OpenRice Index
  
Leenaa
This is Leenaa . I am a WriterI like to hang out in Sarinah. Sunda, Chinese are my favorite cuisines. I also love Kafe, Restaurant and Siomay / Batagor.
Member 83 First(s)
No. of Review248 Review(s)
編輯推介數目14 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity5238 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos424 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews1 Recommended Review(s)
My Restaurant118 My Restaurant(s)
Follow7 Following
粉絲256 Follower(s)
Leenaa  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 6 to 10 of 248 Reviews in Indonesia
The Alleyway Review Smile Feb 24, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal

The Alleyway ini sudah pernah saya sambangi beberapa bulan lalu, dan saya datang lagi karena memang makanannya enak dan harganya terbilang ramah di kantong. Kali itu saya datang bersama teman-teman yang lain, mereka bawa papan mainan Scrabble. Berniat main agak lama di sini, jadinya kami memesan makan berat sekalian deh.

Saya lupa apa nama makanan yang saya pesan, daging ayam dengan salad bikinan The Alleyway. Saladnya super enak sih! Entah mereka bikin sendiri bumbu lumuran saus di saladnya atau gimana, bener bener seger, asam manisnya pas berpadu dengan sayuran segarnya.

Lalu daging ayamnya juga dimasak enak, renyah di bagian luar namun lembut empuk di bagian dalamnya. Seporsi makanan ini kalau tidak salah dibanderol seharga 35,000 rupiah. 

Karena sudah selesai makan berat, namun acara main gamenya masih juga belum usai, jadi lah saya memesan Oreo Layer Cake. Saya sih awalnya tidak menaruh harapan apapun pas memesan cake ini, ternyata tak diduga duga, rasanya enak jugaa! Layer per layernya lembut dan terasa ringan tanpa memberi rasa kemanisan. Ck ck ck, emang ga salah balik ke sini nyobain makanan lainnya. Pelayanannya juga ramah pula, bersahabat walaupun saya suka bikin repot minta tissue, saus, dan lain sebagainya.

Next time masih pengen balik ke sini lagi ah, hahah!

 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp60000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Warung Ibu Oki Review Smile Feb 23, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Stand / Kios | Kumpul Keluarga

Jadi di hari itu, kami ada janjian photoshoot bareng Anastasia Siantar. Dia menginap di Nusa Dua, sedangkan kami jalan dari Denpasar. Kebetulan pas janjian fotonya itu siang menjelang sore sekitar jam 4, itu adalah jam-jam nya kita lapar pengen ngemil gitu kan, haha.

Pas menuju ke Nusa Dua, akhirnya teman saya ngajak mampir dulu di Warung Bu Oki ini, kebetulan searah. Saya awalnya sama sekali belum pernah dengar soal warung ini dan selalu oke oke aja tiap kali mau diajak makan kemana pun.

Begitu sampai, oh ternyata yah warung pada umumnya di Bali. Berbekal nama "warung" eh tapi ramai luar biasa! Bahkan ada satu bis pariwisata yang berhenti dan menurunkan semua tamunya untuk makan di sini lho!

Saya pun akhirnya dipesenin sama temen saya, tanpa liat menu. Saya percaya aja deh sama selera makan temen saya. Seporsi nasi ayam pun tiba, wow! Lumayan banget loh isinya, lengkap dengan sate, sambal, daging suwir besar dan sayur. Seporsinya dibanderol 20,000 kalau saya tidak salah intip di menunya.

Lalu untuk minuman, karena panas terik, jadi lah saya memesan es kelapa muda. Kirain dikasih pakai batok kelapa seperti pada umumnya. Ternyata tidak, mereka sajikan dalam cup plastik, daging kelapanya sudah diserut gerigi. Enak dan seger! Saya sih doyan yah, dan memang di sini bukan tempat makan yang bisa nongkrong lama-lama gitu. Sekelar makan yah capcus aja, karena ngantri lumayan juga, kasian yang pada laper nungguin.

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp45000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Gaya Gelato Review Smile Feb 23, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Es Krim/Yogurt | Halal

Waktu masih awal-awal menjelajah Ubud, berbagai tempat kuliner di Ubud saya singgahi. Nah, salah satu yang masuk rekomendasi dari teman-teman di sini adalah Gaya Gelato. Jadi saya mencoba Gaya Gelato jauh lebih dulu sebelum mencoba Gusto Gelato yang di Seminyak. Nanti saya bandingkan yah keduanya.

Secara tempat, dari depan, si Gaya Gelato ini memiliki pekarangan yang super luas! Saking luasnya, kadang bisa ga ngeh kalau kita udah kelewatan ngeliat lokasi Gaya Gelato, karena papan namanya sudah mirip warna lumut dan ketutup dedaunan. Luas banget sih pekarangannya, ada kursi dan meja-meja dari batu kokoh di depan pintu masuk.

Begitu masuk ke dalam, uwow, terasa seperti butik! Mungil sih memang, tapi bersih dan semua tertata rapi! Mulai dari pilihan gelatonya, semua ditutup dengan baik, ketika kita minta coba, dikasih satu sendok kecil. Saya pun tergiur untuk cokelat dan pistachio nya. 

Ada dua jenis gelato yang bisa dipesan, mau pakai cup atau cone. Saya memesan dengan cup, sementara teman saya memesan dengan cone. Harganya sedikit lebih murah yang cone, karena hanya bisa satu scoop (satu rasa). Sedangkan yang di cup bisa dua rasa (dua scoop).

Gelatonya lembut, dan enggak kemanisan. Nah, setelah saya mencoba yang Gusto, di Gusto itu lebih kemanisan kalau menurut saya yah. Porsinya juga lebih banyak di Gusto, tapi gimana dong kalau kemanisan? Hehe! Jadi balik lagi ke selera masing2.

 

 

 

 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp30000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Okiro Bar Smile Feb 23, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant

Okirobox, pasti udah terdengar biasa di kalangan penikmat jajanan. Nah, kali itu mendadak temen saya ngajak meeting dengan sang owner dari Okirobox. Ternyata, mereka mau bikin cabang gede di mall dengan konsep berbeda, yaitu cafe. Saya sih langsung wow! Pasti bakalan seru! Dan hanya dalam kurun waktu 2 bulan, akhirnya gaung Okirobar mulai terdengar. 

Berbagai rencana yang ingin direalisasikan ternyata benar-benar ter-realisasi. Kala itu, saya masih di Bali saat pembukaannya, akhirnya ketika balik ke Jakarta baru lah saya dan teman saya mengunjungi Okiro Bar. 

Satu hal yang membuat saya tercengang adalah, mereka memberikan minum secara free refill. Jadi saya hanya order milk chocolate satu kali, sisanya saya bisa tuang nambah sendiri di salah satu sisi meja, hahaha, luar biasa! Coba saya bawa tumblr, saya tuang aja buat refill terus.

Menu yang kami pesan kali itu adalah spesialisasi nya Okiro, si Takoyaki, kami pesan dua jenis. Satu yang seafood dengan isi squid dan lain-lain. Satu lagi yang chicken.

Dua dua nya enaaakkk. Cuma somehow, bikin kami kekenyangan. Yah, karena porsinya emang gede juga sih yah, dan bumbunya terasa melimpah.

Luar biasa deh Okiro Bar, super generous! 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Por Que No Review OK Feb 23, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Eropa | Restaurant | Hang Out

Por Que No, saya datang kesini tepat 2 hari sebelum mereka opening, karena mau diulas ke dalam artikel. Waktu saya tanya, Por Que No itu artinya apa, ternyata artinya adalah "Why Not?" yang kemudian saya temukan maksudnya ketika melihat menu menu makanannya. Tapi itu nanti yah saya bahas, hehe.

Tempatnya ini lumayan tricky lho, karena berada di lantai teratas sebuah gedung yang tidak diketahui. Dari depan atau dari kejauhan sih sulit ditemukan. Tapi begitu nyampe di atas, wow tempatnya asyik. Bagian outdoor katanya akan dijadikan tempat buat live band. Dekornya sih asyik yah. Saya udah kebayang sih kalau lagi ramai atau kalau ada party, bakalan kayak apa suasananya. 

Nah, mengulas menu, jadi di Por Que No ini lumayan unik2 menunya. Ada nasi mexico yang berwarna hitam karena terbuat dari squid ink. Ada banyak deh menu yang 'nyeleneh' tapi asyik buat dicoba. Dari cara penyajiannya juga menarik.

Seperti ini dia yang saya sempat foto pakai hp, ini adalah sup. Tapi lihat kan bagaimana disajikannya? Dengan tabung kimia kecil yang ala ala percobaan zat. Lumayan seru pas cobain, langsung tenggak aja sedikit sedikit. Rasanya sih saya rada lupa, enak enak aja, tapi cukup sekali coba saja. 

Untuk kisaran harganya juga termasuk ke dalam area middle up. Yah, kalau buat nongkrong-nongkrong lucu sesekali sih boleh juga.

 

 

 
 
Spending per head: Approximately Rp150000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0