Ice Cream VS Gelato
2016-04-01
Ice Cream VS Gelato
Mungkin sebagian banyak orang mengira ice cream dan gelato merupakan satu kesatuan yang sama, namun nyatanya kedua dessert ini memiliki perbedaan. Mulai dari bahan bakunya hingga cara pembuatannya, mau tau lebih lanjut mengenai dua dessert ini? Openrice akan menjelaskan perpedaan dari kedua dessert ini.
Ice Cream
Sesuai dengan namanya Es Krim yang terbuat dari krim atau kepala susu (bukan susu) dan popular di Amerika Serikat. Dalam proses pembuatannya, es krim diaduk dengan menggunakan mesin dengan kecepatan penuh. Hal ini membuat banyak gelembung udara dan masuk kedalam adonan es krim sebelum dibekukan. Semakin sedikit gelembung udaranya, semakin premium es krim tersebut. Seporsi es krim dalam proses pengadukannya bisa mengembang 25-90%, sederhananya semakin padat sebuah es krim semakin baik kualitasnya. Es krim dengan kualitas premium mengembang hanya sekitar 25%. Es krim didinginkan dengan suhu minus 20 hingga 12 derajat celcius. Ini yang menyebabkan es krim terasa tajam di lidah. Hal ini juga membuat es krim lebih tahan lama, secara rasa es krim lebih kuat rasa krimnya. Teksturnya juga lebih lembut dan mudah hancur karena tinggi kandungan gelembung udara. Es krim memiliki kandungan lemak yang lebih besar ketimbang gelato, Es krim regular bisa mengandung 12-14% lemak. Sedangkan superpremium es krim bisa 16%, sedangkan gelato rata-rata dibawah 10%.
Gelato
Gelato dalam bahasa italia memiliki arti es krim, kata gelato sendiri berasal dari kata “Congelati” yang berarti beku. Walaupun demikian dalam perjalanannya gelato menjadi jenis tersendiri, gelato terbuat dari susu, gula, kuning telur, dan air. Karena bersifat “home made”, dalam hal bahan baku gelato lebih dinamis. Beberapa chef menciptakan gelato dengan tambahan kacang, beberapa lainnya menghilangkan unsur susu, kuning telur atau tanpa kacang. Teknik yang digunakan dalam membuat gelato pun berbeda dengan es krim, kalau es krim menggunakan mesin dengan kecepatan tinggi. Sedangkan gelato mengaduknya dengan kecepatan rendah atau pelan, tanpa menggunakan mesin. Ini membuat teksturnya lebih padat, kemudian dibekukan pada suhu sekitar minus 10 derajat celcius. Mengenai rasa gelato tidak terlalu tajam dilidah, teksturnya yang padat dengan susu yang lebih terasa, sehingga kandungan lemak pada gelato sangat rendah. Rata-rata kandungan lemak pada gelato kurang lebih sekitar dibawah 10%, sedangkan gelato dengan kualitas tinggi hanya mengandung kurang lebih 1-3 persen lemak. Pada dasarnya kedua dessert ini memiliki rasa yang sama, yaitu sama-sama memiliki rasa yang manis dengan berbagai rasa buah. Bahkan ada juga saat ini yang membuat ice cream dan gelato dengan menggunakan bahan lainnya sebagai pelengkap rasa, tidak lagi hanya menghadirkan rasa buah. Di Jakarta sendiri telah banyak resto dan café yang menghadirkan dessert ice cream seperti Haagen Dazs, New Zeland, Baskin Robbins, Cold Stones Creamery, Shirokuma, Shirayuki, Magnum Café, Ragusa, Island Creamery, dan masih banyak lagi café lainnya. Sedangkan untuk gelato, kamu bisa mendatangi Northpole Café, Grom, Ron’s Labolatory, Gelato Paradise, Milk Bar, Gelato Bar, Il Vero, Lin Artisan Ice Cream. Bagaimana? Sudah tahu kan perbedaan dari dessert manis dan dingin tersebut, keduanya memang memiliki bentuk yang sama dengan rasa yang hampir sama. Jadi kamu lebih suka yang mana? Ice cream atau Gelato? Apapun pilihannya, jangan sampai terlalu banyak ya memakannya.
Kata Kunci
Ice Cream
Gelato
Es Krim
OpenRice Editor
Artikel Terkait
Serunya Gathering OpenRice Nyoba Yoforia Di Bandung
2017-01-26
Informasi Restoran
Lebih
Tampilkan Sedikit