OpenRice Index
  
Leenaa
This is Leenaa . I am a WriterI like to hang out in Sarinah. Sunda, Chinese are my favorite cuisines. I also love Kafe, Restaurant and Siomay / Batagor.
Member 83 First(s)
No. of Review248 Review(s)
編輯推介數目14 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity5239 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos424 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews1 Recommended Review(s)
My Restaurant118 My Restaurant(s)
Follow7 Following
粉絲256 Follower(s)
Leenaa  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 248 Reviews in Indonesia
Warung Saman Review Smile Feb 24, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kumpul Keluarga

Warung Saman ini kami temukan ketika lagi berkelana dalam keadaan lapar. Melihat lihat ke sebelah kiri dan kanan sampai akhirnya menemukan eh ada warung dan terlihat keceh nih dari depan. Yasudah deh kami melipir dan memutuskan untuk makan siang di sini. Dari depan sudah nampak meyakinkan, dengan area pekarangan yang super luas.

Begitu masuk ke dalam, wow, lebih luas lagi! Ada taman bahkan di area belakangnya, dengan air pancuran ke kolam. Jadi kalau mau makan sambil menikmati suasana tenang, bisa di area duduk situ juga. Cuma pas siang itu kan panas membara yah cahaya mataharinya, jadinya kami makan di bagian dalam saja. 

Sistem pesannya kami langsung pilih lauk dan sayur yang diinginkan. Semua pilihan terjajar di etalase, mirip kaya mau makan di Rumah Makan Padang. Setelah memilih, kami dikasih nomor, setiap nomor ternyata artinya adalah harga makanan yang harus dibayarkan belakangan. Untuk satu porsi nasi dengan satu lauk dan satu daging, saya dikenakan bayar seharga 27,000. Lalu untuk minuman beda-beda lagi.

Makan di sini yah terasa seperti makan di rumah makan pada umumnya, dengan masakan ala rumahan juga. Kalau buat yang rindu makanan rumahan, boleh juga nih cobain mampir makan di sini. Sayurnya enak-enak kok, kalau dagingnya pun yah seperti di rumah makan pada umumnya. Oh iya, sambalnya super pedes loh!

 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp40000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant

Gawat banget deh kalau udah nemu tempat ini! Warung Superhero ini letaknya ada di jalan besar, di area parkirnya Libby Plaza, di sini ada tempat karaoke Happy Puppy, dan toko buku, sampai Pizza Hut. Nah, berbekal tenda biru, lokasi ini sebenarnya adalah tempat makan ala ala bu Iis kalau di Jakarta. 

Menu indomienya banyaaakk banget! (Jadi laper)

Tapi ada satu menu yang beuuhh wajib coba. Namanya Nasi Gandul. Basically itu adalah nasi dengan daging sapi dan kuah kaldu lalu ditaburi bawang goreng. Tapi aduh enaknya! Seporsinya 12,000 dan rasanya enak! Makan anget-anget, dagingnya empuk wangi, dan kuahnya pun terasa berbumbu (tapi bukan bumbu indomie) hahaha.

Kalau lagi mau berhemat, makan Nasi Gandul tuh uda paling bener deh. Tetep bergizi kan soalnya ada daging hehe.

 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp35000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Rumah Makan Nyoman Mawa Review Smile Feb 24, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kumpul Keluarga

Alkisah, saya dan teman-teman sekantor ada acara ke pemandian air panas, namanya Toya de Vasya (coba deh tengok-tengok, rekomendasi terbaik kalau mau melepas penat ketika ke Bali). Nah, pas perjalanan ke sini, kami semua udah sepakat untuk makan ikan bakar. Senangnya lagi adalah, rumah makan ikan bakarnya ini ternyata tepat ada di seberang pemandian air panas Toya de Vasya!

Jadi lah kami melipir dan memesan ikan bakar 6 porsi, karena kami berenam. Tempatnya ini hanya rumahan sederhana, dengan meja dan kursi ala kadarnya saja. Taplak mejanya pun terkadang ada noda bekas sambal. Pas kami makan ke sini, ada dua meja lain yang terisi oleh turis asing. Wow, mereka aja makan ikan bakar!

Kami menunggu ikan bakar sangat lama, rasanya 30 sampai 45 menit. Itupun ketika ikannya sampai, bukan 6 porsi, tapi baru 4 porsi. Jadinya 2 orang teman saya harus menahan lapar sedikit lagi. Ternyata karena mereka memang masaknya satu per satu di panggangan arang. Hasilnya emang terasa beda, enak banget! Ada aroma asap di dagingnya tanpa amis sama sekali, bener-bener enak.

Tapi yah gitu, harus sabar nunggunya. 

Nasi panas mengepul disajikan dalam baki bambu. Cocolan sambal matah bisa minta terpisah jika terasa kurang. Ikannya sih sudah dibaluri sambal matah juga. 

*Bahkan ketika menulis ini, air liur saya rasanya terbit, haha!

Di rumah makan ini, mereka juga menjual celana pendek dan handuk. Pas banget buat yang suka lupa bawa baju atau handuk, jadi ketika ke pemandian air panas yah sudah bisa lengkap beli di sini dulu. 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 2  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

The Alleyway Review Smile Feb 24, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal

The Alleyway ini sudah pernah saya sambangi beberapa bulan lalu, dan saya datang lagi karena memang makanannya enak dan harganya terbilang ramah di kantong. Kali itu saya datang bersama teman-teman yang lain, mereka bawa papan mainan Scrabble. Berniat main agak lama di sini, jadinya kami memesan makan berat sekalian deh.

Saya lupa apa nama makanan yang saya pesan, daging ayam dengan salad bikinan The Alleyway. Saladnya super enak sih! Entah mereka bikin sendiri bumbu lumuran saus di saladnya atau gimana, bener bener seger, asam manisnya pas berpadu dengan sayuran segarnya.

Lalu daging ayamnya juga dimasak enak, renyah di bagian luar namun lembut empuk di bagian dalamnya. Seporsi makanan ini kalau tidak salah dibanderol seharga 35,000 rupiah. 

Karena sudah selesai makan berat, namun acara main gamenya masih juga belum usai, jadi lah saya memesan Oreo Layer Cake. Saya sih awalnya tidak menaruh harapan apapun pas memesan cake ini, ternyata tak diduga duga, rasanya enak jugaa! Layer per layernya lembut dan terasa ringan tanpa memberi rasa kemanisan. Ck ck ck, emang ga salah balik ke sini nyobain makanan lainnya. Pelayanannya juga ramah pula, bersahabat walaupun saya suka bikin repot minta tissue, saus, dan lain sebagainya.

Next time masih pengen balik ke sini lagi ah, hahah!

 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp60000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Warung Ibu Oki Review Smile Feb 23, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Stand / Kios | Kumpul Keluarga

Jadi di hari itu, kami ada janjian photoshoot bareng Anastasia Siantar. Dia menginap di Nusa Dua, sedangkan kami jalan dari Denpasar. Kebetulan pas janjian fotonya itu siang menjelang sore sekitar jam 4, itu adalah jam-jam nya kita lapar pengen ngemil gitu kan, haha.

Pas menuju ke Nusa Dua, akhirnya teman saya ngajak mampir dulu di Warung Bu Oki ini, kebetulan searah. Saya awalnya sama sekali belum pernah dengar soal warung ini dan selalu oke oke aja tiap kali mau diajak makan kemana pun.

Begitu sampai, oh ternyata yah warung pada umumnya di Bali. Berbekal nama "warung" eh tapi ramai luar biasa! Bahkan ada satu bis pariwisata yang berhenti dan menurunkan semua tamunya untuk makan di sini lho!

Saya pun akhirnya dipesenin sama temen saya, tanpa liat menu. Saya percaya aja deh sama selera makan temen saya. Seporsi nasi ayam pun tiba, wow! Lumayan banget loh isinya, lengkap dengan sate, sambal, daging suwir besar dan sayur. Seporsinya dibanderol 20,000 kalau saya tidak salah intip di menunya.

Lalu untuk minuman, karena panas terik, jadi lah saya memesan es kelapa muda. Kirain dikasih pakai batok kelapa seperti pada umumnya. Ternyata tidak, mereka sajikan dalam cup plastik, daging kelapanya sudah diserut gerigi. Enak dan seger! Saya sih doyan yah, dan memang di sini bukan tempat makan yang bisa nongkrong lama-lama gitu. Sekelar makan yah capcus aja, karena ngantri lumayan juga, kasian yang pada laper nungguin.

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp45000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0