33
11
1
Semua Cabang (15)
Nomor Telepon.
(021) 31934438
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Reservasi
Service Charge
Ulasan (46)
Level4 2017-04-28
88 Lihat
Seperti yang sudah diketahui, Kopi Oey didirikan oleh Bondan Winarno ini menyajikan bermacam-macam kopi dengan berbagai penyajian. Seperti kopi yang saya pesan ialah yakni Ijs Koffie Soesoe Indotjina. Disajikan dengan Vietnam drip, kopi ini cenderung pekat mengingat waktu ekstraksinya terhitung lama. Ditambah dengan susu kental manis mampu membuat keseluruhan rasanya seimbang.Selain kopi, hidangan lain yang tak luput masuk ke dalam daftar menu ialah Roti Bakar Cokelat Keju yang dibagi menjadi 4 bagian. Tidak terlalu mengenyangkan dan pas untuk makan malam.  Menggabungkan makanan Nusantara dengan menu peranakan, Kopi Oey juga menyediakan Mie Kepiting Pontianak yang disajikan dengan bakso ikan, kepiting, sayuran, dan potongan ayam. "Maknyoes!" Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level3 2016-03-10
226 Lihat
Saya suka ke sini karena dekornya yang vintage banget. Apalagi lagu-lagu yang diputar juga saat itu bosanova Jawa jadi semakin berasa suasana vintagenya.Saya order single origin kopi Flores, es kopi Indotjina, dan roti prata manis.Kopi floresnya enak meskipun saya kurang begitu menikmati. Favorit saya malah es kopi Indotjina nya atau lebih dikenal dengan kopi Vietnam. Rasanya pas dan enak. Sementara roti prata manisnya biasa aja, gak terlalu istimewa.Pelayanan di sini cukup baik. Saya hanya menyayangkan banyak nyamuk selama saya di sini jadi bikin gak betah. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level3 2016-03-05
176 Lihat
Kopitiam Oey is a coffee place owned by a well-known Indonesian food expert, Bondan Winarno. Derived from his last name, "Wi" is a phonetic for Chinese family name Oey or Oei. You could see the cool red vintage post box in front of the store. With old Chinese lanterns on the front door, vintage posters and dominant red colours, you could guess that the concept here is Peranakan Chinese.Interior of the place gives you old vibe with the vintage-design table and chair, red lamp, and ceramic plate on the wall. I got to say the place looks shabby, a shabby-cool one though. They even use old tile on the floor that reminds me of my grandmother's old house.Meals and beverages here are typical Peranakan chinese cuisine, which are mostly a mixture of Chinese and Malay food. You could find types of toasties, including the one with Kaya (or Sarikaya, jam made out from coconut milk). They also served fried kwetiaw (Char kway tiao) and some fried rice.On our visit we ordered Ijs Teh Tarik Semenanjung and Vietnam Drip. Ijs Teh Tarik Semenanjung which basically is an ice teh tarik tasted good and light with the right amount of sweetness too.Koffie Soesoe Indotjina Panas is an old school type of coffee made out of thick coffee and condensed milk. It was served like a Vietnam drip, with a coffee filter above the cup and sweet condensed milk on the bottom. The result? Thick, sweet coffee. I love the rich and thickness of the milk but wish I hadn't stirred all the condensed milk, it was rather too sweet for me.For the food, we ordered Mie Kepiting Pontianak (Pontianak Crab Noodles) and Nasi Goreng Teri Medan (Fried rice with anchovies). The noodle on the Mie Kepiting was served with crab meat, crab cakes, fish cakes, veggies, minced chicken and soup. Texture of the noodle was good, but the crab meat was a tad too salty.While the Nasi Goreng Teri Medan was topped with a sunny side up and tasted OK. Well to be honest, both of the main courses tasted just OK.It does offer you a nice ambiance, but would it hold up against other kopitiam places despite the fame of the owner? I’m not sure. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2014-12-31
113 Lihat
Kalo bicara jalan sabang itu bisa dikatakan cukup banyak terdapat tempat makan nya yang enak enak..dan saat saya ke daerah ini saya pun memutuskan untuk makan di kopitiam oey nya dan pada waktu kesini saya memesan kaya toas,banana flambe dan teh tariknya.. untuk kaya toastnya terasa yummy dan banana flambe nya juga asoy rasanya dan setelah meng habiskan semuanya..minum teh tarik nya terasamenyegarkan Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2014-10-23
46 Lihat
Kopi Oey di kawasan Sabang ini konon katanya adalah salah satu cabang kemitraan dari Pak Bondan. Suasana di dalamnya pun masih sama dengan tema dan dekorasi klasik vintage namun retro. Dengan lukisan ber-frame klasik dan bingkai kayu di beberapa sisi dinding, rasanya seperti memasuki sebuah lorong waktu dan tiba di sebuah jaman yang berbeda. Maka dari itu, rasanya tak heran jika ada begitu banyak pengunjung yang nampaknya sudah berumur. Di sini memang terasa nyaman dan seperti 'menghilang' sejenak dari kebisingan kota Jakarta.Dari seluruh daftar makanan yang ada, karena saya hanya menemani teman saya untuk lunch, maka saya hanya memesan menu yang sekedarnya, yaitu Telur Setengah Matang. Persisnya, saya pun lupa apa jenis telur ini, apakah telur ayam kampung atau yang biasa. Namun disajikan dengan mangkuk kecil, dan kondisinya waktu itu belum dikocok. Seperti kebiasaan saya waktu kecil, akhirnya si telur setengah matang ini saya campurkan dengan lada sebelum kemudian saya kocok pelan. Konon kan telur setengah matang itu memiliki banyak protein dan vitamin, jadi saya pikir lumayan lah untuk mengganjel sebelum makan berat. Rasanya, agak sedikit gurih pedas sedikit dari campuran lada. Overall it was good sih, dan untuk harganya juga kalo ga salah inget hanya 12.000. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)