1
0
0
Nomor Telepon.
(0366) 975233
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon. -Sun. : 09:00-23:00
Metode Pembayaran
Visa Master Tunai / Cash Kartu Debit
Jumlah Kursi
80
Info Lainnya
Minuman Beralkohol
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Reservasi
Pajak Penjualan
Service Charge
Buka Hingga Larut Malam
Website Restoran
http://www.murnis.com
Ulasan (1)
Level3 2013-02-08
84 Lihat
Saya tidak ingat berapa kali saya sudah berkunjung ke Ubud. Heee, saya khan pernah 2 tahun berdomisili di Kuta Bali, jadi beberapa kali menemani turis yang ingin berwisata ke Bali. Sayangnya dulu belum ada Foursquare yang baru saya sadari sangat membantu dalam pembuatan "travelogue". Kini yang terlintas di pikiran saya mendengar Ubud adalah : Buku dan Film Eat, Pray, Love dan Ubud Writer Festival dan Bali Spirit Festival. Makin berkembang...seberkembang wisatawan-nya. Ubud yang dahulu tenang dan damai jika saya berkunjung kesini, pada tanggal 29 December 2012 sangat ramai. Jalanan yang tak lebar begitu padat sehingga macet begitu terasakan. Setelah dari Ubud Art Market dan Puri Ubud kami berniat makan siang. Kakak saya mengincar Murni's Warung yang pernah beliau kunjungi sebelumnya. Saya yang belum pernah berkunjung ke Murni's Warung mulai kasak kusuk penasaran. Apa sih kelebihan dari warung ini? Namanya warung? Kira-kira hiegenis gak tuh? Hihihi....Terjawablah pertanyaan saya begitu mobil APV hitam yang dikendarai oleh Pak Agus (Driver yang asli Bali) terparkir di halaman resto bertuliskan "Warung Murni". Buat yang suka jalan-jalan, khususnya berwisata kuliner jangan sampai terjebak dengan kata "warung" bernama lokal deh! Saya yang "anti" di ajak ke warung di Jakarta akhirnya jatuh cinta dengan tempat makan yang eksotis ini SUASANASaya sih langsung jatuh cinta dengan suasana Murni's Warung ini.Tanpa AC namun tidak membuat orang kegerahan karena walaupun konsepnya keren ala gallery area makannya terbuka.Yang namanya angin bebas keluar masuk area makan tanpa ada yang menghalau Memasuki pintu utama warung, maka disebelah kanan dan kiri akan terlihat souvenir shop yang Indonesia bangeeetzz...Dari luar sih warung ini terkesan biasa, tetapi begitu kita menyusuri anak-anak tangga di dalam...waduh,benar-benar nggak layak disebut warung deh! Kekentalan interior plus suasana khas Indonesia-nya boleh dibilang mengalahkan hotel berbintang di kota metropolotan.Kami turun beberapa lantai sampai akhirnya kami duduk di area yang paling sederhana namun lagi-lagi suasananya mantap! Di pinggir kali, tepatnya 'Campuhan River', dan kami duduk seakan di dan antara tebing MAKANANKarena sudah terpesonanya dengan suasana, maka saya nggak terlalu perhatian dengan makanannya....hahahaha,gawat ya?! Harga makanan?? Lebih nggak perhati'in lagi Menurut orang-orang yang terbiasa makan di tempat murah meriah sih, di resto ini harganya dianggap standard "bulek". Memang sih saya perhatikan di menu harganya hampir semua diatas Rp 50k/porsi.Kalau Sate Lilit khas Bali yang campuran Ayam dan Ikan Rp 39k - 49k.Menu makanan nggak hanya menyediakan makanan khas Bali saja kok, tetapi juga menyediakan beberapa menu dari negara lain, seperti :Western Food,Italian Style, Indian (Beef Vindaloo, Fish Curry) and Thai .....banyak deh Untuk yang muslim, silakan spesial request ya supaya menu yang disuguhkan berbahan halal dengan peralatan yang juga tidak berkontaminasi dengan non-halal SERVICEHal yang terpenting jikalau saya ingin makan disuatu tempat yakni service dan kebersihan.Kalau makanan yang disajikan enak tetapi pelayanan dan kebersihannya nggak oke, tentunya hal tersebut membuat selera makan saya langsung drop dan berpikir ratusan kali jika merekomendasikan ke orang lain. Nah, di Murni's Warung ini pelayanannya oke.Waitress-nya akan menjadi "guide" yang baik bagi tamu yang datang. Mereka mengenakan seragam khas Indonesia, dengan keramahan Indonesia yang nggak seperti robot. Saya berfoto-foto mereka seperti sangat mengerti tuh, nggak dipelototin...hahaha...Bahkan dengan baik hati-nya Sang Waitress mengingatkan agar saya request makanan halal dan dicatat di kertas pesanan untuk sang juru masak agar memperlakukan makanan meja kami dengan "spesial" So, kalau service, kebersihan, variasi makanan yang banyak sudah oke dengan harga Rp 100k/orang sih rasanya sebanding deh Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)