2
0
0
Level4
117
6
2013-12-16 444 Lihat
Yippiiee,, waktunya menjelajahi kuliner di Kota Kembang, Bandung. Dan kali ini saya dan pasangan mencoba salah satu resto yang sedang happening di Bandung, yaitu Warung Misbar. Terletak di pusat Kota Bandung, tidak sulit menemukan resto ini. Posisinya berada di pusat keramaian yaitu di JL. RE Martadinata atau Jl. Riau yang terkenal dengan jejeran banyak Factory Outlet (FO) dan resto-resto dengan keunikannya sendiri. Termasuk Warung Misbar – Pesta Rakyat ini yang mengusung tema per-film-an. Nuans
Baca Ulasan Lengkap
Yippiiee,, waktunya menjelajahi kuliner di Kota Kembang, Bandung. Dan kali ini saya dan pasangan mencoba salah satu resto yang sedang happening di Bandung, yaitu Warung Misbar. Terletak di pusat Kota Bandung, tidak sulit menemukan resto ini. Posisinya berada di pusat keramaian yaitu di JL. RE Martadinata atau Jl. Riau yang terkenal dengan jejeran banyak Factory Outlet (FO) dan resto-resto dengan keunikannya sendiri. Termasuk Warung Misbar – Pesta Rakyat ini yang mengusung tema per-film-an.
104 Lihat
2 Menyukai
0 Komentar
Nuansa perfilman sangat kental disini. Dimulai dari dekorasi tampak depan resto yang sangat mirip dengan bioskop yang memajang beberapa poster film yang sedang tayang ataupun yang akan tayang, hihi
. Selain itu pintu masuk yang dibuat menyerupai pintu masuk loket antrian pembelian karcis, sungguh unik dan konsep yang menarik. Dan memang benar, pengunjung pun diberikan karcis tanda masuk yang jika sudah terkumpul sebanyak 5 buah, dapat ditukarkan dengan sebuah minuman gratis.
94 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
93 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Dekorasi di dalam resto ini sendiri tidak kalah menariknya. Sebuah layar lebar tempat film diproyeksikan berada ditengah-tengah dengan dikelilingi oleh tokoh-tokoh perfilman Indonesia disamping kanan dan kirinya seperti Trio Warkop DKI, Benyamin, Christine Hakim, Sopan Sofyan, Bing Slamet, dan lain-lain. Konsepnya mirip seperti layar tancap (bioskop ala rakyat), tak heran namanya Warung Misbar alias gerimis bubar, hihi
. Dan tagline Pesta Rakyat juga sangat mendukung konsep resto ini, karena selain bioskop ala layar tancap yang tadi, juga karena banyaknya jajanan rakyat yang dijajakan disana.
85 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
89 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Untuk menu makanannya sendiri, disajikan dengan sistem prasmanan. Dimana semua pengunjung bebas untuk memilih menu apa yang paling menarik hati dari semua menu yang disajikan. Untuk pilihan menu juga cukup banyak dan bervariasi. Dimulai dari nasi yang terdiri dari 3 macam seperti nasi putih, nasi merah dan nasi liwet.
99 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Saat itu pilihan makan siang saya jatuh pada Nasi Liwet (Rp. 5.500) denga lauk-pauknya seperti Balakutak (Rp.8.000), Tumis Tauge (Rp.7.000) dan Gehu (Rp. 3.500). Saya akan coba jelaskan satu-satu ya.. Untuk nasi liwet (mungkin semua sudah tahu) merupakan nasi yang diberi tambahan bumbu dalam proses memasaknya. Biasanya ditambahkan garam dan bumbu penyedap, daun salam, daun sereh. Sudah pasti rasanya akan gurih dan biasanya agak lembek. Sedangkan untuk Balakutak adalah sebutan lain untuk cumi hitam (bahasa Sunda). Proses memasaknya dengan tidak membuat tinta hitam dari cumi sehingga warna cumi akan menjadi hitam dengan sendirinya. Untuk gehu alias tauge dan tahu pasti juga sudah tidak asing, yaitu tahu goreng yang didalamnya berisi tumisan tauge. Soal rasa dari makanan saya rasa cukup, namun tidak terlalu istimewa. Rasanya mirip masakan rumah. Saya juga agak kecewa dengan balakutaknya yang agak keras saat digigit, hiks padahal itu makanan kesukaan saya
.
114 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Untuk minumannya, saya mencoba memesan Es Kabayan Saba Kota (Rp. 11.000). Satu mangkuk es yang berisi tape peuyeum, buah sirsak, nata decoco, dan buah nangka. Rasanya cukup enak, manis, segar dan sedikit rasa asam dari buah sirsaknya. Namun cukup mengenyangkan jika dimakan sehabis makan besar, hehe.
90 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Secara keseluruhan, resto ini cukup oke dan unik. Pelayanan yang sangat membantu dan terus berusaha memberikan yang terbaik kepada pelanggannya. Terbukti dengan pembagian kuesioner evaluasi untuk penilaian yang dibagikan kepada para pengunjung demi pengembangan resto. Selain itu, untuk kebersihan cukup oke kok.
Jadi, bagi yang berkunjung ke Bandung, resto ini bisa jadi pilihan lain untuk berkumpul bersama dengan teman ataupun keluarga. Berkumpul sekaligus bernostalgia dengan film-film nasional jaman dahulu. Silahkan mencoba..
.
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-11-30
Pembelanjaan per orang
Rp40000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
  • Nasi Liwet
  • Gehu