1
1
1
Nomor Telepon.
(021) 6390951
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Service Charge
Ulasan (3)
Level4 2013-12-16
142 Lihat
Konsep resto yang ada di d'omelete ini desain dari resto nya cukup sangat cantik sekali dan juga untuk bagian temboknya terlihat tekstur dari batunya dan untuk lampu resto ini menggunakan lampu gantungnya, suasana dari resto ini sangat saya rasakan nyaman sekali.Menu yang saya pesan disini terdiri dari :Nasi yang berwarna hijau dan porsi dari nasinya pun berukuran sedang dan pas saya makan rasa tekstur dari nasi hijaunya cukup sangat baik sekali rasanya dan tidak terlalu kelembekan dan ga terlalu keras rasa dari nasi hijaunya.dua potong ayam yang telah dilumuri dengan bumbu saos yang berwarna cokelatnya ini pas saya santap cukup empuk tekstur dari daging ayam nya dan untuk daging ayam nya ini cukup berisi dagingnya dan bumbu saus yang berwarna coklat ini memberi sensasi rasa yang luar biasa enaknya.Dan pada menu ini juga terdapat sayuran nya seperti sayur brokoli, dayur kol, sayur wortel dan lainnya dan taburan sayuran di menu ini terlihat cukup masih segar sayurannya menjadi pelengkap pada menu ini. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-10-17
87 Lihat
Kali ini kami mencoba restoran baru yang buka di Food Place. Berada ditengah - tengah dan diapit oleh dua restoran lainnya.*Tempatnya sangat nyaman dan sedikit bernuansa rumahan yang didominasi oleh ornamen bata dan kayu serta bernuansa agak sedikit Eropa.Rp. 18.000 *Ice Lemon Teanya agak manis dan tidak begitu asam. Aku suka lemon tea disini.Rp. 48.000 *Egg benedictnya.. Kentangnya digoreng dan ketika digigit masih crispy dan lembut. Hamnya juga digoreng tetapi rasanya agak hambar. Rotinya adalah roti gandum yang diapit oleh sejenis sayuran hijau yang seperti sawi tetapi sepertinya bukan. Telurnya agak mengecewakan karena rasanya plain dan matang padahal yang seharusnya ku baca itu telurmya setengah matang lalu saus kuningnya entah mengapa aku kurang suka karena rasanya sedikit aneh menurutku.Rp. 16.000 * Green TeaRp. 28.000 *Rainbow Wafflenya sangat lama penyajiannya. Rasanya pun ternyata tawar pada setiap warna padahal kata temanku, dia mengira bahwa akan mendapatkan waffle dengan rasa yang berbeda – beda pada tiap warnanya. Setelah ditambah dengan ice creamnya, rasa wafflenya lebih baik.Rp. 18.000 *Banana Fritters. Ini adalah menu yang aku take away. Ini seperti pisang yang digoreng dengan dibalut tepung. Pisangnya lembut sekali tetapi sayangnya tepungnya masih agak berasa tepung dan masih agak bertepung pokoknya. Aneh jadinya dan aku terpaksa membongkat lapisan tepungnya dan hanya memakan pisangnya saja.Kebetulan ini adalah resto yang baru buka di Food Place dan saat kami makan disini sedang ada diskon 50% untuk semua makanan jika dine in dan tak termasuk minuman. Tax 10% Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-09-10
74 Lihat
Halo OpenricersKembali saya ingin mereview salah satu restoran yang berada di bilangan Hayam Wuruk, tepatnya di The Food Place. d’Omelette merupakan restoran yang membuka restorannya pertama kali di kota kasablanca, dan yang berada di The Food Place merupakan cabang keduanya. Sesuai namanya, restoran ini memang menjadikan telur sebagai menu utama. Letak d’ Omelette sendiri diapit oleh Pizza Hut dan Duck King. Sebelum ditempati d’Omelette, tempat tersebut pernah ditempati oleh Jessylin Cake. Suasana & EnvironmentDekorasi dari d’omelette didominasi oleh unsur kayu dan juga dinding yang menggunakan batu bata, terasa seperti rumah - rumah di pedesaan di Eropa. Di dindingnya terdapat beberapa gambar yang mengambarkan kota London, ada juga beberapa papan tulis yang digantung yang ditulisi dengan nama – nama menu dari d’Omelette dan juga terdapat juga botol – botol minuman yang ditaruh di atas rak yang terbuat dari kayu yang panjang. Yang paling aku suka ada ornament jam dinding besar yang digantung di tengah ruangan dan diapit dua lampu tempel, lucu banget. Dan di situ juga ada wastafel untuk mencuci tangan. Lampunya juga cukup unik, menggunakan kap berbentuk bulat, terlihat seperti akuarium ikan yang bentuknya bulat, cuma ini bedanya isinya lampu jadi terang Menu yang disajikan oleh d’Omelette kebanyakan makanan yang berunsur western. Selain menu berunsur telur ada juga pasta, main course yang berunsur ikan dan daging, ada juga dessert seperti waffle dan chocolate mouse dan bermacam – macam minuman. Dan berikut ini menu yang kami pesan.Rainbow Waffle Rp. 28.000Menu ini merupakan salah satu signature dish dari d’omelette. Tentunya karena signature dish, saya mempunyai ekspektasi yang tinggi untuk menu yang satu ini. Padahal awalnya saya lebih tergiur dengan menu paradise waffle karena isinya yang lebih menarik. Tapi, pada akhirnya saya memutuskan untuk memesan rainbow waffle karena embel – embel signature dishnya. Disajikan di piring bulat berwarna putih, wafflenya sendiri nampak cantik dengan warna pink, hijau dan kuning. Di atasnya ditaruh satu scoop ice cream vanilla dan satu buah strawberry yang dibelah menjadi empat bagian, tapi tidak sampai putus. Di samping ice creamnya diberikan wafer stick atau bisa kita sebut astor dan kemudian disiram dengan saus coklat. Pada saat saya mencicipi waffle, saya merasa menu satu ini sepertinya kurang pantas untuk menyandang title signature dish. Rasa wafflenya plain, saya kira wafflenya akan mempunyai rasa yang berbeda untuk tiap warnanya, dimakan dengan ice cream vanilla sedikit menolong rasa dari waffle ini. Dan yang membuat saya kecewa untuk ukuran satu scoop ice cream, ice cream vanillanya sangat sedikit dan datang dengan keadaan yang sudah meleleh. Oh yah untuk topping asli di atas ice cream vanillanya seharusnya yang digunakan adalah cherry, cuma karena sedang kehabisan mereka menggantinya dengan strawberry. Rasa astornya pun biasa saja, rasanya sama seperti astor pada umumnya.Choice of Tea, Green Tea Rp. 16.000Untuk menemani aku menyantap waffle, aku memilih hot tea dengan green tea flavour. Disajikan di cangkir putih yang berukuran sedang. Tehnya sendiri menggunakan teh merk Dilmah, yang pastinya udah dikenal karena keharumannya. Rasa tehnya sendiri enak dan harum.Egg Benedict RP 48.000Egg benedict sendiri merupakan salah satu menu sarapan yang biasa disantap oleh orang Amerika. Disajikan dalam piring putih bulat sama seperti piring untuk menyajikan waffle aku. Terdiri dari dua lembar roti panggang yang di atasnya ditaruh dua buah poached egg, dihidangakan bersama dengan dua lembar beef bacon, potato wedges yang digoreng, sebuah strawberry dan hollandaise sauce. Walaupun ini pertama kalinya saya mencoba egg benedict, setahu saya kuning telurnya seharusnya masih agak cair, tapi di sini telurnya matang dan juga sausnya terasa aneh. Setahu saya hollandaise sauce merupakan campuran dari kuning telur dan butter cair, mungkin asam yang saya rasakan berasal dari sari lemon, dan juga seharusnya sausnya terlihat creamy, tapi ini seperti mentega cair yang dituang di atas poached eggnya. Mungkin karena ini pertama kalinya saya mencoba menu ini, sehingga lidah saya mungkin kurang cocok dengan rasa dari menu yang satu ini, baconnya juga berasa biasa saja, malah cenderung hambar, yang paling mending dari hidangan ini hanya potato wedgesnya, lumayan lembut walaupun bukan potato wedges terenak yang pernah saya makan, tapi cukup okelah. Sebelumnya saya pernah membaca review tentang egg benedict d’omelette yang berada di kota kasablanca dari blog salah seorang food blogger. Ia juga mengeluhkan egg benedictnya yg kuning telurnya matang. Saya pikir karena berbeda lokasi bisa saja berbeda, tapi ternyata sama saja, jadi merasa agak kecewa sama taste makanan di sini.Pelayanan cukup baik, pas kita duduk ada waiter yang langsung menghampiri, tapi sewaktu menunggu pesanan kami datang agak lama keluarnya, apalagi pesanan waffle aku, padahal cuma waffle dan ga banyak topping, tapi kenapa pesanan egg benedict yg lebih banyak isinya malah duluan keluar.Untuk tempatnya sendiri cukup bersih, tidak ada kotoran terlihat. Cuma saat ada perkakas bekas makan dan customer sudah pergi, waiternya tidak langsung membereskannya, padahal keadaan tidak terlalu ramai saat itu.Mungkin kalau untuk tempat nongkrong, d’omelette cukup cozy untuk didatangi, ada juga colokan jika ingin menggunakan laptop atau mencharger handphone. Untuk rasa biasa saja, tidak terlalu istimewa. Tapi, saya masih ingin mencoba menu main course dan beberapa macam menu dessert yang cukup menarik perhatian saya. Karena baru grand opening, d’omelette memberikan diskon 50%, food only dan hanya untuk dine in saja. Yah bolehlah dicoba, tapi jangan terlalu berekspektasi tinggi untuk rasa makanan di sini kalau tidak mau kecewa. Sayang sekali, tempat yang cukup cozy untuk kongkow-kongkow, tapi tidak diimbangi dengan rasa makanan yang baik. Sekian review dari saya openricers, sampai bertemu lagi di review berikutnya.Happy Eating everybody ^_^ Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)