10
0
0
Nomor Telepon.
08172344342
Jam Buka
Mon.-Sun. 17:00-23:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Buka Hingga Larut Malam
Ulasan (10)
Level4 2015-06-11
119 Lihat
Ada satu food street di kota Bandung yang bikin saya pasti makan disini , bebek Ali Borme warung tenda yang berada di sebrang rumah sakit Boromeus ini menjadi tempat favorite untuk makan bebek goreng, walaupun lagi rame ramenya saya tetep dengan senang hati menunggu kursi yang kosong, dengan tenda yang cukup besar, tempat ini pasti penuh setelah buka, bahkan orang rela menunggu saat masih menyiapkan tenda. kita harus memesan makanan dulu saat datang setelah dicatatbon akan diberi nomor baru kita tinggal kursi kosongnya.menu utamanya bebek gorengnya bagi yang tidak suka bebek ada juga ayam, tahu dan tempe dan sejenisnya. Tapi hampir semua orang memilih bebek untuk makan disini, istri saya yang tadinya tidak begitu suka akan bebek , pasti gak nolak kalau makan bebek disini. selain bebeknya empuk dan berasa bagian luar bebeknya crispy, yang luar biasa pasti sambalnya , sambal yang langsung dibuat disitu memang enak, karena tercampur dengan minyak jelanta yang untuk menggoreng tomat dan cabe sebelum diulek, sambalnya tuh enggak pedes, tapi lezat , sambelnya tuh tidak disajikan dimeja tapi langsung dipiring lauknya , kita bisa nambah kok sambelnya free.Awal awalnya makan disini takjub melihat orang ngantri saat buka tenda, sewaktu menu bebek mulai bermunculan beberapa tahun lalu banyak sekali penjual bebek goreng dadakan, tapi sekarang hanya beberapa warung saja yang bertahan. salah satunya si Ali Borme ini. pelayanannya cukup baik, warung ini buka jam 5 sore dan tutup tidak lebih pukul 9 malam.datang lebih awal lebih baik daripada kehabisan. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-12-24
78 Lihat
Bebek Ali Borme sering disebutnya. Aslinya sih Bebek Ali Boromeus. Dinamakan Bebek Ali Boromeus karena bertempat di samping Rumah Sakit Boromeus Bandung. Warungnya warung tenda kaki lima di pinggir jalan. Meskipun sederhana warung tenda kaki lima tetapi bebek Ali Boromeus ini selalu ramai pengunjung dan ga pernah sepi. Memang Bebek Ali Boromeus ini terkenal akan kelezatannya.Meskipun warungnya ramai tetapi pelayanannya oke. Pelayanannya cepat tanggap. Ga terlalu lama untuk menunggunya. Pegawainya memiliki peran masing-masing. Ada yang bagian menggoreng, ada bagian yang meracik, ada sendiri yang buat minuman, dan ada sendiri yang mengantarkan pesanan ke para pembelinya. Jadi tidak usah khawatir kalau tidak dilayani. Semuanya sudah cekatan dan cepat tanggap.Selain menu bebek goreng ada menu lainnya yaitu pecel lele dan juga ayam goreng. Tetapi disini yang terkenal bebek gorengnya. Yang sering dipesan adalah bebek gorengnya, best seller dah. Disajikan di piring terpisah. Nasinya memiliki porsi yang lumayan banyak. bebek Gorengnya juga memiliki bentuk yang besar. Sayang sambalnya kurang banyak. Bebeknya empuk, ga alot dn bumbunya merasuk sampai ke dalam daging bebeknya. Gurih-gurih manis rasanya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-11-22
49 Lihat
Beberapa hari lalu saya lagi pengennnnn banget makan bebek goreng. Karena hari sudah menjelang malam maka saya mengajak istri untuk makan bbek didaerah dago. Nah kalau udah ke daerah dago bisa dipastikan deh bebeknya berasal dari bebek ali borme.Lokasinya berada dekat dengan rumah sakit borromeus, jadi gampang banget mengingatnya. Karena sudah tahu kalau ketempat ini pasti penuh maka enggak heran lagi deh ketika sampai harus mengantri juga. Pelayanannya cepat dan gesit, tetapi karena banyak yang makan akhirnya engak kebagian tempat duduk. Lalu terpaksa saya harus membungkus bebeknya untuk dimakan di rumah.Saya pesen bebek goreng, tahu serta nasi putih. Bebeknya super duper empuk dan bumbu seperti kunyit ataupun rempah lainnya meresap kedalam dagingnya. Selain itu sambal yang tidak begitu lada bahkan cenderung manis membuat makan malam bersama bebek semakin nikmat. Harga per porsinya sekitar 20 rebuan saja. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-03-12
31 Lihat
Pertama kali saya makan bebek tuh di Bebek Ali. Lokasinya nggak jauh dari RS Borromeus, jadi terkenal dengan sebutan Bebek Borme atau Bebek Borromeus. Tempat jualannya hanya berupa warung tenda, mulai jualan dari jam 17.00 wib sampai habis. Biasanya sih jam 21.00 wib udah beres2 lapak. Disediakan meja panjang dan banyak kursi plastik. Tempat boleh warung tenda di pinggir jalan, tapi yang makan disini rame banget bahkan sampai antri segala buat makan disini.Bebek Ali ngejual bebek goreng, ayam goreng, tahu goreng, tempe goreng, kol goreng, pecel lele, dan aneka minuman dingin. Yang paling favorit disini tuh bebek gorengnya. Waktu itu saya beli 1 bebek goreng dada pakai 2 tempe goreng, seporsi nasi, dan es teh manis. Kita bisa order nasinya setengah porsi atau seporsi. Walaupun pengunjungnya banyak, kita nggak akan lama kok nunggu orderan kita karena selain pegawainya yang cukup banyak, mereka juga cekatan dan udah profesionallah.Pas nyampe meja, makanannya masih panas semua. Nasinya hangat, porsinya juga cukup banyak. Bebek gorengnya cukup besar, empuk dan gurih. Tempe gorengnya enak, sayang sambalnya disini manis, nggak ada pedes-pedesnya. Tapi memang bebeknya ini juara banget deh! Es teh manisnya mah biasa aja sih. Kelar makan kita tinggal ke kasir, proses pembayaran juga cepat. Total orderan saya kurang dari Rp 20k, murah banget yah! Overall puaslah sama bebek borro ini cuman kalo makan di tempat kurang nyaman karena selain penuh, kita juga nggak bisa lama-lama disana karena di luar udah ada yang nunggu buat dapatin kursi. Jadi amannya memang take away aja. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-01-08
22 Lihat
Yup, pertama ke Bebek Ali sempet bingung kenapa kok dikasi nomer urut ya. Ternyata itu untuk waiting listnya, kaya di dokter ajah.hahah...Bebek Ali Borme ini letaknya di deket rumah sakit Borromeous, makanya dinamamin Bebek Borme. Bentuknya sih kaya warung kaki lima biasa, yang ngebedaiin adalah jumlah pengunjungnya yang buanyaaaak banget.Udah gitu disitu dikasih hiburan live musik, makin rame aja deh.Menu andalannya udah pasti Bebek Goreng, tapi ada juga kok ayam goreng, tahu, dan tempe.So karena tempat begitu rame akhirnya pesen buat dibawa pulang aja alias dibungkus. Waktu itu aku dateng jam 7an, tapi bagian dada udah abis tinggal pahanya. Yaudah deh pesen paha, orang disini dari jam 5 udah rame sih.Waktu sampe rumah pas dibuka, hummmm wangi banget bebek gorengnya, disajiin bareng nasi putih, sambel dan lalap.Sayang sambelnya cenderung kaya sambel tomat ga ada pedesnya cuma asem aja, sayang aja padahal bebeknya enak banget. Dan bebeknya sebenernya agak berminyak banget, tapi justru itu yang bikin gurih. hihihihi... Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)