0
1
0
Level4
2012-06-22 34 Lihat
Setelah menghabiskan waktu seharian menelusuri pantai-pantai cantik di Uluwatu, Jimbaran menjadi pilihan saya mengisi perut. Satu hal yang menjadi jualan utama Jimbaran adalah area dinner pinggir pantainya. Memasuki pusat makan Jimbaran, saya langsung disambut dengan sederet restoran dan café yang menyajikan seafood ‘fresh from the oven’. Hampir semua café tersebut dipenuhi dengan penggila seafood yang ingin merasakan sensai makanpinggir pantai khas Jimbaran. Saya memilih Ubung café, karena temp
Baca Ulasan Lengkap
Setelah menghabiskan waktu seharian menelusuri pantai-pantai cantik di Uluwatu, Jimbaran menjadi pilihan saya mengisi perut. Satu hal yang menjadi jualan utama Jimbaran adalah area dinner pinggir pantainya. Memasuki pusat makan Jimbaran, saya langsung disambut dengan sederet restoran dan café yang menyajikan seafood ‘fresh from the oven’. Hampir semua café tersebut dipenuhi dengan penggila seafood yang ingin merasakan sensai makanpinggir pantai khas Jimbaran. Saya memilih Ubung café, karena tempat pertama yang saya pilih waiting list-nya sangat panjang. Di setiap café disini sudah dipastikan kita diperbolehkan memilih sendiri seafood segar yang kita inginkan, rata-rata sih memang haru memesan per kilo. Seafood yang bisa dipilih disini diantaranya fresh lobster, king prawn, tiger prawn, kerang, cumi, udang red snapper, barakuda, ikan baronang, oyster, bawal, dan masih banyak lagi.
10 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Saya sendiri akhirnya memesan cumi, red snapper, dan kerang sebagai menu makan malam. Sambil menunggu makanannya datang, saya begitu menikmati keramaian Jimbaran di malam hari. Jejeran meja makan dengan lilin-lilin cantik ditata apik disepanjang pantai. Suasana temaram dan deburan ombak serta semilir angin membuat Jimbaran tak salah menjadi pilihan keluarga atau para pasangan menghabiskan candle lite dinner a la pantai disini. Di beberapa tempat juga terlihat dan terdengar suara sekelompok pengamen yang menyanyikan lagu-lagu tempo dulu yang romantis dan kadang membuat kita ingin bergyang di pinggir pantai. It’s nice and romantic I thought, moreover my loved one was also beside me hahaha!
13 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Seafood pesanan saya datang sekitar 30 menit kemudian. Semua sajian seafood disini dimasak dengan cara dibakar. Ikan red snapper dibakar dengan cukup matang dengan balutan bumbu rempah-rempah yang sangat pekat. Saya tidak bisa menebak bumbu apa yang dipakai hanya saja rasa kunyit sangat tajam dilidah saya. Tekstur ikannya juga sangat lembut dan bumbunya menyerap sampai kedalam dagingnya.
14 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Kerang dara yang disajikan disini menurut saya juara. Bumbu rempah-rempahnya juga sangat kaya akan rasa. Saya bisa merasakan aneka rasa seperti manis, asam, asin, gurih bercampur disana, dan sepertinya kunyit yang jadi khasnya bumbu masakan Bali lagi-lagi terasa sangat pekat disini. Kerangnya pun dibakar sempurna, tidak lagi tercium bau amisnya.
8 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Sayangnya, cumi bakar yang ditusuk dengan tusuk sate ini tidak menggugah selera saya. Walaupun porsinya banyak, ada sekitar 15 tusuk, Bumbunya terasa pahit dan asam sekali di lidah. Tekstur dagingnya juga keras mungkin terlalu lama dibakar juga.
19 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Harga makanan yang ditawarkan Ubung café juga standar. Untuk semua menu seafood segar rata-rata dibanderol mulai dari Rp40.000 – Rp150.000 per kilo. Sedangkan, minumannya mulai dari Rp5.000 – 15.000.

Overall, saya menikmati malam ini dengan senyuman. Bali berhasil membuat saya makin mencintai masakan Indonesia beserta segala kenikmatan
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2012-06-09
Pembelanjaan per orang
Rp100000 (Tea Time)
Makanan Rekomendasi
  • KERANG DARA