19
4
0
Nomor Telepon.
(021) 72781627
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Visa Master AMEX Tunai / Cash
Jumlah Kursi
254
Info Lainnya
Minuman Beralkohol
Layanan Pesan Antar
Area Parkir
Reservasi
Pajak Penjualan
Service Charge
Ruangan VIP
Makananan Rekomendasi
Dim Sum Varieties Fish Ala Thai Special Prawn Karee Special Roasted Baby Duck
Ulasan (30)
Level4 2016-11-29
239 Lihat
Chinese Cuisine Restaurant ini baru saja rebranding dan renovasi dari nama sebelumnya Ming Dining. Tempatnya sangat spacious dengan beberapa private & VIP room untuk special occasion. Interior & dekorasi-nya nampak mewah dengan hiasan lampu kristal.Waiter di sini sangat ramah & cepat tanggap untuk kebutuhan customer. Penyajian makanan juga tergolong relatif cepat.Karena lg kumpul ama teman-teman lama, akhirnya kita order banyak menu:* Ubur-ubur Saus Special,* Jamur Enoki Goreng dengan Lada dan Garam,* Bebek Panggang Istimewa,* Sup Perut Ikan Tjioe Jia,* Ikan Krapu Tim ala Teochew,* Gurame Goreng ala Thai,* Udang Saus Pedas ala Singapore,* Tumis Sapi Lada Hitam,* Ayam Goreng Pedas ala Hunan,* Sayuran dengan Tiga Macam Telur, * Tumis Buncis dengan Daun Buah Zaitun & Daging Ayam,* Nasi Goreng ala Hokkian.Overall makanannya very tasty & delicious. Beberapa menu yang menurut gw paling recommended: * Gurame Goreng ala ThaiIkan Gurame-nya digoreng garing hingga crispy, kemudian disiram dengan saus ala thai. Rasanya jadi asam gurih. So yummy.* Udang Saus Pedas ala SingaporeDisajikan dengan Mantao Goreng. Udang-nya sendiri kerasa masih fresh and perfectly cooked. It's very tasty and delicious.* Tumis Sapi Lada HitamTekstur daging-nya masih juicy & empuk banget. Taste lada hitam-nya strong & gurih. One of the best dish here.It's really place for family chinese dining restaurant. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2016-04-15
298 Lihat
Ming Dining bukanlah nama yang asing lagi karena keberadaannya yang sudah cukup lama di lantai 3 Senayan City. Dulu saya suka mampir ke sini untuk menikmati menu dimsumnya, namun kali ini saya mampir untuk menikmati menu Chinese cuisine lainnya. Ukuran restoran ini cukup besar, cocok untuk acara makan siang dengan keluarga ataupun menjamu kolega bisnis. Baiklah, cukup untuk tempatnya, mari sekarang kita bahas menu makanannya.Nah, inilah beberapa menu makanan yang sempat saya coba pada kunjungan terakhir saya di Ming Dining.Bagaimana rasanya? Secara keseluruhan rasanya cukup memuaskan. Semua menu di Ming Dining tidak mengandung pork dan tidak menggunakan lard. Ayam Cabe ala Ming akan jadi menu yang disukai semua orang karena gurih serta crispy, tipikal menu yang akan jadi rebutan. Nasi Beras Merah-nya juga unik, rasanya gurih, dengan isian seafood, dan yang saya sukai adalah walaupun seperti nasi goreng, namun menu ini tidak terasa berminyak, pilihan yang cukup sehat. Gurame Goreng dengan Saus ala Thai yang disajikan Ming Dining juga tidak mengecewakan, gurame-nya crispy berpadu dengan saus yang yang asam manis pedas. Tidak ketinggalan Sapo Tahu yang senantiasa jadi menu wajib kalau makan di Chinese restaurant, dan Sapo Tahu di Ming Dining ini juga rasanya tidak kalah dari restoran lainnya, patut dipesan.Jadi kalau kalian mencari opsi restoran Chinese food yang no pork no lard di sekitar Senayan, Ming Dining ini boleh banget dijadikan pilihan. Selamat makan! Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Sebelumnya maaf baru nulis review..karena pertama tidak tahu nulis dimana, kirain diblog sendiri, hehehe..yang kedua karena waktu..sibuk melanda😢.Lets start...Awal tahu resto ini dari undangan Openrice dan Opensnap beberapa waktu yang lalu. Ya resto ini Ming Dining yang terletak di Mall Senayan City lt. 3.cekidot penampakannya 😊.Resto bercitarasa cantonese, tetapi tidak menggunakan bahan non halal seperti restoran chinesse food pada umumnya. Makanya resto ini mempunyai jargon "No Pork, No Lard"Resto ini awalnya bernama Ming Palace namun pada tahun 2014 semua interior diupgrade sehingga berganti nama menjadi Ming Dining. Dan masih satu grup dengan Little Ming. Dan pada saat ke sini momentnya masih kentara imlek dan valentine 😊. Dan untuk menunya sangat beragam. Berikut detailnya : 1. Yee SangAppatizer ini bermula dari cerita sekitar tahun 1964 dimana tukang bubur membuat bahan-bahan mentah yang disatukan seperti ikan, lobak dan irisan wortel. Lalu kemudian dikembangkan oleh para koki dengan menggunakan ikan salmon sebagai bahan utamanya dan dipadukan dengan sayuran sehat. Sehingga terbentuklah "Ye Sang" yang artinya keberuntungan (kelimpahan). Dan untuk memakannya..semua bahan harus dipersatukan dengan dicampuraduk dan ketika dicampur ada doa yang dipanjatkan sesuai bahan makanannya yang akan dicampur, biasanya dimakan oleh banyak orang.2. Nasi Goreng Beras MerahNah yang ini aku rekomen banget. Intinya sehat banget selain cocok untuk diet karena beras merahnya, juga campuran didalamnya yang memakai sayuran yang berkualitas tinggi. Dan aroma jahenya sangat kental.3. Ayam Cabe Ala MingUntuk jenis makanan ini semuanya serba kering dan garing..hmmm..cress..crezz begitu bunyinya ketika dimakan😀.4. Sapo Tahu Jamur & SayurUntuk menu ini..mungkin udah familiar buat pecinta makanan chinesse food. Jadi rasanya..ga jauh beda sih..😊.5. Buncis Zaitun Ayam CincangJenis sayur ini aku suka. Karena buncisnya beda dengan buncis yang biasanya. Maklum buncis import😉.6. Ikan Gurame Goreng Saus Ala ThaiMenu ikan yang satu ini bikin gemez..ikan guramenya garing seperti kerupuk dan sausnya itu loh...hmmm..rasanya ga bisa melupakannya. Mungkin itu pembeda dengan menu ini di restoran sejenisnya.7.Xi Mi LuNah dessert yang ini zegerrr banget..rasa kuahnya yang gurih dan campuran buah didalamnya makin menambah segar suasana.Jadi buat frenz-frenz yang mao kulineran chinesse food ya silakan dicoba ke Ming Dining, rasakan citarasa yang berbeda "No Pork No Lard" 😀. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Bulan Februari biasanya identik dengan bulan kasih sayang karena bertepatan dengan hari Valentine tanggal 14 Februari. Namun ada yang berbeda di bulan Februari kemarin karena pada tanggal 8 Februari ada hari besar agama yang juga diperingati seluruh dunia yaitu Tahun Baru Imlek. Di Indonesia sendiri perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung meriah dengan adanya atraksi barongsai di Klenteng atau pusat perbelanjaan.Selain merayakan di tempat ibadah atau pusat perbelanjaan banyak orang yang juga mengunjungi restoran yang menyajikan makanan dari Cina dengan keluarga atau teman. Saya biasanya makan restoran Cina yang sudah langganan karena sudah yakin akan rasa dan kehalalannya. Biasanya saya kurang yakin restoran yang ada mall karena takut mengandung bahan yang tidak halal bagi pengunjung beragama Islam.Namun ada yang berbeda di Ming Dining Senayan City Lt 3, karena semua bahan makanan tidak menggunakan babi sehingga aman dikonsumsi oleh semua pengunjung. Ming Dining sendiri awalnya bernama Ming Village yang dibuka sejak tahun 2008. Di tahun 2014 kemudian mengganti konsep dan nama Ming Dining untuk segmen keluarga atau bisnis. Agar memperluas pasar, Ming Dining juga membuka restoran Little Ming untuk anak muda dengan konsep semi kafe, suasana lebih santai dan menyajikan makanan Jepang serta Cina. Saat saya tiba, terlihat makanan berwarna-warni yang terdiri dari sayuran dan daging dalam piring besar. Makanan itu bernama Yee Sang yang berisi wortel, ikan salmon, gurita, jahe, lobak dan lain-lain. Sebelum disantap, Yee Sang disajikan dengan berbagai doa yang disiram saus dengan harapan memperoleh keberuntungan atau kemakmuran bersama-sama. Semua pengunjung pun mengaduk bersama setinggi mungkin sampai tercampur agar doanya bisa terkabul. Begitu dimakan rasanya segar karena ada campuran rasa asam dan pedas seperti memakan karedok atau gado-gado. Selanjutnya saya mencoba Nasi Goreng Beras Merah yang didalamnya ada jagung manis, Ayam Cabe Ala ming, Buncis Zaitun Goreng Saus, Ikan Gurame Goreng Saus dan Sapo Tahu Jamur dan Sayur. Masing-masing hidangan terasa lezat dan pas serta menghangatkan. Terakhir sebagai hidangan penutup yang menyegarkan saya mencicipi Xi Mi Lu yang berisi buah-buahan semangka, melon, sagu dan kuah manis dari santan. Hidangan ini terasa pas karena menyegarkan badan sebelum terkena panas matahari. Secara keseluruhan saya puas bisa menikmati hidangan di Ming Dining karena tempat yang luas, nyaman, rasa makanan yang lezat dan aman dinikmati semua orang.  Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Maybe Chinese New Year season time already passed, but the celebration simply having deeper meaning whether it's about its food, tradition, and custom, and especially when a whole family reserved, gathered and celebrated with tossing Yee Sang together.Some restaurant in Jakarta which specialty in Chinese cuisine also prepared this special dishes to welcome Chinese New Year, like Ming Dining a Chinese restaurant that located in Senayan City.This fine dining restaurant was first opened as Ming Village but afterward to gain more acknowledgement in their image changed into Ming Dining an exclusive restaurant that served authentic Chinese cuisine with no pork and lard.Ming Dining has spacious dining place decorated with traditional antique china vibe, with vase flower and antique plate arrangement. Most of furniture and interior were made from wood which given warm cozy homey feeling. There are also some partition to divide the dining spatial in-between and give more privacy to the customers. Let finds out more about their menu's that are going to prepare today. Start with Yee Sang as as appetizer, then followed with main courses such as Nasi Goreng Beras Merah, Ayam Cabe ala Ming, Sapo Tahu dan Jamur, Bunci Zaitun ayam Cincang, Ikan Gurame Goreng ala Saus Thai, and finished with Xi Mi Lu as dessert of the day.Today grand opening menu was with the famous dishes Yee Sang idr 438k, the dishes that only can be enjoy during Chinese New Year every year. Yee Sang aka Yu Sheng aka tossing prosperity, it might can be translate into meaning a life food made of raw fish and vegetables that bring good luck, health, prosperous and happiness. But beside that, it also has its own story to tell the first tradition been made with the fishermen from Guangzhou whom celebrated the seventh days of Chinese New Year by feasting on their fish catches. Traditional Yee Sang only contain raw fish and several vegetables but some famous chefs modified and transformed the traditional into the modern richest Yee Sang that we have known for now, made from twenty seven ingredients such as raw salmon, radish, carrots, red peppers, turnips, red pickled ginger, sun dries orange, key lime leaves, chinese parsley, chilli, jellyfish, chopped peanuts, toasted sesame seeds, chinese shrimp cracker, five spice powders and other ingredient laced with sauce using plum sauce, rice vinegar, kumquat paste and sesame oil. When serving Yee Sang usually the restaurant helper, add some ingredients and say auspicious wishes or "jixing hua" each time the ingredient added. The first saying was "was shi ru yi" meaning may all your wishes to be fullfiled, after that follow with "niannian you yu" as the fish added uttered a hope may there be abudance a whole year, the next ingredient added was lime and pomelo with saying "da ji da li" meaning good luck and smooth sailing. the next one added was pepper "zhao cai jin bao" meaning attract wealth and treasures, when the oil poured "cai yuan guang jin" meaning numerous sources of wealth, followed with sesame seeds "sheng yi xing long" meaning prosperity for the business, and Yee Sang sauce plum sauce "tian tian mi mi" wishes for may life always be sweet, and finally wrapped with dropping deep fried golden flour crisps "man di huang jin" meaning floor full of gold. The fun exciting part was when a group of people tossing, throwing and scrambling around Yee Sang with their chopsticks to the air, the higher the more prosperous and wealthy its become until it well mixed and ready to eat. Yee Sang taste really good and delicious, a lured sweetness and well coated fresh ingredients in every bites. Next thing to do was to taste Ming Dining authentic main courses, Nasi Goreng Beras Merah idr 156k, a fried rice which using brown rice as main ingredient, never expected the result was really delicate and stand out, the rice texture just perfect blend well with spices and other ingredients.This main course menu is really hard to forget, Ayam Cabe ala Ming idr 176k, a heartthrob chicken dish, not only have great tastes, its chicken chunk also tender and rich in flavor, the chilli pepper tempura complement the chicken perfectly, just love it. Sapo Tahu Jamur dan Sayur idr 136k, a clay pot tofu dish cooked in clay pot to keep it warm, its stir well with savy and gravy sauce, the tofu was silky and soft, the mushroom slices really juicy and chewy. Buncis Zaitun Ayam Cincang idr 136k, usually this veggie dish cooked with minced beef, but this one different with using minced chicken and olive oil, not only healthy the dish also pleasant and wonderful, the chicken minced covered the bean snaps whole and brought the fresh sweet, juicy and savory flavor. The last main course was Ikan Gurame Goreng Saus Ala Thai idr 380k, a splendid dish, the fish cooked and fried as look it was dancing then placed onto the sour sweet Thai Sauce.This dish was executed nicely cooked with Thai style sauce, the sauce its self has a lighter mixture in sour and sweet make a good fusion with the crisp savory fish meat.Today meal completed with Xi Mi lu idr 29k, the dessert merely like cold beverages with small chopped of fruits, taste sweet cold and milky but not too heavy. It was a wonderful day to learned more about Yee Sang at Ming Dining in Senayan City, learned the way of serving this special dish with its wishes and tossing together. The other dishes also splendid and joyful as having pleasant dining experience with Ming Dining.Ming Dining,Senayan City 3rd floor unit 308mingrestaurant.comming-village.com Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)