16
6
0
Level4
2013-12-22 131 Lihat
Saya tau sih junkfood itu nggak baik untuk kesehatan, tapi kalau nggak dimakan sering-sering masih termaafkan kan? *wink wink*. Inilah yang saya lakukan sama pacar ketika saya balik dari Jakarta. Karena baliknya udah sore sehingga sampe di Bandung malam, akhirnya si pacar yang jemput mengajak saya untuk sekalian makan malam aja. McDonald yang jadi pilihan kami manalagi kalau bukan McD Simpang Dago yang dekat dengan kosan. Letaknya sendiri cukup strategis karena merupakan pertemuan dari empat jal
Baca Ulasan Lengkap

Saya tau sih junkfood itu nggak baik untuk kesehatan, tapi kalau nggak dimakan sering-sering masih termaafkan kan? *wink wink*. Inilah yang saya lakukan sama pacar ketika saya balik dari Jakarta. Karena baliknya udah sore sehingga sampe di Bandung malam, akhirnya si pacar yang jemput mengajak saya untuk sekalian makan malam aja.

McDonald yang jadi pilihan kami manalagi kalau bukan McD Simpang Dago yang dekat dengan kosan. Letaknya sendiri cukup strategis karena merupakan pertemuan dari empat jalur sekaligus dan biasanya dijadikan tempat untuk janjian. Cuma, menjelang UTS atau UAS jangan heran melihat pemandangan para mahasiswa yang sedang sibuk dengan laptop atau kertas-kertas ujian mereka yang bertebaran di atas meja. Selain itu, McD di sini buka 24 jam (kayaknya hampir seluruh McD udah buka 24 jam sih) sehingga untuk mereka yang lapar malam-malam, pengen ngemil, atau pengen nonton bola rame-rame bisa mampir ke sini.

Menu McD sendiri tidak ada perubahan, masih menyajikan burger dan ayam sebagai menu utama. Selain itu, ada juga menu sarapan yang dimulai dari jam 05.00 sampai 11.00 berupa egg muffin, chicken muffin, nasi dan ayam, pancake, kopi, dan masih banyak lagi. Untungnya, secara harga, meskipun ada kenaikan tapi tidak sampai berlebihan. Paling naik sekitar Rp1.000-Rp2.000.

Ini dia, menu pesanan saya dan pacar. Karena lapar, saya pesan menu favorit: PaNas Spesial dengan isi dada ayam, nasi, scrambled egg, dan ice lemon tea. Salah satu alasan saya selalu pesan menu nasi ini adalah karena ada telur yang tidak dijual terpisah. Huhuhu, padahal telurnya enak lho. Sementara, si pacar makan Prosperity Burger yang dikemas dengan paket kentang dan minum. Ini adalah burger yang cuma dirilis setahun sekali menjelang Imlek. Enak banget dan jadi best seller di bulan-bulan menjelang Imlek. Bentuknya memanjang dengan daging yang empuk dan juicy dicelup ke dalam saus lada hitam. Gurih dan super yummy. Kentangnya sendiri diberikan kentang ulir dengan minuman mango punch (soda dengan potongan buah mangga). Sayangnya, kentang ulirnya terlalu sedikit porsinya sehingga kurang mengenyangkan. Harganya sih lumayan nyekek kantong menurut saya, Rp44.000.
30 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-12-12