OpenRice Index
  
niyaoke
This is niyaoke . I am a Graphic DesignerI like to hang out in Thamrin, Green Ville, Grogol. Indonesia, Chinese, Korea are my favorite cuisines. I also love Food Court, Makanan Ringan, Restaurant and Pork/Babi Guling, Bakmi/Kwetiau, Dim Sum.
Member 19 First(s)
No. of Review106 Review(s)
編輯推介數目53 Editor's Choice
Recommended11 Recommended
Popularity4923 View(s)
Replies in Forum7 Comment(s)
Upload Photos1036 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant18 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲509 Follower(s)
niyaoke  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 11 to 15 of 106 Reviews in Indonesia
MemBABI buta di Imperial Lamian Smile Dec 12, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Kumpul Keluarga

 
Beberapa kali saya mampir ke Grand Indonesia pada hari kerja, dan beberapa kali juga saya melewati Imperial Lamian yang selalu dipenuhi pengunjung pada jam makan siang, sayapun jadi penasaran. Akhirnya, beberapa waktu lalu sayapun mencoba untuk makan di Imperial Lamian.

Saya datang sebelum jam 12 siang dan baru sebagian besar yang sudah ditempati. Saya memilih duduk dekat order station sehingga mudah untuk memanggil waiter, saya lihat yang duduk di pojok agak kesulitan untuk memanggil waiter.

 
Imperial Lamian menyajikan menu-menu masakan ala Cina, yang spesialisasinya adalah Shanxi Noodle atau Yi Gen Mian, La Mian ala Shanxi salah satu provinsi di Cina. Selain itu Imperial Lamian juga menyediakan menu dimsum serta masakan ala Cina lainnya. Berikut beberapa cicipan saya di Imperial Lamian:
Ubur-Ubur dengan Daun Bawang - IDR 28,900

Ubur-Ubur dengan Daun Bawang - IDR 28,900

 
Ubur-ubur di Imperial Lamian disajikan di piring persegi yang tidak terlalu besar. Penampilannya sederhana, dan rasanya tidak terlalu banyak bumbu yang digunakan, saya menyukainya.
Sup Asam Pedas ala Sichuan - IDR 17,900

Sup Asam Pedas ala Sichuan - IDR 17,900

 
Sup Asam Pedas Imperial Lamian hadir dalam mangkok kecil, tapi isiannya cukup banyak. Kuahnya kental, rasanya asam, tidak terlalu pedas.
Kuo Tie isi Daging Babi &\\ Kucai - IDR 16,900

Kuo Tie isi Daging Babi &\\ Kucai - IDR 16,900

 
Kuo Tie di Imperial Lamian bentuknya agak unik, karena kulitnya tidak membungkus penuh isiannya, di sisi kiri kanan terbuka sehingga kita dapat melihat daging cincang di dalamnya. Rasanya lumayan enak, gurih dan semakin nikmat dengan sambalnya.
Mie Wanton dalam Minyak Cabe - IDR 31,900

Mie Wanton dalam Minyak Cabe - IDR 31,900

 
Dari beberapa menu mie yang ada, akhirnya saya mencoba Mie Wanton dalam Minyak Cabe, yaitu semangkok mie dengan 3 buah pork wonton disajikan dengan pork bone soup. Mienya tidak terlalu tebal, saya lebih menyukai jenis mie ini dibanding dengan la mian dari post saya sebelumnya. Wontonnya juga enak, kulitnya tidak terlalu tebal. Untuk saya, menu ini tidak terlalu pedas, saya masih menambahkan chili oil agar sesuai dengan lidah saya.
Lumpia Durian - IDR 19,900

Lumpia Durian - IDR 19,900

 
Ada 3 potong Lumpia Durian dalam 1 porsinya. Ukurannya sedang dan agak tipis. Secara keseluruhan rasanya enak, rasa duriannya sangat terasa, namun menurut saya kulitnya lumpianya agak ketebalan.
Chinese Tea - IDR 5,900    (per pax)

Chinese Tea - IDR 5,900 (per pax)

 
Pengalaman saya makan di Imperial Lamian cukup memuaskan. Sekarang saya mengerti kenapa Imperial Lamian selalu ramai, selain menunya cukup menarik (terutama karena ada pork), harga yang ditawarkanpun bersahabat dengan kantong karyawan. I'll be back for more noodle and Chinese food.
 
Recommended Dish(es):  Noodle
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

La Mian in Paradise. Smile Dec 12, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Dim Sum | Kumpul Keluarga

Paradise Dynasty merupakan salah satu brand dari Paradise Group yang berasal dari Singapura. Di Indonesia sendiri, Paradise Dynasty bernaung di bawah Boga Group dan telah memiliki 3 outlet, yang 2 di antaranya berada di Jakarta yaitu di Plaza Senayan dan Central Park.

 
Sebagai anak Jakarta Barat sejati, saya sering banget mampir ke Central Park, dan kali ini sayapun bertandang ke Paradise Dynasty yang terletak di lantai paling bawah Central Park. Ruangannya tidak terlalu besar, dan jaraknya cukup dekat antara meja yang satu dengan meja yang lain.

 
Mengusung konsep casual dining yang berfokus pada masakan ala bagian Utara dan Selatan dari Cina, Paradise Dynasty menyebut dirinya sebagai the Legend of Xiao Long Bao. Selain Xiao Long Bao, Paradise Dynasty juga memiliki menu spesial yaitu Pork Bone Soup Lamian.

Berikut ringkasan makan siang saya di Paradise Dynasty waktu itu.
La Mian with Braised Pork Belly in Signature Pork Bone Soup - IDR 72,000

La Mian with Braised Pork Belly in Signature Pork Bone Soup - IDR 72,000

 
Penasaran dengan menu la mian dari Paradise Dynasty, sayapun memesan menu ini. Pesanan saya hadir di dalam satu mangkuk yang berukuran cukup besar. La mian dengan pork bone soup ini disajikan dengan braised pork belly, dilengkapi dengan rumput laut, bamboo fungus, pakcoy, telur setengah matang, dan taburan daun bawang. Secara keseluruhan rasanya enak, pork belly aka samchannya terasa manis, dagingnya empuk, demikian pula lemaknya. Kuahnya gurih dan cukup kental, namun menurut saya lebih cocok disajikan dengan mie jenis ramen dibandingkan dengan la mian.
Pan Fried Pork Dumplings - IDR 28,000

Pan Fried Pork Dumplings - IDR 28,000

 
3 buah Pork Dumplings berukuran sedang disajikan di atas piring. Dumplings-nya enak, kulitnya tidak terlalu tebal dan isian daging cincangnya juicy & yummy.
Pan Fried Pork Dumpling

Pan Fried Pork Dumpling

 
Chinese Tea - IDR 5,000

Chinese Tea - IDR 5,000

 
Chinese tea-nya refillable, minuman paling pas menemani makan Chinese food yang cenderung berminyak.

Kesimpulan saya: Paradise Dynasty cukup pricey dari segi harga, namun porsi la mian-nya cukup besar. Walau semua makanan di atas saya habiskan sendiri, tapi untuk yang makannya tidak terlalu banyak saya rasa bisa di-share. Will I come back? I might, to try the legendary xiao long bao smile
 
Recommended Dish(es):  La Mian
 
Spending per head: Approximately Rp100000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

 
Luciole Bistro merupakan sebuah bistro yang terletak di Tribeca Park, Central Park. Kata 'luciole' memilikki arti kunang-kunang yang diambil dari bahasa Perancis, yang dapat kita lihat pengaplikasiannya pada logo serta interior Luciole Bistro.

 
Interiornya cukup menarik dan nyaman, didominasi nuansa kayu coklat tua, dan dikelilingi oleh jendela-jendela kaca sehingga kita bisa menikmati suasana Tribeca Park dari dalam Luciole Bistro.

 

 
Seperti saya sebut sebelumnya, bahwa pengaplikasian kata 'luciole' dapat kita lihat melalui interiornya, yaitu pada dinding serta langit-langit Luciole Bistro terdapat banyak lampu yang disusun secara acak, seperti kumpulan kunang-kunang.

 
Let's talk about the food. Luciole Bistro menawarkan baik menu ala Barat maupun Timur, mulai dari pasta sampai nasi goreng.
Iga Asam Pedas

Iga Asam Pedas

 
Biasanya, saya ragu untuk mencoba makanan ala Indonesia di tempat dengan nuansa western seperti ini. Namun seringkali saya dibuat terkejut dengan rasa makanan ala Indonesia yang ditawarkan, dan benar saja, Iga Asam Pedas di Luciole Bistro ini sangat sedap! Iganya disajikan di dalam kuah asam pedas yang nikmat, saya ketagihan kuahnya, apalagi jika dimakan dengan nasi, iganyapun empuk. Kalau ada emping rasa-rasanya lebih nikmat lagi.
Iga Bakar Kedaton - IDR 85,000

Iga Bakar Kedaton - IDR 85,000

 
Iga Bakar Kedaton ini merupakan salah satu menu 'special of the month' (ketika saya datang masih bulan November), di mana setiap memesan menu 'special of the month' kita akan mendapatkan free ice tea. Sepotong besar iga disajikan dengan nasi uduk, mango salad, juga taburan mie yang digoreng kering. Rasa iganya cenderung manis, bumbunya meresap dengan baik sampai ke dalam. Mango saladnya fresh, taburan mie gorengnya bikin saya tidak berhenti ngunyah, enak juga digado dengan kuah Iga Asam Pedas.
Choco Banana Pancake with Vanilla Ice Cream - IDR 35,000

Choco Banana Pancake with Vanilla Ice Cream - IDR 35,000

 
Pancake ini juga merupakan menu 'special of the month', hanya saja khusus menu ini tidak mendapatkan free ice tea. I found nothing too special with this pancake.
Stickydate Toffee Pudding - IDR 39,000

Stickydate Toffee Pudding - IDR 39,000

 
Stickydate Toffee Pudding merupakan spongecake yang di dalamnya terdapat buah kurma dan disajikan dengan toffee sauce dan vanilla ice cream. Kuenya agak kering, jadinya lebih baik dimakan dengan es krim. Rasanya cukup unik, but I didn't really like it.

Saya cukup terimpresi dengan sajian makanan ala Indonesia dari Luciole Bistro, sedangkan untuk dessert yang saya coba, saya belum puas dengan rasanya. Saya cukup penasaran untuk mencoba main course ala western dari Luciole Bistro, mungkin di kunjungan berikutnya.Overall, menurut saya Luciole Bistro merupakan tempat yang nyaman untuk makan atau sekedar hangout di Central Park.

 
 
Recommended Dish(es):  Iga Asam Pedas
 
Spending per head: Approximately Rp75000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

The New Face of Pizza Marzano! Smile Dec 03, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Itali | Restaurant | Pizza & Pasta | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

 
Pernahkah kalian merencanakan untuk makan di suatu tempat sejak jauh-jauh hari sebelumnya dan pada hari-h, rencana itu gagal? Hal itu baru saja terjadi pada saya dan teman-teman saya beberapa hari lalu. Ceritanya kami merencakan brunch date di salah satu restoran yang cukup fancy di daerah Jakarta Selatan, apa daya keterbatasan akan direksi jalan dan google map yang menyesatkan, kami gagal sampai di tempat tujuan, dan karena sudah mulai lapar kami langsung saja berbelok dan masuk ke mal terdekat yaitu Kota Kasablanka.

Kami tidak tahu mau makan apa, pada akhirnya saya menunjuk sebuah tempat bernama PizzaExpress mengingat salah satu teman saya sedang ngidam makanan ala Italia. Setelah duduk dan melihat menu, saya baru sadar bahwa logo PizzaExpress tidak asing, yah, logonya sama dengan Pizza Marzano. Ternyata kini semua cabang baru Pizza Marzano berganti nama menjadi PizzaExpress.

 
Interior PizzaExpress di Kota Kasablanka ini cukup nyaman dan simple, mengusung konsep open kitchen di mana kita dapat melihat langsung baik pembuatan makanan ataupun minuman.

 
Walaupun menyajikan makanan ala Italia, kita dapat menemukan aksen Indonesia pada interior PizzaExpress di Kota Kasablanka ini, lihat motif batik mega mendung pada gambar di bawah ini?

 
Mari lanjut ke bahasan utama kita yang tak lain dan tak bukan soal makanan dan minuman!
Bruschetta Originale "PizzaExpress" - IDR 29,000

Bruschetta Originale "PizzaExpress" - IDR 29,000

 
Bruschetta Originale "PizzaExpress" ini terdiri dari roti yang tidak terlalu tebal, dengan potongan bawang merah, tomat, serta saus pesto dan daun basil di atasnya. It might looks simple, tapi perpaduan rasanya tidak sesederhana tampilannya. Rotinya renyah, berpadu dengan baik dengan potongan bawang dan tomat yang memberikan rasa segar dengan aroma bawang merah dan pesto yang khas. Nice!
Penne Pollo Pesto - IDR 80,000

Penne Pollo Pesto - IDR 80,000

 
Menu yang merupakan salah satu menu Christmas Special ini terdiri dari penne, potongan ayam, mushroom cream sauce, bawang merah, saus pesto, dan keju mozarella. Seperti tampilannya yang cukup meyakinkan, rasanya pun tidak mengecewakan. It was good. Potongan bawang merahnya membantu menetralisir rasa creamy dan cheesy menu ini.
Spaghetti Ala Genovese Con Pollo - IDR 70,000

Spaghetti Ala Genovese Con Pollo - IDR 70,000

 
Kami memesan satu menu dengan saus pesto lagi. Sebagai penyuka pesto sauce, menurut saya memang spaghetti merupakan pasta yang paling pas dimasak dengan saus pesto. Spaghetti Ala Genovese Con Pollo dari PizzaExpress ini juga memuaskan, dengan potongan daging ayam dan kentang di dalamnya. Namun menurut saya, kentang yang potongannya cukup besar-besar ini kurang cocok dipadukan dengan pasta. But overall it was good! Saya lebih menyukai Spaghetti Ala Genovese Con Pollo ini dibandingkan dengan Penne Pollo Pesto di atas, mungkin karena tidak terlalu creamy and tidak cheesy.
Trifolata Pizza - IDR 99,000

Trifolata Pizza - IDR 99,000

 
Trifolata Pizza juga merupakan salah satu menu Christmas Special dari PizzaExpress. Toppingnya terdiri dari portobello & closed mushroom, taleggio cheese, sage & garlic oil, mushrooms & truffle sauce, dan parutan keju grana padano. This pizza was really good! Pizzanya tipis, crunchy, dengan rasa keju dan jamur yang sangat khas. Perfect combination.
Banoffee Pie - IDR 42,000

Banoffee Pie - IDR 42,000

 
Untuk dessert, kami mencoba Banoffee Pie yang terdiri dari pisang, krim, saus karamel, crumbly biscuit serta vanilla ice cream. It tasted good, not too sweet which was a good point. Saya menyukai tekstur crumbly biscuitnya, juga fakta bahwa krimnya tidak bikin enek. And of course, vanilla ice cream is a perfect partner for a pie.
Lychee Iced Tea - IDR 28,000

Lychee Iced Tea - IDR 28,000

 
Segelas es teh dengan 2 buah leci di dalamnya. Segar, tidak terlalu manis, namun kebanyakan es.

Kunjungan saya ke PizzaExpress ini menghasilkan impresi yang positif. Soal rasa, menurut saya memuaskan. Soal harga, memang tidak murah, namun menurut saya sebanding dengan rasa dan kualitas makanan yang disajikan. Wanna taste some great pizzas and pastas? Do visit PizzaExpress. Ciao!
 
Recommended Dish(es):  Trifolata Pizza,Bruschetta Originale
 
Spending per head: Approximately Rp125000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Chocolate high at Godiva. Smile Nov 21, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chocolate / Candy Shop

 
Godiva Chocolatier merupakan butik cokelat yang berasal dari Brussels - Belgia yang telah berdiri sejak tahun 1926. Godiva telah memilikki ratusan cabang di berbagai belahan dunia, dan untuk di Indonesia sendiri, butik Godiva pertama baru beberapa lama berdiri di Plaza Indonesia - Jakarta. Cokelat Belgia sendiri dikenal dan diakui sebagai cokelat yang berkualitas tinggi, semua produk cokelat Godiva pun diimport langsung dari Belgia, demikian pula semua perlengkapannya seperti kotak, juga pita pembungkusnya.

Dari positioning butik Godiva pertama di Indonesia yang terletak di antara butik-butik fashion goods ternama di lantai 1 Plaza Indonesia, kitapun dapat mengetahui bahwa memang Godiva menempatkan produknya sebagai cokelat kelas atas. Tak heran jika harga yang ditawarkan Godiva boleh dibilang tidak murah karena Godiva lekat dengan keyword 'luxurious'. Bisa kita lihat, chocolate collections serta hampers dari Godiva dikemas dengan cantik dan elegan.

 
Begitu masuk ke Godiva di Plaza Indonesia, kita dapat melihat display berbagai jenis cokelat praline, truffe, juga carré. Cokelat-cokelat di display ini dijual per 100gr, dengan harga yang berbeda sesuai jenisnya. 1 pcs praline beratnya sekitar 12gr, dan untuk truffe 15gr.

Pralinés - Rp. 195.000 / 100 gram
Truffes - Rp. 237.000 / 100 gram
Carrés - Rp. 195.000 / 100gram

Inilah beberapa jenis cokelat dari Godiva yang pernah saya coba:

Pralines
P�pite Amande

P�pite Amande

 
Milk Chocolate - Hazelnut Praliné- Whole Roasted Almond
Volupt� 72

Volupt� 72

 
Dark Chocolate - 72% Cocoa - Dar Chocolate Paste
Tourbillon 85

Tourbillon 85

 
Dark Chocolate - 85% Cocoa - Dark Chocolate Ganache

Truffes
Truffe Am�re

Truffe Am�re

 
Dark Chocolate Mousse - Dark Chocolate Shell
Truffe Fruit Framboise

Truffe Fruit Framboise

 
Dark Chocolate Mousse - Fruity Purée Center - Dark Chocolate - Icing Sugar & Raspberry Powder
Truffe Souffl� Chocolate

Truffe Souffl� Chocolate

 
Extra Dark Chocolate Butter Cream - Dark Chocolate - Dark Chocolate Flakes
Truffe Cr�me Br�l�e

Truffe Cr�me Br�l�e

 
Caramelized Vanilla Cream - Dark Chocolate - White Chocolate - Brown Sugar

Carrés
(Chocolate Square)
Carr� Dark 72%

Carr� Dark 72%

 
Dari beberapa jenis cokelat yang saya coba, karena saya tidak terlalu kuat makan yang manis, jenis dark chocolate paling cocok dengan lidah saya. Oleh karena itu favorit saya di antaranya Volupté 72, Tourbillon 85 untuk Pralines, dengan sensasi manis dan sedikit rasa pahit yang serasi di lidah. Untuk Truffe, saya menyukai Truffe Amère, Truffe Soufflé Chocolate, juga Truffe Fruit Framboise dengan aksen buah yang sedikit asam dan manis. Saya juga menyukai Carré Dark 72%.

Tips untuk menikmati cokelat: diamkan sekitar 10-15 menit setelah dikeluarkan agar tekstur cokelatnya juga tidak terlalu keras ketika dimakan, sehingga terasa sensasi cokelat yang melting di lidah. Saya juga diberi knowledge bahwa cokelat yang baik padat dan rata seperti pada gambar Carré Dark 72% di atas, dan ketika dipatahkan bunyinya cukup nyaring dan dapat terbagi dua dengan baik tidak banyak serpihan tercecer.

Chocolixir
Dark Chocolate Decadence - IDR 55,000

Dark Chocolate Decadence - IDR 55,000

 
Chocolixir merupakan minuman cokelat ala Godiva yang merupakan campuran dari cokelat dan chocolate sauce. Ada 4 jenis chocolixir yang ditawarkan, dan hari itu saya mencoba Dark Chocolate Decadence yang terdiri dari campuran 72% dark chocolate dengan chocolate sauce, ditambah dengan whipped cream. The chocolixir was really rich of chocolate and tasty! Karena menggunakan 72% dark chocolate, rasanya tidak terlalu manis dan benar-benar terasa cokelat. Bahkan setelah 1-2 jam kemudian, rasa cokelatnya tetap sangat terasa, yang berarti tidak menggunakan banyak campuran es, bahkan menurut saya terasa lebih baik dari ketika baru disajikan.

Selain produk-produk di atas, Godiva juga menawarkan produk lain seperti biscuit, chocolate bars, chocolate pearls, dan berbagai jenis hampers serta chocolate collections.

 
 
Recommended Dish(es):  Dark Chocolate Decadence
 
Spending per head: Approximately Rp200000(Other)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0