OpenRice Index
  
niyaoke
This is niyaoke . I am a Graphic DesignerI like to hang out in Thamrin, Green Ville, Grogol. Indonesia, Chinese, Korea are my favorite cuisines. I also love Food Court, Makanan Ringan, Restaurant and Pork/Babi Guling, Bakmi/Kwetiau, Dim Sum.
Member 19 First(s)
No. of Review106 Review(s)
編輯推介數目53 Editor's Choice
Recommended11 Recommended
Popularity4947 View(s)
Replies in Forum7 Comment(s)
Upload Photos1036 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant18 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲509 Follower(s)
niyaoke  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 31 to 35 of 106 Reviews in Indonesia
Beerloin mantap! Smile Mar 05, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Food Court | Steak & Grills | Kumpul Keluarga

Angus Sirloin (IDR 150,000)   Beerloin (IDR 20,000)

Angus Sirloin (IDR 150,000) Beerloin (IDR 20,000)

 
Karena sudah lama penasaran sama Super Steak, pas banget waktu ke Senayan City saya nemu counternya di Urban Kitchen, setelah milih-milih akhirnya saya nyobain deh angus sirloin-nya ditambah beerloin (direndam beer lokal selama 10 menit sebelum di-grill). Steak-nya saya minta medium, jadi memang agak pucat, tapi enak loh, dagingnya lembut masih, sayuran dan mashed potatoesnya juga enak, aroma beernya terasa walau tidak pekat. Walau gak disiram bumbu macem-macem hanya dengan tambahan butter di atas dagingnya, steak ini memuaskan lidah saya.
 
Recommended Dish(es):  Beerloin
 
Spending per head: Approximately Rp150000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Halal | Hang Out

 

 
Kebanyakan restoran dan kafe di daerah PIK buka pada jam 11.00 ke atas. Kalau misalnya kalian lagi ada janji di daerah PIK dan datang kepagian, mungkin kalian bisa mampir ke tempat yang sudah buka dari jam 8 pagi ini dan menikmati secangkir kopi serta makanan ringan.

 
#KAFETIA menggunakan biji kopi lokal seperti Toraja, Aceh Gayo, Papua, juga house-blend. Di tempat ini pecinta kopi juga bisa ngobrol-ngobrol dengan para barista, atau juga bisa minta dibuatkan latte art lucu.

 

 

 
Untuk menu makanan, ada beberapa menu makanan ringan yang bisa dipilih seperti Chicken Burger, Hotdog, atau mungkin bagi yang lebih suka makanan lokal, Asinan Bandung bisa jadi pilihan.

 

 
Sudah pernah ke coffee shop mesennya kerupuk? Di tempat ini jual Kerupuk Mie loh, yang biasa untuk asinan itu. Kalau pesan Kerupuk Mie, maka kita akan mendapatkan 2 kerupuk serta bumbu kacang yang biasa untuk asinan. Saya memang agak sulit menahan godaan melihat kerupuk model gini. Karena melihat bungkusan kerupuk terpampang dekat kasir. langsunglah saya pesan Kerupuk Mie ini. Kerupuk dan bumbu kacangnya enak!

 

 

 
Habis ngemil yang asin, saya jadi ingin yang manis, jadilah saya memesan Peanut Butter Choco S'more. S'more ini kalau di Amerika Serikat adalah makanan yang hits untuk acara-acara camping, yang berupa roasted marshmallow dan coklat yang ditumpuk di antara 2 cracker. S'more di #KAFETIA ini terdiri dari marshmallow, peanut butter spread, juga 2 pieces crackers, dan cara makannya sesuai keyakinan masing-masing saja. Apakah mau ditaruh di antara 2 crackers, 1 cracker, ataupun dimakan terpisah.

 
Untuk minuman, saya mencoba yang tidak terlalu strong kopinya dan pilihan saya jatuh pada si Nut Brulle Latte ini. Jadi foam di bagian atas latte ini dibakar - secara brulle diambil dari kata brûlée yang artinya burnt seperti halnya crème brûlée. The latte itself was good, dengan sedikit rasa nutty, dan manisnya pas. Bagian atasnya sendiri yang dibakar mengeras menjadi karamel - keras, sedikit pahit dan lengket namun bagian foam di bawahnya tetap airy. Tidak terlalu signifikan sih untuk saya, karena pada akhirnya saya hanya minum lattenya saja. Tapi kalau mau mencoba sesuatu yang sedikit unik, mungkin bisa coba pesan minuman ini.
Butuh tempat untuk duduk manis sambil minum kopi, ngemil, dan foto-foto lucu di daerah PIK? #KAFETIA mungkin bisa dijadikan pilihan.
 
Date of Visit: May 21, 2016 

Spending per head: Approximately Rp75000(Breakfast)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Samgyeopsal jeongmal mashita! Smile Dec 31, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Korea | Restaurant | Kumpul Keluarga

 
Sudah lama saya mendengar tentang Chung Gi Wa dan akhirnya belum lama ini Chung Gi Wa membuka cabangnya di Gandaria City. Sayapun mampir ke Chung Gi Wa pada suatu Minggu siang. Restorannya ramai pengunjung, namun tidak terlalu lama saya harus menunggu untuk mendapatkan seat dan memesan.

 
Peralatan makan ala Korea disiapkan di meja kami. Minuman berupa tehpun sudah tersedia di meja, dan gratis seperti pada restoran Korea kebanyakan. Kami memilih meja yang ada panggangannya, walaupun begitu, nantinya pelayan dari Chung Gi Wa yang akan memanggangkan pesanan kami.
Banchan - Free

Banchan - Free

 
Beberapa piring Banchan (side dishes) juga disajikan di meja kami. Semuanya berupa sayuran dan sudah pasti beberapa di antaranya adalah kimchi.
Nasi - IDR 10,000

Nasi - IDR 10,000

 
Waktu berkunjung ke Korea, ketika di restoran BBQ, saya jarang melihat orang memesan nasi. Kebanyakan orang memesan daging yang dimakan dalam wrap sayuran, lalu minum bir atau soju. Hanya saja kebiasaan di Indonesia, daging adalah lauk yang dimakan dengan nasi, jadilah kami memesan nasi. Nasinya lebih pulen dari nasi biasa, disajikan dalam mangkok stainless ala Korea.
Jap Chae - IDR 75,000

Jap Chae - IDR 75,000

 
Saya sempat membaca beberapa review, bahwa Japchae di Chung Gi Wa porsinya generous. Namun saya agak kecewa Japchae kami datang dalam porsi yang menurut saya tidak terlalu banyak, namun memang rasanya enak sekali. Wangi dan rasa wijen begitu terasa dalam Japchae ini, tekstur mie dari kentang yang kenyal dan nikmat ini.
Soondubu Chige - IDR 48,000    (including rice)

Soondubu Chige - IDR 48,000 (including rice)

 
Soondubu Chige merupakan stew dengan tahu, telur, serta seafood di dalamnya. Saya kurang suka dengan rasanya, seperti ada yang kurang pada bumbunya.
Samgyeopsal (Pork Belly Skin Off) - IDR 59,000

Samgyeopsal (Pork Belly Skin Off) - IDR 59,000

 
Kalau disuruh memilih pork atau beef, sudah pasti saya memilih pork, selain karena saya lebih suka teksturnya, harga pork di Chung Gi Wa juga nyaris setengah dari harga beef. Pilihan pertama saya adalah Samgyeopsal, yaitu bagian dari daging perut yang masih ada lemaknya. Bagi yang suka nonton acara atau drama Korea, pasti sudah tidak asing lagi dengan si Samgyeopsal ini yah. Samgyeopsal yang sudah matang dapat kita lihat pada gambar di bawah.
Samgyeopsal

Samgyeopsal

 
Tanpa pakai bumbu samgyeopsalnya sudah sangat nikmat, dimakan dengan kimchi juga nikmat. Dagingnya empuk, tidak bau, dan lemaknyapun terpanggang dengan sempurna dan tidak alot.
Mokdengsim (Pork Tenderloin - Neck) - IDR 59,000

Mokdengsim (Pork Tenderloin - Neck) - IDR 59,000

 
Selesai memasak samgyeopsal, barulah pesanan kami yang lain Mokdengsim dimasak. Berbeda dengan Samgyeopsal, daging bagian leher ini tidak berlemak, dan teksturnya lebih kasar dari Samgyeopsal.
Mokdengsim - Samgyeopsal

Mokdengsim - Samgyeopsal

 
Untuk yang tidak suka lemak, mungkin bisa memilih Mokdengsim, sedang kalau saya lebih menyukai Samgyeopsal.

Di bawah ini adalah gambar pelengkap BBQan ala Korea.

 
Daun-daunan yang ada digunakan untuk membungkus daging dan pelengkap lainnya. Saya sendiri tidak begitu suka makan dengan cara seperti itu, biasanya saya hanya makan daging dicocol dengan sambal, atau dimakan dengan kimchi saja.

 
Saya cukup puas dengan pengalaman makan saya di Chung Gi Wa, namun ada juga poin minus tempat ini, yaitu di seluruh areanya bebas merokok, dan mejanya kecil terutama untuk makan berempat. But still, I'll be back for more Samgyeopsal. lol
 
Recommended Dish(es):  samgyeopsal,japchae
 
Spending per head: Approximately Rp80000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

MemBABI buta di Imperial Lamian Smile Dec 12, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Kumpul Keluarga

 
Beberapa kali saya mampir ke Grand Indonesia pada hari kerja, dan beberapa kali juga saya melewati Imperial Lamian yang selalu dipenuhi pengunjung pada jam makan siang, sayapun jadi penasaran. Akhirnya, beberapa waktu lalu sayapun mencoba untuk makan di Imperial Lamian.

Saya datang sebelum jam 12 siang dan baru sebagian besar yang sudah ditempati. Saya memilih duduk dekat order station sehingga mudah untuk memanggil waiter, saya lihat yang duduk di pojok agak kesulitan untuk memanggil waiter.

 
Imperial Lamian menyajikan menu-menu masakan ala Cina, yang spesialisasinya adalah Shanxi Noodle atau Yi Gen Mian, La Mian ala Shanxi salah satu provinsi di Cina. Selain itu Imperial Lamian juga menyediakan menu dimsum serta masakan ala Cina lainnya. Berikut beberapa cicipan saya di Imperial Lamian:
Ubur-Ubur dengan Daun Bawang - IDR 28,900

Ubur-Ubur dengan Daun Bawang - IDR 28,900

 
Ubur-ubur di Imperial Lamian disajikan di piring persegi yang tidak terlalu besar. Penampilannya sederhana, dan rasanya tidak terlalu banyak bumbu yang digunakan, saya menyukainya.
Sup Asam Pedas ala Sichuan - IDR 17,900

Sup Asam Pedas ala Sichuan - IDR 17,900

 
Sup Asam Pedas Imperial Lamian hadir dalam mangkok kecil, tapi isiannya cukup banyak. Kuahnya kental, rasanya asam, tidak terlalu pedas.
Kuo Tie isi Daging Babi &\\ Kucai - IDR 16,900

Kuo Tie isi Daging Babi &\\ Kucai - IDR 16,900

 
Kuo Tie di Imperial Lamian bentuknya agak unik, karena kulitnya tidak membungkus penuh isiannya, di sisi kiri kanan terbuka sehingga kita dapat melihat daging cincang di dalamnya. Rasanya lumayan enak, gurih dan semakin nikmat dengan sambalnya.
Mie Wanton dalam Minyak Cabe - IDR 31,900

Mie Wanton dalam Minyak Cabe - IDR 31,900

 
Dari beberapa menu mie yang ada, akhirnya saya mencoba Mie Wanton dalam Minyak Cabe, yaitu semangkok mie dengan 3 buah pork wonton disajikan dengan pork bone soup. Mienya tidak terlalu tebal, saya lebih menyukai jenis mie ini dibanding dengan la mian dari post saya sebelumnya. Wontonnya juga enak, kulitnya tidak terlalu tebal. Untuk saya, menu ini tidak terlalu pedas, saya masih menambahkan chili oil agar sesuai dengan lidah saya.
Lumpia Durian - IDR 19,900

Lumpia Durian - IDR 19,900

 
Ada 3 potong Lumpia Durian dalam 1 porsinya. Ukurannya sedang dan agak tipis. Secara keseluruhan rasanya enak, rasa duriannya sangat terasa, namun menurut saya kulitnya lumpianya agak ketebalan.
Chinese Tea - IDR 5,900    (per pax)

Chinese Tea - IDR 5,900 (per pax)

 
Pengalaman saya makan di Imperial Lamian cukup memuaskan. Sekarang saya mengerti kenapa Imperial Lamian selalu ramai, selain menunya cukup menarik (terutama karena ada pork), harga yang ditawarkanpun bersahabat dengan kantong karyawan. I'll be back for more noodle and Chinese food.
 
Recommended Dish(es):  Noodle
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Kumpul Keluarga

 
Sesuai dengan namanya, Soup Restaurant menyajikan berbagai jenis hidangan sup serta menu chinese food lainnya. Soup Restaurant di Plaza Indonesia terletak di lantai 3. Tempatnya tidak terlalu besar, ditata dengan nuansa Cina, diisi dengan meja serta bangku kayu.

Pada buku menu, dijelaskan khasiat dari setiap menu sup yang ada, ada yang berkhasiat memulihkan stamina tubuh, meredakan kelelahan dan lain sebagainya. Selain itu juga ada menu-menu ala carte seperti sayuran, daging, ayam, juga seafood, juga mie dan nasi.

Berikut beberapa menu yang pernah saya coba di Soup Restaurant:
Kacang Tanah - IDR 7,000

Kacang Tanah - IDR 7,000

 
Kacang ini biasa disajikan begitu kita duduk, namun tidak gratis. Boleh dibilang kacang inilah menu favorit saya di Soup Restaurant, kacangnya berupa kacang tanah import yang telah dimasak sehingga memilikki rasa yang enak juga tekstur yang lembut, dilengkapi dengan sambal yang melengkapi kenikmatan kacang ini. Biasa saya menghabiskan sepiring kacang ini sendiri.
Olive Rice - IDR 17,000   | Sup Labu Hijau - IDR 30,000

Olive Rice - IDR 17,000 | Sup Labu Hijau - IDR 30,000

 
Sup Akar Teratai - IDR 30,000

Sup Akar Teratai - IDR 30,000

 
Di Soup Restaurant terdapat 2 Soup of The Day, yaitu Sup Akar Teratai dan Sup Labu Hijau. Saya lebih menyukai Sup Akar Teratai, kuahnya rasanya lebih segar dan gurih. Keduanya disajikan dengan daging ayam di dalamnya. Di Soup Restaurant juga terdapat menu nasi yang bernama Olive Rice, nasi ini dimasak dengan olive (zaitun), sehingga warnanya menjadi kehijauan, rasanya cukup gurih.
Tim Waisan dan Akar Ginseng dengan Sup Ayam - IDR 35,000

Tim Waisan dan Akar Ginseng dengan Sup Ayam - IDR 35,000

 
Salah satu menu sup lain yang ditawarkan oleh Soup Restaurant adalah Tim Waisan dan Akar Ginseng dengan Sup Ayam. Kalau makan sup ini pasti berasa sehat banget, karena rasanya pahit seperti obat, tidak heran karena ada ginseng di dalamnya. Tapi percaya tidak percaya, teman saya yang sedang kurang enak badan merasa lebih sehat setelah makan ini, tapi jangan makan sup ini kalau yang diharapkan adalah rasa yang enak. lol
Stim Nasi dengan Ayam Jamur - IDR 35,000

Stim Nasi dengan Ayam Jamur - IDR 35,000

 
Menu yang rasa-rasanya juga sehat selain sup di sini adalah Stim Nasi dengan Ayam Jamur. Nasinya tidak terlalu ada rasa, disajikan dengan ayam rebus dan jamur.
Cumi Goreng Lada Garam - IDR 70,000

Cumi Goreng Lada Garam - IDR 70,000

 
Saya juga sempat mencoba Cumi Goreng Lada Garam di sini. Porsinya sedang, rasanya gurih, renyah, dengan banyak potongan bawang putih dan cabai di atasnya sehingga rasanya sedikit pedas namun nikmat.

Pastinya ada hari-hari di mana rasanya badan kita kurang sehat dan ingin makan yang hangat dan menyehatkan, nah saat itulah waktu yang tepat untuk mengunjungi Soup Restaurant. Happy soup-ing! smile
 
Recommended Dish(es):  Kacang Tanah,Sup Akar Teratai
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend