OpenRice Index
  
niyaoke
This is niyaoke . I am a Graphic DesignerI like to hang out in Thamrin, Green Ville, Grogol. Indonesia, Chinese, Korea are my favorite cuisines. I also love Food Court, Makanan Ringan, Restaurant and Pork/Babi Guling, Bakmi/Kwetiau, Dim Sum.
Member 19 First(s)
No. of Review106 Review(s)
編輯推介數目53 Editor's Choice
Recommended11 Recommended
Popularity4923 View(s)
Replies in Forum7 Comment(s)
Upload Photos1036 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant18 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲509 Follower(s)
niyaoke  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 106 Reviews in Indonesia
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Halal | Hang Out

 

 
Kebanyakan restoran dan kafe di daerah PIK buka pada jam 11.00 ke atas. Kalau misalnya kalian lagi ada janji di daerah PIK dan datang kepagian, mungkin kalian bisa mampir ke tempat yang sudah buka dari jam 8 pagi ini dan menikmati secangkir kopi serta makanan ringan.

 
#KAFETIA menggunakan biji kopi lokal seperti Toraja, Aceh Gayo, Papua, juga house-blend. Di tempat ini pecinta kopi juga bisa ngobrol-ngobrol dengan para barista, atau juga bisa minta dibuatkan latte art lucu.

 

 

 
Untuk menu makanan, ada beberapa menu makanan ringan yang bisa dipilih seperti Chicken Burger, Hotdog, atau mungkin bagi yang lebih suka makanan lokal, Asinan Bandung bisa jadi pilihan.

 

 
Sudah pernah ke coffee shop mesennya kerupuk? Di tempat ini jual Kerupuk Mie loh, yang biasa untuk asinan itu. Kalau pesan Kerupuk Mie, maka kita akan mendapatkan 2 kerupuk serta bumbu kacang yang biasa untuk asinan. Saya memang agak sulit menahan godaan melihat kerupuk model gini. Karena melihat bungkusan kerupuk terpampang dekat kasir. langsunglah saya pesan Kerupuk Mie ini. Kerupuk dan bumbu kacangnya enak!

 

 

 
Habis ngemil yang asin, saya jadi ingin yang manis, jadilah saya memesan Peanut Butter Choco S'more. S'more ini kalau di Amerika Serikat adalah makanan yang hits untuk acara-acara camping, yang berupa roasted marshmallow dan coklat yang ditumpuk di antara 2 cracker. S'more di #KAFETIA ini terdiri dari marshmallow, peanut butter spread, juga 2 pieces crackers, dan cara makannya sesuai keyakinan masing-masing saja. Apakah mau ditaruh di antara 2 crackers, 1 cracker, ataupun dimakan terpisah.

 
Untuk minuman, saya mencoba yang tidak terlalu strong kopinya dan pilihan saya jatuh pada si Nut Brulle Latte ini. Jadi foam di bagian atas latte ini dibakar - secara brulle diambil dari kata brûlée yang artinya burnt seperti halnya crème brûlée. The latte itself was good, dengan sedikit rasa nutty, dan manisnya pas. Bagian atasnya sendiri yang dibakar mengeras menjadi karamel - keras, sedikit pahit dan lengket namun bagian foam di bawahnya tetap airy. Tidak terlalu signifikan sih untuk saya, karena pada akhirnya saya hanya minum lattenya saja. Tapi kalau mau mencoba sesuatu yang sedikit unik, mungkin bisa coba pesan minuman ini.
Butuh tempat untuk duduk manis sambil minum kopi, ngemil, dan foto-foto lucu di daerah PIK? #KAFETIA mungkin bisa dijadikan pilihan.
 
Date of Visit: May 21, 2016 

Spending per head: Approximately Rp75000(Breakfast)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dimsum for the King? OK May 12, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Hotel Restaurant | Dim Sum | Halal

Sebagai pecinta dimsum, biasanya saya menikmati dimsum di restoran-restoran yang sudah biasa saya datangi. Kali ini tapi saya mencoba restoran baru untuk menikmati all you can eat dimsum, tepatnya di Dimsum King - Manhattan Hotel. Bagaimana pengalaman saya makan di Dimsum King?

Di tempat ini terdapat beberapa pilihan menu dimsum baik yang steamed maupun fried. Pada waktu saya datang, pilihan steamed dimsumnya ada lo ma kai, siomai, kaki ayam, bapao susu, dan bapao chasiu.

 

 
Untuk fried dimsumnya ada lumpia kulit tahu, pangsit, bola cumi, onde-onde, dan lainnya.

 

 

 
Selain menu dimsum, di meja prasmanan saya juga menemukan menu lainnya seperti sayuran dan nasi.

 

 
Ada juga station bubur, shabu-shabu, dan dessert yang bisa dijadikan pilihan.

 

 
Nah, ini dia makanan-makanan yang saya cicip di Dimsum King.

 

 

 
Bagaimana rasanya? Secara rasa sih not bad at all. Saya suka bubur dan shabu-shabunya. Untuk dimsum-nya menurut saya yang steamed kurang variasinya. Katanya sih setiap minggu menunya dirotasi agar tidak bosan, tapi tetap saja menurut saya kurang banyak. Apalagi saat saya datang tidak ada menu dimsum wajib saya yaitu hakau. Untuk yang fried menurut saya ukurannya terlalu kecil, memang sih all you can eat jadi boleh ambil sepuasnya, tapi menurut saya tidak ada salahnya kalau ukurannya diperbesar.

Not yet the King I think, a Minister maybe?
 
Date of Visit: Apr 16, 2016 

Spending per head: Approximately Rp128000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Seafood | Bebek | Kumpul Keluarga

 
Ming Dining bukanlah nama yang asing lagi karena keberadaannya yang sudah cukup lama di lantai 3 Senayan City. Dulu saya suka mampir ke sini untuk menikmati menu dimsumnya, namun kali ini saya mampir untuk menikmati menu Chinese cuisine lainnya. Ukuran restoran ini cukup besar, cocok untuk acara makan siang dengan keluarga ataupun menjamu kolega bisnis. Baiklah, cukup untuk tempatnya, mari sekarang kita bahas menu makanannya.

 

 
Nah, inilah beberapa menu makanan yang sempat saya coba pada kunjungan terakhir saya di Ming Dining.

 

 

 

 

 
Bagaimana rasanya? Secara keseluruhan rasanya cukup memuaskan. Semua menu di Ming Dining tidak mengandung pork dan tidak menggunakan lard. Ayam Cabe ala Ming akan jadi menu yang disukai semua orang karena gurih serta crispy, tipikal menu yang akan jadi rebutan. Nasi Beras Merah-nya juga unik, rasanya gurih, dengan isian seafood, dan yang saya sukai adalah walaupun seperti nasi goreng, namun menu ini tidak terasa berminyak, pilihan yang cukup sehat. Gurame Goreng dengan Saus ala Thai yang disajikan Ming Dining juga tidak mengecewakan, gurame-nya crispy berpadu dengan saus yang yang asam manis pedas. Tidak ketinggalan Sapo Tahu yang senantiasa jadi menu wajib kalau makan di Chinese restaurant, dan Sapo Tahu di Ming Dining ini juga rasanya tidak kalah dari restoran lainnya, patut dipesan.

Jadi kalau kalian mencari opsi restoran Chinese food yang no pork no lard di sekitar Senayan, Ming Dining ini boleh banget dijadikan pilihan. Selamat makan!
 
Spending per head: Approximately Rp100000(Lunch)

Dining Offers: Tasting Event


Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dimsum-ing at Grand Lotus. OK Nov 14, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

 
Pada suatu hari Minggu saya sedang berada di Kota Kasablanka, saat itu waktu mendekati jam makan siang. Setelah berdiskusi, saya dan kakak saya pun akhirnya memutuskan makan di Grand Lotus. Di depan Grand Lotus terdapat beberapa standing banner, serta selebaran promosi yang sedang berlaku, kamipun cukup tertarik dengan promosi tersebut.

 
Setelah melihat-lihat menu yang isinya seputaran Chinese Food, kami memilih untuk nge-dimsum saja, dengan tambahan bubur untuk saya yang sedang tidak enak badan, dan nasi goreng untuk kakak dan kakak ipar saya.
Bubur Ayam - IDR 19,500

Bubur Ayam - IDR 19,500

 
Bubur ayam saya disajikan dalam mangkuk kecil, ditemani dengan keripik pangsit dan daun bawang. Rasanya tidak terlalu istimewa.

 
Saya lupa nama nasi goreng ini, tapi rasanya lumayan memuaskan, porsinya juga pas.

Berikut beberapa menu dimsum pesanan kami:
Pangsit Udang Mayonaise - IDR 25,000

Pangsit Udang Mayonaise - IDR 25,000

 
Siomay Ayam Jamur Hitam - IDR 19,500

Siomay Ayam Jamur Hitam - IDR 19,500

 
Bakpau Ayam Panggang - IDR 19,500

Bakpau Ayam Panggang - IDR 19,500

 
Hakau Udang - IDR 19,500

Hakau Udang - IDR 19,500

 
Kaki Ayam - IDR 19,500

Kaki Ayam - IDR 19,500

 
Lumpia Udang Goreng - IDR 25,000

Lumpia Udang Goreng - IDR 25,000

 
Mantau Goreng - IDR 16,500

Mantau Goreng - IDR 16,500

 
Untuk Hakau Udangnya, menurut saya kulitnya terlalu tebal. Favorit saya adalah Siomay Ayam Jamur Hitam dan Lumpia Udang Gorengnya. Dari segi rasa, menurut saya sebagian besar menu-menu dimsum di atas cukup memuaskan rasanya, walau tidak istimewa.

Kekurangan dari tempat ini adalah penyajiannya yang memakan waktu cukup lama, padahal ketika saya datang, baru sedikit meja yang terisi. Beberapa pelayan cukup cepat dan tanggap, hanya saja mungkin kurang jumlahnya, baik server maupun karyawan di dapur. Saya lihat meja-meja sebelah pun ada yang komplain bahkan tidak jadi makan di sini karena terlalu lama menunggu. Selain itu ketika membayar, kami baru mengetahui bahwa promo yang ditawarkan kepada kami tidak berlaku pada menu dimsum, padahal ketika kami bertanya tidak disebut demikian.

Menurut saya Grand Lotus dapat menjadi opsi untuk makan Chinese food bersama keluarga di Kota Kasablanka, karena tidak terdapat banyak restoran sejenis di lokasi, hanya saja perlu perbaikkan dari segi pelayanan jika ingin mendapatkan pelanggan setia. smile
 
Recommended Dish(es):  Siomay Ayam Jamur Hitam,Lumpia Udang Goreng
 
Spending per head: Approximately Rp75000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Sushi | Kencan / Berpasangan

Raizo merupakan sebuah restoran di daerah Taman Cosmos, di sebuah lokasi yang boleh dibilang masih sepi dari bisnis kuliner, namun sebagai warga dari daerah sekitar, pastinya saya mengetahui tentang keberadaan dari restoran yang menyajikan menu ala Jepang, Western, serta Palembang ini. Perpaduan yang cukup unik bukan? Setahu saya memang pemiliknya berasal dari Palembang.

Restoran ini terdiri dari 3 lantai, di mana lantai paling atas berupa rooftop, namun saya dan teman-teman memilih duduk di lantai dua yang suasananya cukup nyaman.

 

 
Berikut cicipan saya dan teman-teman pada kunjungan pertama kami ke Raizo:
Green Tea

Green Tea

 
Chikuwa and Cheese Tempura - IDR 25,000

Chikuwa and Cheese Tempura - IDR 25,000

 
Chikuwa merupakan semacam fishcake berbentuk silinder yang biasa ada di restoran-restoran suki atau biasa juga dijual di supermarket. Di Raizo ini Chikuwanya digoreng dengan tepung tempura serta berisikan lelehan keju. Teksturnya kenyal serta crunchy dari tepung tempuranya, dengan sedikit rasa manis dari chikuwanya dan pastinya asin dari keju. Boleh dicoba untuk appetizer.
Pempek Telor Kecil - IDR 7,000 | Lenjer - IDR 7,000

Pempek Telor Kecil - IDR 7,000 | Lenjer - IDR 7,000

 
Saya mencoba menu ala Palembang dari Raizo yaitu pempek. Pempeknya lumayan enak, baik yang telur maupun lenjer, hanya saja menurut saya saosnya masih kurang pas, kurang pedas dan nendang.
Raizo Roll - IDR 30,000

Raizo Roll - IDR 30,000

 
Penasaran dengan sushi di Raizo, kamipun mencoba Raizo Roll, sushi berisi kani roll, telur, unagi, dan crunchy dengan alpukat juga keju dan mayonaise. Rasanya cukup enak.
Chicken Curry Rice - IDR 35,000

Chicken Curry Rice - IDR 35,000

 
Chicken Curry Ricenya tidak terlalu istimewa, mungkin kalau penampilannya lebih menarik, akan lebih menggugah selera makan, seperti ditambah wortel agar warnanya lebih menarik.
Chicken Curry Yakimeshi - IDR 27,000

Chicken Curry Yakimeshi - IDR 27,000

 
Chicken Curry Yakimeshi merupakan nasi goreng ala Jepang dengan isi ayam dan sayur-sayuran ditaburi dengan bonito flakes dan nori di atasnya. Rasanya cukup enak, hanya saja karinya tidak terlalu terasa.

Dari makanan yang saya coba, belum ada yang cukup istimewa menurut saya, namun Raizo dapat dijadikan opsi jika sedang ingin makan sushi di dekat rumah bagi yang tinggal di daerah Green Ville, Taman Ratu, Green Garden dan sekitarnya. smile
 
Recommended Dish(es):  Sushi
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend