3
2
0
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Reservasi
Service Charge
Ulasan (5)
Level4 2014-10-21
83 Lihat
Mungkin banyak yang belum tau bahwa Kopitiam Oey adalah milik dari Bondan Winarno, yang ternyata memiliki nama asli Bondan Oeynarno. Beliau memang mendirikan Kopitiam Oey (kecuali yang di Jl. Sabang, Tune Pasar Baru, Sentul City, dan Bandung, karena itu adalah mitra. Nah, jadilah ini salah satu cabang yang didirikan oleh Pak Bondan maknyus. Berada di dalam kawasan Thamrin City, memang tempat ini memang tak begitu mudah dilihat saat malam. Mari membahas lebih lanjut tentang lokasi yang satu ini terlebh dulu yah.Dengan dekorasi yang oldies dan vintage, kita bakalan melihat sebuah alur cerita ketika memasuki ruangan. Ini persis banget sama yang di film-film lama, dengan lampu gantung dari kaca (bukan kristal tapi yah), lalu sisi dinding bernuansa jadul nampak serasi dengan meja dan kursi kayu antik. Lantainya mengambil motif di sebagian area, dan ada banyak pajangan berupa gambar-gambar jadul di dinding. Kalau ingin merasa tenang, memang ada baiknya sih menikmati makanan di sini pas siang menjelang sore hari. Oh, malam hari juga oke kok, asal engga sendirian aja, hehe!Di sini, mayoritas minumannya adalah kopi dan teh. Memang sesuai dengan keinginan Pak Bondan yang ingin melestarikan masakan khas Indonesia. Maka tak jarang kita bisa menemukan berbagai kopi dari berbagai kota. Memang, sebagai pelopor yang melestarikan minuman khas nusantara, Kopitiam Oey terbukti mampu memberikan hasil yang mumpuni. Lihat saja dari beberapa menu andalannya, saya sempat tertarik untuk memesan Teh Boemboe India atau Teh Tarek Semenandjoeng, simply because keduanya dibuat dengan bahan dasar rempah-rempah. Tapi, sebagai pecinta jahe, pilihan saya akhirnya jatuh kepada Bangkoet Djahe. Disajikan secara hangat, dengan gula batu (khas jadul banget) yang bisa saya cemplungin kalau ingin lebih manis. Itu asiknya, jadi saya gak perlu khawatir kalau minuman saya ini kurang manis atau kemanisan, hehe. Hangat, baik untuk tubuh, dan sudah jelas harganya pun hanya berkisar di bawah 20ribuan yah untuk jenis teh yang ringan seperti ini. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level2 2014-04-22
60 Lihat
Kopi oey yang saya coba ini letaknya di thamrin city..berada di sebelah timur boulevard thamrin city. Saat masuk dalam resto kita disambut dengan interior tempo dlu yang tidak membosankan. Ada pajangan benda-benda antik yang sudah jarang ditemukan. Ada beberapa poster theater tempo dulu yang sepertinya sih reproduksi tapi tetap menambah cantik interior. Lihat menu makanan dan minumannya pun dengan gaya bahasa ejaan lama. Disini saya mencoba menu nasi biryani ayam. Untuk rasanya standar ya. Kari ayamnya pun begitu. Lumayan. Mungkin karena disesuaikan dengan lidah indo ya jadi agak light rasanya. Tidak se otentik india he..Untuk minumannya saya pesan teh tarik. Dan teman mencoba es cincau hijau yang rasanya segar.Soal makanan lumayan..interiornya yg unik bikin betah disini. Dan pelayanannya juga ramah dan cepat. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-05-29
27 Lihat
Kalau ke mall thamrin city ga perlu pusing pusing mikirin makan di mana deh karena di mall ini terdapat resto yang bernama kopitiam oey yang pemilik nya adalah bondan winarno yang nama nya sudah terkenal untuk masalah urusan kuliner,dan resto kopitiam oey ini sekarang cabang nya juga sudah ada banyak...dan untuk menu makanan yang ada di tempat makan ini juga sangat bervariasi dan yang pasti menu menu nya pun maknyuss banget deh rasa nya dan bikin kita yang makan disini menjadi terlena dibuat nya....hehe...dan pada waktu saya makan disini saya memesan :Nasi goreng ikan asin yang ada di tempat makan ini nasi goreng nya cukup memiliki porsi yang cukup banyak dan pada nasgor ini terdapat taburan ikan asin nya kecil kecil dan ada telor goreng mata sapi nya juga pada menu nasgor ini serta kerupuk warna warni,timun,toman dan daun selada nya..untuk rasa nasi goreng ikan asin ini rasanya lezat dan saya sangat suka dengan nasor ini dan uda gitu rasa asin ikan nya juga pas dan menyatu dengan nasgor nya...Roti bakar prantjis pain perdoe yaitu roti ini dibakar dengan sangat baik sekali lalu roti ini diberi olesan selai yang enak dan ada rasa manis dan rasa asin nya dan roti nya pun terdapat empat slice dan dibentuk segitiga gitu roti nya dan tekstur dari roti nya juga cukup tipis...Es teh daun mint adalah minuman yang disajikan dengan gelas yang berukuran cukup besar dan pada minuman ini terdapat taburan daun mint nya di dalam es teh nya dan rasa minuman ini pun terasa menyegarkan dan ada rasa dingin dari es batu dan daun mint nya dan yang pastinya minumanini sangat menyegarkan sekali rasa nya... Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level2 2013-01-15
43 Lihat
Iseng" mau nyobain sarapan disini. Kebetulan ada promo diskonnya untuk Senin-Kamis dengan kartu kredit BNI. Begitu baru mau masuk sudah disambut oleh pelayannya yang ramah dengan menjawab semua pertanyaan mengenai menu makanan & minumannya. Disarankan mencoba "koffie soesoe indotjina" sebagai khas minuman kopi disini. Memang terasa kental wangi kopi & rasanya masih pahit walaupun sudah diberi gula cukup banyak. Untuk makanannya pesan sego ireng karna terlihat menarik di gambar & belum pernah mencoba makanan dengan nama itu. Tapi porsinya kecil dengan 5 sendok suap udah habis. Sego ireng ini isinya seperti nasi uduk hanya aja warnanya hitam, bumbunya lupa namanya padahal udah tanya juga ke waiternya klu nasi ini dibumbuin apa (maafff...). Tertarik coba yang lain pesan roti chanai keju coklat dan teh poci. Roti chanainya lembut tidak terlalu garing dengan taburan keju & mesis yang banyak. Lumayanlah. Klu teh pocinya disajikan dengan poci set baru nih tapi rasa tehnya terlalu hitam atau pekat ya & gula batunya diberikan sedikit. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-08-22
15 Lihat
Makan malam di seputaran Thamrin City, saya memilih Kopitiam Oey. Hey usut punya usut ternyata empunya Kopitiam ini adalah pak Bondan Winarno, yang terkenal dengan acara Wisata Kuliner nya.Suasana dan PelayananDengan dekorasi ala peranakan, tertata rapi meja-meja bundar - kotak dan kursi kayu dengan rapi. Buku menunya dibentuk model surat kabar dengan tulisan ejaan jadul. Hmmm benar-benar memberikan kesan jadul ala peranakan disini. Pelayannya sigap dan cekatan dalam melayani pengunjung.Menu MakananMenu makanan disini dibagi ada untuk breakfast, lunch dan dinner, juga beberapa kudapan dan minuman. Untuk menu dinner, saya memilih Nasi Pindang Kudus, sedangkan kudapannya adalah Singkong Sambal Roa dan minumannya Es Teh Limao (alias Lemon Tea).Menu kudapan appettizer yang saya pilih malam itu adalah Singkong Sambal Roa. Singkongnya digoreng kering sehingga saya digigit terasa renyah. Terasa ada sedikit kesan asin, mungkin diberi garam sedikit saat menggorengnya. Karena disediakan garam, maka saya menambahkan sedikit garam agar rasa asinnya lebih terasa. Nikmat sekali. Satu porsi ada 8 potong singkong. Teman cocolannya adalah sambal roa, yaitu seperti sambal bajak tetapi dicampur dengan ikan roa. Buat saya sih kurang pas cocolannya, oleh karenanya saya tidak memakainya.Nasi Pindangnya terdiri dari nasi putih, ... takaran sedang kalau buat saya... plus Soto Pindang Kudus. Nasinya cukup pulen dan enak. Pindang Kudusnya sendiri disajikan dalam mangkuk medium, terlihat sekali daun melinjo yang biasa digunakan untuk pembuatan menu ini. Rasa kuah pindangnya encer, tidak terlalu kental, sepertinya tidak menggunakan santan. Citarasa kluweknya juga lembut saja, tidak terlalu tajam, tetapi cukup harum aromanya. Gurih.Daging sapinya cukup banyak. Teksturnya lembut dan sedikit manis. Empuk, tidak meninggalkan sisa di sela-sela gigi. Hmm gurih dan lezat.Sebagai minumannya saya memilih Es Teh Limao alias Lemon Tea. Disajikan dalam gelas ukuran besar, terasa pas sekali. Tidak terlalu kuat rasa limau nya, rasa manisnya juga cukup. Secara keseluruhan, dengan total Rp 52.800 sudah dengan PPN, hmmm rasanya pas sekali sajian dari pak Bondan ini. Sungguh mengenyangkan. Top markotop deh. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)