OpenRice Index
  
niyaoke
This is niyaoke . I am a Graphic DesignerI like to hang out in Thamrin, Green Ville, Grogol. Indonesia, Chinese, Korea are my favorite cuisines. I also love Food Court, Makanan Ringan, Restaurant and Pork/Babi Guling, Bakmi/Kwetiau, Dim Sum.
Member 19 First(s)
No. of Review106 Review(s)
編輯推介數目53 Editor's Choice
Recommended11 Recommended
Popularity4950 View(s)
Replies in Forum7 Comment(s)
Upload Photos1036 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant18 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲509 Follower(s)
niyaoke  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 6 to 9 of 9 Reviews in Indonesia
Fine Dining di atas bukit. Smile Sep 11, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Steak & Grills | Halal

Setelah melakukan kunjungan ke Candi Prambanan, saya dan teman-teman menuju ke sebuah restoran yang bernama Abhayagiri yang merupakan bagian dari Sumberwatu Heritage Resort yang terletak di kompleks perbukitan Ratu Boko. Awalnya kami menuju ke tempat ini dengan bantuan GPS yang alhasil nyasar. Akhirnya kami memutuskan untuk menelepon ke tempat ini, dan setelah diberi petunjuk dari pihak restoran, akhirnya kami sampai dengan selamat.

 
Saat itu hari Sabtu malam, dan kondisi Abhayagiri tidak ramai. Nuansa warna yang warm mendominasi suasana interiornya yang bisa dibilang mewah. Terdapat area makan indoor dan outdoor, dan kamipun memilih duduk di luar, sambil melihat suasana malam dari atas bukit.

Konon, pemandangan dari teras Abhayagiri tersebut akan lebih indah ketika pertunjukan balet Ramayana sedang dilaksanakan di Candi Prambanan, karena hanya pada saat itulah lampu-lampu di Prambanan menyala di malam hari dan terlihat dari Abhayagiri.

 

 

 

 
Berikut makan malam kami hari itu:
Local Java Tea - IDR 25,000

Local Java Tea - IDR 25,000

 
Local Java Tea tersaji dalam satu poci teh yang pekat. Untuk melengkapi teh ini disediakan gula batu yang memang pasangan paling pas untuk teh seperti ini. Kalau kata teman saya yang memesan, rasanya sangat Jawa (just try to imagine).
Sereh Blekhutuk - IDR 49,000

Sereh Blekhutuk - IDR 49,000

 
Biasa yang suka minuman asam adalah kaum wanita, tapi ternyata teman saya yang pria hampir selalu memesan minuman yang asam selama trip kami, Sereh Blekhutuk ini misalnya. Rasanya asam, dingin, memang menyegarkan, tapi saya tidak bisa minum minuman yang asam seperti ini terlalu banyak.
Abhayagiri Chicken Steak - IDR 79,000

Abhayagiri Chicken Steak - IDR 79,000

 
Abhayagiri Chicken Steak terdiri dari potongan daging ayam dengan teriyaki sauce, cassava puree, salad, dan sedikit keripik singkong. Justru yang menjadi keunikan menu ini menurut saya bukanlah ayamnya, tapi cassava puree yang merupakan campuran singkong dan kentang. Mungkin kita terbiasa dengan mashed potato, tapi bagaimana jika dicampur dengan singkong? Teksturnya menjadi lebih pekat, dan agak sticky.
Beef Black Pepper - IDR 99,000

Beef Black Pepper - IDR 99,000

 
Beef Black Pepper terdiri dari nasi putih, potongan daging sapi dengan bumbu lada hitam, juga sayur-sayuran.
Abhayagiri Duck Special - IDR 98,000

Abhayagiri Duck Special - IDR 98,000

 
Abhayagiri Duck Special terdiri dari potongan bebek yang tersaji dengan nasi kuning, juga poached egg. Di mana nasi kuningnya? Nah yang bentuknya seperti stick di atas itu. Ini merupakan keunikan dari menu ini, di mana nasi kuningnya dibalur tepung dan digoreng menjadi seperti bentuk di atas.
Pan Roasted Salmon - IDR 123,000

Pan Roasted Salmon - IDR 123,000

 
Pan Roasted Salmonnya tersaji dengan mushroom ragout, grape sauce, dan selada air.
Carrot Cake - IDR 44,000

Carrot Cake - IDR 44,000

 
Carrot Cake-nya tersaji canti di atas piring, ditemani oleh es krim di atas pie, serta cherry dan whipped cream.

Secara keseluruhan, pengalaman makan malam saya di Abhayagiri cukup mengesankan. Makanannya diolah dan disajikan dengan sangat baik, walau dari segi rasa menurut saya tidak sampai excellent. Dari segi harga, memang tidak murah, namun masih wajar untuk tempat seperti ini, dan air putih disediakan secara cuma-cuma. Saya menikmati suasana makan malam di sini, di atas bukit yang sejuk di malam hari, apalagi tidak ramai. Saya pikir, jika ingin menikmati makan malam di Abhayagiri lebih baik datang tidak terlalu malam, sebelum matahari terbenam, jadi bisa melihat pergantian sore ke malam yang saya yakin cantik untuk dilihat dari sini.
 
Recommended Dish(es):  Pan Roasted Salmon,Beef Black Pepper
 
Spending per head: Approximately Rp125000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Bakmi Godog - IDR 15,000

Bakmi Godog - IDR 15,000

 
Semenjak hari pertama saya tiba di Yogyakarta, saya bercita-cita makan mi godog, apa daya mi godog yang langganan teman saya yang pernah saya kunjungi beberapa tahun lalu tutup sampai berhari-hari. Akhirnya teman sayapun mengantar kami ke Bakmi Jawa Pak Rebo.

Kata teman saya, biasanya tempat ini selalu dipenuhi pengunjung, malam itu juga ada beberapa pengunjung di sana, hanya saja tidak sampai penuh.

Saya baru mengetahui kalau mi godog itu dimasak per 1 porsi sekali masak, jadi kalau ramai, sabar-sabar saja untuk menunggu pesanan kita datang. Setelah menunggu beberapa saat, datanglah pesanan saya sepiring Bakmi Godog dengan mie yang tipis, dilengkapi telur, ayam, serta sayuran, dan bawang goreng. Rasanya memang nikmat, kuahnya gurih, mantap dimakan malam hari, agar lebih sedap ditambahkan kecap rawit sedikit.

Selain Bakmi Godog, di sini juga tersedia mi goreng, juga mi nyemek.
 
Recommended Dish(es):  mie godog
 
Spending per head: Approximately Rp15000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Halal | Kumpul Keluarga

Hari baru menjelang sore ketika saya tiba di Jogja, perut belum terlalu lapar, tapi mulut ingin mengunyah, akhirnya saya dan teman-teman memutuskan untuk ngemil di satu tempat bernama House of Raminten.

 
Setiba di House of Raminten, kami disambut dengan banyak gambar 'Raminten' berupa sosok ibu paruh baya bermake up tebal, dan berbaju tradisional kebaya. Uniknya adalah, si Raminten itu sebenarnya adalah seorang pria, rupanya Raminten merupakan salah satu tokoh sitcom yang diperankan si pemilik, yang juga merupakan pemilik dari Mirota batik.

 
House of Raminten di Kotabaru ini nuansanya sangat Jawa, sebagian besar berupa lesehan yang didominasi warna coklat, dengan unsur kayu-kayuan dan bambu.

 

 
Melengkapi suasana yang ada, para pelayan di sinipun mengenakan baju tradisional.

 
Menu yang ditawarkan House of Raminten cukup bervariasi, mulai dari makanan berat seperti sego-segoan (nasi-nasian), bubur, bakso, juga cemilan seperti risoles, lumpia, tahu, pisang bakar yang beberapa dinamai dengan nama-nama yang nyeleneh.

Berikut beberapa hasil ngemil kami sore itu:
Kelamud Tamanan Jumbo (IDR 14,000) | Gajah Ndekem (IGDR 10,000)

Kelamud Tamanan Jumbo (IDR 14,000) | Gajah Ndekem (IGDR 10,000)

 
Kelamud Tamanan Jumbo merupakan es kelapa muda dengan sirup yang tersaji di dalam gelas berukuran jumbo. Ukurannya benar-benar besar loh, bisa untuk sharing bertiga atau berempat. Sedangkan Gajah Ndekem merupakan teh yang di dalamnya diberi sebuah apel, benar-benar 1 buah apel yang sudah dikupas. Sejujurnya teman saya bingung cara minumnya, akhirnya hanya diminum sebagai teh biasa.
Es Carica (IDR 12,000)

Es Carica (IDR 12,000)

 
Carica merupakan sejenis pepaya yang tumbuh di dataran tinggi, rasanya sendiri manis, sedikit asam, sehingga cocok sekali disajikan dengan sirup dan es. Rasanya segar.
Tempe Telor Penyet (IDR 7,000)

Tempe Telor Penyet (IDR 7,000)

 
Judulnya mau ngemil, tapi memang pesanan saya ini agak aneh untuk ngemil, Tempe Telor Penyet. Sebenarnya menu ini cocoknya sebagai lauk makan nasi, tapi karena saya belum ingin makan nasi, tapi tergoda menu ini, akhirnya lauk ini saya pesan untuk digado saja. Terlihat pada gambar bahwa tempe telornya masih terpisah dengan sambal, jadi harus dipenyet sendiri, makanya disediakan ulekan. Suprisingly rasanya enak, tempenya cukup besar, sambalnya juga mantap, sesungguhnya memang ditambah nasi putih hangat akan lebih nikmat lagi,
Tahu Pong Pung (IDR 6,000)

Tahu Pong Pung (IDR 6,000)

 
Selain itu saya juga memesan Tahu Pong Pung yang berupa 3 buah tahu isi. Ukurannya lumayan besar dan rasanya juga enak. Sesungguhnya dengan ngemil Tempe Telor Penyet dan Tahu ini saya sudah kenyang (padahal tahunya saya hanya makan satu setengah).
Es Krim Bakar (IDR 15,000)

Es Krim Bakar (IDR 15,000)

 
Es Krim Bakar ini merupakan roti bakar yang diberi es krim serta parutan keju di atasnya. Lumayan untuk cuci mulut di sore hari walau tidak terlalu istimewa.

Apa yang membuat saya senang makan di House of Raminten ini? Murah! Selain murah, rasa makanan yang disajikan-pun cukup memuaskan, dan tempat ini buka 24 jam. House of Raminten dapat dijadikan option untuk ngemil ataupun makan siang dan malam di Yogyakarta. Sebaiknya jangan datang ke sini dalam keadaan lapar, karena penyajian makanannya memakan waktu yang lama, seperti sudah diperingatkan dengan tulisan di bagian depan restoran semi angkringan ini.
 
Recommended Dish(es):  Tempe Telor Penyet,Tahu Pong Pung
 
Spending per head: Approximately Rp20000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Korea | Restaurant

 
Kalau penggemar K-Pop, pasti ingatnya G Dragon kalau dengar kata Michigo, nah si Michigo yang saya kunjungi ini memang ada hubungannya dengan K-Pop, Michigo di Yogyakarta ini menyajikan makanan ala Korea.

Saya mengetahui keberadaan restoran ini awalnya dari twitter @PakBondan, dan tertariklah saya untuk berkunjung ke tempat ini. Restoran yang masih cukup baru dan bernuansa modern ini ramai pengunjung. Dengan interior yang kurang lebih restoran fast food, tidak hanya anak muda yang berkunjung ke sini, tapi saya juga melihat banyak keluarga, juga orang-orang tua.

Di Michigo, sistemnya self service. Untuk memesan, kita dapat memilih langsung di iPad yang tersedia (seperti gambar di bawah), lalu langsung bayar di kasir.

 
Setelah memesan, nantinya kita akan diberi semacam beeper, yang nantinya akan bergetar kalau pesanan kita sudah siap. Uniknya, beeper di Michigo ini ada videonya, yang menampilkan potongan-potongan clip lagu-lagu K-Pop.

 
Setelah pesanan kita siap, kita dapat mengambil sendiri di counter 'take your order'. Di bawah adalah beberapa cicipan saya dan teman-teman di Michigo.
Michigo Mango Juice - IDR 12,000

Michigo Mango Juice - IDR 12,000

 
Juice yang tersedia di Michigo ini dilabeli dengan brand Michigo sendiri. Juicenya enak dan segar, aroma mangganya terasa.
Nokcha Pat Bing Soo - IDR 33,000

Nokcha Pat Bing Soo - IDR 33,000

 
Pat Bing Soo merupakan es campur ala Korea. Di Korea Selatan sendiri, pat bing soo yang ada di cafe-cafe biasa harganya cukup mahal, hampir IDR 100,000 kalau dirupiahkan. Ada beberapa pilihan rasa pat bing soo di sini, dan teman saya memilih Nokcha Pat Bing Soo yang menurut dia rasanya kurang nampol dan agak hambar.
Spicy ChickenGO! - IDR 22,000

Spicy ChickenGO! - IDR 22,000

 
Honey ChickenGO! - IDR 22,000

Honey ChickenGO! - IDR 22,000

 
Di Michigo juga menyediakan ayam goreng ala Korea, yang sempat saya cicip sewaktu kunjungan saya adalah yang spicy dan honey. Untuk yang spicy sausnya terasa sekali gochujangnya, namun karena banyak sausnya, ayamnya tidak terasa crispy. Saya lebih suka yang honey, ayamnya crunchy, dan manis. Nikmat! smile
Grilled Deungshim (200 gr) - IDR 40,000

Grilled Deungshim (200 gr) - IDR 40,000

 
Grilled Deungshim merupakan daging sapi blade cut yang dipanggang dengan Korean BBQ Sauce. Tekstur dagingnya cukup kasar, namun tidak alot walaupun dipanggang well done.
Bibim Naeng Myun - IDR 48,000

Bibim Naeng Myun - IDR 48,000

 
Bibim Naeng Myun merupakan makanan summer khas Korea Selatan, karena disajikan dingin. Mienya tipis, dilengkapi dengan saus gochujang, irisan pir, telor, juga daging sapi, dan babat. Ada 2 opsi untuk mie dingin ini, Bibim Naeng Myun yang kuahnya terpisah, dan Mul Naeng Myung yang kuahnya sudah tercampur dengan mie. Mie yang kenyal dipadus cold gravy yang kental dan gurih, dinikmati dengan potongan daging dan babat, bagaimana rasanya? Enak banget. Rasanya perpaduan asin, asam, segar, sulit dijelaskan, harus dicoba sendiri, membuat saya merindukan Korea Selatan. lol

 
Seusai makan, kita harus menaruh sendiri nampan dan perlengkapan makan yang kita pakai di tempat yang disediakan. Benar-benar self service. lol
 
Recommended Dish(es):  Bibim Naeng Myun,Honey ChickenGO!
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0