5 Sate Enak di Bandung
2016-02-09
Sate, alias daging yang ditusuk di sebilah kayu atau bambu kecil dan dibakar ini merupakan salah satu menu favorit hampir di seluruh bagian di Indonesia. Oleh karena itu tidak heran jika ada bermacam-macam jenis sate dari berbagai tempat, maupun juga jenis daging yang disajikannya. Biasanya sate memang dibakar, walaupun ada sebagian jenis sate yang digoreng atau direbus. Menikmati sate di kota Bandung cukup banyak pilihannya, dan beragam pula jenisnya. Ada yang halal, ada juga yang nonhalal. Berikut jenis-jenis sate enak yang dapat Anda jumpai di kota Bandung. 1. Sate Kambing HM. Harris
Sate kambing merupakan salah satu menu favorit masyarakat Indonesia. Salah satu yang paling terkenal di bandung adalah sate kambing dari rumah makan HM. Harris, di Jl. Asia Afrika No. 155 (Simpang Lima), Bandung. Keistimewaan dari sate kambing HM Harris ini dalah dagingnya yang empuk dan tebal, dan tidak berbau apek. Hal ini menunjukkan kepiawaian dalam mengolah dan memasak daging kambing menjadi sajian sate yang lezat. Tidak heran jika rumah makan HM. Harris sudah terkenal sejak bertahun-tahun dan tetap menjadi favorit banyak orang di Bandung untuk menikmati sate kambing. Rumah makan ini juga buka 24 jam sehingga kapanpun Anda menginginkan sate kambing, Anda bisa langsung mendatanginya.
Sate maulana Yusuf tidak hanya menyediakan sate ayam, tetapi juga sate kambing. Tapi sate ayamnya merupakan salah satu yang paling disukai, tidak hanya oleh warga bandung, tetapi juga oleh para turis asing. Pasalnya, Sate Maulana Yusuf menggunakan daging ayam yang tebal dan empuk, sehingga terasa puas saat menggigitnya. Bumbu kacangnya pun terasa pas dengan kecapnya. Apabila Anda ingin mencicipi sate Maulana Yusuf ini, Anda dapat mendatangi rumah makan sate yang terletak di Jalan Maulana Yusuf no.21 ini.
Sate Padang yang satu ini sudah terkenal di Bandung. Walaupun hanya berupa warung makan tenda, tetapi sejak bertahun-tahun yang lalu, Sate Padang DU selalu dipenuhi oleh pelanggan yang ingin menikmati satenya. Dagingnya tebal dan bumbunya yang gurih agak pedas, sehingga terkadang satu porsi saja tidak cukup untuk memuaskan lidah. Bagi para pecinta sate Padang, wajib mencicipi sate ini di Jalan Dipati Ukur, dekat Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Warung tenda ini biasanya berjualan dari sore hingga malam hari setiap harinya.
Samcan alias lemak babi memang gurih rasanya. Apalagi ketika dibumbui dan dimasak menjadi sate. Di rumah makan Kenken Bigul, sate lemak babi ini diberi bumbu ala Bali sehingga rasanya sangat lezat berempah dan agak pedas. Sate samcan ini sangat nikmat disantap dengan nasi dan lauk-pauk lain, atau hanya dimakan sebagai cemilan. Para pecinta masakan babi tidak boleh melewatkan menu yang satu ini di Kenken Bigul, Jalan Pasir Kaliki, ruko seberang Paskal Hyper Square, Bandung.
Rumah makan Puri Bambu sebenarnya mempunyai menu spesial yaitu bakuteh ala Singapura. Tetapi sate babinya juga tidak kalah istimewanya. Berbeda dengan sate babi yang biasanya dibumbui manis, sate babi di Puri Bambu tidak begitu manis dan dagingnya tebal. Selain itu juga tersedia sate kulit babi yang kenyal dan gurih. Para pecinta masakan babi biasanya akan menghabiskan berpuluh-puluh sate babi yang lezat ini dalam sekali makan. Anda dapat mencobanya di Puri Bambu, Jalan Sindang Sirna no. 14 Bandung.
OpenRice Editor
Artikel Terkait
Serunya Gathering OpenRice Nyoba Yoforia Di Bandung
2017-01-26