0
1
1
Nomor Telepon.
(021) 31905904
Baik untuk
Kumpul Keluarga
Jam Buka
Mon.-Sun. 07:00-23:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Buka Hingga Larut Malam
Ulasan (2)
Level4 2015-08-26
142 Lihat
Siapa sih yang tidak tahu dengan yang namanya Bondan Winarno yang merupakan salah satu maestro kuliner di tanah air. Masih ingat dengan acaranya di televisi yang bertajuk “ Wisata Kuliner” dengan jargon Mak Nyuus ? Acara kuliner yang mengunjungi beberapa tempat di Jakarta bahkan beberapa kota besar di Indonesia. Aku sendiri merupakan salah satu penonton setia acara ini sewaktu kecil, tidak pernah bosan dan pasti setiap menonton aku akan membawa buku dan pensil untuk mencatat semua tempat makan yang didatangi oleh Pak Bondan. Sampai – sampai aku suka diledekin sama ortu, kamu mau buka restoran yah? Yah sudah cukup nostalgianya deh. Tapi jangan bingung dulu kenapa aku tiba – tiba membahas Pak Bondan. Karena kali ini aku akan mereview salah satu resto dari Pak Bondan yaitu Rumate.Rumate sendiri merupakan tempat yang menonjolkan teh sebagai andalannya. Mengusung nama besar Bondan Winarno, diharapkan Rumate ini bisa dijadikan tempat untuk minum teh di kala berbincang. Rumate yang juga merupakan “adik” dari Kopi Oey ini letaknya memang bersebelahan dengan Kopi Oey.Untuk tempat sih tidak begitu besar dan dibagi menjadi non smoking area di bagian dalam dan smoking area di bagian luar. Tempatnya sendiri didominasi warna merah dan banyak poster Marylin Monroe terpajang di dindingnya. Untuk servicenya bagus, servernya ramah dan serving time makanannya juga cepat.Singkong Sambal RoaMenu ini juga dapat kita temukan di Kopi Oey. SIngkong sudah dipotong – potong terlebih dahulu. Digorengnya pas dan bagian luarnya renyah dan sudah tidak terasa pahit dari singkongnya. Terdapat sambal roa untuk teman makan singkong ini, tapi menurut aku sambalnya biasa saja sih. Sambal roanya ini juga bisa dibeli terpisah.Nasi Bakar CakalangNasi putih yang terdapat ikan cakalang (ikan tuna yang berasal dari Sulawesi) dan telur goreng yang akan ditanyakan ingin matang atau setengah matang. Aku sendiri memilih yang setengah matang. Rasa cakalangnya sebenarnya enak, tapi dia ada memakai satu bahan yang aku familiar tapi lupa namanya. Menuru aku penggunaan bahan ini terlalu banyak sehingga mendominasi rasa dari si cakalang ini dan agak kurang nyaman buat lidah aku.Teh PociKalau di sini wajib pesan minumnya yah teh. Aku sendiri memilih the poci karena sejak kapan pengen minum teh poci tapi tidak kesampaian terus. Tehnya disajikan dalam teko tanah liat dan menggunakan merk the local yaitu the cap botol. Selain itu juga disediakan emput butir gula batu di sausernya. Tehnya sendiri enak dan harum, tapi terkesan biasa saja kalau untuk aku. Minuman ini cukup banyak isinya bisa disharing berdua.ConclusionKalau ingin bersantai sejenak sambil minum teh dengan varian yang unik bisa mampir kemari. Makanannya juga beragam jenisnya, bisa pilih ingin sekedar nyemil atau makan berat. Harga di atas belum termasuk tax sebesar 10% Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-07-08
213 Lihat
Sekedar berbagi cerita singkat, review sejenak yah Beberapa waktu lalu sempet baca beberapa artikel tentang Rumate ini, dan tergerak untuk menyambangi resto milik Pak Bondan terbaru ini, masih berada di bawah naungan yang sama dengan Kopi Oey miliknya. Berdiri pada tanggal yang sama dengan hari ulang tahun kota Jakarta, Rumate ini berada bersebelahan dengan Sabang 16 dan Kopi Oey di kawasan Sabang, OpenRicers pasti mudah menemukannya kok..Okay, langsung saja yah ke kesan pertama ketika masuk, jrengg! My first impression: suram Lampu kuning temaram dengan pemilihan dekor interior yang bernuansa gelap, kayu cokelat tua, dan pigura pigura berbingkai hitam yang semuanya mayoritas adalah poster bergambar Marilyn Monroe atau lainnya, tipikal poster art jaman dulu.. Lalu di bagian kitchennya dengan kusi kayu hitam dan ada papan tulis hitam di bagian atas untuk deretan nama menu, ehhmm, I don't know.. Tapi kalau buat saya pribadi, gelap dan tidak menimbulkan nafsu makan sama sekali, sayangnya udah terlanjur masuk dan duduk, so here we go..Jumlah karyawannya (menurut saya) terlalu banyak, ada 2 orang di bagian kasir, 3 orang di bagian kitchen, 1 orang di pintu masuk, dan 2 orang yang berjaga-jaga.. Let's imagine, di hari Sabtu sore, dengan jumlah customer hanya terisi 2 meja, suasana hening dengan musik sangat pelan, dan jumlah staff nya sampai 8 orang.. Rasanya? Awkward dan kurang nyaman..Ini pesanan saya: Nasi Item Bantul 18.000 IDR, jreeenggg!Isinya adalah daging ayam suwir, dan irisan telur dadar, bawang merah dan beberapa iris cabai, nasinya berwarna kehitaman.. Rasanya, ehmmmm, sangat plain, aromanya aroma daun bakar, not much that I can tell, well, maybe you guys wanna try?Pesanan teman saya: Nasi Bakar Cakalang 28.000 IDR..Sempet nyobain, dan rasanya lebih mendingan, karena ada potongan ikan cakalang yang gurih dan lebih berani rasa yah, cara makannya persis seperti mau makan Pepper Lunch, hehe, diaduk-aduk dulu semuanya.. Tapi, temen saya gak makan sampai habis, katanya hambar, entahlah, gimana kalo dia makan pesenan saya??Minuman yang dipesan (semua drinks diskon 50% dalam rangka Opening): Es Teh Daun Mint 15.000 IDR belum dipotong diskon..Minuman ini, enak! Mint-nya terasa Segerrrr dan wangi, untuk minuman ini saya rekomendasikan deh kalau OpenRicers mau coba..Overall, suasana kurang nyaman yah (kalau untuk saya) karena terlalu gelap, hening, suram, sepi, kaku dan aneh.. Kurang memuaskan sih, atau mungkin gara-gara saya yang put high expectation karena di beberapa media online 'terlihat' oke dan menggoda, ternyataaa...... Membawa nama besar Pak Bondan saja masih belum cukup untuk bertahan di industri kuliner ini.. Beda sama Kopi Oey atau bahkan Sabang 16 yang walaupun menggunakan lampu cukup temaram, tapi suasananya lebih hidup, nyaman dan bikin betah.. Entah yah, mungkin specialitynya ada di minuman Teh nya, karena es teh daun mint saya sih enak kok Silahkan dilirik menunya ini jika OpenRicers mau mencoba yah.. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)