0
1
0
Nomor Telepon.
085102808030
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 07:30 - 16:00 & 18:00 - 23:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Reservasi
Buka Hingga Larut Malam
Website Restoran
http://www.watercressbali.com/
Ulasan (1)
Level4 2015-11-06
29 Lihat
Watercress, tempat ini menjadi salah satu lokasi untuk meeting hari itu. Dan saya belum pernah ke sana sebelumnya, jadi saya pikir mungkin akan sama saja seperti kafe di Bali pada umumnya. Begitu sampai, kami parkir di sisi kiri dan masuk ke Watercress jalan kaki dari pintu samping. Tanpa saya sadari ternyata ada pintu masuk di depan. Pada saat jam lunch, sungguh sangat sangat ramai! Dan mayoritas tamunya adalah turis bule. Di salah satu sisi meja, ada artis Aline Adita dan Indah Kalalo bersama teman-temannya. Tak lama setelah duduk-duduk, kami pun memesan. Saya dan teman saya (karena kami hanya berdua saja), kami memesan Sandwich yang bisa dibagi dua. Teman saya bilang porsinya lumayan. Dan karena harga per menunya memang terbilang cukup mahal, kisaran dari 80,000 an. Datanglah pesanan kami, disajikan di atas papan kayu ala ala foodstyling. Benar saja, porsinya luar biasa gede! Kami makan berdua pun cukup. Gurih dan kami suka dengan tingkat kematangan dagingnya. Yumm!Kami pun kemudian memesan dessert, Oreo Cheesecakes nya terlihat menggiurkan. Kami kebetulan sempat mengintip di meja sebelah, hehe. Dan satu jenis cake lainnya yang juga menarik adalah something with Snickers atau Silverqueen. Saya juga minta ditambahkan es krim vanilla (dengan ekstra charge). Cake ini lebih keras ketimbang Oreo Cheesecakes. Jadi lebih butuh effort motongnya sekeras mungkin. Masing-masing harga cakes ini kalau tidak salah sekitar 45,000 per slices. Lumayan banget kan?Suasana di dalam Watercress ini memang terasa cukup industrial dengan batu bata merah sebagai latar belakangnya. Kemudian di toiletnya juga super lucu dan wangi! Posisi restoran ini bentuknya memanjang, jadi lumayan agak sempit. Kalau untuk pelayanannya sih cukup baik yah. Walaupun ada perbedaannya, kalau mereka menyambut turis bule, langsung dituangkan air segar dengan irisan buah lemon dan mentimun. Sedangkan kalau tamu lokal, dibiarkan saja, tidak diberikan air, kecuali minta, baru deh dikasih. Kalau untuk sesekali makan di sini, boleh boleh saja, makanannya enak. Tapi kalau sering-sering sih, hmmmm enggak deh.  Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)