1
1
0
Nomor Telepon.
(021) 29889150
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Ulasan (2)
Level4 2014-08-06
238 Lihat
Satu lagi toko roti dari jepun yang hadir di jakarta, seperti tidak cukup banyak bakeri yang ada di jakarta, sekarang muncul lagi satu toko roti yang katanya menggunakan tepung dari jepang, dan merupakan bagian dari hide yamamoto yang lumayan wah itu.Rasa green tea-nya enak. saya juga mencoba yang rasa strawberi dan coklat, semuanya cukup enak, tapi favorit saya yang green tea. Oia mereka punya plain croisant juga enak garing, tapi karena dishare banyak orang jadi lupa di foto. Walau rasanya enak saya merasa harganya agak sedikit mahal untuk bakeri, tapi layak dicoba untuk merasakan sensasi bakeri yang berbeda dengan bahan berkualitas dari jepun. Satu yang harus menjadi perhatian dari pihak bakeri, saat saya memilih ada lalat yang menhinggapi di berbagai roti, saat saya kasih tau pelayan mereka cekatan mengambil roti tersebut tapi kalo saya salah lalatnya sempat mampir ke beberapa roti, mungkin kebersihannya bisa lebih diperhatikan ke depannya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2014-04-30
246 Lihat
Flour Flour merupakan bakery yang berasal dari Jepang dan berada di bawah naungan Hide Yamamoto Group, karena itu bakery ini bersebelahan dengan Sesto Senso, restoran Italia yang bernaung dalam grup yang sama. Hide Yamamoto sendiri mempercayakan kepada Kenji Kawasaki untuk menghandle semua restoran dan toko yang bernaung di Hide Yamamoto Group sebagai executive pastry chef pada tahun 2010. Pada awalnya Kenji Kawasaki bukanlah chef pattiserie, sampai pada tahun 2002 dia tertarik untuk mendalami tentang dessert. Karena itu Flour Flour ini memasang nama Kenji Kawasaki, karena dia yang membuat kreasi dari pastry dan bakery yang ada di Flour Flour ini.Di Flour Flour ini sendiri menclaim bahwa mereka menggunakan tepung tebaik Jepang yaitu, Komachi dan Fuji untuk menjaga kelembutan dan kualitas roti. Tidak hanya roti, ada juga selai, cake seperti strawberry shortcake dan montblanc, ada juga castela dan juga parfait. Tapi, parfait di sini lebih ke arah pudding dibandingkan dengan parfait yang menggunakan ice cream. Ada juga macaron dengan berbagai varian rasa. Rasanya ga bakalan habis-habis deh aku buat ngetikin apa aja yang ada di Flour Flour. Rasanya pengen banget makanin semuanya yang ada di Flour Flour.Untuk varian di Flour Flour ini bisa dibilang cukup beragam dan untuk satu macam roti dan pastry saja bisa mempunya beberapa rasa. Contohnya saja melon bread atau kalau di Jepang disebut melon pan. Pan sendiri berarti roti dalam bahasa Jepang. Selain terdapat rasa plain, ada juga yuzu, matcha dan strawberry. Tapi, belum kesampaian nyobain macha dan yang yuzu, pas datang cuma ada yang plain soalnya.Kalau mau dine-in juga bisa, nantinya kita akan ditempatkan di Sesto Senso, untuk dine-in akan dikenakan service tax sebesar 5%, selain tax 10%.Macaron yang satu ini bentuknya lucu banget, tadinya mau pesan macaron yang bulat kayak biasa, tapi pas lihat ada yang bentuk beruang, langsung minta diambilin sama servernya. Kuma sendiri mempunyai arti beruang dalam Bahasa Jepang. Oleh karena itu macaron yang satu ini berbentuk kepala beruang, lucu banget deh, sayang banget makannya. Akhirnya pas makan, menurut aku fillingnya agak kemanisan sih, cuma masih bisa diterima kok sama tenggorokan aku. Macaronnya sendiri crunchy tapi chewy, binggung kan, aku juga binggung kalau menurut aku kayak gitu pas makan. Fillingnya berasa banget green teanya, suka banget deh. Kalau yang suka manis banget, boleh banget dicobain macaron yang lucu ini, ada varian rasa lain juga kok. Terus pas ngunyah kayak ada cincangan kacang gitu, cuma ga tahu pasti kacang apa, mungkin almond yah.Paling ga bisa lihat yang ada berrynya, akhir pesan cake yang satu ini, sebenarnya mau juga mont blanc yang di sebelahnya, tapi aku mikir next time deh. Walaupun kelihatan manis banget, pas aku makan manisnya pas, ga over. Sponge cakenya juga moist banget, enak, aku ga berhentiin nyendokin cake ini ke mulut aku. Walaupun namanya strawberry short cake, tapi strawberrynya cuma ada di bagian atas cakenyanya, di bagian dalam cakenya, isinya dark cherry, tapi dark cherrynya tetap enak kok. Pokoknya recommended deh cake yang satu ini.Aku belum pernah makan scone sebelumnya, jadi bayangan aku scone itu kayak semacam muffin. Jadi pas tahu di Flour Flour ini ada varian green tea untuk sconenya, langsung ngincar banget deh. Tapi, agak kurang dari ekspektasi aku yah, scone di sini lebih mirip seperti kue kering dalam ukuran besar. Pas gigitan pertama, rada plain gitu, pas dikunyah lama-lama baru ada rasanya, cuma rasa machanya ga berasa sih buat aku. Pas ngunyah juga ada berasa kacangnya, lebih besar sih dari ukuran kacang yang ada di kumacaracon, mungkin pakai kacang mete yah.Kalau dari tampilan sih, lebih mirip kue dadar, tapi castella ini pas dimakan, melted di mulut gitu castellanya, enak banget deh. Castella sendiri tuh boleh dibilang seperti kue bolu atau sponge cake, aslinya dibawa oleh pedagang dari Portugis ke Jepang pada abad ke 16. Di dalam castella ini ada isian krim dan kacang merah, sayang banget padahal castellanya udah enak banget, tapi kacang merahnya matangnya kurang merata, ada yang masih setengah matang. Pas makan bagian yang kacang merahnya udah lembut, rasanya tuh enak banget. Berharap nanti makan castella yang model sponge cake, soalnya katanya enak banget.ConclusionKalau ingin mencoba bakery dan pastry dari Negara Matahari terbit, boleh banget dicobain Flour Flour, tapi jangan kalap yah, soalnya bakal binggung sama pilihannya yang banyak. Untuk harga sih average lha, cuma rada ga suka sama tax 10%nya, soalnya kalau beli roti di brand lain udah include taxnya. Yah, walaupun begitu, Flour Flour ini tetep worth it dikunjungin kok. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)