9
2
0
Nomor Telepon.
(022) 2042751
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon.-Sun. 08:00-22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Ulasan (11)
Level4 2014-09-24
500 Lihat
Makan siang kali ini ada sedikit perayaan, maka kita putusin untuk makan siang yang ‘agak’ mewah dari biasanya. Kebetulan ga jauh dari kantor juga. Kamipun menuju ke Dapur Dahapati. Lokasinya ada di Jl. Cipaganti tepat di seberang kantor Pos Cipaganti. Sekilas jika dilihat dari jalan, tempat makan ini seperti rumah biasa saja. Bentuknya memang rumah tempo dulu gitu dengan banyak pohon di halamannya, dan kebetulanada pohon besar yang menghalangi tulisan namanya. Pas udah masuk ke dalam cukup rame yang makan disini, banyak nya sih karyawan kantoran.Interior disini masih bisa dibilang orisinil ala rumah jadul gitu. Disini yang menjadi menu andalannya adalah Sop Buntutnya, konon katanya resep yang dipakai adalah resep asli dari zaman Belanda dulu. Akupun memesan Sop Buntut Goreng dan Jus Strawberry. Karena cukup ramai jadi servicenya agak cukup lama nih. Untung ada tv kabel di pojok ruangan yang bisa cukup menghibur.Setelah makanan dating, langsung berasa lapar karena aromanya sangat menggoda. Porsinya pun cukup banyak untuk aku sendiri nih. Sop dan buntutnya disajikan terpisah. Buntut gorengnya sendiri Nampak sangat menggoda, seperti ditumis gitu dengan bawang Bombay dan sangat berminyak. Tapi walaupun berminyak, ketika dicampur dengan kuah sopnya jadi nikmat sekali. Kalau aku selain dicampur kekuah si minyak gurih tersebut aku campurkan ke nasi putih. Sebagai tambahan ada jeruk limau yang bikin kuah sop jadi segar. Untuk rasa kuahnya tidak terlalu berempah, cenderung simple saja tapi gurih dan enak.Untuk minumnya sangat pas ditemani dengan Jus Strawberrynya yang segar, jus nyaini tidak ditambahkan susu jadi rasanya asam manis segar gitu. Harga seporsi Sop Buntut disini memang cukup mahal sekitar 50ribuan tapi dengan harga segitu sebanding dengan rasanya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-11-21
318 Lihat
Resto sederhana tapi yang dateng pada pake mobil? Iyap, ini dia tempatnya, dahapati! Kali ini saya akan membagi kenikmatan sop buntut dahapati kepada openricers! Siap siap ngiler :9Kalau penilaian saya pribadi, sebenarnya restonya sederhana, dengan interior yang lumayan banyak sekatnya, jadi kita bisa bikin semacam private meeting atau ketemu client gitu, kebetulan juga waktu saya disini lagi ngobrol2 gitu sama salah satu komunitas yg saya ikuti hehe dan emang pas buat ketemuan disini. Selain itu lingkungannya Cukup asri, karena ada beberapa tanaman dan pohon didepan Pelayanan cukup baik, apalagi waktu itu posisi kami agak deket sama dapur, jadi makin gampang buat pesen ini itu, hahaDisini ada berbagai olahan daging, mulai dari buntut, iga, sampai yang beneran daging. Tapi menu yang kita pesan waktu itu ada : Sop Buntut GorengBuntut disini diukep dengan bumbu yang ciamik lalu digoreng. Rasanya sedap, buntutnya empuk, tanpa menghilangkan tekstur dari buntut itu sendiri. Porsinya loyal dan banyak, lebih banyak buntutnya daripada porsi nasinya, haha, jadi puas! Sop Buntut BakarHampir sama dengan menu sebelumnya, tapi yang ini buntutnya dibakar. Kalau saya pribadi lebih suka yang dibakar. Bumbunya lebih keluar rasanya, tasty banget. Bakarannya pas, tingkat kematangan pas, dan makin mantep pas dimakan bareng nasi putih dan sop yang kaldu sapinya bener bener nendang Es JerukHabis makan yang berlemak lemak emang cocoknya disandingin sama minuman jeruk. Mantap abis!Untuk harga emang wow sih, bisa dibilang premium, tapi bener2 terbayar sama rasa dan porsi yang gak sedikit Wanna come back? For sure! Apalagi kalau ada yang bayarin lagi kayak kemaren Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level2 2013-09-23
233 Lihat
jalan jalan ke bandung belum lengkap kalau ga mampir ke sop buntut dahapati , kenapa ?? ini alasannya pas depan pom bensin cipaganti, jadi biasanya kalo nganter temen2 dtg ke bandung bisa dibilang sop buntut ini termasuk pilihan untuk dikunjungi soalnya deket kemana2 . sop buntut gorengnya selalu dijadiin pilihan, soalnya empuk enak dan banyak porsinya. Rasanya juga ga neko-neko, classic khas nenek jaman dulu kalo bikin hanya mungkin ini lebih modern aja. kuahnya bening pakai sayur2 khas sop buntut (wortel kentang) .Jujur aga repot kalo udah penuh, alternatifnya bisa ke kantor pos di depan dahapati lumayan oke kok 45 ribu, dengan porsi sebesar itu . Saran kalau makannya sedikit mending pesen satu aja buat ber 2, hehehe ngirit juga kan standar restoran saja, ramah dan siap membantu Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-03-29
139 Lihat
Mumpung ada si kakak di Bandung, berkuliner gratis hahaha. Tujuan pertama kami yaitu ke Sop Buntut Dahapati. Lokasinya di Jl. Cipaganti, tepat di seberang SPBU Cipaganti. Tempatnya nggak terlalu besar, bangunannya peninggalan Belanda gitu, kebersihan terjaga dengan baik, suasana disana juga nyaman dan adem.Karena kami datangnya bukan pas weekend jadi pengunjungnya nggak rame, biasanya kalo weekend rame banget loh! Resto ini langsung terkenal begitu diliput sama acaranya Pak Bondan si maknyus itu hahaha. Pelayanan disini oke, pelayannya ramah dan informatif dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan kami. Orderan juga nggak lama datangnya.Waktu itu kami order sop buntut, yaiyalah secara nama restonya aja Sop Buntut masa pesan makanan yang lain -_- Disini ada 2 pilihan buat sop buntutnya, sop buntut original dan sop buntut goreng. Saya order yang goreng, si kakak yang original. Tidak lupa order 2 porsi nasi putih dan 2 es teh manis. Nggak nyampe 10 menit datang deh orderan kami. Porsinya cukup banyak juga loh kedua sop buntut kami. Buntut gorengnya disajikan dalam 1 piring trus sopnya di mangkuk terpisah. Dagingnya empuk dan bumbunya berasa sampai ke dalam dagingnya, rasanya cenderung manis jadi enak makannya pake sopnya juga karena sopnya itu rasanya gurih dan segar, kaldunya berasa banget. Kalo sop buntut original disajikan hanya dalam semangkuk, isinya ada buntut, kentang, wortel, dan kuah tentunya. Daging buntutnya sama empuknya kentang dan wortelnya juga segar dan empuk, kuahnya gurih dan enak. Setelah icip keduanya, saya simpulkan kalo keduanya sama-sama enak tapi kalo disuruh milih saya suka yang goreng karena saya suka sama bumbu buntut gorengnya yang ada rasa manisnya, enak deh! OpenRicers yang doyan sop buntut wajib deh datang kesini! Harga seporsinya Rp 40k an, mahal tapi sebanding kok dengan porsi dan rasanya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-12-30
98 Lihat
Kalau melalui jalan Cipaganti Atas kita akan menemui yang namanya resto Dahapati. Saya dan keluarga paling suka makan malam ditempat ini. sebab sejak dulu orang tua sayapun sering mengajak saya makan disini. Begitu saya mengajak sang istri ehhh dia sekarang ketagihan buat makan disini.Tempatnya resto Dahapati ini mempunyai model jaman belanda tetapi terlihat nyaman dan menyenangkan. Sekilas dari luar tidak terlalu nampak ada resto ditempat ini sebab didepannya terlihat banyak pepohonan yang agak rimbun. Para pelayan di resto ini ramah dan sopan. Soal kecepatan penyajian makanan sudah tidak perlu diragukan kembali, sebab hanya memrlukan waktu sekitar sepuluh menit saja untuk menghidangkan sop buntut pesanan saya.Pesanan saya adalah sop buntut yang menjadi andalan resto ini. Bedanya sop buntut disini dengan ditempat lain adalah racikan bumbunya yang sangat banyak dan enggak tanggung tanggung. Disini seakan-akan daging buntutnya di bakar lalu dimasak dengan kecap manis sehingga bumbu gurih dan manisnya sangat menyerap kedalam setiap lapisan dagingnya. Tingkat keempukan dagingnya juga sangat kembut dan enak ketika lumer dimulut. Selain itu setiap porsinya diberi juga kuah yang gurih dan asin yang cocok dicampur kedalam sepiring nasi putih hangat. Yahhh walaupun sop dan dagingnya banyak minyaknya tetap saja nikmat setiap kali saya santap. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)