Jajanan Tradisional Indonesia
2013-05-20

Tampaknya jajanan kue tradisional Indonesia berada pada zona antara ada dan tiada. Dikatakan tiada, namun kenyataannya masih bisa ditemukan meski sangat jarang. Sebaliknya, dikatakan ada tapi cukup sulit untuk mendapatkannya. Di daerah-daerah tertentu mungkin masih bisa ditemukan beberapa jenis kue tradisional khas Indonesia ini, tapi bagaimana dengan di kota-kota besar yang sudah dibanjiri dengan cemilan dari luar negeri. Bisa jadi OpenRicers makin kesulitan mengenali jajanan tradisional Indonesia lantaran sulit ditemui. Jika demikian, ada baiknya simak ulasan tentang kue-kue tradisional berikut ini untuk me-refresh ingatan kalian, pernahkah kamu mencicipi salah satunya? 1. Kue Rangi Kue ini dibuat dari serutan kasar daging buah kelapa yang dicampur dengan tepung kanji atau disebut juga sagu tani dan sejumput garam. Dimasak memakai cetakan kue pancong dengan sekat-sekat yang lebih kecil. Setelah matang, permukaan kue diolesi larutan kental dari gula merah yang diberi daun pandan. 2. Kue Lumpur Lembutnya tekstur kue dengan aroma pandan dan vanili adalah kelebihan utama kue ini. Sangat digemari karena rasanya yang manis legit. Konon ceritanya, nama lumpur disematkan pada kue ini lantaran tekstur adonan kue seperti lumpur tanah liat yang kental. Kue ini dibuat dari campuran tepung terigu, kentang yang dihaluskan, santan, telur, gula dan daging buah kelapa. 3. Kue Selendang Mayang Biasanya selendang mayang ditemui dalam bentuk es selendang mayang, dijual dengan cara dipikul. Sekilas kue ini mirip kue lapis kanji namun selendang mayang tidak memiliki lapisan warna sebanyak kue lapis. Hanya dua kombinasi warna merah dengan putih atau hijau dengan putih. Jajanan tradisional khas Betawi ini dibuat dari tepung sagu yang menghasilkan tekstur kenyal. 4. Kue Getuk Lindri Kue yang terbuat dari singkong ini terkenal karena enak dan terasa alami khas nusantara. Getuk lindri merupakan salah satu variasi dari getuk dengan ciri khas singkong yang sudah matang digiling halus kemudian dicampur dengan cairan gula pasir dan dibubuhi pewarna makanan. Bentuknya menyerupai mie tebal yang digulung menyatu. Disajikan bersama parutan kelapa yang sudah diberi sedikit garam. 5. Kue Bugis Setiap daerah memiliki versi kue bugis masing-masing. Namun persamaan dari beragamnya kue bugis adalah sama-sama memakai tepung ketan yang menghasilkan tekstur kue yang kenyal legit. Isian kue ini bermacam-macam, tapi yang paling umum kue bugis diisi oleh unti, kelapa parut yang dimasak bersama gula merah. 6. Kue Talam Bentuknya seperti cupcake karena memang dicetak menggunakan cup kecil. Banyak versi dari kue ini lantaran bahan dasarnya yang beragam seperti tepung ketan, tepung hungkwe, talas, singkong dan jagung. Namun ciri khas kue talam adalah lapisan atas kue diberi topping santan. 7. Kue Ku Kue ini sebenarnya kue yang diadaptasi dari resep kue tradisional negeri Tiongkok. Namun sudah begitu popular di Indonesia, karena sering menjadi salah satu camilan untuk isian tumpeng. “Ku”, merupakan sebuah kata dalam bahasa China dengan dialek Hokkian, yang apabila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya adalah kura-kura. Karena itu bentuk kue ku menyerupai kura-kura. Kini kreasi kue ku kian bervariatif, bentuknya tidak selalu kura-kura tapi bisa berupa bentuk buah. Kue ku original biasanya diisi oleh pasta kacang hijau. 8. Kue Dongkal Kue ini sudah sangat sulit ditemui, entah apa sebabnya kue ini nyaris punah padahal masih cukup banyak penikmat kue dongkal. Dibuat dari tepung beras dan gula merah, sekilas mirip kue putu bambu karena bahan-bahannya hampir sama. Namun bentuknya jelas berbeda, kue dongkal justru lebih mirip tumpeng yang memiliki lapisan-lapisan gula. 9. Kue Carabikang Kue cantik seperti bunga yang merekah ini masih satu keluarga dengan kue bikang. Dibuat dari tiga bahan sederhana yakni tepung beras, santan dan gula. Yang tidak 'sederhana' adalah proses pembuatannya yang konon katanya susah-susah gampang. Sebab kue carabikang yang sempurna adalah tektur yang kenyal dan berserat-serat di bagian dalamnya, dan yang pasti harus merekah. 10. Kue Putu Mayang Masih saudara dengan kue putu bambu dan putu ayu, sama-sama dibuat dari tepung beras. Namun cara penyajian kue yang berbentuk seperti mie ini tidak ditaburi kelapa parut, melainkan diguyur saus santan yang telah diberi gula merah. Sudah sangat jarang dijumpai, kalaupun teramat rindu dengan kue putu mayang cara satu-satunya adalah membuat sendiri di rumah. Nah, dari 10 jenis jajanan kue tradisional khas Indonesia di atas, kue mana yang menjadi kesukaan OpenRicers? Kapan terakhir kali OpenRicers menikmati si Kue Rangi hangat di pinggir jalan atau mungkin menemukan penjual Kue Putu di sekitaran rumah? OpenRicers juga bisa mendapatkan sepasang (2 buah) Tiket Nonton di XXI secara gratis setelah membaca artikel ini! Caranya mudah: Langkah 1: Like Facebook FanPage OpenRice Indonesia terlebih dulu. Langkah 2: Like artikel ini (dengan meng-klik tombol "Like" yang ada di bawah kanan artikel ini) Langkah 3: Pilih kue kesukaan OpenRicers diantara 10 jenis kue yang dituliskan dalam artikel ini dan ceritakan alasannya pada kolom comment di bawah. Komentar OpenRicers ditunggu hingga paling lambat tanggal 26 Mei 2013. Nantikan pengumumannya hari Senin, 27 Mei 2013, akan ada 1 OpenRicers dengan komentar yang paling menarik untuk mendapatkan sepasang (2 buah) Tiket Nonton di XXI secara gratis! Pemenang juga akan dihubungi melalui email mengenai cara penggunaan hadiahnya. So, let's get started OpenRicers and drop your comment right here, right now! Cari Kue Tradisional favoritmu di OpenSnap

Kata Kunci
Jajanan
tradisional
Indonesia
kue
putu mayang
OpenRice Editor
Artikel Terkait
Serunya Gathering OpenRice Nyoba Yoforia Di Bandung
2017-01-26