5
1
0
Nomor Telepon.
(021) 7246999
7243204
Baik untuk
Rombongan
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Ulasan (6)
Level2 2015-02-05
347 Lihat
Kenapa saya bilang no. 2? Karena buat saya masakan minang paling enak itu ada di los lambuang Bukittinggi. Diluar Sumatera Barat, Restauran Garuda inilah yang paling ....oneh mandeh.... sasuai salero.Siang itu saya mengajak keluarga makan siang di restoran ini karena penasaran, sering lewat tapi belum pernah mampir. Dan terlihat dari luar penampakannya udah restoran minang kelas atas.Karena baru pertama kali, saya minta makanan "hidang". Sobat OpeonRicers tau kan kalau di resto padang semua makanan dihidangkan dimeja. Saya cobain satu persatu dimulai dari ikan bilih goreng balado dan sayur pucuk ubi gulai. Ondeh maaaakkkk....ikannya garing, rapuh...krenyesss pas dikunyah. Dengan paduan sambalado (sambel), ikan bilih goreng ini rasanya menjadi perfecto. Sayur pucuk ubinya? cucok dilidah. Biasanya saya makan sayur gulai pucuk ubi dengan kuah putih. Tapi ini kuah gulainya kuning. nikmeeeeh.Kemudian saya nyobain satenya. Warna kuahnya kuning, khas padang panjang. Potongan dagingnya...wualah..besar-besar. Gak pernah liat sate minang yang potongan dagingnya sebesar ini. Gimana rasanya....top markotop. Dagingnya empuk banget, dipadu dengan kuah kuningnya yang gurih. Sate ini cuma bisa disaingi oleh sate laweh.Sementara saya lirik anak saya, seperti biasa, dia pesan ayam pop kesukaannya. Dan ini sudah 2 potong dia makan. Weleh....dia kalau gak ketemu makanan enak mana mau selahap itu makannya.Harga? hehehe...pastilah diatas resto sederhana. Tapi dibandingkan resto jepang, harga di Garuda lebih bagus untuk value for money.Selamat mencicipi sobat. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-08-13
377 Lihat
Saatnya makan masakan padang, yuhu, saya suka yah dengan yang namanya makan di rumah makan padang karena saya amat suka sekali dengan yang namanya itu rendang. Saat itu saya makan di restoran yang bernama Rumah Makan Garuda. Saya ditemani oleh sepupu saya seperti biasa.Untuk tempatnya ini sendiri sih udah cukup bagus yah. Makan di rumah makan ini juga nyaman kok. Kalau untuk pelayannya sih juga ramah dan kerjanya cepat yah. Mereka disini juga cukup murah senyum sehingga kami tidak berasa dicuekin gitu. Untuk kebersihannya juga bersih disini.Saya tidak banyak mencoba aneka menu yang disajikan di Rumah Makan Garuda ini mengingat saya gak begitu laper saat itu jadinya saya makan secukupnya aja deh. Karena sebelumnya saya telah menyebutkan rendang di review ini jadi saya memang makan rendangnya loh. Untuk rendang di tempat ini itu enak yah. Rendangnya ini cukup gurih dengan bumbu dari sana sini yang membuat rasa dari rendang ini begitu nikmat dan juga lezat. Dimakan dengan sayur singkongnya ini seperti biasa yah. Sayur daun singkongnya ini juga enak karena rasanya gurih dan juga nikmat saat dipadukan dengan rendang dan juga nasi putihnya. Memang sayur singkong di rumah makan padang itu selalu enak dan juga cocok dipadukan dengan lauk apapun termasuk rendnag ini. Sangat serasi dan juga lezat deh kalo dimakan jadi satu. Nasinya ini juga pas yah dimasaknya dan gak keras.Well, saya sih senang yah bisa mencoba rendang di Rumah Makan Garuda ini. Rasanya ini enak dan juga memuaskan. Bumbu rendnagnya ini nikmat banget dan enak dimakan dengan sayur singkongnya. Untuk pricenya ini sih udah cukup pas yah. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-01-12
243 Lihat
Untuk makanan padang sepertinya gak ada bosannya yah untuk di kunjungi, seperti aku ini, kali ini aku mengunjungi rumah makan padang Garuda yang berada di daerah Pondok Indah. Rumah Makan Garuda memang cukup terkenal dan memiliki banyak cabang yang tersebar di kota-kota besar.Rumah Makan Garuda yang berada di Arteri Pondok Indah ini memiliki area yang cukup luas, dan seperti khasnya restoran Padang, dibagian depan restoran ini selalu ada hiasanya Rumah Gadangnya yang merupaka ciri khar restoran padang. Dan ketika masuk ke dalam tempat ini di dominan dengan warna cream dan arsitektur yang cukup elegant. Suasanya disini cukup nyaman karena tempatnya tertata rapih dan juga bersih, pengunjung disini juga yang aku liat lumayan ramai yang mayorita adalah orang dewasa. Untuk pelayanan ditempat ini cukup baik dan juga cepat, uda-nya baik-baik .Kali ini aku mencicipi ayam bakar di restoran ini, kebetulan kalau pesan ayam itu aku suka bagian pahannya . Seperti biasa ayam bakar ini di sajikan dengan nasi, sayur singkong dan juga sambal. Untuk ayam bakar disini menurut aku enak, rasanya gurih dan bumbunya itu meresap ke dalam daging ayamnya. Untu harga yang di tawarkan di tempat ini relatif sedikit lebih mahal dari restoran padang di pinggiran, namun tetap sesuai dengan rasa dan services yang diberikan di tempat ini. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Setelah bertemu dengan klien di luar kantor, saya dan rekan kerja saya berencana untuk makan siang dahulu sebelum balik ke kantor. Karena pada waktu itu sedang melewati Jl. Arteri Pondok Indah, kami segera melihat ke sisi jalan yang menyediakan makanan untuk kami santap. Setelah menelusurinya, akhirnya kami memutuskan untuk singgah ke sebuah restoran yang bernama GarudaGaruda ini berada di sebuah ruko di Jl Arteri Pondok Indah. Lokasinya berdekatan dengan perempatan kostrad yang menuju tanah kusir. Tetapi jika anda berada di jalan Arteri yang menuju arah pondok indah, anda akan segera menemukan sebuah rumah makan yang menggunakan facade berupa rumah khas padang.Cukup terkejut ketika memasuki tempat ini. Karena kalau dari luar, terlihat kecil.. Tapi ternyata bagian dalamnya sangatlah luas. memang kesan pertama memasuki tempat ini adalah suasana rumah. Dari dinding, langit-langitnya memperlihatkan seperti rumah tinggal seperti biasa. Yang membuatnya berbeda adalah meja-meja yang tersebar di segala penjuru ruangan.Pada bagian dalamnya, kita bisa melihat bahwa dindingnya dipasang seperti bebatuan alami. Hal ini yang membuat suasana di restoran Garuda ini menjadi lebih meriah.Pada setiap mejanya, telah disediakan tisu dan peralatan makan seperti sendok dan garpu. Tetapi, ketika kita duduk menempati salah satu mejanya, kita juga akan segera diberi air putih dan air kobokan.Untuk penggemar masakan padang, mereka lebih menyukai makan dengan menggunakan tangan. Mereka beranggapan, jika mereka menggunakan tangan, maka rasaa dari makanan itu akan menjadi lebih enak dan lezat. Makanya Garuda memberikan air kobokan untuk mencuci tangan ketika kita datang dan duduk di meja pilihan kita. jika anda merasa kurang bersih untuk membersihkan tangan, Garuda juga menyediakan sebuah pojokan kecil yang terdapat tempat mencuci tangan. Tetapi bagi orang yang tidak mau mengotori tangan, mereka bisa menggunakan sendok dan garpu yang tersedia.Setelah duduk, ada pegawai dari restoran Garuda ini datang dengan setumpuk piring di bagian lengannya. Keunggulan dari restoran padang, kita bisa melihat sebuah atraksi yang tidak jarang diperlihatkan oleh pegawainya akan teknik membawa makanan-makanan di piring dengan menggunakan dua tangan. Mereka menyusun piring-piring tersebut sedemikian rupa, sehingga piring-piring tersebut saling bertumpuk-tumpuk. Kemudian dengan tangan yang satunya lagi, berguna untuk mengambil piring tersebut dan menatanya di meja kita.Seperti restoran padang lainnya, Garuda memperlihatkan hampir semua masakannya dan meletakkannya di meja kita. berbagai makanan yang menarik dan lezat, membuat kita tergiur untuk mencobanya.Mereka menaruh makanan-makanan tersebut guna untuk membiarkan para pengunjungnya yang menentukan makanan mereka. Jika mereka ingin mencoba yang lain, mereka tinggal mengambilnya tanpa harus memanggil pelayan.Keunikan dari Garuda ini banyak sekali ragam masakan yang mereka sajikan. Salah satu yang menarik perhatian adlah adanya udang galah yang cukup besar dan berwarna merah menggoda. Hanya saja, karena saya agak sedikit alergi akan udang, saya mengambil Kikil dan sayur singkongnya.Untuk minumannya, saya memesan air mineral kemasan yang dingin. Untuk rasa, saya pikir, Garuda sedikit kurang berani memberikan bumbunya. Memang, kuahnya begitu kental, namun, saya merasa makananan di Garuda ini sedikit kurang gurih. Kikil yang saya makan sangat empuk dan lembut. Mudah sekali digigit bahkan dipotong walau dengan menggunakan sendok.Ketika membayar, memang restoran Garuda ini sedikit lebih mahal ketimbang restoran Padang lainnya. Akan tetapi, daun singkong yang seharunya "gratis" di kebanyakan restoran Padang, Garuda mencharge-nya.Kemudian sayang sekali di dalam restoran eluas ini, masih saja banyak dengan lalat. Padahal, mereka menggunakan AC dan berada dalam ruangan tertutup. Walau sang pelayan menaruh lilin di meja makan, tetapi tetap saja kita harus mengusir lalat-lalat tersebut.Overall, sepertinya dalam waktu dekat saya tidak akan mengunjungi tempat ini lagi. Karena saya merasa saya bisa mendapatkan rasa masakan padang yang lebih enak dari tempat lain, tanpa harus membayar cukup mahal. Sekian review saya dari Garuda di Jl. Arteri Pondok Indah. Sampai berjumpa di review selanjutnya,Cheers!! Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Rumah makan gadura ini emank sangat memikat ketika lapar melanda. Suasana rumah makan garuda disini sih lumayan besar tempatnya, nuansa sih emank tidwk terlalu merah, mengingat ini rumah makan padang, jadi interiornya dibuat kaya rumahan, dan kebersihannya selalu terjaga serta pelayanan disini juga lumayan cepat kinerjanya dan sangat ramah.Nasi rendang, telur dadar, sayur daun singkong dan emping ini menjadi menu gue. Porsinya lumayan banyak dan sajiannya emank nikmat ketika disantap, paduannya pas banget, daging rendangnya empuk dengan bumbu rendangnya yang melimpah dan wangi rasanya emank enak banget selain itu telur dadarnya juga empuk dan sayurnya juga fresh, ditambah dengan emping rasanya lengkap deh menu makan siang gue dengan es teh manis dan pisang sebagai pencuci mulut Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)