2
1
0
Level4
361
8
Berada satu lokasi dengan Hotel Edelweiss, Coffee Shop ini memang sedikit tersembunyi. Saya sempat berputar-putar arah untuk mencapai Two Hands Full. Nampaknya papan nama yang tersedia harus lebih diperbesar agar pengunjung mudah dalam mengaksesnya. Oke, mari kita lupakan masalah lokasi. Memasuki kafe yang terhitung pemain baru ini, Anda seperti berada di sebuah gudang yang unfinished. Mungkin ini yang dimaksud dengan konsep industrial warehouse. Mocha adalah menu yang saya pesan kala itu. Rasan
Baca Ulasan Lengkap
Berada satu lokasi dengan Hotel Edelweiss, Coffee Shop ini memang sedikit tersembunyi. Saya sempat berputar-putar arah untuk mencapai Two Hands Full. Nampaknya papan nama yang tersedia harus lebih diperbesar agar pengunjung mudah dalam mengaksesnya. Oke, mari kita lupakan masalah lokasi. Memasuki kafe yang terhitung pemain baru ini, Anda seperti berada di sebuah gudang yang unfinished. Mungkin ini yang dimaksud dengan konsep industrial warehouse.
36 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
Mocha adalah menu yang saya pesan kala itu. Rasanya tidak terlalu manis dan tidak begitu pahit. Selain itu, untuk teman berbincang, saya memilih Croque Madame yang terdiri dari daging ham berpadu cantik dengan gruyere cheese lalu dihinggapi dengan telur setengah matang. Tak lupa dengan tambahan salad sebagai kombinasi sempurna melengkapi sajian makan siang saya di Two Hands Full.
38 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
31 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Metode Makan
Di Tempat
Pembelanjaan per orang
Rp150000