2
0
0
Informasi Tambahan
Halal food.
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Ulasan (2)
Level4 2012-12-22
25 Lihat
seperti yang sudah saya tulis di review sebelumnya, kuliner nusantara memang tak bisa lepas dari sate. yup..kuliner sate memang mudah ditemukan di berbagai kota, tidak terkecuali kota bali. walaupun bali mempunyai sate lilit yang menjadi kuliner khasnya, tapi disini saya tetap dapat menemukan warung sate khas madura. namanya warung barokah, wraung ini berada di jalan teyening, kedonganan. tempatnya di pinggir jalan persis dengan spanduk berwarna merah ngejreng jadi mudha untuk di temukan.tempatnya cukup sederhana dan tidak terlalu besar, tapi kebersihan warung ini cukup terjaga. pelayanannya cukup baik dan ramah. sepertinya yang melayani yang punya wraung sendiri. warung ini menawarkan sate kambing, sate ayam dan ayam goreng saja. disini saya memesan sate kambing. serving timenya sekitar 15 menitan, disini kalau ada yang beli baru di buatkan, jadi masih fresh aroma bakarannya dan masih panas.seporsi berisi sepuluh tusuk sate dengan potongan dagingnya yang cukup besar. disajikan dengan bumbu kacang tanpa irisan kol dan bawnag merah seperti sate kebanyakan . satenya empuk, tidak perlu perlawanan berarti saat mengunyah . walaupun sate kambing tapi aroma prengus daging kambingnya tidak terlalu pekat. makan satu porsi terasa kenyang banget saya . tinggalkan niat diet untuk sementara waktu Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level2 2012-10-19
33 Lihat
Di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, di mana-mana ditemukan sate Madura ini. Ada yang mapan di satu tempat atau dijajakan dengan gerobag yang khas dibentuk seperti perahu, berlabuh mangkal di mana-mana dipertigaan jalan. Kali aja, sebelum cola-cola, sate Madura ini yang duluan berhak bilang dapat ditemukan di mana saja dan kapan saja. .Di Bali juga ada sate Madura, antara lain yang dijajakan di Warung Barokah, Jalan Tayening, Kedonganan, Bali. Selain sate ayam so pasti ada sate mbing-kambingnya yang cayhe sudah nggak dahar lagi, takut muncrat. Potongan te-satenya besar-besar, sepuluh tusuk didahar sama nasi nendang banget tahan sampai sore. Sate Madura di warung ini disajikan dengan bumbu kacang. Kalau di Bandung, ditambahi irisan bawang merah mentah jadinya terasa krenyes-krenyes nikmat dan katanya bisa ngusir angin. Atau bisa juga pakai bumbu kecap dengan irisan bawang merah, tomat dan rawit, jadi cemlekit pedes menggigit di lidah. Tahu-tahu aja, mendadak pengin nambah.Kalau di Bali, satenya disebut sate lilit, dan keberadaan sate Madura di sini melengkapi wiskul di Pulau Dewata. Tapi sekelebatan muncul pertanyaan di pikiran. Jangan-jangan seperti pisang Ambon yang nggak ada di Ambon, sate Madura ini bisa nggak ditemukan di Madura sana. Tak iye? Penasaran cayhe jadi pengin tahu, kapan ya bisa main ke Madura sekalian tilik jembatan Suromadu. Monggooo … Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)