2
2
0
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 11:00 - 01:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Jumlah Kursi
70
Info Lainnya
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Reservasi
Service Charge
Buka Hingga Larut Malam
Makananan Rekomendasi
Kopi Tiam
Ulasan (4)
Level4 2012-02-16
218 Lihat
Waktunya malem mingguan nih, gw paling demen wisata kuliner, asal ada 1 tempat makan yang baru pasti gw coba. Kali ini gw mau review 1 tempat makan di kawasan Jakarta pusat.TempatNama tempat makannya yaitu KL Village Kopitiam, bertempat di kawasan Kebon sirih, tepatnya di Jln Jaksa No.21-23. Dari sekian banyak tempat makan yang ada di Jln. Jaksa, tempat ini yang kelihatannya paling ramai. Banyak orang bule yang makan disini. Hehe. Dari penampilan luar, menarik karena ada banyak lampu kedap-kedip yang di pasang di sana. Memanfaatkan halaman rumah yang lumayan luas memanjang dan banyak meja dan kursi yang ada disana. Dan juga di tempatkan 2 buah tv sebagai teman pada waktu makan.MenuMenu yang ditawarkan disini beraneka macam, mulai dari bubur ayam, nasi goreng, nasi lemak, tom yam, martabak, sup aneka daging, ada ayam, sapi, seafood. Kali ini gw pesen nasi lemak ayam goreng, yaitu 1 porsi nasi lengkap dengan ayam goreng kacang tanah yang digoreng dan ikan teri. Daging ayamnya kecil dan rasanya standar seperti ayam goreng biasa, kemudian disajikan dengan saos cabe yang lumayan banyak. Ada yang kurang nih kayaknya, kurang sayur-sayuran hijau. Untuk nasi putihnya bukan nasi biasa, seperti nasi uduk, beda rasanya. Untuk minumnya gw pesen the tarik hangat, kaloa untuk yang ini memang enak banget, rasanya pas banget apalagi disajikan hangat.HargaUntuk nasi lemak ayam goreng dikenakan harga Rp 17.600. Untuk teh tarik hangat Rp8.000. Harga di sini masih terbilang ok, masih standar.PelayananUntuk pelayanan sih termasuk cepat. Tapi di sini banyak tukang ngamennya, mungkin karena di area terbuka. PenilaianTempat : 8 dr 10Menu : 8 dr 10Harga : 9 dr 10 Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-02-15
117 Lihat
Hari ini pas hari valentine tanggal 14 Februari, rencana ntar malem mau pergi untuk makan malem di daerah kebon sirih, mau nyari tempat makan yang belom pernah dicoba. Akhirnya kita makan di KL Village KopitiamTempatBertempat di kawasan Kebon sirih, tepatnya di Jln Jaksa. Tempatnya sih sederhana dengan kerlip lampu berwarna biru. Jadi terang dan lebih hidup suasananya. Trus juga ada tv yang yang bisa kita tonton. Ada 2 buah tv yang lumayan besar dan ada 1 layar yang lebih besar lagi di bagian pojok. Kemudian tempat makannya ada 2, yang pertama di bagian depan, jadi di alam terbuka gitu, jadi untuk yang merokok bebas d kalao disini dan yang satu lagi di bagian dalam, di ruangan gitu, lebih terang dan lebih nyaman.MenuKali ini g pesen sup dagimg sapi dengan nasi putih. Karena lagi radang tenggorokan jadi harus makan yang berkuah hangat dan memang ada menu sop di daftar menu. 1mangkok penuh isi daging sapi yang diris tipis, dagingnya empuk jadi gampang digigitnya dan juga berbagai macam sayuran seperti wortel, kembang kol, Rasanya khas banget pake daun bawang dan juga ada bawang gorengnya. Kuahnya berwarna kecoklatan dan rasanya segar. HargaUntuk harga di setiap menunya sih masih terjangkau. Untuk sup sapi dikenakan harga Rp20.000. dan nasi putih Rp 4.000.. Untuk minumnya g pesen teh tawar hangat Rp 3000PelayananUntuk pelayanan sih termasuk cepat. Tapi agak lama untuk minumannya, sampai g selesai makan tuh minuman belom juga di kasih. Pas dikasih tehnya panas banget jadi harus nunggu beberapa lama untuk bisa di minum. PenilaianTempat : ok, 8 dr 10Menu : 8 dr 10Harga : 9 dr 10Pelayanan : 7 dr 10 Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2011-10-13
87 Lihat
AtmosphereKL Village, sebuah resto malay yang berlokasi di kawasan jaksa, tempatnya cukup simpel dan juga sederhana namun membuat para pengunjung senantiasa selalu betah untuk duduk dan bersantap ditempat tersebut.Untuk kali ini saya memesan: Roti Canaiwuaah...tampilan yang sangat memuaskan sekali dengan roti canai yang dibentuk seperti kerucut meninggi ke atas.Model tekstur roti canainya ini adalah model2 yang agak crunchie bentuknya bagus deh dibentuk seperti tumpeng tinggi ke atas.Terus kuah karinya ini juga enak deh santannya kentel dan gurih kemudian juga sangat terasa aroma rempah2nya looveee ittt!! Teh TarikNah..ini dia neh, teh tariknya asli enaaak banget, kemaren gw coba pesen teh tarik versi hangat, jadi pas disajikan ke kita ada busa2nya gitu. RAsanya juga enak sekali kental dan manis serta susunya sangat paas.ServiceUntuk pelayanannya sangat bagus ya pelayannya ramah dan juga cepat tanggap dalam membantu tamunya.Overall, KL Village patut dicoba neh harga yang ditawarkan juga gag terlalu mahal kok : Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Teh tarik ala KL Village yang dipesan Dian membuatku tergiur. Busa di atas tehnya nampak tebal. Dan ia menyeruput pelan-pelan menikmati kehangatan dan kenikmatannya. Aku agak menyesal saat memesan lemon tea meskipun minuman ini juga enak.Sambil menunggu teman-teman lainnya, saya memesan roti bakar sarikaya, biar serasa di Kuala Lumpur. Sedangkan Dian memesan canae pisang yang seperti prata India. Sementara si Teguh memilih martabak dan kopi tarik. Semuanya enak dan harganya masih terjangkau, rata-rata di bawah Rp 10 ribu.Ini kali pertama kami mengadakan makan-makan di seputaran Jalan Jaksa yang terkenal sebagai kawasan backpacker. Di sana-sini banyak depot, resto, atau warung pinggir jalan. Nah, KL Village salah satu tempat makan favorit para wisawatawan asing dan warga kota Jakarta.Setelah teman kami lengkap, kami berpindah ke tempat makan bagian dalam karena banyaknya bule yang merokok. Ruang dalamnya cukup luas dan menyediakan toilet dan mushola bagi tamunya.Kami lalu memesan kangkung masak oyister dan kailan masak ikan asin, ikan panggang madu dan cumi goreng tepung. Saya suka kangkung masak oyister-nya. Di dalamnya ada udang rebusnya, sementara cumi goreng tepungnya sedikit hambar.Menemani makan kami memesan air mineral. Sedangkan saya yang penasaran dengan kopi tiam yang sedang terkenal,lalu memesan kopi tiam. Ternyata rasanya jauh dari harapan, seperti kopi hitam biasa. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)