1
0
0
Nomor Telepon.
(0361) 7803416
Baik untuk
Kencan / Berpasangan
Kumpul Keluarga
Hang Out
Jam Buka
Mon.-Sun. 11:30-23:00
Metode Pembayaran
Visa Master Tunai / Cash Kartu Debit
Info Lainnya
Minuman Beralkohol
Layanan Pesan Antar
Tempat Duduk Di Luar
Reservasi Detil
Pajak Penjualan
Service Charge
Buka Hingga Larut Malam
Ulasan (1)
Level2 2014-09-18
80 Lihat
Viewtempat ini juara! Dari tempat duduk di mana pun di semua tempat di sisi El Kabron dapat terlihat dengan jelas pesona sunset yang memang menjadi primadona tempat ini. Bagaimana tidak, berada di dekat pantai, dengan pemandangan jernih menuju laut lepas, mudah untuk melihat detik demi detik matahari turun terbenam di balik lautan. Dan pada saatnya, matahari akan terbenam persis di tengah-tengah kolam. Dan pemandangannya sangat indah!Hanya saja, dibutuhkan reservasi terlebih dahulu sebelum datang ke tempat ini, karena peminat yang mengincar posisi tepat di sisi pool itu sangat banyak. El Kabron terbagi menjadi dua bagian. Satu adalah di bagian pool, dan yang lainnya berada di bagian restaurant. Tanpa reservasi, sudah pasti mendapatkan tempat di wilayah restaurant, karena peminat di wilayah pool itu sangat banyak dan mereka reservasi semua. Saya hanya mendapatkan wilayah di restaurant saat datang di hari Rabu yang lalu.Untuk duduk di wilayah pool, dibutuhkan pengunjung berbelanja setidaknya senilai IDR 300.000 perorang, sedangkan untuk duduk di wilayah restaurant pengunjung harus berbelanja senilai IDR 200.000 perorang. Jadi usahakan sudah membawa dana yang cukup untuk datang ke tempat ini ya. Tidak perlu khawatir, menu yang ditawarkan akan memenuhi batas minimal itu. Karena saat saya datang, saya memesan menu paella yang paling favorite (saya lupa namanya, tetapi dalam daftar menu berada di baris pertama) dan minuman bernama Blue Ocean (campuran dari beberapa juice seperti lychee, orange, lime, dihiasi dengan daun mint).Untuk rasa, saya menyukai minumannya. Selain warnanya yang cantik, rasanya juga enak dan menyegarkan, terutama karena menunggu sunset di tempat seperti Bali artinya bersiap untuk terbakar matahari selama beberapa jam sembari menunggu matahari terbenam. Sedangkan makanannya, karena ini adalah restaurant yang mengkhususkan diri kepada makanan Spanyol, rasanya sedikit kurang pas di lidah saya sebagai orang Indonesia. Rasa paella-nya terlalu manis karena dimasak dengan cara dipanggang dan dicampur dengan saus tomat. Entah kenapa, paella yang disajikan seperti nasi yang setengah matang. Jadi teksturnya keras di dalamnya. FYI, paella adalah nasi yang dimasak dengan cara di 'baked'.Posisi yang saya tempati berada di posisi yang tepat untuk menyaksikan matahari terbenam. Dan suasana akan dibuat se-silent mungkin untuk menikmati momen-momen itu. Pengunjung akan diperdengarkan alunan lagu dari DJ sepanjang waktu. Sementara mereka yang duduk di wilayah pool, selain menikmati sunset dengan lebih jelas, juga dapat menikmati kolam renang yang berada di tengah wilayah pool. Oh, dan pengunjung yang duduk di wilayah restaurant dilarang untuk bermain di wilayah pool (untuk foto-foto apalagi berenang), terutama pada saat sunset. Di luar saat sunset, bermain untuk berfoto masih diperbolehkan. Apabila masih melanggar, siap-siap saja pengelola akan menegur. Karena memang ada momen dikhususkan untuk menikmati sunset, mereka yang berlalu lalang untuk berfoto akan mengganggu.Sejauh pengalaman saya berada di El Kabron, saya menikmati suasana yang disuguhkan, meski harganya relatif mahal. Hanya saja saya menyarankan apabila mengunjungi tempat ini, prefer memilih menu-menu snack-nya, seperti mashed potato yang teman saya pilih. Rasanya enak dan membuat kita bisa memilih menu lebih banyak ketimbang membeli paella dan minuman saja (ia mendapatkan tiga menu termasuk minuman). Ah ya, Blue Ocean harganya IDR 65.000 (harga mayoritas minumannya yang tanpa alkohol) dan paella-nya IDR 165.000 belum termasuk tax dan service charge.Sayang sekali El Kabron terletak di tempat yang cukup jauh dari jalanan yang kerap dilalui kendaraan. Posisinya terletak di dalam sebuah proyek, dan proyek itu belum jadi. Hingga untuk menuju El Kabron, jalannya cukup membingungkan, kiri dan kanannya berada pohon-pohon yang meranggas. Tempat parkir yang masih berbatu-batu serta tidak adanya rumah penduduk. Saya sempat tersasar sebelum akhirnya berhasil mencapai tempat ini. Overall, perjuangan menuju El Kabron sebanding dengan keindahan tempatnya, serta pengalaman melihat sunset tentunya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)