1
1
0
Nomor Telepon.
(021) 29526029
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon.-Sun. 10:00-00:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Reservasi
Pajak Penjualan
Service Charge
Buka Hingga Larut Malam
Ulasan (2)
Level4 2016-03-22
383 Lihat
I seriously love their food. We ordered beef saljo, meatball, luncheon meat, crabstik, pork samcan, and pocai. Three of us eat those food and we totally full, I think, it will be good for 4-5 people.The sauce we try mala sauce, low level. It is hot but trust me it's super yum! 😍They're steamed and after you finished eat the food, they will give you broth and it become soup.The only minus is the service takes tooooooo long. But the waiting time is worth with those yummy food 😍Will come back again? Sure ! Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level2 2015-06-03
229 Lihat
Ada temen yang lagi balik Indo dan ngajak ngumpul dinner bareng.Mereka pengen nyobain Huang Ji Huang jadi akhirnya kita dinner di sini.Pas kita dateng rame bgt, banyak keluarga-keluarga yang lagi makan jadi tempat duduk full.Akhirnya kita masuk waiting list.Abis dapet tempat duduk, pas dikasi menu-nya kita semua bingung karena blm pernah makan di sana.Akhirnya kita dijelasin sama mba-nya dan kita pesen yang seafood dan beef dengan udang ga dikupas. *kesalahan besar soalnya pas makan jadi sibuk kopekin udang.Setelah pesen, mba-nya mulai sibuk dorong troli yang isinya bumbu-bumbu dan makanan pesanan kita.Kompor gas di meja dinyalain, taro panci diatasnya, masukkin minyak, trus mulai tata sayur dipaling bawah, udang dan beef di atasnya. Kalau yang seafood isinya udang, cumi sama crab stick diatasnya.Abis itu ditutup bentar, dibuka lagi masukkin rempah-rempah dan yang paling terakhir saos khas Huang Ji Huang, diaduk-aduk dan jadilah seperti inii dalemnya ada banyak sayur, ubi, daun bawang China *kalo ga salah, paprika, bombay dan yang paling banyak itu bawang putih. Ubi-nya enak, manis dan cocok sama saosnya.Awal-awal makan rasanya gurih tapi makin lama makin berasa asin.Uniknya makan di sini itu, makanan di panci bisa dijadiin kuah.Jadi kita tinggal pesen lagi 1 macam sayur trus nanti dituangin kuahnya sama si mba.Kita akhirnya pesen jamur enoki dan sawi putih.Setelah dijadiin kuah masih berasa asinnya tapi ga se-asin pertama kali makan.  Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)