OpenRice Index
  
JBrightnessa
This is JBrightnessa living in Mampang. I am a Digital Product, work in Pancoran. I like to hang out in Kebayoran Lama, Kemang, Pondok Indah. Bali, Jepang, Itali, Java are my favorite cuisines. I also love Kafe, Food Court, Street Foods and Pizza & Pasta, Bakmi/Kwetiau, Sushi, Steik.
Member 33 First(s)
No. of Review105 Review(s)
編輯推介數目51 Editor's Choice
Recommended25 Recommended
Popularity5432 View(s)
Replies in Forum2 Comment(s)
Upload Photos302 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant1 My Restaurant(s)
Follow4 Following
粉絲189 Follower(s)
JBrightnessa  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 105 Reviews in Indonesia
Soto Seger Mbok Giyem Smile Feb 06, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Soto/Rawon | Kumpul Keluarga

Travelling dan kuliner adalah 2 kegiatan yang paling saya sukai. Beberapa bulan lalu, saya dan Mr. R berkesempatan mengunjungi kota Solo untuk menghadiri upacara pernikahan seorang relasi. Selama berada di Solo saya, Mr. R dan beberapa orang teman seperjalanan tentu saja tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjajal kuliner khas kota berjulukan The Heart of Central Java ini.
Hari pertama tiba di Kota Solo, kami menyambangi sebuah kedai soto yang terkenal di Jalan Bhayangkara Surakarta. Kedai soto dengan spanduk merah bertuliskan Soto Seger Mbok Giyem ini dari luar terlihat biasa saja namun keramaian pembelinya terlihat tidak biasa. Kedai berbentuk lot sederhana tanpa pendingin ruangan dengan kursi-kursi panjang serta meja panjang yang menyajikan aneka gorengan di atasnya terlihat berjejalan dengan pembeli siang itu, membuat saya penasaran dengan keistimewaan yang ditawarkan di dalam semangkuk soto yang menjadi menu andalan di kedai. Para waitress nya hilir mudik membawakan pesanan dengan cekatan. Kami pun tidak perlu menunggu lama untuk dapat menikmati semangkuk Soto Sapi yang kami pesan.
chopstick Soto Sapi Rp 6.000,-

 

Soto nya sederhana disajikan bercampur nasi dalam sebuah mangkok kecil. Isian dalamnya ada taoge, daun bawang, potongan daging sapi, tomat yang ditaburi bawang goreng sebelum akhirnya diguyur kuah soto yang terbuat dari kaldu sapi. Saat disajikan, kuah soto ini terlihat panas mengepul bening harum mengundang untuk segera disantap. Saat disuap, rasanya segar dan sangat gurih, mulus meluncur masuk di kerongkongan, menciptakan after taste yang segar di lidah. Porsinya yang terlihat unyil entah kenapa rasanya cukup bagi saya. Dalam hitungan menit saja, soto ini langsung habis tandas tanpa sisa!
chopstick Sate Rempelo Ati @ Rp 5.000,-

 

Teman menyantap Soto Sapi yang paling cucok adalah sate rempelo ati yang disediakan di tiap meja ini. 1 tusuk terdiri dari sekitar 10 potongan hati ampela yang dibalut telur saat digoreng, mengingatkan saya kepada jajanan anak SD yang suka dijajakan di pinggir jalan. Walaupun minyaknya terlalu banyak, tapi (setelah saya tiriskan menggunakan tissue) rasa nya enaaaakk, menggabungkan sate ini sebagai teman makan soto rasanya menambah sedap makan siang saya.
Selain Sate Rempelo Ati, di atas setiap meja juga disediakan; Sate Paru, Sate Telur Puyuh, Telur Asin, Bakwan Goreng, Gendar serta Sate Usus yang harga satuannya berkisar antara Rp 1.000,- sampai Rp 5.000,-. sebagai teman makan, kami juga memesan segelas Teh Tawar Hangat seharga Rp 1.000,- makan siang yang sangat irit!
Soto Seger Mbok Giyem menjadi start line yang lumayan berkesan untuk membuka petualangan kuliner di Solo. Harga yang murah serta rasa yang “Indonesia banget” karena berbumbu serta disajikan panas dengan sambel yang cihuy rupanya menjadi rahasia kedai soto ini dalam menarik pelanggan setiap harinya.
 
Recommended Dish(es):  Soto Sapi,Sate Ati Ampela
 
Table Wait Time: 5 minute(s)


Date of Visit: Nov 01, 2013 

Spending per head: Approximately Rp20000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Nasi Babi Guling Special Bu Oka Smile May 10, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Restaurant | Pork/Babi Guling | Kumpul Keluarga

Bagi para Babivora seperti saya atau Mr. R, apalah artinya pergi ke Bali tanpa makan Babi Guling atau yang terkenal juga dengan istilah londo “Suckling Pig“. Karena nya saat menyambangi daerah Ubud, saya dan Mr. R mampir ke Warung Babi Guling paling terkenal di Bali, Warung Babi Guling Bu Oka.

Warung Babi Guling Bu Oka yang kami datangi merupakan cabang terbaru nya di Ubud, karena berdasarkan pengalaman driver kami di Bali, warung asli nya terletak di dekat pasar sehingga sulit diakses menggunakan mobil serta tidak tersedia area parkir yang memadai. Sementara cabang Ubud yang baru ini memiliki area yang lebih lapang bergaya terbuka dengan ornamen-ornamen khas Bali serta plang “Babi Guling Bu Oka” yang khas. Kami sampai cukup pagi, sekitar pukul 11 dan para karyawan sedang bersiap-siap membuka tempat makan. walau begitu, mereka tetap sigap menyiapkan pesanan kami.

chopstick Nasi Babi Guling Special Rp 30.000,-

 
Nasi Babi Guling disajikan panas-panas dalam piring rotan beralas kertas nasi. Setangkup nasi putih hangat hadir bersama potongan daging babi yang dimasak dengan mengganti isi perutnya menggunakan bumbu-bumbu serta dipanggang sambil diguling-guling. Selain itu, sayur lawar khas Bali, potongan kulit babi yang renyah, darah babi yang digoreng kering seperti sosis, beberapa potong daging babi goreng serta sambal dan guyuran kuah yang dibuat dari aneka bumbu rempah khas Bali melengkapi menu makan siang kami yang ciamik ini. Daging babi guling nya enak dan lembut, bumbunya meresap, sedap disuap bersama nasi putih hangat dan sayur lawar. Kulitnya terlalu keras untuk saya, rasanya seperti memakan pecahan beling hehe…daging babi gorengnya juga enak, garing dan gurih di mulut. Menu ini rasanya komplit menghadirkan perpaduan aneka tekstur dan rasa dalam satu waktu sekaligus! Tetapi entah kenapa, saya pribadi lebih menyukai Nasi Babi Guling pinggir jalan yang pernah saya makan sebelumnya di daerah Kerobokan menurut saya rasanya lebih authentic dan penggunaan bumbu-bumbu rempahnya lebih cihuy, padahal harganya lebih murah. Mungkin karena Nasi Babi Guling Bu Oka rasanya sudah disesuaikan dengan lidah wisatawan asing sehingga bumbunya agak kurang greget di lidah Indonesia.

Untuk minumnya, saya memesan Teh Manis Hangat seharga Rp 5.000,- per gelas sementara Mr. R memesan Jeruk Murni seharga Rp 20.000,- per gelas. Walaupun rasanya masih kurang berkesan dibandingkan Nasi Babi Guling pinggir jalan di daerah Kerobokan, tapi pengalaman makan babi guling selalu menarik untuk saya, karena beda tempat makan biasanya beda komposisi pelengkap yang digunakan.
 
Recommended Dish(es):  Nasi Babi Guling Special
 
Date of Visit: Aug 16, 2012 

Spending per head: Approximately Rp50000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Restaurant | Kumpul Keluarga

Hari kedua di Bali saya manfaatkan untuk mengunjungi pantai dan tempat wisata di daerah Bali Selatan. Setelah puas bermain air di Pantai Nammos, saya dan Mr. R yang kelaparan segera mencari tempat isi energi dan pilihan siang itu jatuh pada Warung Nasi Ayam Bu Oki yang direkomendasikan oleh kakak saya. Letaknya di tepi jalan raya menuju Uluwatu, tidak jauh dari Supermarket Nirmala dan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. Tepatnya di seberang Mini Market Pandawa/Jenggala Keramik yang di Jalan Uluwatu 2 (belok kanan ke arah McD di By Pass perempatan Nusa Dua Jimbaran)

Tempat makannya berukuran kecil tapi cukup mudah ditemukan karena ada spanduk besar bertuliskan “Nasi Ayam Bu Oki” di bagian luar warung. Suasana bagian dalamnya juga sederhana, hanya warung makan biasa tanpa mesin pendingin ruangan. Menu yang ditawarkan pun hanya 1 jenis: Nasi Campur Ayam Betutu.

chopstick Nasi Campur Ayam Betutu Rp 15.000,-

 
Nasi Campur Ayam Betutu di tempat ini terdiri dari pilihan pedas dan tidak pedas. Sebenarnya saya ingin memesan Nasi Campur yang pedas, tapi berhubung tenggorokan sedang sedikit bermasalah, saya terpaksa mengurungkan niat tersebut. Nasi campur yang ditawarkan disini terdiri dari nasi putih yang ditemani beberapa pelengkap, yaitu: daging ayam betutu yang disuwir-suwir, sepotong ayam goreng, sayur lawar (sayur tradisional Bali yang terbuat dari campuran sayur-sayuran dan daging cincang yang dibumbui seperti sayur urap), sate lilit, sepotong telur pindang, sambal matah dan kacang goreng khas Bali yang enak dan gurih.

Karena namanya Nasi Campur sudah pasti makannya harus dicampur agar rasanya lebih nikmat. Saat campuran nasi dan lauk-lauk serta sambal dan sayur ini disendokan ke dalam mulut, yummmm….rasanya sangat khas Bali. Daging ayam betutu yang lembut memiliki bumbu yang enak, berpadu seru dengan sensasi krenyes-krenyes dari kacang, sambal matah dan sayur lawar. Enak. Pasti lebih enak lagi kalau pedas hehehe…

Untuk minumnya, kami memesan Teh Manis Hangat seharga Rp 2.000,- per gelas. Cucok untuk menghilangkan dahaga dan sedikit rasa pedas yang menempel di langit-langit mulut.

walaupun sederhana tempatnya, ternyata warung makan ini sudah cukup terkenal. Bisa dijadikan alternatif tempat makan jika Anda sedang melakukan perjalanan ke arah Uluwatu. Jangan lupa pesan yang pedas yaa..
 
Recommended Dish(es):  Nasi Campur Ayam Betutu
 
Date of Visit: Aug 15, 2012 

Spending per head: Approximately Rp30000

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Restaurant | Kumpul Keluarga

Saat sedang tidak enak badan khususnya sedang flu, bubur memang selalu menjadi pilihan paling pas. Begitu pun saat hari kedua di Bali, saya yang sedang flu sarapan pagi di Warung Bubur Hongkong paling ternama di Bali, Warung Laota. warung ini terletak di Jalan Raya Kuta, tidak jauh dari Pusat Oleh-Oleh Krishna serta satu lajur dengan Rumah Makan Plengkung.

Suasana Warung Laota menyerupai rumah makan Cina dengan kursi dan meja kayu serta konsep open kitchen di bagian depan warung. Warung yang buka 24 jam ini memiliki menu andalan aneka Bubur ala Hongkong serta seafood.

chopstick Bubur Seafood (Bubur Pelangi) Rp 30.000,-

 
Begitu buku menu diberikan, tanpa basa basi saya langsung memesan menu yang menjadi andalan di Warung ini yaitu Bubur Pelangi. Jangan bayangkan bubur yang diberi pewarna makanan warna warni seperti cake yang sedang booming. Bubur ini dinamakan demikian karena isiannya memang terdiri dari bermacam-macam hasil laut seperti pelangi, yaitu daging ikan, udang, kepiting, cumi dan telur pitan (telur ayam atau itik yang diawetkan di dalam campuran lempung, abu, garam, lime dan sekam padi selama beberapa minggu atau sampai beberapa bulan hingga telur berubah warna menjadi hitam kecokelatan) Rasa bubur ini enaaaaaaaaaaaaaaak! Tidak amis sama sekali dengan rasa gurih yang pas serta tekstur yang tidak terlalu cair dan tidak terlalu kental. Daging kepiting dan ikan nya juga generous. Satu porsi Bubur Pelangi dapat dinikmati oleh 2 orang karena porsinya yang besar.

chopstick Cakoe @Rp 5.000,-

 
Cakoe disini disajikan dalam keadaan terpotong-potong. Saus cocolannya beda dengan cakoe yang sering kita temui di pinggir jalan jakarta. Terbuat dari saus asin yang diberi parutan jahe, serai serta potongan cabai rawit rasanya asin-asin pedas. Saat sudah dipotong-potong Cakoe nya jadi banyak. Padahal kami hanya memesan 2 buah. Mungkin karena ukurannya yang besar-besar.

chopstick Chinnese Tea (Oolong Tea) Rp 13.000,-

 
Di tempat ini bila Anda memesan Chinnese Tea, dengan harga hanya Rp 13.000,- poci teh Anda dapat direffil berkali-kali dan 1 porsi teh boleh dinikmati bersama-sama. Teh nya hangat dan harum. Nikmat di tenggorokan.

Warung Laota dengan kesederhanaan tempat dan kelezatan masakannya langsung membius saya di kunjungan yang pertama. Rasa buburnya nagih, harus dicoba.
 
Recommended Dish(es):  Bubur Seafood (Bubur Pelangi)
 
Date of Visit: Aug 14, 2012 

Spending per head: Approximately Rp50000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Sunset Cantik di Rock Bar OK Aug 16, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Lounge/Bar | Wine | Pesta | Pemandangan Laut | Hang Out

Minggu lalu, saya dan Mr. R berkesempatan berlibur ke Bali, tahun ini pun tidak mau kalah dari tahun sebelumnya saya sudah bertekad untuk berwisata kuliner di Pulau Dewata. Saking niatnya, sebelum berangkat saya sudah mengumpulkan list tempat makan untuk dicoba beserta alamatnya.

Karena kami tiba cukup siang di Bali, tempat pertama yang kami datangi adalah salah satu bar yang sedang hype untuk melihat pemandangan matahari tenggelam (sunset). Tempat itu adalah Rock Bar, yang berada di dalam kawasan Ayana Resort and SPA. Tempat ini dapat dicapai dengan melajukan kendaraan dari arah Kuta atau Legian ke arah Uluwatu, di daerah Jimbaran arahkan saja kendaraan untuk masuk ke Four Season Resort dan ikuti terus jalan di dalam resort itu hingga berujung di Ayana Resort and SPA.

Yang membuat tempat ini unik untuk didatangi adalah letaknya yang berada di karang terjal setinggi 14 meter. Bar tanpa atap ini menghadap langsung ke ufuk barat dan lautan lepas sehingga menjadi tempat yang sangat pas untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Apalagi saat kami kesana, cuacanya sedang cerah jadi pemandangan sunset nya cantik sekali.

Untuk tiba di tempat ini, pengunjung perlu menuruni tebing menggunakan cable car gratis yang hanya dapat mengangkut 6-8 orang sekali jalan. Setibanya di bar, kita dapat memilih tempat duduk yang kita mau dengan syarat sederhana: one drink per person. Tapi jika ingin duduk di bagian depan dengan sofa, pengunjung diharuskan order hingga Rp 600.000,- Saat sudah memilih tempat duduk, pengunjung akan disuguhi handuk dingin beraroma rempah SPA untuk menyeka keringat, juga payung untuk menangkal sinar matahari yang masih cukup kuat sebelum sunset. Sepiring kecil Keripik Singkong berbumbu juga disajikan tidak lama setelah pengunjung melakukan order. Dari segi pelayanan yang menyenangkan, saya langsung menyukai tempat ini.

 
Karena berkonsep bar, menu yang dihadirkan disini adalah menu-menu ringan yang asyik untuk cemal cemil. Aneka minuman dingin baik yang beralkohol atau non-alkohol juga disediakan disini.

chopstick Mix Fries Rp 50.000,-

 
Mix Fries berupa Potato Wedges, Curly Fries dan Pita Breads dengan cocolan Hummus, Curry Mayonnaise dan Tomato Sauce. Hummus adalah saus celup dari Arab yang terbuat dari buncis rebus yang ditumbuk lalu dicampur dengan tahini, minyak zaitun, jus lemon, garam dan bawang putih. Saya pribadi paling suka Hummus yang dicampur dengan saus tomat. Asam-asam enak dengan aroma bawang putih. Curly fries nya biasa saja, Potato Wedgesnya gendut-gendut sementara Pita Breads nya enak banget! Renyah tapi lembut dan tidak terlalu garing.

chopstick Strawberry Vannila Tea Rp 75.000,-

 
Teh yang satu ini hampir tidak terasa seperti teh. Lebih menyerupai selai strawberry yang dicairkan tapi memiliki manis yang pas. Enak diminum dingin-dingin.

chopstick Cranberry Ginger Tea Rp 75.000,-

 
Sama seperti Strawberry Vanilla Tea, minuman dingin ini juga tidak ada jejak teh nya sama sekali. Rasanya dingin segar dengan aroma jahe yang lembut karena di mix dengan manisnya sari buah cranberry

Untuk Anda yang senang membeli suasana, Rock Bar bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Cantiknya pemandangan sunset yang terhampar di depan mata sungguh menyenangkan untuk dilihat. Tapi kalau dari segi makanan dan harga, menurut saya pribadi sih terlalu pricey dan tidak bikin ingin kembali hehe cukuplah untuk mengatasi rasa penasaran.
 
Recommended Dish(es):  mix fries
 
Date of Visit: Aug 07, 2012 

Spending per head: Approximately Rp200000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0