OpenRice Index
  
fannywa
This is fannywa . I am a Employee, work in Thamrin. I like to hang out in Sudirman, Thamrin. Chinese, Jepang, Itali, Western are my favorite cuisines. I also love Restaurant, Cafe and Bakmi/Kwetiau, Dim Sum, Sushi, Italian/Pasta/Pizza.
Member 116 First(s)
No. of Review205 Review(s)
編輯推介數目96 Editor's Choice
Recommended6 Recommended
Popularity7058 View(s)
Replies in Forum4 Comment(s)
Upload Photos938 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant28 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲812 Follower(s)
fannywa  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 205 Reviews in Indonesia
Nasi Uduk Kebon Kacang Cry Aug 19, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Betawi | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Abis nonton Harry Potter di EX, karena lagi bosen banget makan di mall, kita mutusin untuk makan Nasi Uduk Kebon Kacang yang tersohor itu.
Interior

Interior

 
Sesuai namanya, letaknya di daerah Kebon Kacang, Tenabang. Dari arah Sudirman-Thamrin, di perempatan Sarinah kita tinggal belok kiri aja ke daerah Wahid Hasyim. Setelah itu ada beberapa gang kecil di sebelah kiri, tinggal tanya aja deh dimana gang masuk ke Nasi Uduk Kebon Kacang tongue Kalo ud nemu, tinggal masuk aja dan cari karena dia ada di sebelah kiri. Biasanya bakalan banyak mobil yang parkir di sekitar situ.

Gw pribadi sebenernya ga gitu suka dengan resto satu ini :

1. Tempatnya ga nyaman karena di pinggiran gang, agak terbuka, dan masih 'seperti' warung, walaupun bentuk yang sekarang ini sudah mengalami kemajuan banget dibanding sebelumnya. Disediakan TV juga sih buat nonton.

2. Gw kurang suka komponen nasi uduknya. Gw lebih prefer nasi uduk yang terdiri dari telur dan perkedel sih, bukan kayak jeroan gini.

Anyway karena sudah diputuskan makan di sini, ya sudah dijalanin.
Interior

Interior

 
Sistem di sini adalah langsung pesen komponen nasi uduknya di kasir. Tinggal tunjuk aja maunya ayam, hati, babat, usus, tahu, atau tempe. Nasi uduknya sendiri disediakan di sebuah nampan di setiap meja, tinggal ambil aja sesuai kebutuhan. Porsi nasi uduknya kecil banget, gw aja makan 3, sementara cowok gw makan 5 porsi.

Nasi Uduk gw komponennya adalah :
Ayam Goreng, Tempe, Babat, Tahu

Ayam Goreng, Tempe, Babat, Tahu

 
Sambel Kacang

Sambel Kacang

 
* Ayam Goreng : Bisa request dada, paha atau sayap. Gw sih biasanya selalu pilih dada karena (jelas) lebih gede tongue Ayamnya lumayan enak sih tapi lagi-lagi sama kayak nasinya, porsinya kecil bener. Sepertinya kalau mau lumayan kenyang harus pesen 2 biji d.
* Tempe - tempenya bacem gitu, agak gelap dan tebel, plus rasanya biasa aja si. Gw lebi suka model tempe goreng tepung.

Nasi uduknya sendiri juga menurut gw biasa aja. Terlalu plain dan ga wangi uduk. Kayak nasi putih biasa aja. Harganya Rp 2,000 per bungkusnya.
Asinan

Asinan

 
Selain itu kita juga cobain asinannya. Lebih kayak rujak gitu sih bentuknya. Warnanya merah dan kuahnya banyak. Rasanya asem manis asin. Lumayan kaya rasa, tapi tetep aja gw ga suka.

Overall dari sisi kebersihan dan kenyamanan, tempat ini sih mungkin kurang recommended ya, apalagi tempatnya agak terbuka dan langsung berbatasan dengan jalanan. Tapi herannya banyak aja lho yang datang. Kebanyakan pada makan pake tangan karena jelas lebih nikmat. Wastafel dan sabunnya cukup bersih kok.

Buat penggemar nasi uduk mungkin tempat ini boleh dicoba sih. Selamat mencoba smile
Aneka Juice

Aneka Juice

 
 
Date of Visit: Jul 30, 2011 

Spending per head: Approximately Rp35000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 2  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Street Foods | Steak & Grills

Penasaran dengan Java Steak yang sempet beberapa kali disebut-sebut orang, suatu malam gw dan cowok gw menuju ke area Pasar Baru untuk mencoba steak yang punya cabang di Kelapa Gading ini. Tempatnya di sisi jalan, masih bertempat di tenda, berbeda dengan saingannya di seberang jalan yang sudah menempati sebuah ruko bagus.
Interior

Interior

 
Gw dan cowok gw adalah pengunjung pertama mereka malam itu. Bahan-bahan makanannya pun masih dipersiapkan. Setelah memilih menu, kami sepakat memilih :

Sirloin Steak Impor - Rp 40,000
Sirloin Steak Impor

Sirloin Steak Impor

 
Tampil dengan kentang goreng dan sayuran standard ala steak, menu satu ini punya appearance yang cukup bagus dengan saus yang menggenang. Sausnya bisa dipilih, saus jamur atau lada hitam. Malam itu untuk semua menu, kami memilih saus jamur. Setelah dicoba, cowok gw bilang rasanya not bad tapi teksturnya ga kayak steak pada umumnya yang tampil 'rapi' berupa bongkahan yang 'kokoh'. Steak yang satu ini setelah dipotong, teksturnya hancur seperti minced meat.

Chicken Steak - Rp 25,000
Chicken Steak

Chicken Steak

 
Menu yang gw pilih ini juga agak mengecewakan, pertama dari sisi tampilan karena tidak ada tepungnya sama sekali alias semuanya tampil dalam bentuk isi ayam. Warnanya agak putih pucat sebagaimana warna daging ayam pada umumnya. Rasanya sebenarnya juga not bad tapi bener-bener kurang berasa steak. Rasanya gw lebih seperti makan ayam goreng biasa dengan aroma saus kecap inggris yang kental. Kentangnya juga kurang garing.

Intinya Java Steak dilihat dari sisi rasa dan tempat agak mengecewakan sih. Para pengamen dan kucing yang lalu lalang gimanapun juga cukup mengganggu kenyamanan makan.
Menu

Menu

 
Selain steak, pilihan lainnya tidak banyak. Palingan ada spaghetti dan burger. Menu mashed potato juga bisa disajikan terpisah sebagai tambahan side dish.

Dari sisi harga yang cukup sama walaupun di sini tidak dikenakan pajak, gw sepertinya lebih akan memilih sang kompetitor yang menjanjikan rasa dan tempat yang lebih baik.
 
Date of Visit: Jul 24, 2011 

Spending per head: Approximately Rp40000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Poor SupSip Cry Jul 28, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Thailand | Food Court

Kembali dengan Urban Kitchen, food court baru di Plaza Indonesia yang menggantikan Foood Kulture, walaupun konsepnya tidak jauh berbeda dan hanya menawarkan harga yang lebih masuk akal, kali ini gw cobain SupSip, stall Thailand Food yang gambarnya lumayan menggoda, menyajikan bervariasi makanan Thailand dalam poster yang besar.

Yang kami pesan malam itu :

Pad Thai - harganya 29,000
Pad Thai

Pad Thai

 
Rasanya menurut gw kurang enak, terlalu asam dan kacangnya agak kasar. Mie-nya juga agak seret. Sungguh lumayan perjuangan ngabisin menu ini.

Nasi Goreng Tom Yam - Rp 30,000
Nasi Goreng Tom Yam

Nasi Goreng Tom Yam

 
Yang ini lebih mengecewakan lagi karena asli rasanya aneh banget. Porsi boleh lumayan gede tapi Tom Yam nya kerasa banget "kimia"nya alias ga alami banget sehingga malah kerasa kayak obat. Nasinya juga lembek. This is definitely not recommended.

Yah overall cukup mengecewakan sih SupSip. Tampilan advertisement boleh menarik tapi rasa ternyata tidak bersahabat.
 
Date of Visit: Jul 03, 2011 

Spending per head: Approximately Rp40000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Seafood | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Restoran berkonsep fish market yang terletak di Pejompongan ini pernah masuk salah satu tayangan televisi lho.. Makanya kita penasaran juga, di area yang notabene bukan daerah deket pantai seperti di Jakarta Utara, apa bener ada resto cum fish market yang beneran seger sesuai namanya : Everfresh??

Everfresh gampang dicari kok walaupun letaknya agak masuk ke dalam. Plang-plangnya cukup jelas. Letaknya di sepanjang jalan Pejompongan di sisi jalan jalur dari arah Permata Hijau ke Karet.
Interior

Interior

 
Pas masuk, kita akan disambut oleh sederetan akuarium berisi aneka ragam makhluk laut hidup mulai dari berbagai jenis ikan, udang, dll. Jangan lupa bau amis khas laut yang bakalan langsung menerpa. Tempatnya sendiri cukup luas dan lega dengan meja-meja panjang berderet rapi.

Para pelanggan bisa langsung mengobservasi 'akuarium' dan mengincar menu pilihan, fresh from the aquarium, yang akan diolah dan disajikan sesuai permintaan kita. Tersedia buku menu untuk beragam pilihan pengolahan makanan. Untuk sayuran seperti kangkung dll pun kita bisa memilih langsung dari rak yang tersedia.

Yang kami pesan malam itu setelah berkeliling-keliling :

Kangkung Balacan Rp8,900
Kangkung Balacan

Kangkung Balacan

 
Ya ampun kangkungnya disajikan dengan batang-batangnya semua, bisa dibilang 75 persen menu ini cuma batang saja. Ga enak banget jadinya makannya deh. Btw kangkung ini organik lho. Bumbu balacannya sendiri juga kurang sedep, malah lebih berasa lada dan bawang putihnya.

Kerang Bambu Bumbu Sechuan Rp86,000
Kerang Bambu Bumbu Sechuan

Kerang Bambu Bumbu Sechuan

 
Kerang Bambunya mungkin enak dan bebas pasir tapi karena dimasak bumbu Sechuan, rasanya jadi agak aneh. Manis dan asam agak ga jelas dan kurang nyambung dengan rasa kerangnya sendiri.

Ikan Gurame Goreng Rp79,500
Ikan Gurame Goreng

Ikan Gurame Goreng

 
Yang ini biasa aja sih, walaupun menurut gw tepungnya sepertinya banyak banget.

Cumi Goreng Tepung Rp91,500

 
Ini mungkin menu terenak malam itu, secara cuminya garing banget dan rasanya juga pas. Porsinya kecil-kecil dan warnanya agak gelap. Intinya kualitas dan rasanya di atas rata-rata deh.

Udang rebus Rp120,000
Udang Rebus

Udang Rebus

 
Udang ini disajikan dengan sambal botolan yang menurut gw kurang nyambung dengan udangnya. Tapi udangnya sendiri enak kok dan porsinya lumayan banyak. Tentu saja harganya dinilai berdasarkan timbangan beratnya juga.

Di resto ini juga ada beberapa rak berisi cemilan dari berbagai daerah, terbungkus rapi dalam plastik-plastik, yang bisa langsung dibuka dan dinikmati on the spot sambil menunggu makanan datang, misalnya keripik pisang

Untuk sisi harga, masuk kategori sedang sampai menengah deh. Maklum karena mereka fresh from the oven semua menunya.

Yah overall walaupun mungkin kualitas menunya fresh dan sebagainya, seperti cara pengolahan makanannya masih perlu ditingkatkan lagi. Good quality di-balance dengan pengolahan yang lezat pasti bakalan bikin pelanggan balik lagi kan? *sesuatu yang mungkin tidak akan saya lakukan tongue
Ikan Bandeng Bakar Rica2

Ikan Bandeng Bakar Rica2

 
Kelapa Manis

Kelapa Manis

 
 
Date of Visit: Jul 10, 2011 

Spending per head: Approximately Rp70000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Sotoria - Amazing Smoked Beef Cry Jul 21, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Betawi | Stand / Kios | Soto/Rawon | Kumpul Keluarga

Kedai Ria

Kedai Ria

 
Sotoria baru gw kenal namanya setelah minggu ketiga gw di perusahaan baru. Letaknya di belakang gedung kantor gw, BNI 46. Menurut temen-temen gw, ini soto paling enak di kompleks gedung ini, yang lumayan bikin gw penasaran dan tidak yakin, terutama karena letaknya yang 'di pinggiran'.
Soto Ayam

Soto Ayam

 
Soto Daging

Soto Daging

 
Nasi Putih

Nasi Putih

 
Setelah cobain, gw tambah yakin bahwa kecurigaan gw akhirnya benar terbukti. Gw pesen Soto Dagingnya, yang walaupun tampangnya lumayan bikin napsu, ternyata mengecewakan. Dagingnya keras banget dan kuah sotonya asli asin banget! Sampai pusing makannya. Gw pesen sotonya plus nasi, dan itu hampir 30 ribu harganya, bener-bener mengejutkan.

Selain Soto Daging ada juga Soto Betawi dan Gado-Gado. Tempatnya bisa di dalam, bisa juga di luar, dan lumayan rame oleh antrian karyawan yang mau lunch sehingga kita harus rela ditongkrongin orang yang pastinya berharap kita cepet-cepet selesai makan hehehe..
Smoked Beef

Smoked Beef

 
Yang bikin gw jatuh cinta di sini adalah risol smoked beefnya. Harganya cuma 3,500an aja tapi sizenya gede banget dan asli rasanya super enak. Mayonaise dan telurnya berasa banget tapi ga bikin eneg dan di dalamnya sudah dibubuhi sambal sehingga ada sensasi-sensasi pedes-pedes manisnya. Believe it or not, gw makan risol itu jam 6.15 sore dan rasanya masih sama enaknya! Luar biasa.. Ga heran temen gw pesen 4 biji.

Nextnya gw ga bakalan makan Soto di sini lagi, tapi of course for the smoked beef, gw akan bela-belain balik!
 
Recommended Dish(es):  Smoked Beef
 
Date of Visit: Jul 08, 2011 

Spending per head: Approximately Rp35000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0