OpenRice Index
  
Ms. Angela
This is Ms. Angela living in Mangga Besar. I am a Operation Supervisor, work in Slipi. I like to hang out in Menteng, Thamrin, Mangga Besar. Chinese, Jepang, Itali are my favorite cuisines. I also love Kafe and Pizza & Pasta, Sushi.
Member 12 First(s)
No. of Review48 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended3 Recommended
Popularity2224 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos163 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant1 My Restaurant(s)
Follow8 Following
粉絲87 Follower(s)
Ms. Angela  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 21 to 25 of 48 Reviews in Indonesia
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Kencan / Berpasangan

Heyy Openricers!! Siapa sih yang ga tau Warung Nuri di Bali.. yang sangat terkenal dengan pork ribs-nya dan sekarang giliran aku untuk nyobain.

Tiba di depan Warung Nuri, udah kecium duluan aroma ribs-nya, karena memang dipanggangnya di depan warung jadi asap panggangnya ngepul abiss.. lol

Setelah masuk.. wuihhh rame benerrr! shocked shocked Ga cuma sama orang lokal tapi juga orang asing. Tempatnya cukup besar dan memanjang ke belakang. Tempat duduk yang disediakan sebenarnya cukup banyak, tapi tetep aja yang mau makan disini harus ngantri dulu. Untungnya aku datang saat tempatnya ga gitu rame banget, jadi langsung dapat meja.

Menunya yang ditawarkan cukup bervariasi, tapi aku dan keluargaku pesan pork ribs-nya aja pake nasi putih.
The Menu

The Menu

 
The Atmosphere

The Atmosphere

 
Suasana di Warung Nuri ini cukup menarik ya. Dindingnya didominasi warna merah dengan lampunya yang kuning. Disini juga ada satu lemari besar yang isinya souvenir-souvenir yang bisa Openricers beli untuk oleh-oleh. Selain itu Warung Nuri juga menyediakan hand football game di tengah-tengah ruang makan.
The Game

The Game

 
Game ini disediakan lebih untuk anak-anak sih karena ukuran table-nya ga begitu besar. Mungkin untuk anak-anak yang lagi nunggu makanan datang atau nunggu orangtuanya selesai makan, bisa pada main-main dulu disini. lol

Tempat untuk cuci tangan disediakan tepat di depan toilet. Nah yang unik itu hiasan di pintu masuk mau ke tempat cuci tangan itu. Ada banyak tutup botol minuman soda yang dikaitkan satu per satu sehingga membentuk tirai, jadi kalo Openricers mau masuk atau keluar, pasti berisik deh karena bunyi antar tutup botol gitu.. Sangat menarik!

Well, pork ribs-nya udah DATANGGG!! lol lol Sekarang waktunya untuk mencicipi..
Sorry ya Openricers foto pork ribs-nya diambil pas udah setengah gitu.. karena udah saking laper dan napsunya liat itu ribs jadi lupa deh mau foto! Hahaha.. lol
Tinggal setengah.. hehehe

Tinggal setengah.. hehehe

 
Rasanya memang ga perlu diragukan lagi. Ribsnya dipanggang dengan sempurna.. Dagingnya empuk, ga terlalu gosong, renyah, dan bumbunya meresap bangetttt.. Rasa bumbunya sendiri manis pedas, sampe tulang dari ribs-nya enak buat dihisap-hisap.. YUMMYYYYY!! mad mad mad
The Bucket

The Bucket

 
Waitressnya juga menyediakan satu ember aluminium yang digunakan untuk membuang semua ribs-nya, jadi abis makan ga berantakan deh. Pelayanan disini cukup memuaskan. Jumlah waitressnya sendiri cukup banyak dan mereka cepat untuk melayani dan taking order, mungkin karena sudah terbiasa dengan pengunjungnya yang rame terus kali ya. smile

Sayangnya, ada satu hal yang bikin aku dan keluargaku kurang nyaman saat mau makan. Ketika makanan kami datang dan siap untuk dimakan, tiba-tiba aku kurang tau whether itu owner or manager restonya, menyelipkan 3 orang tamu lagi di sebelah mejaku. sad Meja yang aku tempati memang meja panjang dan itu pun sudah dishare dengan pengunjung lain, tapi 3 orang ini tiba-tiba aja diselipin lagi d tengah-tengah antara mejaku dengan meja customer lain, makanya jadi agak sempit space tempat duduknya. Sangat disayangkan jadi buat suasana makan kurang nyaman.. sad
The Process

The Process

 
Well, dari review ini tentunya aku rekomen banget Warung Nuri untuk dicoba karena memang layak untuk dicoba. lol Rasa dari pork ribs ini benar-benar sungguh sangat memuaskan dan bikin pengunjung untuk datang lagi, ga nyesel mereka untuk ngantri panjang. Lokasi Warung Nuri tempat aku makan ini merupakan cabangnya, katanya sih warung pertamanya di daerah Ubud dan dengar-dengar disana rasanya lebih enak lagi.. Hmmmm.. bikin penasaran lagi deh. Gimana kalo Openricers yang coba? tongue
 
Recommended Dish(es):  Pork Ribs
 
Date of Visit: Aug 04, 2011 

Spending per head: Approximately Rp120000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Italian Taste, Warung Style OK Aug 12, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Itali | Restaurant | Pizza & Pasta | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Salam Openricers!
Bali memang tempatnya wisata kuliner.. Ga ada abisnya untuk coba icip ini icip ituu..
Sekarang giliran Warung Italia yang aku review. smile
Front Door

Front Door

 
Ada layanan delivery juga ternyata

Ada layanan delivery juga ternyata

 
Well.. Pertama kali aku kesini, ga tau kenapa aku jadi inget Warung Pasta di Kemang. Konsep tempatnya mirip-mirip, mungkin karena sajian makanannya ga jauh beda kali yah.. masih bernuansa Italia. Tempatnya cukup luas, ornamen furniture dan konsep tempatnya juga simple. Ruangannya tidak ada indoor ataupun outdoor dan non-AC. Tapi Openricers ga perlu takut kepanasan karena disini udaranya sejuk kok. Kebanyakan yang datang kesini anak muda atau rame-rame. Mungkin kalo di Bali disini salah satu tempat nongkrong yang asik kali yah.
The Food Display

The Food Display

 
Karena judulnya udah Warung Italia, maka disini Openricers bisa lihat makanan apa saja yang disajikan di display. Pilihan menunya cukup banyak, kira-kira ada lebih dari 8 menu yang disajikan.. Full of cream and tomato sauce, pasta, dan variasi gorengan khas Itali. Kirain aku bakalan ketemu makanan yang umum seperti spaghetti ataupun fettucini tapi pas lihat menunya... Mostly, saya ga kenal smuaaaaa.. shocked shocked hahaha. Yang aku tau cuma lasagna dan fusilli tuna, sisanya beda bangett. tongue

Cara pesannya Openricers tinggal tunjuk dan pilih makanan yang Openricers mau, nanti langsung disajikan di piring deh. Selain itu, Openricers juga bisa pesan makanan di luar pilihan di display tersebut. Misalnya pesan spaghetti atau pizza. Tapi, saat aku datang sih ga ditawarkan menu sama sekali dan juga ga dikasih tahu soal ini sama waitressnya. So, untuk beberapa pengunjung baru mungkin ga tahu kalo sebenarnya mereka bisa pesan makanan selain di display. sad

Honestly, saat lihat tampilan pilihan makanan di display, aku kurang begitu tertarik. sad Jadinya aku pilih lasagna, fusilli tuna, dan topping wortel yang biasanya untuk salad. Sayang fotonya makanannya malah ilangg.. sad

bowl Lasagna

Potongan lasagna yang diberikan cukup besar. Rasa dari lasagna sendiri dominan asam dan manis dari tomato sauce. Hmm.. menurutku rasanya enak tapi okay aja sih, tidak terlalu spesial. Hati-hati untuk yang tidak terlalu suka rasa asam, karena rasa asam dari saus tomatnya benar-benar kuat banget. mad

bowl Fusilli Tuna

Rasa fusilli-nya tawar dan disajikan tidak hangat. Potongan tuna-nya juga cuma sedikit. Kadang terasa black pepper, tapi tetap rasanya kurang berani, jadi kurang jelas apakah fusilli ini mau spicy atau creamy.. sad

bowl Topping Wortel

Ini diambilin banyak banget sama waitressnya.. sampe rada eneg makannya dan ga abis juga. Rasa wortelnya tawar dan cenderung masih agak keras. sad

Pelayanannya menurutku kurang bagus. Melayani tamu memang cepat, seperti menawarkan dan menghidangkan minuman, serta saat diminta bill. Tapi, kakakku ada sedikit pengalaman kurang menyenangkan saat mau beli gelato di Warung Itali ini. Cukup lama kakak saya untuk menunggu waitress yang melayani stall gelato dan melayani dengan tidak ramah. huffy Untuk masukan aja, sebaiknya waitress disini lebih murah senyum dan ramah dengan pengunjung yang datang, aku rasa itu akan jauh lebih baik. smile

Okay, secara keseluruhan.. Menurutku, rasa dari makanannya okay saja, nothing special. Kalo secara harga memang terjangkau, apalagi untuk anak muda yang suka nongkrong. Suasana dari tempatnya juga nice untuk berkumpul, simple namun tetap nyaman. Yang sangat disayangkan hanya pelayanan dari Warung Itali ini yang kurang memuaskan. sad
Untuk Openricers yang memang addicted dengan makanan Itali dengan harga terjangkau di Bali, mungkin bisa coba mampir kesini.
 
Recommended Dish(es):  Lasagna
 
Date of Visit: Aug 05, 2011 

Spending per head: Approximately Rp40000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Memang ASLI ENAAAK Smile Aug 12, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Hmm.. Pie susu..
Yang terbayang saat mendengar kata pie susu adalah enak, enakk, dan ENAKKK!! mad mad hahaha.. Cemilan yang satu ini ga disangka booming banget di Bali. Biasanya orang beli pie susu ini untuk oleh-oleh, yaa mirip-mirip Pia Legong gitu deh.

Untuk mencari tempat jual pie susu ini cukup lama karena harus masuk gang dan cari rumahnya. Tapi, tidak terlalu sulit kok karena banyak panah papan penunjuk jalan gitu di dalam gang yang bertuliskan “PIE SUSU ASLI ENAKK”, jadi kita tinggal ikutin arah papannya aja deh. Tadinya aku kirain tempat jualnya bakalan sepert bakery atau toko kue biasa dengan display makanan, tapi ternyata... kita diantar ke pabriknya.
The Cashier Table

The Cashier Table

 
Pertamanya pas aku dan keluargaku sudah sampai di salah satu rumah, ada salah satu warga perumahan disana yang kasih tahu kalo mau beli pie susu ada di rumah satunya lagi. Setelah ditunjukkan jalannya, sampailah kita. Tempatnya memang kelihatan pabrik rumahan. Masuk dari pintu gerbang rumah, di sebelah kanan ada banyak oven besar dan para pegawai yang sedang bekerja dalam proses pembuatan pie susu. Sedangkan di sisi sebelah kiri, ada beberapa pegawai yang sedang membungkus pie susu yang sudah matang untuk segera diambil pembeli dan juga ada meja kasir.
The Process

The Process

 
The Pie Factory

The Pie Factory

 
Setelah tanya ke kasirnya yang juga pemiliknya, ternyata untuk pembelian pie susu ini ga bisa langsung on the spot, melainkan telepon untuk memesan terlebih dahulu berapa jumlah yang dibeli dan kapan akan diambil. Minimal pemesanan 1 minggu sebelum diambil. Ini dikarenakan para pegawai memang mengerjakan pembuatan pie susu sesuai dengan jumlah pesanan yang ada di hari itu saja. Kalaupun pembeli yang datang on the spot kesana bisa dapat, itu karena ada pesanan yang batal diambil hari itu.

Luckily, kakakku bisa dapat pie susu-nya. lol Tadinya kita mau beli 45 pieces, tapi ternyata yang available cuma ada 35 pieces. Ya sudah deh.. ambil yang ada aja. Pie susu ini tersedia dalam 2 rasa, yaitu original dan chocolate. Sayangnya yang rasa coklat cuma kebagian 2 jadi langsung makan di tempat deh.

chopstick Chocolate

Untuk yang rasa coklat, aku kurang suka. Rasa coklatnya kurang terasa dan sayangnya aku dapat pie yang agak gosong, jadi pie-nya terasa agak pahit. sad Tapi kebalikan dari kakakku, dia suka yang rasa coklat.. Coklatnya manis dan wangi. Mungkin kebetulan aja kali ya aku dapat pie-nya yang kurang bagus.

chopstick Original

Basically, pie yang original ini rasanya seperti egg tart. Rasa manisnya pas, pie-nya renyah, dan isi vla-nya itu ga lembek tapi mirip sama pudding atau agar jadi pengen nambah lagi, lagi, dan lagiii.. mad mad
Original Pie Susu

Original Pie Susu

 
Untuk Openricers, aku rekomen pie susu ini buat kamu yang suka ngemil atau cari oleh-oleh dari Bali. Tempatnya ga terlalu sulit untuk dicari kok dan harganya juga sangat terjangkau.. Cuma Rp 2.000,- aja per piece-nya. smile Rasa dan kualitasnya pun terjamin.. Tapi, Openricers jangan lupa yah untuk pesan dulu sebelum datang kesini, daripada nanti datang sia-sia ga bisa bawa pulang oleh-oleh.. hehehe.smile
 
Recommended Dish(es):  Pie Susu Original
 
Date of Visit: Aug 07, 2011 

Spending per head: Approximately Rp20000(Tea)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Last but not Least! Smile Aug 11, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Seafood | Halal | Kumpul Keluarga

Hello Openricers! smile

Liburan telah selesai di Bali, saatnya kembali ke Jakarta. Eitttsss.. tapi sebelum pulang tetep harus isi perut dulu dong sama makanan Bali untuk terakhir kalinya. So, resto terakhir yang akan dikunjungi adalah Warung Plengkung. Lokasinya tidak jauh dari bandara, inilah salah satu alasan keluargaku pilih tempat ini, jadi searah lah gitu rutenya.

Judulnya sih “warung” ya, tapi menurutku standarnya udah resto deh.. hehehe. Tempatnya cukup besar, terbagi 2 ruangan. Ada ruangan indoor ber-AC untuk non-smoking room dan satu lagi ruangan outdoor yang pake AC alam. Aku lihat untuk ruangan indoor tidak terlalu menarik, hanya meja dan kursi makan biasa.

Sedangkan untuk bagian outdoor lahannya lebih luas dan pilihan tempat duduknya pun bervariasi. Openricers bisa pilih mau duduk di kursi atau meja atau duduk lesehan di pondok-pondoknya sehingga bisa terasa lebih privat kalau kumpul rame-rame sama keluarga. Keluargaku pilih untuk duduk lesehan, duduknya pun dialasi sama bantal jadi lebih nyaman deh.

Setelah selesai pesan makanan, aku perhatiin suasana restonya. Di dinding resto ini banyak dipajang foto-foto artis yang pernah berkunjung makan di Warung Plengkung ini. Yang aku inget sih pastinya ada foto Syahrini sama Anang gede banget.. Hahaha. tongue

Untuk pelayanan, menurutku waitressnya cepat tanggap, mendengarkan dan mencatat semua pesanan dengan baik. Selain itu, aku perhatiin sistemnya kalo makanan udah matang akan ada bunyi bel lumayan keras, sehingga para waitress bisa langsung gerak ke dapur untuk menyajikan makanan ke para tamu. Very good smile

Okay, go to the menu! Makanannya datang dan siap untuk dilahap! Menu yang dipesan:

bowl Kangkung Plengkung

 
Ini sih wajib banget dipesan katanya.. karena memang udah menu spesial disini. Rasa kangkungnya segar, ga dimasak sampe layu jadi warna hijaunya pun sangat menggugah selera untuk disantap. Di atasnya ada sambal dan mantep banget kalo diaduk dulu sebelum dimakan sama nasi hangat! Wuihhhh.. Rasa sambalnya ga begitu pedes kok, ga terlalu mendominasi si kangkung juga.. So, rasa keduanya balance, mantap! lol

bowl Ayam Goreng
Enyakkkk!!

Enyakkkk!!

 
Ayam ini digoreng kering dan renyah banget, jadi tulangnya pun bisa digigit juga. Jangan lupa pake sambelnya dan lalapnya dongg! Tambah lahap makan deh mad

bowl Ayam Bakar

Nahh saudaraku pesennya ayam bakar. Kalo ayam yang ini dibakar sudah sama bumbu sambalnya, jadi bumbunya benar-benar meresap. Saudaraku aja makannya sampe keringetan, katanya pedes bangett! mad
Jadi buat Openricers yang suka pedes, mungkin bisa coba menu ini. Lihat saudaraku makan seru juga.. sampe lupa foto kan..hahaha

bowl Ayam Plecek
MANGSTAPPP pedesnyaa

MANGSTAPPP pedesnyaa

 
Dari namanya agak aneh.. Actually, ayam plecek ini adalah ayam penyet terus dikasih sambal juga di atasnya. Rasa pedesnya ga kalah mantappp sama ayam bakarnya. Pedes tapi bikin nagih! mad mad

bowl Sayur Asem
Deliciosoooo!!

Deliciosoooo!!

 
Pas sayur asem ini datang, aku agak ragu makannya. Kok warnanya bening begini yah? Biasanya kan sayur asem kuahnya berwarna gitu. Tapi setelah dicoba.. wauww, enak juga! lol
Sayur asemnya tidak terlalu manis, rasa asamnya juga pas.. jadi ga berenti slurrputt kuahnya terus deh! mad Isinya juga banyak dan semua isi sayurnya kelihatan fresh. Mulai dari potongan tomat, kacang panjang, jagung, kacang melinjo, dan kacang tanah. Mangstappp! lol

bowl Tempe Bacem

Menu ini dipesan agak akhir-akhir karena nasi masih ada jadi nanggung pesen lagi deh.. hehehe. Sampe lupa difoto juga saking serunya makan.. tongue Ada 2 pieces tempe yang di atasnya juga dikasih sambel. Disajikan juga masih hangat cenderung panas karena baru matang, jadi makannya harus hati-hati. Rasanya? Ga kalah enakkkk.. Potongan tempenya juga lumayan besar walaupun 2 pieces saja.

Fasilitas yang disediakan Warung Plengkung ada banyak wastafel, toilet, dan tv yang cukup besar di tengah ruangan. Jadi, Openricers bisa nonton deh sambil nunggu makanan dateng kalo udah mulai bosen. Toilet yang disediakan pun bersih dan wangi.
Secara keseluruhan, aku rekomen tempat ini untuk Openricers yang ke Bali untuk coba makan disini. Menunya memang mirip-mirip makanan Sunda, tapi sentuhan dan rasa bumbu racikan Bali-nya tetep ada kok. Harganya tidak mahal, makanannya enak, pelayanan juga cepat dan memuaskan. Ga heran kalo resto ini rame terus..
Ayo coba Openricers! lol
 
Recommended Dish(es):  Kangkung plengkung, ayam goreng, ayam plengkung
 
Date of Visit: Aug 08, 2011 

Spending per head: Approximately Rp50000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Waiting's Companion Smile Aug 11, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Halal | Business Meeting

Hai Openricers,
Sambil nunggu pesawat untuk take-off yang masih sejam lagi, jadi aku dan keluargaku ke Starbucks dulu.
Ternyata Starbucks di terminal 3 ini cukup luas, tempat duduknya banyak dan tertata rapi. Kebanyakan yang tersedia kursi dan meja kayunya yang khas, untuk sofanya hanya beberapa saja.

Aku pesan
Cold Signature Chocolate

Cold Signature Chocolate

 
Biasanya aku pesan coffee-nya disini, tapi aku mau coba yang lain. Sebenarnya bisa dipilih mau disajikan hot or cold. Berhubung cuaca saat itu lagi lumayan panas, makanya aku pilih yang cold.
Rasa coklatnya kuat dan pekat.. tapi ga bikin eneg. Coklatnya juga ga terlalu pahit, jadi aku prefer untuk ga tambah gula lagi karena rasanya udh pas banget, apalagi diminum pas udaranya lagi panas jadi bikin seger deh! mad

Minumannya udah, ga lengkap ga ditemenin makanan juga.. hehehe. tongue
Espresso Brownies

Espresso Brownies

 
Aku pesan makanan favoritku, yaitu Espresso Brownies. Aku suka banget sama brownies ini karena rich of chocolate.. Adonan coklat dan flavour espresso-nya lembut tapi juga ada crispy-nya di bagian pinggir brownies, which is the best part for me. mad
Ditambah sama potongan dark chocolate yang menyatu sama browniesnya.. hmmmm.. Very nice! lol Apalagi brownies ini disajikan hangat, sebelum diantar dihangatkan dulu di microwave selama kurang lebih 3 menit.

Untuk pelayanan, menurutku sudah baik. Waitressnya cekatan dan sopan.. Untuk jumlah pelayan saat itu sih hanya 2 orang, tidak terlalu banyak tapi semuanya bisa di-handle dengan baik.smile
 
Recommended Dish(es):  Espresso brownies
 
Date of Visit: Aug 03, 2011 

Spending per head: Approximately Rp50000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0