OpenRice Index
  
niyaoke
This is niyaoke . I am a Graphic DesignerI like to hang out in Thamrin, Green Ville, Grogol. Indonesia, Chinese, Korea are my favorite cuisines. I also love Food Court, Makanan Ringan, Restaurant and Pork/Babi Guling, Bakmi/Kwetiau, Dim Sum.
Member 19 First(s)
No. of Review106 Review(s)
編輯推介數目53 Editor's Choice
Recommended11 Recommended
Popularity4958 View(s)
Replies in Forum7 Comment(s)
Upload Photos1036 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant18 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲509 Follower(s)
niyaoke  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 9 Reviews in Indonesia
Pecel Murah dan Enak! Smile Sep 23, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Stand / Kios | Halal

 
Pada trip saya ke Jogja sebelumnya, saya ingat teman saya membawa saya untuk sarapan nasi pecel (nasi dengan sayuran dan bumbu kacang) di tempat ini, dan sayapun ingin kembali mengunjunginya. Letaknya di seberang XXI, sebuah tempat yang tidak terlalu besar yang menyediakan nasi pecel, gorengan, serta rawon. Tempat ini hanya dibuka pagi hingga siang hari.
Nasi Pecel   Kerupuk Gendar

Nasi Pecel Kerupuk Gendar

 
Peyek Teri

Peyek Teri

 
Tempe

Tempe

 
Kalau sampai saya minta diantar lagi ke sini, berarti nasi pecel ini enak (at least menurut saya). Kalau tidak mau kehabisan gorengan seperti tahu, tempe, bakwan, otak, paru ada baiknya datang lebih awal. Hari itu saya makan nasi pecel, ditambah dengan kerupuk gendar, sepotong tempe, sepotong peyek teri, dan juga paru goreng yang untuk kesemuanya itu saya hanya membayarkan IDR 11,000 saja. Sepiring nasi pecel dihargai IDR 2,500, untuk sepotong tempe IDR 500, dan sepotong paru goreng IDR 7,000. Cheap and yummy! lol
 
Recommended Dish(es):  Nasi Pecel
 
Spending per head: Approximately Rp10000(Breakfast)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

 
JeJamuran merupakan restoran yang sudah tidak asing lagi namanya, bahkan saya yang tinggal di Jakarta saja sering mendengar tentang restoran ini. Sesuai dengan namanya, jeJamuran, restoran ini menyajikan berbagai menu makanan yang berbahan dasar jamur.

Saya berkunjung ke jeJamuran dalam perjalanan kembali dari Candi Borobudur ke Yogyakarta. Saat itu sekitar jam 1 atau 2 siang, dan restorannya dipenuhi oleh pengunjung. Begitu masuk ke dalam restorannya, kita akan disambut oleh penampilan live music. Ada beberapa area makan di jeJamuran yang setiap areanya dinamakan dengan jenis-jenis jamur.

 

 
Ada juga satu spot di mana kita bisa melihat berbagai jenis jamur. Di spot ini juga saya baru pertama kali melihat beberapa jenis jamur yang tadinya tidak pernah saya ketahui bentuknya.

 
Langsung saja kita menuju ke makanan dan minumannya, berikut pesanan kami siang itu:
Honey Lime - IDR 8,182   |  Honey Lime Tea - IDR 8,182

Honey Lime - IDR 8,182 | Honey Lime Tea - IDR 8,182

 
Carica Squash - IDR 10,000

Carica Squash - IDR 10,000

 
Untuk minuman, semuanya menyegarkan, apalagi setelah berpanas-panasan di Borobudur. Hanya saja kami tidak tahu kalau tambahan es batu dikenakan biaya, sekitar IDR 3,000 rupiah untuk 1 gelas es batu.

Dan di bawah ini adalah berbagai jenis olahan makanan dari jamur yang kami coba:
Sate Jamur - IDR 10,000

Sate Jamur - IDR 10,000

 
Tongseng Jamur - IDR 9,091

Tongseng Jamur - IDR 9,091

 
Rendang Jamur - IDR 9,091

Rendang Jamur - IDR 9,091

 
Jamur Goreng Penyet - IDR 12,727

Jamur Goreng Penyet - IDR 12,727

 
Jamur Bakar Pedas - IDR 9,091

Jamur Bakar Pedas - IDR 9,091

 
Asam Manis Portabello - IDR 12,727

Asam Manis Portabello - IDR 12,727

 
Rasanya tidak perlu saya jelaskan satu per satu karena menurut saya semuanya diolah dengan baik dan tidak ada yang tidak enak, sungguh. Hampir semua menu jamur di sini dimasak ala Indonesia, mulai dari sate, rendang, sampai dipenyet. Jamur yang digunakan pun berbeda-beda, seperti portabello, shitake, dan juga tiram. Favorit saya siang itu adalah Jamur Goreng Penyet, karena jamurnya digoreng terlebih dahulu, dan sambalnya mantap!

Porsi per menu memang tidak terlalu besar, tetapi sesuai dengan harganya yang menurut saya cukup murah, total bill kami untuk 5 orang (termasuk nasi putih, ayam goreng, dan beberapa minuman tidak saya masukkan gambarnya) tidak sampai IDR 200,000. Untuk beberapa menu di atas ada yang kami pesan sampai 2-3 porsi. Sate jamur misalnya, waktu itu kami memesan 3 porsi, tiap porsi terdiri dari 5 tusuk sate jamur. Jika ada teman atau anggota yang tidak suka jamur, ada juga menu seperti ayam goreng dan ayam bakar.

Walaupun hanya makan jamur-jamuran, siang itu saya sangat kenyang dan puas. Menurut saya, jeJamuran merupakan restoran yang patut masuk ke dalam list kuliner jika melakukan perjalanan ke Yogyakarta. Tips saya adalah, datang lebih awal, sebelum kehabisan beberapa menu karena pengunjungnya terbilang sangat ramai. Selamat berjamur-ria!
 
Recommended Dish(es):  Sate Jamur,Jamur Goreng Penyet,Rendang Jamur
 
Spending per head: Approximately Rp40000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Sate Kambing Muda spesial! Smile Sep 19, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Sate | Halal

 
Pernah mendengar yang namanya sate klathak? Di sepanjang Jl. Imogiri, Bantul, terdapat banyak penjual sate klathak, salah satu yang paling terkenal bernama Sate Pak Pong. Sebelum menuju ke Omahe mBok Giyem yang saya tulis di post sebelumnya, kamipun mampir ke Sate Pak Pong untuk mencicipi seperti apa sate klathak tersebut. Sate Pak Pong merupakan rumah makan yang sederhana dengan beberapa meja dan bangku kayu saja. Saat saya datang, masih jam nanggung sehingga tidak ramai.

 
Apakah sate klathak itu? Sate klathak merupakan sate yang terbuat dari daging kambing muda, dan ditusukkan ke jeruji sepeda. Boleh dibilang jeruji tersebutlah yang menjadi keunikan sate klathak ini. Konon daging satenya hanya dibumbui dengan garam dan merica saja.
Sate Klathak - IDR 13,000 (2 tusuk / porsi)

Sate Klathak - IDR 13,000 (2 tusuk / porsi)

 
Seporsi sate klathak terdiri dari dua tusuk sate yang potongan dagingnya cukup besar-besar. Untuk teman makan sate disediakan kecap manis. Saya bukan penggemar kambing, tapi saya suka sate klathak ini! Dagingnya tidak bau, serta sangat empuk, cukup dicocol kecap manis sedikit sudah sangat nikmat.
Nasi Goreng Kambing

Nasi Goreng Kambing

 
Karena ceritanya hanya nyemal-nyemil sore, untuk menemani makan sate kampipun memesan sepiring nasi goreng kambing untuk dimakan bersama. Saya lupa harganya, sepertinya sekitar IDR 15,000-20,000 saja. Nasi gorengnya sangat enak! Walaupun agak berminyak, mungkin nasi goreng kambing terenak yang pernah saya makan. Bumbunya sangat pas, dan daging kambingnya empuk dan tidak bau.

Untuk penggemar kambing, ataupun yang bertujuan untuk kulineran ke Yogyakarta, menurut saya sate klathak sangat perlu untuk dicoba. Dari mana nama klathak itu? Dari bunyi ketika sate dibakar rupanya. Klathak...klathak.
 
Recommended Dish(es):  Sate Klathak,Nasi Goreng Kambing
 
Spending per head: Approximately Rp20000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Restaurant | Halal

Masih dalam rangka wisata kuliner di Yogyakarta, saya mampir ke satu tempat bernama Omahe mBok Giyem. Lokasinya di daerah Bantul, cukup jauh dari pusat kota Jogja. Omahe mBok Giyem berlokasi di sebuah rumah bernuansa jadul di tengah pemukiman penduduk yang sepi dan tenang.

 
Baik bagian dalam ataupun luar dari rumah makan ini diisi dengan meja dan kursi kayu, serta dekorasi yang bernuansa vintage. Saya datang pada hari Minggu malam, dan saat itu tidak ada tamu selain saya dan teman-teman saya, jadinya makin berasa homey, seakan makan di rumah sendiri bersama keluarga.

 

 
Omahe mBok Giyem menawarkan makanan yang kebanyakan ala Indonesia. Inilah makanan dan minuman saya dan teman-teman malam itu:
Es Cincau - IDR 6,000 | Tomat Tubruk - IDR 7,000

Es Cincau - IDR 6,000 | Tomat Tubruk - IDR 7,000

 
Tea Tarik - IDR 7,000

Tea Tarik - IDR 7,000

 
Minuman-minuman di Omahe mBok GIyem tersaji dalam gelas yang tidak terlalu besar namun pas. Rasanya juga oke, saya sendiri memesan Tea Tarik, rasanya tidak kalah dengan tea tarik dengan harga lebih mahal.
Es Campur - IDR 10,000

Es Campur - IDR 10,000

 
Es campurnya tidak terlalu manis dan segar, porsinya juga pas tersaji dalam cangkir besar.
Rojali - IDR 10,000

Rojali - IDR 10,000

 
Rojali ini berupa tape yang dibalur tepung dan digoreng dan disajikan dengan parutan keju serta coklat meses.. Buat teman saya yang pecinta tape, rasanya mantap. Buat saya yang bukan pecinta tape, rasanyapun enak.
Kerupuk Gendar - Free

Kerupuk Gendar - Free

 
Kerupuk gendar ini merupakan compliment dari Omahe mBok Giyem. Kerupuk yang terbuat dari nasi ini memang nikmat, apalagi gratis.
Soup Jamur Asam Pedas - IDR 15,000

Soup Jamur Asam Pedas - IDR 15,000

 
Soup Jamur Asam Pedas di Omahe mBok Giyem ini berupa sop tom yam berisikan sayuran serta jamur. Rasanya asam, pedas, segar, dan sedikit membuat terbatuk-batuk kalau tidak kuat pedas.
Paket Ayam Bakar OMG - IDR 17,500

Paket Ayam Bakar OMG - IDR 17,500

 
Paket Ayam Bakar OMG (Omahe mBok Giyem) terdiri dari paketan nasi, sepotong ayam bakar, serta sayur lodeh. Sayur lodehnya enak, ayamnya juga dibumbui dengan baik.
Bihun Kuah Special - IDR 15,000

Bihun Kuah Special - IDR 15,000

 
Bihun dengan kuah bening ini berisikan sayur-sayuran, bakso ikan, bakso sapi, serta daging ayam dan jamur. Untuk saya rasanya sedikit tawar, jadi agar pas dengan lidah saya tambahkan sedikit kecap.
Nasi Mawut (Magelangan) - IDR 15,000

Nasi Mawut (Magelangan) - IDR 15,000

 
Nasi Mawut merupakan nasi goreng yang dicampur dengan mie, disajikan dengan acar dan kerupuk. Rasanya enak, porsinya juga besar.

Makanan yang disajikan di Omahe mBok Giyem boleh dibilang makanan rumahan, sesuai dengan suasananya, namun walaupun begitu rasanya cukup memuaskan, apalagi harga yang ditawarkan terbilang murah. Pelayanan di sinipun sangat baik, pelayannya ramah-ramah dan helpful. Walau sepanjang kunjungan kami ke sana tidak ada tamu lain, tidak selalu Omahe mBok Giyem ini sepi, karena biasanya banyak yang datang dalam rombongan, namun kebanyakan pada siang hari.
 
Recommended Dish(es):  Nasi Mawut,Rojali
 
Spending per head: Approximately Rp25000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Makan bak Sultan di Bale Raos. Smile Sep 16, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Restaurant | Halal

Di hari Minggu yang cerah, saya dan teman-teman mengunjungi Keraton dan Taman Sari. Setelah mengunjungi kedua tempat tersebut, tibalah waktu makan siang, dan meluncurlah kami ke Bale Raos yang letaknya tak jauh dari Keraton.

 
Keunikan Bale Raos adalah, tempat ini menyajikan makanan-makanan kesukaan para Sultan Yogyakarta di tempat dengan arsitektur yang sangat Jawa. Ruangan di Bale Raos bersifat terbuka, jadi tidak menggunakan pendingin ruangan. Saat saya datang, tempat ini masih sepi, namun tak lama datanglah rombongan yang langsung memenuhi hampir separuh tempat ini. Bale Raos merupakan tempat yang banyak dikunjungi turis di Yogyakarta, jadi ada baiknya untuk datang lebih awal untuk makan siang atau makan malam.

Di meja kami sudah tersedia gelas-gelas berisikan air putih, dan tak lama disajikan juga sepiring kerupuk jagung yang ternyata enak juga kalau dicampur dengan nasi. Masing-masing dari kamipun memilih makanan yang beberapa di antaranya diberi keterangan bahwa makanan tersebut merupakan favorit dari Sultan, mulai dari Sultan ke VII sampai dengan ke X, juga GKR Hemas.

Dan inilah makanan dan minuman ala Sultan kami siang itu :
Es Sapaitu - IDR 15,000

Es Sapaitu - IDR 15,000

 
Es Sapaitu merupakan minuman sarsaparila yang dicampur dengan susu kental dan es. Sarsaparilanya yang dipakai di sini berasal dari Yogyakarta. Rasanya kurang lebih seperti root bear float.
Selada Huzar - IDR 24,000

Selada Huzar - IDR 24,000

 
Hidangan ini konon biasa dihidangkan pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VIII sekitar tahun 1920-1930an. Sudah keren yah makanan jaman itu, saya aja jarang makan salad. Salad dengan isi sayur-sayuran dengan topping mayonaise, keju, dan telor ini porsinya cukup besar, sehingga cocok untuk sharing.
Roti Jok - IDR 20,000

Roti Jok - IDR 20,000

 
Roti Jok merupakan roti yang terbuat dari tepung beras dan tepung terigu dan disajikan dengan semur ayam. Hidangan ini konon merupakan favorit dari Sultan Hamengku Buwono VIII.
Lombok Kethok - IDR 27,000

Lombok Kethok - IDR 27,000

 
Lombok Kethok merupakan hidangan favorit SUltan Hamengku Buwono mulai dari VI sampai IX yang terbuat dari daging sapi yang dimasak seperti semur dengan potongan cabai besar dan irisan tomat hijau.
Bestik Lidah - IDR 50,000

Bestik Lidah - IDR 50,000

 
Lidah sapi yang empuk dengan bumbu yang enak ini disajikan dengan 'kentang ongklok' dan serces (setup sayuran favorit Sri Sultan Hamengku Buwono IX).
Bestik Djawa - IDR 50,000

Bestik Djawa - IDR 50,000

 
Menu yang konon juga kesenangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX ini terbuat daging sapi giling dengan kuah semur manis, dan disajikan dengan puree kentang dan sayuran.
Nasi Tradisional Set - IDR 45,000

Nasi Tradisional Set - IDR 45,000

 
Nasi Tradisional Set ini merupakan perpaduan nasi merah dari Wonosari dengan beberapa makanan favorit kesultanan, di antaranya Gecok Ganem (bakso yang disajikan dengan santan, kesukaan Sultan Hamengku Buwono IX), Oseng Daun Pepaya (kesukaan GKR Hemas), Tempe & Tahu Bacem, serta Lombok Kethok.
Pecal Ayam - IDR 25,000

Pecal Ayam - IDR 25,000

 
Pecal ayam berupa ayam panggang yang berbumbukan berbagai rempah-rempah dan kemangi.
Podeng Angin - IDR 9,000

Podeng Angin - IDR 9,000

 
Dessert berupa setup nanas dipadu dengan whipped cream ini merupakan salah satu kegemaran Sultan Hamengku Buwono VIII. Kalau hanya dimakan bagian atasnya saja, rasanya akan tawar, oleh karena itu harus diaduk sampai ke bagian bawahnya.
Prawan Kenes - IDR 10,000

Prawan Kenes - IDR 10,000

 
Kudapan dengan penampilan unik yang juga favorit Sultan Hamengku Buwono VIII ini (banyak yah favoritnya) berupa pisang kepok yang dibelah dua yang diikat dengan daun pandan, dijepitkan ke bambu dan dibakar.
Manuk Nom - IDR 7,500

Manuk Nom - IDR 7,500

 
Manuk Nom merupakan dessert berupa pudding yang berbentuk seperti burung (dengan sayap emping?) terbuat dari tape ketan hijau dan telor. Di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono VII, hidangan ini biasa dinikmati sebagai dessert, sedangkan di era Sri Sultan Hamengku Buwono VIII disajikan sebagai appetizer.

Bagaimana kesan saya setelah mencoba makanan kesukaan para Sultan? Ternyata selera saya dan Sultan agak berbeda. Dari rasa menurut saya belum ada yang mengesankan saya, tapi cukup memuaskan. Harga yang dipasangpun tergolong affordable. Walaupun begitu, menurut saya Bale Raos tetap patut dikunjungi dalam agenda perjalanan ke Yogyakarta. Di mana lagi bisa mencicipi makanan-makanan kesukaan para Sultan selain di sini? Sugeng dahar. smile
 
Recommended Dish(es):  Bestik Lidah
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0