12
0
0
Nomor Telepon.
(022) 2500577
(022) 9263007
Baik untuk
Kencan / Berpasangan
Live Music
Hang Out
Jam Buka
Mon. -Sun. : 11:00-23:00
Metode Pembayaran
Visa Master Tunai / Cash Kartu Debit
Jumlah Kursi
200
Info Lainnya
Minuman Beralkohol
Layanan Pesan Antar
Wi-Fi
Tempat Duduk Di Luar
Area Parkir
Reservasi
Pajak Penjualan
Service Charge
Buka Hingga Larut Malam
Website Restoran
http://thestonecafe.com
Ulasan (12)
Level3 2015-07-09
303 Lihat
Stone cafe juga menjadi destinasi tempat nongkrong saya dan teman teman saya dan suasana tempat nya juga membuat kami merasa comfort dan menu yang saya pesan ada nasi goreng dan lumpia goreng nya dan untuk nasi goreng nya pada bagian atasnya diberi udang goreng tepung 1 udang..dan ada kerupuk dan timun,selada, tomat..dan rasa nasgor nya juga berasa yummy dan dimakan bersama lumpia goreng nya terasa enak..dan saya cukup puas dengan kualitas rasanya... Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-10-17
850 Lihat
Hai Openricers!Saya mau menceritakan pengalaman pertama saya candle light dinner dengan pacar saya di luar kota. Ceritanya lagi anniv 7 bulan. Kami memilih Stone Cafe untuk tempat dinner karena letaknya tidak jauh dari hotel kami menginap. Stone Cafe ini ada di Dago Pakar Atas, tidak sulit menemukan tempat ini. Kami ke sini waktu lagi hujan, tapi tukang parkir di cafe ini baik sekali memberi kami payung supaya bisa masuk. Dari tempat parkir menuju ke cafe jalannya menanjak. Tempatnya terbagi menjadi beberapa bagian, ada yang outdoor dan indoor. Outdoor nya maksudnya lesehan gitu, suasananya langsung menghadap kota Bandung. Indoor juga bagus, bisa melihat ke luar dan menikmati suasan kota Bandung di malam hari. Di lantai bawah ada pajangan wine dan ada bar nya. Oh iya ada live music juga, tapi bagi yang makan di indoor tidak bisa melihat langsung live music nya hanya bisa mendengar lagunya saja.Kesan pertama masuk ke cafe ini, wah pasti mahal nih karena tempatnya bagus. Ternyata waktu dikasih buku menu, harganya terjangkau. Pilihan makanannya terdiri dari menu western dan indonesia. Karena kami tidak ingin makan terlalu berat, jadi kami pesan menu cemilan saja. Tapi karena tidak ada uang cash dan hanya bawa debit card, jadi terpaksa pesan spaghetti supaya bisa bayar pakai debit card karena minimum purchase Rp 100.000 baru bisa bayar pakai debit card. Ini ulasan yang kami pesan:ColenakBaru pertama kali cobain yang namanya colenak. Baru tahu juga colenak itu ternyata terbuat dari tape Namanya di cafe, colenaknya disajikan dengan sentuhan yang indah. Tape dibentuk bulat, di atasnya ditaburi parutan kelapa yang sudah dicampur gula merah sehingga rasanya manis, diberi susu kental manis cokelat, dan ada wafernya. Rasanya enak walaupun tapenya terlalu banyak alkoholnya.Chocolate LavaIni dessert selanjutnya yang kami coba. Cake cokelat yang di dalamnya terdapat lelehan cokelat jika cakenya dibelah. Disajikan dengan ice cream vanilla. Rasanya nikmat banget, cake cokelat yang hangat bercampur dengan dinginnya ice cream.Spaghetti Tuna Au GrIni menu berat yang kami pesan. Waktu menu ini disajikan di atas meja, kami cukup kaget karena porsinya yang cukup besar. Walaupun kami makan berdua tapi tidak habis karena banyak. Spaghettinya diberi keju melted dan potongan ikan tuna di atasnya. Rasanya enak, gurih, walaupun tunanya sedikit.Cammomille TeaUntuk minuman kami memesan cammomille tea. Rasa tehnya biasa saja, kalau tidak pakai gula terlalu pahit. Tapi cukup untuk menghangatkan badan dari sejuknya udara di Bandung.Overall, tempatnya bagus buat dinner sama pasangan. Lebih baik reserved dulu kalau mau ke sini supaya bisa dapat spot yang ok. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Suasana kesejukan dan keindahan pemandangan alam kawasan Dago Pakar memang tiada henti membuat para wisatawan tertarik untuk mengunjunginya. Hal ini juga yang membuat resto-resto yang berada di sana saling berlomba mengemas sajian wisata kulinernya untuk menarik perhatian. Salah satunya adalah Stone Cafe yang menawarkan nuansa pedesaan dan gaya eropa klasik. LokasiKafe yang terletak di JL Rancakendal luhur No 5, tepatnya dekat pintu gerbang Resort Dago Pakar, ini juga menghadirkan fasilitas seperti hot spot, meeting room, dan vallet parking. Setiap harinya kafe ini juga menghadirkan live music. Menu dan RasaSewaktu kemari saya memesan Stone Steak yang dipadu dengan mashed potato dan beberapa jenis sayuran yang dikemas dengan sangat cantik. Rasa steaknya sangat lembut loh, sehingga kita gak perlu bersusah payah saat memotong dagingnya. Hmm.. sebanding deh sama harganya.Untuk desert saya memesan strawberry pancake. Rasa eskrim strawberry yang di taburi cokelatnya terasa lumer dan match di mulut. HargaUntuk harga, kita harus menyiapkan uang mulai dari 30.000 sampai dengan 150.000 untuk main course. Untuk minuman sekitar mulai dari 15.000 sampai 40.000, sedangkan untuk dessert harganya kurang dari 50.000 kok. PelayananGak bisa berkata-kata deh. Excellent! Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-07-08
337 Lihat
Stone Cafe ini adanya di daerah dago atas. Tempatnya sendiri sih menurut gw kalo untuk gw sih susah ya dicari. Harus memang ada yang mandu untuk kemari. Tempatnya juga naik2 tinggi dengan jalan yang agak curam juga. Jadi mobilnya dipastikan harus yang kuat nanjak. Dari luarnya sih stone cafe ini menurut gw sih biasa aja ya. Lalu pas masuk, kita turun di lobbynya, lalu baru masuk deh. Begitu datang, disambut dengan pelayan yang tanya berapa orang lalu langsung diantar ke tempat duduk yang berupa gazebo2 gitu. Nah tempatnya ini menurut gw asli enak banget untuk leyeh2. Gw seneng banget kemari karena memang suasananya okeeee sekali. Gazebonya ini nuansanya alami, dan juga menghadap view yang cantik. Kbetulan sih gw juga dapet gazebo yang agak atas. Jadi kalo dapet gazebo yang dibawah, gw kurang tau apakah viewnya akan sebagus yang diatas. Enak banget deh buat leyeh2 ada bantal2nya juga. mantep deh.Untuk menu, karena memang ke stone rame ma temen2 gw, dan memang tujuan kami bukan untuk makan berat, jadi kami cuma pesen makanan kecil2.Hasil pesanan gw adalah: ColonakColonak ini merupakan tape goreng dengan topping gula palem dan kelapa. Kolonaknya dibentuk bulat2 dan juga isinya sih menurut gw sih lumayan sih porsinya. Nah ini tapenya manis walau ga terlalu mateng banget, tapi rasanya manis dan ga ada sepet2nya. Gw sih makannya ga pakai gula palem dan kelapanya ya, karena menurut gw terlalu manis. Tapi overall masih oke, harganya juga masih cukup terjangkau disini. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-06-08
266 Lihat
Berkuliner tapi enggak asal kuliner, coba saja dateng ke stone cafe didaerah dago atas sekitar rancakendal. Disini semua openricers akan disajikan pemandangan kota bandung yang kerlap-kerlip ditengah malam. Saya kadang diakhir bulan jalan-jalan dan ngadem di stone cafe ini.Place and ServiceStone cafe berada didaerah tinggi kota bandung, sehingga ketika malam menjelang tempat ini semakin banyak di kunjungi pengunjung. Semakin malam maka udaranya semakin dingin dan sejuk, oleh karena itu cocok sekali untuk menyantap hidangan yang panas. Tempat duduk yang disediakan sangat banyak ada memakai meja makan ataupun bergaya lesehan. Gazebo yang disediakan terkadang suka penuh, tetapi kalau mau menunggu sih kita bisa pesan tempatnya tersebut. Pelayannya ramah dan baik. Mereka mengantar saya hingga ketempat duduk yang saya pilih. Kecepatan penyajian makanannya tidak terlalu lama.The MenuMakanan yang disediakan oleh stone cafe sangat bervariasi mulai dari masakan indonesia hingga ala western, lalu untuk minuman ada aneka juice, ice cream dan coffe menanti untuk dinikmati. Saya dan keluarga yang waktu itu kesini memesan beberapa macam menu steak dan menu dari tanah sunda yaitu nasi timbel. Nasi timbel inilah yang menjadi pilihan saya. Satu porsi nasi timbelnya terdiri dari nasi putih yang dibungkus daun pisang dan dibentuk mengerucut seperti tumpeng mini, ditambahkan ayam goreng yang manis dan gurih dengan tekstur yang empuk sehingga mudah untuk dimakan. Lalu pelengkapnya tentu saja ada tahu dan tempe goreng. Selain itu ada juga ikan asin yang tipis dan renyah ketika dimakan, rasanya juga enggak keasinan, sayur asem disajikan terpisah dalam mangkuk, rasanya asem dan seger sayurannya sih enggak begitu komplit tetapi bolehlah. Yang bikin sempurna adalah sambal terasinya yang pedes polll sosok dicolek dengan lalap yang sudah disediakan. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)