cukup mengenyangkan.

 

 
 
Date of Visit: Sep 22, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0