OpenRice Index
  
Leenaa
This is Leenaa . I am a WriterI like to hang out in Sarinah. Sunda, Chinese are my favorite cuisines. I also love Kafe, Restaurant and Siomay / Batagor.
Member 83 First(s)
No. of Review248 Review(s)
編輯推介數目14 Editor's Choice
Recommended14 Recommended
Popularity5236 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos424 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews1 Recommended Review(s)
My Restaurant118 My Restaurant(s)
Follow7 Following
粉絲256 Follower(s)
Leenaa  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 21 to 25 of 248 Reviews in Indonesia
Pork Knuckle Rp150,000 Here! Smile Feb 03, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Lounge/Bar | Kencan / Berpasangan | Live Music | Pesta

Tempat ini ternyata hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari rumah saya, tapi biasanya tidak terlalu mencolok karena lokasinya yang agak masuk ke dalam. Dan dari depan hanya ada sebuah papan nama, itupun terlihat agak usang, jadi sebenarnya wajar saja kalau tidak terdeteksi. Saya dan roommate saya mencoba tempat ini saat acara Christmas lunch pada Desember tahun lalu. Ada 6 orang yang bermaksud untuk mengisi hari Natal dengan makan-makan seru. Datanglah saya ke sini tanpa ekspektasi apapun. 

Ketika mendengar namanya sebagai "pub and restaurant" maka di bayangan saya, yah mungkin ada bar nya. Begitu saya masuk ke dalam, wow, benar saja, ada bar, ada meja billiard, ada televisi yang menayangkan iklan-iklan berbayar. Saya belum terlalu terkagum-kagum karena lightingnya agak gloomy, dengan sebuah pohon Natal di pojokan. Namun begitu melihat semua meja sudah penuh terisi dengan mayoritas pengunjungnya adalah turis internasional, wah, saya langsung berpikir ulang, tempat ini pasti enak makanannya? 

Ketika disuguhkan menu, kami semua langsung tertegun dengan harganya. 250gram pork knuckle diberi harga 150,000! Langsung saja kami semua teringat dengan Paulaner Brahaus yang berlokasi di Jakarta, harganya selangit dengan porsi ala kadarnya saja. WOW! Dua orang teman saya langsung memesan Pork Knuckle tanpa ragu. Kami juga memesan menu khusus Christmas, yaitu Roasted Turkey, itupun seharga seratus ribuan. What?

Sementara saya memilih Chicken Cordon Bleu, karena saya menginginkan keju! Haha! Dan menu pesanan saya seharga 80,000 (yang kemudian tiba dengan ukuran besar, lengkap dengan dressing salad, dan mashed potato banyak!). 

Pelayanan di sini, semuanya adalah wanita, dan memang cukup makan waktu sih nunggu makanan dihidangkan. Entah mungkin karena semua meja sedang penuh yah, jadinya antrian di dapur pasti hectic. Tapi semua waitress nya ramah dan asyik diajak becanda. Bahkan kalau ditanya makanannya kemana, mereka menjawab dengan sabar sambil tersenyum baik. 

Overall, no complain at all. Bahkan saya takjub sih, makanannya enak! Porsinya besar dan dimasak dengan 'sempurna' tanpa ada keluhan sama sekali dari semua teman saya. Luar biasa deh! Kalau ke Bali, dan ingin makan enak tanpa menguras isi dompet, Arena lah tempatnya!

 

 

 

 

 
 
Recommended Dish(es):  Pork Knuckle and Roasted Turkey
 
Spending per head: Approximately Rp160000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Naughty Nuri's pork ribs in Ubud Smile Jan 08, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Steak & Grills | Pork/Babi Guling | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Asiknya jadi penulis review adalah ketika berkelana bersantap kuliner dan ternyata makanannya super enak! Itu menjadi kebetulan yang cukup menyenangkan ketika bertemu tanpa sengaja dengan tempat yang asik, klasik, dan makanannya enak. It happened when I went to Ubud. Menemukan Naughty Nuri's! 

Lokasi: Ada di jalan besar Ubud kok, dan sebenarnya mereka sudah ada dua cabang lho. Letaknya juga berdekatan, Cuma tetap saja yang paling pertamanya yang paling ramai, karena sudah lebih dari dua dekade. Begitu melewati jalan ini, bisa terlihat kepulan asap dari panggangan mereka yang memang beroperasi di bagian depan rumah makan.

Dekorasi di dalam Naughty Nuri's ini memang sangat klasik, semua bangunan terbuat dari kayu jati dengan atap yang masih kokoh juga. Banyak poster dan potongan kliping tentang owner yang tertempel di dinding. 

Pesanan saya adalah Spare Ribs (120,000) dan Mashed Potato (30,000). Begitu makanan tersebut disajikan, saya cukup terperangah, ukurannya super besar!

 

 

 

 

 

 
Secara rasa, saya sih sukaaaaa banget! Cuma agak kerepotan mengirisnya dari tulangnya. Dan teman saya bilang, di Seminyak ada yang lebih enak, dengan daging lebih tebal dan lebih empuk, jadi penasaran. 

Yang saya suka juga yaitu Mashed Potatonya, lembuttt! Dan porsinya banyak banget, untuk harga 30,000 dengan semangkuk penuh sih wow banget! 

Oh iya, disini juga pekerjanya semua wanita, hebat euy!
 
Spending per head: Approximately Rp150000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Revolver, Best Coffee in Bali? Smile Jan 08, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Kencan / Berpasangan | Hang Out


Seorang teman dari jaman SD yang sudah pindah warga negara jadi Australian sempat berkunjung ke Bali untuk holiday. Dia pun sudah memiliki susunan lengkap untuk tempat kuliner apa saja yang ingin dikunjungi, berbekal dari situs review di negaranya. Revolver, ternyata masuk sebagai Best Coffee Shop in Bali, katanya. Akhirnya kami pun menuju ke sana, karena saya pun belum pernah ke sana, huhu.

Lokasi: Tak jauh dari Seminyak Square, ada sebuah gang kecil dan di situlah terselip Revolver. Dari depan, sama sekali tidak bisa melihat atau mengintip seperti apa dalamnya, karena semua ditembok beton. Namun begitu masuk ke dalam, WOW! Tempatnya sangat comfort! Nuansanya berbeda dari coffee2 shop lain yang pernah saya kunjungi. Nyaman, terasa menenangkan, pilihan musiknya pun asyik2 dan tak pasaran.

 

 

 

 
Sebagai tempat ngopi terbaik, tentu saja teman saya memesan kopi. Saya sih tidak bisa minum kopi, karena bisa langsung pup, namun akhirnya memesan juga segelas kecil mocha.

 

 

 

 
Kami memesan Iced Chocolate dan Sliced Lemon Cake juga. 

Iced chocolatenya seharga 30,000 namun disajikan dalam gelas besar dengan dua scoop ice cream vanilla lembut dan ada bubuk cokelat manis di tengahnya, duh enaknyo!

Sliced lemon cakenya juga lembut dengan bagian atasnya ditaburi remah-remah buah lemon. Segerrr!

Mocha datang dengan porsi gelas kopi kecil yang kini sangat kekinian, padahal gelas model ini sudah menjadi gelas andalan di jaman nenek saya lho, hehe. Digambar dengan latte art yang cantik, mocha nya tidak terlalu manis dan terasa pas.

Kami menghabiskan waktu lumayan lama di Revolver, menikmati suasananya yang enak banget untuk baca buku. Area duduknya terbagi menjadi 4 bagian, dan ada 1 bagian untuk smoking area juga. Mereka juga menjual bijih kopi, 100,000 per kantong besar. Lumayan bisa dibeli untuk oleh-oleh. 

Tips: Kalau ke sini, pastikan untuk mampir ke toiletnya! Biasanya, coffee shop agak kurang perduli dengan toilet. Tapi Revolver nih luar biasa deh memperhatikan toiletnya, keceh banget!
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Itali | Pizza & Pasta

Umah Pizza, wah ini harus banget deh jadi tempat tujuan kalau kamu mencari pizza yang enak dengan harga terjangkau. Lokasinya berada di Ubud, tak terlalu jauh dari Pasar ubud, ada jalan kecil mendaki ke atas dan di sana lah, untuk parkir mobil pun sudah disediakan tempatnya. Begitu saya masuk, tempat ini sudah ramai, dan semua meja penuh. Untunglah ada tamu yang baru selesai makan, jadi saya bisa menempati meja tersebut.

 

 
Saya melihat menunya dan terkesima, wow, harga per loyangnya 25,000 rupiah lho! Dan itu sudah termasuk keju dan ham! Sungguh deh, ga akan menemukan tempat seperti ini di Jakarta. 

Kami pun akhirnya memesan dua jenis pizza, terasa agak lapar karena baru pulang dari Sari Organik dengan makanan yang tidak memuaskan. 

 

 

 

 
Salah satu pizzanya menjadi favorit saya karena ada ham dan keju mozarella nya so melted! Begitu diangkat saja, langsung terlihat seberapa melt si keju tersebut. Dengan adonan dough nya yang tipis namun tidak langsung retak ketika dibengkokkan, wah, enak!

Pizza kedua, dengan salmon, saya kurang begitu menyukainya, tapi enak sih sebenernya buat orang yang doyan ikan, not too salty. 

Mereka juga memiliki pizza dessert yang bertopping cokelat dan lainnya, duh super menggiurkan! Namun karena saat itu akhirnya kami merasa kenyang, jadi nya mengurungkan niat untuk beli dessert. 

Begitu saya ke toilet, yang ada di posisi belakang, saya melihat tungku tempat panggangan pizzanya, wow! Dan ternyata di sisi belakang ada meja kosong lagi karena bentuk tempat ini menyerupai huruf L. 
 
Spending per head: Approximately Rp50000

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga | Pemandangan Pegunungan

Kali itu, saya masih menikmati suasana Bali dalam musim liburan tahun baru dan akhirnya menyempatkan diri untuk mencoba Sari Organik. Dulu sudah pernah ke Pomegranate (sedikit di bawahnya Sari Organik), dan karena kali ini penasaran akan seindah apa pemandangan dari atas sawah Ubud yang lebih tinggi lagi, jadi lah kami tetap serajin mungkin naik ke atas. 

Lokasi: Memang agak sedikit tricky untuk bisa menemukan Sari Organik. Karena jarang ada papan petunjuk, dan lokasinya harus sedikit menjorok turun ke bawah. Setelah menemukan batu besar yang dipahat sebagai penanda pintu masuknya, baru lah kami turun sembari melihat beberapa tanaman organik yang ditanam di lahan mereka. 

 
Begitu sampai di dalam Sari Organik, kami langsung terkesima dengan pemandangan yang muncul. Walaupun saat itu baru pukul setengah 6 sore, langitnya masih cerah dengan rintik hujan yang mulai jatuh perlahan. Sunset di Bali memang biasanya baru kelihatan pada setengah 7 malam. Jadi masih ada banyak waktu, akhirnya kami memesan makanan.

Saking lapernya, saya memesan Nasi Goreng (dengan harapan, setidaknya si nasi goreng akan terasa mirip dengan nasi goreng tek tek pada umumnya). Lalu teman saya memesan Kopi Bali, Guacamole dan French Fries. 

 

 

 

 
Guacamole: bukan selera saya sih, tapi menurut teman saya cukup enak.
Nasi Goreng (50,000): jauh dari kata enak kalau menurut saya, nasi terlalu lembek dan tidak ada rasa.
Kopi Bali (10,000): entah bagaimana mendeskripsikannya, namun hambar dan terasa seperti kopi instan, entahlah.
French fries: Dari semua makanan, pesanan yang ini paling masuk di akal rasanya. Dan yang membuat saya suka, karena disajikan juga dengan ubi goreng, jadi lumayan variasi.

Kesimpulannya: Bagi saya, Sari Organik hanyalah tempat untuk melihat dan menikmati pemandangan, bukan untuk menikmati makanan. Padahal tempatnya sangat sangat sangat sangat indah dan enak luar biasa.

 

 

 

 
 
Date of Visit: Jan 03, 2016 

Spending per head: Approximately Rp70000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0