OpenRice Index
  
ichakhairisa
This is ichakhairisa living in Cilincing. I am a Editor, work in Kuningan. I like to hang out in Sudirman, Kelapa Gading, Kuningan. Betawi, Jawa, International food are my favorite cuisines. I also love Chocolate / Candy Shop, Kedai Kopi & Teh and Es Krim/Yogurt, Dessert, Soto/Rawon, Dim Sum, Salad.
Member 98 First(s)
No. of Review218 Review(s)
編輯推介數目148 Editor's Choice
Recommended16 Recommended
Popularity11587 View(s)
Replies in Forum5 Comment(s)
Upload Photos1216 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant2 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲1312 Follower(s)
ichakhairisa  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 26 to 30 of 177 Reviews in Indonesia
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Kopitiam | Kumpul Keluarga

Overall Description

Kawasan kuliner Jalan Veteran Jakarta ternyata nggak hanya diisi dengan kuliner tempo dulu seperti es krim Ragusa. Ketika saya menelusuri jalan ini hingga keujungnya, saya menemukan banyak resto dan kafe modern berderet disini, salah satunya Limkie Kopitiam. Nama kopitiam mungkin sudah nggak asing lagi di telinga pecinta kuliner Jakarta, kafe yang awalnya ngetren di Singapura ini sekarang membanjiri Jakarta dengan beragam nama tapi tetap dengan konsep yang sama sebuah kedai kopi.

 

 
Limkie kopitiam sendiri menempati sebuah area di hoek Jalan Veteran, pas disampingnya restoran Mbah Jingkrak. Seperti pada umumnya kopitiam yang bernuansa homey, Limkie juga mendesain kafenya dengan suasana rumah. Pas masuk kita akan disuguhkan dengan seperangkat kursi dan meja terbuat dari kayu, dengan beberapa pajangan dan guci khas Chinese tertata apik di dindingnya. Kalau menengok ke kiri, terlihatlah open kitchen yang persis dirumah sendiri. Masuk agak kebelakang ada ruang private dengan kapasitas sekitar 30 orang, di bagian depannya ada lemari pajangan berisikan botol-botol minuman kosong yang unik-unik. Berasa di rumah sendiri deh pokoknya.

Menu & Price

Menu yang disajikan disini juga standar saja. Harganya pun masih ramah dengan kantong. Ada menu sarapan seperti roti bakar, telur ½ matang (7–22K), aneka nasi goreng (18–25K), aneka mie goreng (18–23K), aneka kwetiaw dan bihun (20–23K). Ada juga main course (20–35K) seperti ayam goreng limkie, cumi saus madu, brokoli saus tiram, dan ada juga paket nasi (20–25K)seperti nasi ikan kakap taosi, nasi ayam ala Thai, dll.

Food

Berhubung waktu kesini saya dan teman-teman udah kenyang makan, akhirnya sambil nunggu teman yang belum dating, kita memesan menu yang simple-simpel aja buat cemilan.

Roti Bakar Cokelat Keju

 
A simple toast filled with cheese and chocolate crumbles. Nggak terlalu special. Rotinya juga nggak terlalu kering, soalnya saya suka roti bakar yang agak gosong gitu hehe. Malah kayak roti nggak dibakar jadinya hehe….

French Fries

 
Kentang goreng ini ditaburi cheese powder di atasnya. Digoreng cukup garing. Simple sih, ya lumayan lah buat nyemil-nyemil cantik.

Juice Strawberry

 
Terbuat dari fresh strawberry dan susu segar. Rasanya tidak terlalu asam karena susunya sepertinya banyak sekali. Cukup segar untuk siang yang terik.

Cappuccino

 
Nggak ada yang special sih dari minuman ini. Soalnya ini sepertinya terbuat dari cappuccino sachet-an yang biasa di pasaran, saya saja sampai hapal rasanya soalnya saya suka minum juga hehehe….

Fanta Susu

 
Saya lupa nama minuman ini, tapi pastinya ini terbuat dari campuran fanta dan susu cair. Rasanya ya seperti yang sudah kita tahu, soda dicampur susu pasti ada sedikit asam manisnya. Lumayan seger sih buat siang-siang.

Service

Sorry to say servisnya lama bangeeet! Padahal saat itu hanya ada saya dan empat teman saya, tidak ada tamu lain. Tapi entah mengapa untuk membuat roti bakar saja mereka butuh waktu sampai 30 menit lebih. Saya sampai berulang kali nanya ke pelayannya kapan jadinya. Alesannya “lagi dibuat, mbak. Sebentar ya.”

Conclusion

Kedai kopi memang harusnya menyajikan sesuatu yang cepat dan simple bukan sesuatu yang butuh tangan-tangan segitu terampilnya sampai-sampai makanan saja datangnya lama banget. Buat saya si Limkie kopitiam ini mungkin perlu sedikit mempertimbangkan kebutuhan pengunjungnya yang inginm akan, bukan sekedar menikmati betapa homey-nya kafenya.
 
Recommended Dish(es):  fanta susu
 
Date of Visit: Mar 16, 2012 

Spending per head: Approximately Rp15000(Breakfast)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 1  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Bakmi/Kwetiau | Kumpul Keluarga

Overall Description

It was in a Thursday rainy nite, when friend of mine offered me a free voucher to dine in Mangkok Putih, FX Lifestyle X'nter. Fortunately, I was in the mood of leaving my work and escaping somewhere hehehe...So, I asked my roommate to accompany and here we were in what so called Asian cuisine resto, Mangkok putih.

 
The resto is covered with white ambience as its second name started with white. A modern minimalis of the furniture completes the area which one side of the wall painted by a mural in red. However, I saw a victorian style in one side of the wall. There are several mirror in several white frame of victorian style hanging by.

 

 
In the other side, I can see the open kitchen with the chef and waiter making the dishes. Actually, it's simple and cozy resto to have simple dining.

 

 
Menu

Let's see the menu. I've heard about this resto before and the least I know is the cuisine which is Asian. We can see various Asian cuisines ranging from Indonesian, Malaysian, Thailand, to Vietnamese foods and they put them into categories. The categories among others:

Small Bites, consist of several appetizers:
Otak-otak, Shrimp cracker, Cassava Cracker, Chicken wings, etc;

Lamien, consists of various Lamien, a typical Chinese hand-made noodle:
Tomyam Lamien, Seafood Lamien, Beef Sliced Yamien, etc;

Soup Dish, consist of various soup:
Tomyam Goong, Wontoon Soup, Hainan Chicken Noodles, etc;

Rice Dishes consist of Asian mixed rice:
Hainan Duck Rice, Broccoli Beef, Duck Black pepper, etc;

Fried Rice consist of various fried rice:
Vegetable Fried Rice, Chicken Fried Rice, Salted Fish Fried Rice, etc;

From the Wok consist of various typical Hong Kong and Malaysian cuisines:
Hokkian Chicken, Hongkong fried Noodles, Penang Fried Kwetiaw, etc;

Japanese Corner, consist of various Japanese small bites:
Chicken Teriyaki, Salmon Teriyaki, Chicken Curry Katsu, etc;

They also served many kinds of beverages including their specialty such as Vanilla Milkshake, Oreo Sandwich Shake, Strawberry Crush, etc. Since I familiar with Indonesian food, so I decided to try Thailand and Singaporean foods.

The Foods

chopstickBeef Sliced Lamien – 34,5K

 
I might be not a noodle enthusiast but to eat this kind of Lamien, I absolutely love it! The Lamien was served with a bowl of noodle and tom yam soup. The noodle served in an oval and high bowl, while the soup in a round bowls. All in white. I remember this serving as same as serving for typical Mie Ayam in Indonesia hahaha….the texture of the noodle was soft and very thin, so does the beef. One thing I love is the tom yam soup; it’s very authentic soup with real spicy and savory flavor. I dunno I’ve never love spicy kind of food so bad til I eat this spicy soup and it’s great for me. Even I clean a bowl of soup out without taking the noodle hahaha!

chopstickHainan Duck Rice – 42K

 
This is similar with the authentic –familiar serving of Hainan Chicken Rice, however they change the chicken with duck. I am not a Hainanese cuisines lover, so I thought the Hainan rice is like the way it is, rich of chicken stock and fat. Nothing special. I love the duck, actually. Soft, tender, and sweet. I dunno why they served it sweet (I mean not too sweet) I still taste a salt and chili flavor, but I tasted it sweet maybe because of a rich soybean in it. The sauce was also ordinary. Too salty for me.

The price range is also fair. They offers about IDR9,000 – 39,000 for appetizer; IDR26,000 – 50,000 for main course; IDR10,000 – 23,000 for beverages.

Services

For services, I regretted that they don’t have competent waiters, I heard one of them yelled to one other inside the kitchen when he asked for a food. Don’t they think that there were several customers around? Some of them even don’t know when I asking the ingredients of food and the bad was they don’t know the social media used by the restaurant either website, facebook, and twitter. Oh come on! Where is the supervisor?!

Overall, I can’t say anything for this restaurant except the food that I taste, even though I only enjoyed the tom yam, at least I had enough dinner time and I might be considering to go back here.
 
Recommended Dish(es):  Beef Sliced Lamien
 
Date of Visit: Nov 15, 2011 

Spending per head: Approximately Rp50.000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Resto Bebek Goreng Seadanya OK Sep 01, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Bebek | Kumpul Keluarga

Depok selalu menjadi tempat terbaik saya untuk melakukan culinary trip. Rasanya tak cukup satu hari untuk menjelajahi setiap sudut kota kecil yang makin padat dengan beragam restoran dan tempat makan ini. Bulan ramadhan kemarin menjadi momen yang paling pas untuk berkumpul bersama teman-teman semasa kuliah sambil menikmati kuliner Depok yang selalu dinanti. Ditengah bingungnya saya memilih tempat makan yang hampir semuanya penuh dengan antrian orang yang hendak berbuka puasa, Bebek Goreng H. Slamet menyelamatkan saya dan teman-teman.

 
Resto yang berdampingan dengan Obonk Steak & Grill ini menghadirkan nuansa hijau disetiap sudutnya. Mulai dari plang nama di depan, dinding, light box, standing banner di dominasi warna hijau. Sedangkan bamgku dan mejanya dihiasi warna cikelat muda. Area makan disini tersedia juga area lesehan. Kapasitas tempat duduk disini sekitar 100 orang dan sangat penuh saat saya dan teman-teman datang berbuka puasa disini. Saking riuhnya sampai-sampai udara begitu pengap karena hanya dilengkapi dengan beberapa kipas angin di langit-langitnya.

 

 
Menu yang disajikan disini memang hanya bebek goreng yang jadi andalan. Pilihan menu dagingnya bisa dada, paha, atau kepala. Ada juga menu lain seperti ayam kremes, ati ampela dan cakar bebek. Mereka juga menyajikan menu paket berupa Paket Dada/PD (Dada Bebek + Nasi dan Lalapan + Teh Botol) dan Paket Paha/PH (Paha Bebek + Nasi dan Lalapan + Teh Botol).

Harga yang ditawarkan disini juga bervariasi untuk daging bebek dada dibanderol Rp17.000, paha Rp15.000, kepala Rp5.500 dan ada juga porsi satu ekor bebek Rp69.000. Sedangkan, ayam kremes dibanderol Rp13.000, ati ampela Rp7.500, ceker bebe Rp6.500. Untuk minuman mereka menyediakan aneka minuman ringan dan soft drink mulai dari Rp3.000 – 8.500. Untuk PD dan PH semuanya dibanderol Rp25.000

Menu yang saya dan teman-teman pesan malam ini yaitu Paket Dada:

 
Seporsi paket dada ini isinya dada bebek goreng, lalapan daun kemangi, mentimun, dan kol, teh boto serta sambal yang jadi khas di Bebek Goreng H. Slamet ini, yaitu Sambal Korek. Entah berasal dari mana nama korek tersebut tapi yang jelas sambalnya ini luar biasa pedas dan membakar lidah. Terlihat dari sambalnya yang berisi potongan cabai merah segar sampai biji-biji cabenya masih tersisa dan bener-bener menyengat di tenggorokan.

Daging bebeknya sendiri cukup empuk, ada beberapa bagian yang maish sedikit keras dan sayangnya sedikit berbau amis pada kulitnya. Daging bagian dalamnya pun terlihat sedikit berminyak.

Pelayanan disini agak lama entah dikarenakan jam sibuk menjelanng berbuka puasa atau memang mereka kekurangan pelayan. Untuk mencari pelayan yang hilir mudik saja benar-benar dibutuhkan waktu cukup lama sekitar 15 menit sampai mereka menghampiri meja saya. Dan lagi-lagi makannnya pun datangnya sangat-sangat lama hampir 30 menit.

Overall, nggak ada yang spesial sama sekali buat saya makan disini. Hanya untuk sekedar berkumpul bersama teman-teman mungkin cukup menjadi pilihan baik makan disini, tapi tidak untuk merasakan kenikmatan sebuah restoran.

Opini:

(+) Makanannya masih cukup masuk akal buat saya. Walaupun rasanya nggak begitu memuaskan.

(-) Pelayanannya sangat tidak memuaskan dan bikin dongkol. Seharusnya mereka sigap dengan situasi penuhnya resto menjelang berbuka puasa. Mau manggil pelayan aja lamanya minta ampun. Makanan pun datangnya lama. Padahal saya masih melihat ada beberapa pelayan di depan kasir yang diam ngaak jelas. Kenapa nggak mereka saja dialihkan menjadi pencatat pesanan sementara. Kondisi resto pun nggak kondusif dengan kursi yang masih kurang dari kapasitas, ditambah pendingin ruangan hanya kipas angin yang membuat resto seperti pasar di siang hari. Panas dan gerah!
 
Recommended Dish(es):  bebek goreng
 
Date of Visit: Aug 13, 2011 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 1  |  
Higienis
 2  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Si Unyil yang Apa Adanya OK Aug 07, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue | Kumpul Keluarga

Hai OpenRicers, udah lama nggak ngereview bakery and cake nih, kebetulan kemarin papa saya membawakan sekotak roti unyil dari Top Bread Bakery. Baru denger sih tentang toko roti ini ternyata mereka jual roti unyil juga seperti toko roti terkenal di Bogor. Kotak rotinya sendiri cukup simpel, berwarna kuning dengan gambar chef di depannya.

 

 
Sekotak roti unyil ini isinya macam-macam, memang biasanya kan kita bisa memilih sendiri jenis dan rasa roti yang kita mau. Di dalam kotak ini isinya macam-macam mulai dari roti isi cokelat, cokelat keju, sosis, daging asap, cokelat keju, selai kacang cokelat, keju susu, dan kopi. Tekstur rotinya sendiri agak kasar, nggak selembut roti unyil aslinya hehehe....Variasi isinya lumayan menambah rasa di tiap rotinya. Apalagi yang keju susu dan keju pisang. Namun sayang, isinya benar-benar dibuat unyil juga. Bahkan ada roti isi cokelat yang isinya hanya secuil lelehan cokelat dan sepotong keju kecil.

 

 
Harga roti unuyil ini bervariasi rata-rata berkisar dari 1500 - 2500 saja. Cukup murah kan. So, OpenRicersyang lagi kepingin makan roti unyil nggak perlu jauh-jauh ke Bogor. Coba deh mampir kesini, lumayan seru juga varian rotinya.

Opini:

(+) Varian isi rotinya banyak jadi bisa milih yang mana yang enak buat dibeli.
(-) Entah mengapa buat saya ini roti serba pas-pasan deh. Rasanya biasa aja bahkan yang ada isinya sekalipun isinya secuil banget. Malahan ada roti yang teksturnya kasar banget. Sepertinya mereka mencoba meniru ketenaran roti unyil yang sudha dikenal banyak orang hanya saja mereka nggak berhasil membuat roti ini terlihat serupa dan enak dikonsumsi
 
Date of Visit: Aug 01, 2011 

Spending per head: Approximately Rp1500(Tea)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 1

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Taiwanese Beef Noodle OK Aug 04, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Food Court | Bakmi/Kwetiau | Kumpul Keluarga

Mampir ke Urban Kitchen PI, nyobain mie ini yang dari kemarin setelah food tasting bikin saya penasaran. Taiwanese beef noodle ini katanya sih mie khas Taiwan cuma dipikir-pikir agak mirip ramen sih tekstur mienya tapi tipis-tipis dan keriting. Kuahnya manis dan sedikit terasa aroma jahe dan pedas rempah-rempah. Mie ini dilengkapi dengan daging sapi yang bumbu kecapnya meresap sampai ke dalam dan baby kailan yang dipotong besar-besar. Lumayan enak kok. Harga makanan disini sekitar 25 - 35 ribu saja.

 
 
Date of Visit: Jul 21, 2011 

Spending per head: Approximately Rp35000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0