2
1
0
Level3
60
0
2016-02-25 173 Lihat
Warung cahaya, sesuai namanya, tempat ini nampak bercahaya dari jauh. (Becanda deh). Soalnya marna putih mendominasi decorassi tempat ini, bahkan dinding dan hiasan di dalamnya sekarang full putih. Mereka sih sempat renovasi, kalau tempat yang dulu masih ada unsur kekayuan cokelatnya. Di dalamnya sebenarnya cukup luas, walaupun dari depan terlihat kecil yah. Yang melayani ini ada bapak dan mbak-mbak. Cuma kalau makan di sini memang harus sabar nunggu. Seporsi nasi dan ayam sambal matah menjadi p
Baca Ulasan Lengkap
Warung cahaya, sesuai namanya, tempat ini nampak bercahaya dari jauh. (Becanda deh). Soalnya marna putih mendominasi decorassi tempat ini, bahkan dinding dan hiasan di dalamnya sekarang full putih. Mereka sih sempat renovasi, kalau tempat yang dulu masih ada unsur kekayuan cokelatnya. Di dalamnya sebenarnya cukup luas, walaupun dari depan terlihat kecil yah. Yang melayani ini ada bapak dan mbak-mbak. Cuma kalau makan di sini memang harus sabar nunggu. Seporsi nasi dan ayam sambal matah menjadi pilihan saya. Daging ayamnya enak dan langsung dibaluri dengan sambal matah. Behh pedesnya! Harganya 35,000 per porsi. Di sini juga banyak kerupuk dan pilihan minuman yang bisa kita ambil sendiri di kulkas. Overall, recommended! Cuma yah itu, harus sabar, karena dibikinnya lama.
Rp35000
21 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Metode Makan
Di Tempat
Pembelanjaan per orang
Rp35000 (Makan Siang)
Level4
2016-02-24 66 Lihat
Warung Cahaya ini sebenarnya habis renovasi. Jadi sempat agak repot kalau makan di sini, tapi sekarang sudah selesai renovasinya. Mereka hanya ganti cat dan furniture di dalamnya, nuansanya jadi lovely white gitu, ada pernak pernik yang sangat feminim. Sekilas sih jadi mirip kaya studio foto, bagus buat orang-orang yang demen.Nah, kali itu saya datang untuk makan menu yang lainnya. Mie Goreng! Sebagai pecinta bakmie, ada kalanya saya selalu buka buku menu dan setelah melihat-lihat, pilihan dijat
Baca Ulasan Lengkap
Warung Cahaya ini sebenarnya habis renovasi. Jadi sempat agak repot kalau makan di sini, tapi sekarang sudah selesai renovasinya. Mereka hanya ganti cat dan furniture di dalamnya, nuansanya jadi lovely white gitu, ada pernak pernik yang sangat feminim. Sekilas sih jadi mirip kaya studio foto, bagus buat orang-orang yang demen.

Nah, kali itu saya datang untuk makan menu yang lainnya. Mie Goreng! Sebagai pecinta bakmie, ada kalanya saya selalu buka buku menu dan setelah melihat-lihat, pilihan dijatuhkan kepada mie. Hahaha! 

Persoalannya adalah, saya ga bisa makan sambal matah, terlalu pedas di lidah saya. Lalu di sini sebenernya adalah rekomendasi orang lokal, tapi apa daya, saya tergiur mie nya. 

Pesanan pun datang dengan mie goreng yang terisi oleh sayur, dan daging pork. Sama seperti kunjungan saya sebelumnya, daging pork nya crunchy lembut. Namun sayangnya, si mie goreng ini terlalu asin. Memang toleransi saya terhadap asin tuh tergolong lemah, pas teman saya cobain mie saya, katanya itu normal. Tapi saya merasa keasinan, sampai terasa pusing kepalanya. (Memang ga biasa makan asin).

Overall, ga ada keluhan apapun sih, jadinya mie saya yang tidak habis ini dibungkus bawa pulang deh, hehe.
Mie Goreng
Rp25000
60 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Metode Makan
Di Tempat
Pembelanjaan per orang
Rp30000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
Mie Goreng
Rp 25000
Level4
2015-06-28 59 Lihat
Warung Cahaya, ini menjadi tempat lunch kami di Minggu siang. Memang dari awal, rencananya adalah mencari tempat makan dengan sambal matah yang terpedas. Saya sih ayo-ayo saja, walaupun ga terlalu bisa makan pedas, hahaha. Untuk mencari tempat ini sebenarnya tidak terlalu sulit, patokannya adalah di Jalan Nakula, dan belok ke kiri sebelum ada tempat gym Hammer. Tak lama nanti pasti ketemu tulisan "Warung Cahaya" di bagian atas dan tidak terlalu jauh dari gang belokan tadi. Untuk suasananya sendi
Baca Ulasan Lengkap
Warung Cahaya, ini menjadi tempat lunch kami di Minggu siang. Memang dari awal, rencananya adalah mencari tempat makan dengan sambal matah yang terpedas. Saya sih ayo-ayo saja, walaupun ga terlalu bisa makan pedas, hahaha. Untuk mencari tempat ini sebenarnya tidak terlalu sulit, patokannya adalah di Jalan Nakula, dan belok ke kiri sebelum ada tempat gym Hammer. Tak lama nanti pasti ketemu tulisan "Warung Cahaya" di bagian atas dan tidak terlalu jauh dari gang belokan tadi.

Untuk suasananya sendiri, sebenarnya warung ala-ala anak muda yang didominasi dengan warna putih di seluruh dinding, dan ada 3 hingga 4 meja makan saja, dan salah satu meja adalah yang terbesar bisa untuk 7-8 orang duduk. Sisanya adalah meja untuk ber-empat.

Menu yang direkomendasikan di sini adalah seporsi Nasi dengan Ayam Goreng dan sambal matah. Namun, bagi penggemar pork, di sini justru paling enak yaitu pork dengan sambal matahnya. Teman-teman saya memesan yang pork dan ayam goreng plus sambal matah. Namun saya pesan yang tanpa sambal matah, karena level pedasnya di sini (katanya) cukup juara, mengalahkan sambal matah di tempat-tempat lain, misalnya warung made.

Untuk seporsi nasi dan ayam goreng (dengan ataupun tanpa sambal matah), harganya 30,000. Untuk minuman, semuanya tersedia di lemari pendingin yang bisa kamu ambil sendiri. Kisaran harga minumannya yaitu 5,000an.

Pesanan pun datang, namun memang harus menunggu sekitar 10menitan lebih yah, karena dagingnya di suwir satu per satu, jadi cukup lama.

Pesanan saya yang nasi dengan ayam goreng tanpa sambal matah, namun karena sebelumnya mereka membuat ulekan dengan sambal matah punya teman-teman saya, jadinya ada sambal yang sedikit tercampur ke dalam makanan saya. Basically, sambal matah itu adalah cacahan cabai merah super pedas dengan irisan bawang merah yang sangat banyak. Menu makanan lainnya, yang dengan daging pork dan sambal matah belum sempat saya coba sih, tapi katanya memang lebih baik pesan pork-nya. Sedangkan kalau dari menu pesanan saya sendiri sih saya suka yah, semua daging ayamnya disuwir dengan baik, kulitnya juga cukup crispy. Buat yang suka dengan tulang lunak, nah itu the best dah!
17 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
6 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
33 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
35 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
45 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2015-06-28
Metode Makan
Di Tempat
Pembelanjaan per orang
Rp35000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
  • Ayam goreng dengan sambal matah atau pork