Tips Memilih Coklat
2013-02-08

Hari valentine sebentar lagi OpenRicers. Bagaimana dengan persiapan kamu untuk merayakannya? Tentunya semoga berjalan lancar ya. Pastikan kamu sudah menyimak tips berikut sebelum membeli coklat agar hasil coklat kreasi kamu tidak gagal OpenRicers. Memberikan bingkisan coklat kepada orang istimewa saat hari kasih sayang dengan handmade coklat tentu lebih berkesan ketimbang membeli coklat yang sudah jadi. Tidak selalu coklat praline lho, penganan dari bahan dasar coklat lainnya juga menarik dijadikan gift valentine. Apapun itu penganan coklat yang akan kamu buat, pastikan lagi kamu memilih jenis coklat yang tepat dan baik kualitasnya. Sebaiknya tidak sekedar memilih coklat murah OpenRicers, selain kualitasnya yang kurang baik untuk tubuh, hasil kreasi coklat kamu juga akan terpengaruh.

Paling sederhana memilih coklat yang baik adalah dengan mengecek kemasan yang menunjukkan komposisi coklat. Semakin tinggi persentase kandungan kakao berarti semakin banyak jumlah lemak kakao yang baik untuk tubuh dan semakin rendah kadar gula di dalamnya. Karena itulah pilih jenis coklat yang memiliki rasa pahit, misalnya dark chocolate. Selanjutnya gunakan lima panca indera penglihatan, penciuman, pendengaran, perasa, dan pengecap. Pertama, lihat warna coklat, jika ingin memakai coklat masak berbentuk batangan, pilihlah yang memiliki warna mengkilat di permukaannya. Tidak ada serbuk-serbuk putih yang menempel, maka itu adalah pertanda coklat masih fresh. Tanpa retakan, gelembung udara, dan goresan juga menjadi ciri coklat yang baik. Mengingat dark chocolate dianggap paling baik dari milk chocolate atau white chocolate bukan berarti setiap coklat berwarna hitam menandakan coklat yang bagus dan sempurna. Terkadang warna hitam tersebut merupakan hal yang sengaja dibuat karena biji kakao dipanggang berlebihan. Dan bukan karena kandungan cacao mass yang tinggi. Namun yang pasti warnanya harus polos, kurang lebih seperti warna kayu mahoni yang agak kemerah-merahan. Kedua, cium aromanya, coklat yang baik biasanya memiliki aroma klasik dan kompleks khas coklat. Hal yang harus diwaspadai jika aromanya justru terlalu kuat, maka kualitasnya cenderung kurang baik. Ketiga, dengarkan suara patahan coklat. Saat coklat dipatahkan atau pecah terjatuh, suara yang muncul nyaring atau tidak. Coklat yang berkualitas baik akan menimbulkan suara patahan 'kraak' yang cukup nyaring. Keempat, sentuh coklat dan rasakan teksturnya. Coklat yang baik seharusnya tidak lengket, tetapi licin seperti porselen ketika disentuh tangan. Dan terakhir, cicipi rasa coklat. OpenRicers pernah dengar istilah “Rasa Gak Bisa Bohong”? Nah, demikian juga untuk coklat. Rasa coklat yang baik memang akan mudah terdeteksi lidah. Coklat akan lumer dengan mulus dalam mulut dan perlahan larut menjadi cairan kental. Sesaat setelah ditelan, jejak yang tertinggal hanya aroma khas coklat bukan rasa lengket yang tetap ada di langit-langit mulut. Jadi, sudah siap berburu coklat untuk hari Valentine? Cari ragam Coklat enak hanya di OpenSnap

Kata Kunci
tips
memilih
coklat
dark chocolate
OpenRice Editor
Artikel Terkait
Serunya Gathering OpenRice Nyoba Yoforia Di Bandung
2017-01-26