21
1
0
Nomor Telepon.
(021) 7662155
Baik untuk
Kencan / Berpasangan
Kumpul Keluarga
Informasi Tambahan
Welcome and thank you for choosing Teritorri. You will find that we serve the genuine taste of teriyaki in our dishes. In Teritorri, we are proud to introduce “Lava-Rock Grilling” cooking method in our signature teriyaki dishes. They are included in the full range selections; from fish, beef, prawn, squid and chicken, and are combined with our famous choice of sauces; original and spicy. Why “Lava-Rock”? Using lava-rock in our grilling method will ensure the basic ingredients come out juicy and fresh, and when combined with our famous teriyaki sauce, it will definitely give you sensational taste experience. Together with our signature dish, we also offer you our selections of the most favorable Japanese main course, dessert and beverages for you to choose. Thank you for visiting and see you at Teritorri!
Jam Buka
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Metode Pembayaran
Tunai / Cash
Info Lainnya
Area Parkir
Pajak Penjualan
Makananan Rekomendasi
Teriyaki Set
Ulasan (22)
Level4 2015-12-13
110 Lihat
Teritorri merupakan salah satu restoran Jepang yang sudah ada sejak lama di Pondok Indah Mall. Letaknya sendiri bersebelahan dengan resto Tjap Toean. Udah lama pengen nyobain makan di sini tapi baru kesampaian sekarang. Tempat sendiri terbagi menjadi dua yaitu indoor dan outdoor, tablenya sendiri tidak begitu banyak. Untuk servicenya cukup ok dan menunya ini lumayan banyak, tapi dari awal udah niatin datang buat monkey brainnya saja.Monkey BrainNamanya mungkin mengerikan, tapi rasanya tidak semengerikan penampilannya kok. Di dalamnya ini ada salmon dan jamur yang polanya memang mirip seperti otak. Rasanya sendiri enak dan jamurnya juicy. Lebih enak dimakan bersama saus lebih ke mayonaise pakai chilli oil tapi enak. Kalau ke sini wajib pesan menu ini karena di tempat lain rasa - rasanya ga ada yah.Hot OchaOchanya rasanya lumayan, hanya saja agak terlalu panas. Ochanya di sini refill.Harga di atas belum termasuk tax dan service. Denger menu lain juga enak, terutama teppanyakinya yang merupakan spesialisasinya. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2013-08-23
141 Lihat
Kali ini saya akan mencoba menu teriyaki yang pasti beda deh dengan yang lain lain karena di tempat ini tuh lebih premium gitu. Nama tempat ini sendiri adalah Teritorri - Teriyaki Experience. Tuh kan, namanya aja ini udah teriyaki banget. Saya diberitahu oleh teman saya kalau menu beef teriyaki di tempat ini itu jempolan.Untuk lokasinya ini berada di Pondok Indah Mall yah. Tempatnya ini udah bagus kok kalau menurut saya dan juga unsur jepangnya ini juga cukup kentara dan juga cukup keluar deh. Yang pasti makan di tempat ini tuh bikin nyaman dan juga betah. Kalau untuk pelayannya yah cukup ramah deh dan kerjanya juga sigap. Kebersihannya dijaga dengan baik sehingga bersih.Saya saat itu order yang US Rib Eye Teriyaki Setnya yah karena cukup tergiur dengan menu makanan yang satu ini. Saya sebagai pecinta beef tentu saja gak boleh melewatkan menu yang satu ini. Untuk dari kesan pertama ke restoran ini sih udah cukup baik yah dan sekarang itu tinggal ke yang taste dari makanannya ini bagaimana. Nah pas datang nih aya langsung jatuh cinta yah. Beefnya ini itu terlihat menawan sekali dan juga elegan gitu deh. Beefnya ini itu berwarna agak gelap yang pasti dan pas gitu deh. Tumpukan salad yang banyak juga disediakan. Terdapat nasi dan juga miso soup yang bersanding di sampingnya. Ini menu makanan yang lengkap dan bisa saya bilang sehat yah karena cukup memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Daging beefnya ini sumpah enak. Rib Eyenya ini bagus dan yang pasti enak deh. Rasa bumbu teriyakinya ini juga dapet yang rasa manis gurih itu di beefnya ini. Makan dengan salad jadi tambah segar. Selain itu nasi putihnya ini juga enak. Gak lengkap dong yah kalau makan ini tanpa miso soup. Miso soupnya ini segar loh dan juga rasa enak khas miso soup ini keluar.Well, dengan porsi yang cukup banyak khususnya beef yang diberikan banyak banget ini yang membuat saya jatuh cinta dengan rasa beef teriyakinya ini. Bumbunya dapet dan komponen komponen yang lainnya ini juga dapet banget rasanya. Memang kelezatan ini harus dibayar dengan harga yang agak mahal, tapi sekali sekali gak papa dong yah . Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level3 2013-07-09
124 Lihat
Sesuatu yang pertama pasti terasa istimewa, apalagi kalau "serba" pertama. Ya, ini pertama kalinya saya mencoba makanan di Teritorri bersama teman-teman. Teritorri sendiri adalah teriyaki chain pertama di Indonesia.. serba pertama, kan? Tenang, nanti masih ada lagi "pertama" yang lain. Berikut catatan seputar food tasting kali ini:LocationTeritorri berada di Area 51, sebuah food junction di Pondok Indah Mall 1 yang terdiri dari 2 lantai. Lantai bawah untuk booth merchant dan lantai atas yang berformat resto/cafe. Di lantai atas inilah Teritorri berada. Area restonya terbagi 2, ada yang indoor yaitu bagian yang menyatu dengan dapur dan outdoor yang tepat di tepi jalan menuju/dari eskalator. Interior restonya (terutama yang di bagian indoor) berkesan homey seperti rumah di pedesaan Jepang dengan lantai, dinding, meja dan kursi serba kayu. Di dinding bagian belakang terdapat rak kayu berbentuk kotak-kotak rapi yang diisi benda-benda pajangan khas Jepang. Gaya interiornya memadukan sentuhan tradisional yang serba kayu dengan gaya modern yang bisa terlihat dari bentuk dan material kap lampu berbahan logam, juga adanya meja yang berkonsep seperti bar (lebih tinggi dari meja makan lainnya) di area outdoor. Meja ala bar inilah yang kami tempati siang itu.Dapurnya sendiri bisa dibilang semi open kitchen, karena tertutup tapi ada jendela sehingga tamu pun bisa melihat semua kegiatan di dapur. Area dapurnya kecil saja, namun rapi dan teratur baik cara kerjanya. Terbukti, meskipun dapurnya kecil tapi makanan cukup cepat terhidang, apalagi rombongan Openricers kami jumlahnya lumayan banyak sekitar 20 orang dan jenis makanan yang dicobakan cukup beragam. Rupanya, kepiawaian "tim dapur" ini tak lepas dari arahan sang head chef yang memang sudah berpengalaman mengelola resto Jepang di dalam dan luar negeri.Satu hal lagi yang saya perhatikan dan saya suka melihatnya, yaitu graphic design perangkat restoran seperti buku menu, place mat dan sarung sumpit. Karakteristik design Jepang-nya kuat sekali, yaitu simple minimalis dengan nuansa modern.DrinksDi awal acara, sejak baru datang dan menunggu semuanya berkumpul, kami mendapat refillable Hot/Cold Ocha (IDR 10k). Saya memilih cold ocha karena memang tidak suka minuman panas. Saya suka ocha-nya tidak terlalu pahit karena tidak pekat, tapi tidak kelewat encer juga. Pelayannya pun sigap menambahkan isinya ketika kita minta refill. Selain ocha, Teritorri juga menyediakan pilihan minuman beberapa jenis iced tea (range harga IDR 12-29k), fresh fruit juice (IDR 29-39k) dan minuman beralkohol termasuk sake (range harga IDR 75-155k).The FoodsAcara food tasting sudah pasti fokusnya adalah menu yang akan dicoba. Ga sabar untuk mencicipi? Pastinya! Tapi, sebelum mulai makan ada penjelasan dahulu tentang Teritorri dan menu-menunya. Tak tanggung-tanggung, Pak Gatot Ariawan, sang head chef sekaligus co-owner Teritorri sendiri yang turun tangan. Beliau menceritakan secara garis besar seputar pengalamannya di dunia kuliner Jepang, konsep resto Teritorri, serta keunggulan hidangannya yaitu pada bahan baku yang semuanya kualitas utama. Teriyaki, bahan utamanya daging, maka digunakanlah daging terbaik yang didatangkan dalam keadaan chilled, bukan frozen. Keistimewaannya, daging selalu baru/fresh karena tidak bisa disimpan lama dan dari segi harga sudah tentu lebih mahal dari yang frozen. Daging berkualitas itu pun di-grilled dengan Lava Rock yang diimpor langsung dari Aussie. Kelebihan lava rock adalah bisa menghasilkan burnt flavour tapi daging masih tetap juicy. Unuk menu fusion sushi di sini sangat up-to-date dengan trend di USA, tetapi bahan bakunya tetap berkiblat dari Jepang sehingga dari segi rasa tidak terlalu creamy atau cheesy seperti kebanyakan menu fusion sushi di tempat lain.Usai penjelasannya, kami diajak melihat sample 4 signature dish dari Teritorri yang sudah tersaji:House Salad with Soft Shell Crab (IDR 35k)Menu ini merupakan salad khas Jepang karena menggunakan soyu dressing, isinya selada segar, kyuri, wakame, dan tomat cherry dengan topping kepiting bercangkang lunak yang digoreng berbalut tepung tempura. Untuk toppingnya bisa dipilih antara soft shell crab, salmon skin (IDR 29k), smoked salmon (IDR 45k), atau house salad saja tanpa topping (IDR 25k). Saya suka salad ini terutama karena soyu dressingnya yang terasa segar, light, dan bercita rasa jepang banget... bahkan tanpa topping tambahan apa pun saya pasti suka salad ini.Flaming Dragon Roll (IDR 75k)Ini dia salah satu fusion sushi yang sedang trend di USA. Sushi yang satu ini menarik sekali, karena sesuai namanya, disajikan dengan di-flame di depan customer. Dragon roll terbungkus aluminium foil diletakkan di piring panjang yang dituangi sedikit minyak, kemudian waiter akan menyulut api sehingga piring berapi biru kekuningan. Jumlah minyak tentunya sudah disesuaikan kebutuhan sehingga api tipis saja dan akan mati dengan sendirinya, lalu ketika aluminium foil dibuka tampaklah dragon roll yang sudah matang sempurna, siap disantap. Bentuknya memang menarik menyerupai dragon (naga) dengan deretan sushi roll sebagai badannya dan kepala+ekor udang besar di kedua ujungnya. Presentasi yang sebenarnya simple dengan memanfaatkan sampah udang, namun jadi menarik perhatian karena sudah dipikirkan dengan baik sesuai konsep makanannya.Saya beruntung masih kebagian sepotong dragon roll ini. Potongannya besar, rasanya mantap dan kaya tekstur dari crunchy-nya ebi tempura, nasi yang pulen agak sticky, kelembutan potongan tipis alpukat, dan sedikit kenyal dari unagi on top with eel sauce. Basically saya tidak suka unagi lho.. tapi sekali ini saya tidak menyesal 'nekat' melahapnya, karena keseluruhan rasanya memang yummy.Monkey Brain (IDR 35k)Salah satu menu best seller di Teritorri. Namanya unik agak menyeramkan ya.. tapi jangan khawatir, hidangan ini sebenarnya 'aman' koq. Jamur champignon di-stuffed spicy salmon, kemudian dibalut tepung tempura dan dihidangkan dengan saus spicy mayo. Saat dimakan ada perpaduan antara tekstur crunchy dari tepung tempura, jamur champignon yang agak kenyal, dan lembutnya salmon. Dari segi rasa lebih dominan asin (tapi tidak keasinan yah) apalagi jika dicocol dengan saus spicy mayo yang dibentuk cantik di piring mengelilingi makanannya. Sebagai penyuka jamur dan salmon, menu ini enak dan saya suka baik dari rasa maupun teksturnya, namun bagi beberapa Openricers katanya terasa aneh. Hehe.. masalah selera saja kali yah...US Rib Eye Teriyaki Set (150 gr-IDR 139k; 200 gr-IDR 155k)Pastinya menu ini merupakan "jagoan" dari Teritorri dengan daging kualitas terbaik pula. Teriyaki disini selalu menggunakan daging "rib eye" dengan 3 jenis daging pilihan mulai dari grade tertinggi (dan termahal harganya) yaitu US, Australia, dan NZ. Ketiga pilihan tersebut masing-masing tersedia dalam ukuran 150 gr dan 200 gr, tinggal disesuaikan kapasitas perut kita . Menu set ini sudah lengkap dengan nasi, salad, dan miso soup.. porsinya pas untuk satu orang. Dari semua komponen dalam set menu ini, teriyaki adalah bintangnya. Daging berkualitas diolah secara maksimal sehingga top enaknya.Bento SpecialSelesai mengobservasi keempat hidangan tersebut, Chef Ariawan mengatakan bahwa hidangan sudah siap untuk kami semua... saat makan yang dinanti pun tiba! Hidangan disajikan dalam bentuk bento, sehingga kami bisa mencicipi beberapa macam makanan sekaligus. Bento ini memang khusus hanya disediakan untuk OpenRicers saja, jadi tidak ada di buku menu. Penataannya cukup rapi walaupun simple, berisi nasi, salad, beef & chicken teriyaki, serta 3 potong sushi lengkap dengan wasabi dan pickles. Berikut review untuk setiap komponennya:- Nasinya putih, pulen, ditaburi potongan nori tipis di atasnya. Saya tidak sanggup menghabiskan seporsi nasi di bento ini karena sudah kekenyangan dengan potongan sushi yang notabene nasi juga... Berat hati rasanya menyisakan makanan, tapi apa daya perut sudah penuh, maaf ya nasi...- Saladnya berisi sayuran segar dengan mayonnaise home made Teritorri yang rasanya pas antara gurih, asin dan sedikit asam. - Teriyakinya sudah pasti istimewa dengan saus coklat kehitaman racikan andalan Teritorri. Kekentalan sausnya pas, rasanya enak, walaupun untuk saya sedikit terlalu asin (mungkin karena saya terbiasa mengurangi konsumsi garam). - Chicken teriyakinya berupa potongan daging ayam yang cukup tipis, masih dengan kulitnya, dilapis tepung tempura kemudian di-deep fried sehingga crunchy saat dimakan. Cukup enak jika dimakan dengan saus teriyakinya, tapi overall tidak terlalu istimewa bagi saya. Sebenarnya di buku menu ada 2 jenis chicken teriyaki yaitu breaded chicken dan skinless grilled chicken. Kalau boleh memilih tentunya saya lebih cocok dengan yang kedua, karena saya tidak suka kulit ayam. - Bagaimana dengan beef teriyakinya? Nah, ada cerita disini. Agak kaget ketika mengangkat potongan grilled beef dengan sumpit, karena di bagian tengahnya masih terlihat merah. Awalnya agak sedikit ragu, mau dimakan atau tidak ya? Akhirnya nekat, saya coba juga! So, inilah pertama kalinya saya makan daging yang dimasak medium, karena biasanya selalu minta 'well done'. Ternyata enak juga karena daging yang dimasak medium benar-benar masih juicy. Selain itu kualitas daging yang bagus memang tak bisa bohong, terasa lembut dan gurih. Saya yang bukan penggemar daging merah pun kali ini sangat menikmatinya.- Belum cukup sampai disitu, 3 potong sushi yang terhidang punya cerita sendiri. Dua diantaranya memakai unagi sebagai topping luarnya. Meskipun ini untuk pertama kalinya pula saya makan unagi, langsung santap sajalah.. ternyata, not bad! Unaginya agak kenyal, di-grill dan dibumbui jadi tak masalah karena rasanya menyatu dengan keseluruhan sushi yang berisi crab stick dan kyuri. Tepat saat saya menyantap sushi itu, chef Ariawan yang sedang berkeliling ke meja kami menjelaskan bahwa crab stick yang dipakai adalah 1st grade yang diimpor dari Jepang. Hmm.. tak heran kalau rasanya seenak ini. Sepotong salmon nigiri terakhir menjadi pengalaman tak terlupakan bagi saya. Untuk pertama kalinya… saya menyantap salmon mentah! Sempat ragu sebelumnya, tapi saya pikir kepalang tanggung.. hap, masuk mulut sekaligus. Rasanya, jangan ditanya! Hampir saja keluar lagi, cepat-cepat saya kunyah, telan, langsung minum ocha.. aman! Sungguh pengalaman pertama yang tak akan terlupakan. Salmonnya memang fresh dan kualitasnya tidak diragukan, warnanya orange cantik dan tidak amis, tapi.. sushi berbahan mentah rupanya memang tidak cocok untuk saya. Rasanya ini akan menjadi yang pertama sekaligus terakhir saya makan ikan mentah.. kapok DessertSelesai menyantap semua hidangan -beneran ludes semuanya nih..- datanglah seporsi dessert manis menyenangkan yaitu:Matcha Ice Cream with Ogura (IDR 19k)Satu scoop matcha ice cream dengan sejumput ogura di atasnya. Meskipun bukan penggemar matcha, saya bisa merasakan bahwa yang satu ini memang istimewa rasanya. Aroma matcha dan tingkat kemanisannya pas, ice creamnya lembut, dan oguranya enak.. Hmm, andaikan ada 1 porsi lagi.. hehehe.ServiceSiang itu cukup banyak meja terisi di Teritorri, karena memang sedang jam makan siang. Terlihat jelas bahwa pelayanan di resto ini baik. Saya sempat memperhatikan di meja-meja lain, pelayannya ramah dan sigap sehingga semua tamu terlayani dengan baik, dan makanan pun tidak terlalu lama keluar dari dapur.Overall memuaskan pengalaman serba pertama saya di Teritorri, dan pastinya akan ada yang kunjungan kedua, ketiga, dst karena memang memuaskan makan disini. Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-12-29
57 Lihat
Wuaah seneng banget pas crew Openrice nelpon gw dan gw diundang ikutan gathering di Teritorri. Bukan hanya karena gw suka makan gratis tapi juga gw suka banget masakan Jepang. Teritorri terletak di area 51, Pondok Indah Mall 1 lantai 2. Jadi satu lantai sama Hanamasa Untuk suasana resto, Teritorri didominasi dengan penggunaan kayu disetiap bagian, dari kursi, meja dan ornament dinding juga terbuat dari kayu, terdapat area indoor dan area outdoor dipinggir jalan foodcourt. Ruangan indoor tidak terlalu besar, tapi dekorasinya apik dan cantik jadi mau makan di indoor maupun outdoor tetep nyaman.New Zealand Rib-Eye Teriyaki SetNew Zealand Rib-Eye Teriyaki Set adalah daging rib eye yang diimpor dari New Zealand yang dipanggang dengan saus teriyaki. Teriyaki memang merupakan salah satu menu andalan di Teritorri. Dagingnya sangat lembut dan empuk. Perpaduan rib eye dan saus teriyaki nya juga menyatu manis, gurih, sangat terasa sempurna di mulut. Menu ini disajikan sepaket dengan nasi putih dan miso soup yang segar. Monkey BrainAgak serem emang nama menu ini,tapi sebenernya makanan ini enak lho. Terbuat dari spicy salmon dan jamur champingon yang digoreng pake tepung dan dihias dengan cantinya dengan saus mayonaise VBentuknya bulat-bulat mungkin sperti otak monyet makanya namanya unikGreen Tea Ice CreamGreen tea atau Macha ice creamnya enaak banget, dikasi topping redbean bikin es krim ini makin bercita rasa, ga eneg sama sekali dan cocok jadi dessert di siang hari Ocha DinginMinuman favorite sepanjang masa dech pokoknya, refill berulang-ulang dan seger banget ga kaya air kobokan Tergolong high sie soalnya semua harga diatas belum termasuk tax 10% dan service charge. Rib Eye sekitar 75.000’an, monkey Brain 35.000’an dan Strawberry Juice sekitar 25.000’an. Soal pelayanan juga patut diacungi jempol. Pelayanan disini sangat baik, ramah, dan selalu full senyum. Well, for the menu and the service welldone,,it's recommended restaurant for you to try the REAL Teriyaki Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Level4 2012-12-26
52 Lihat
Halo Openricers, Kali ini saya diundang oleh Openrice untuk mengadakan Gathering di Teritorri yang terletak di area 51 yang ada di Pondok Indah Mall 1 Area 51 ini sendiri merupakan area yang baru karena isinya makanan semua, hehe, dan juga untuk Teritorri terletak di lantai 2 nya kalau masuk dari lobby PIM 1. tempatnya luas dan juga akan kelihatan dengan jelas kalau dari depan. Acara gathering Openrice ini dibuka dengan perkenalan dari pihak Teritorrinya sambil dijelaskan oleh Pak Gatot selaku co owner dan juga head Chef dari Teritorri. Kita diberi tahu daging apa yang digunakan untuk teriyaki ini dan cara memasaknya. Ternyata Teritorri menggunakan Lava Stone jadi itu adalah batu yang benar2 dari gunung merapi yang cara penggunaannya ditumpuk-tumpuk hingga bisa dipakai untuk memasak. Menurut pak Gatot, menggunakan Lava Stone itu kegunaannya untuk mengeluarkan aroma daging tanpa merusak rasanya biasanya kan kalau di grill ada yang gosong-gosong dan terasa pahit. nah kalau pakai Lava Stone, rasanya akan tetap sama tapi wangi daging yang di Grill akan keluar Menu-menu yang dikeluarkan oleh Teritorri untuk gathering OpenRice ada bento yang khusus dibikin untuk Gathering ini agar member Openrice bisa mencoba semua menunya tanpa harus kekenyangan! haha how considerate isi dari Bento itu ada Chicken Teriyaki, Beef Teriyaki (AUS), Unagi Sushi, Salmon Sushi, dan juga Teritorri Salad.Chicken Teriyaki - super enak, rasa saucenya menyerap kedalam daging ayamnya, untuk luarannya crunchy tapi dalamnya lembut. Ini recommended banget buat mereka yang doyan sama Chicken Teriyaki Australian Beef - Rasanya lembut dan juga ada wangi-wangi khas dari daging yang di Grill yaitu bau agak gosong tapi karena di Teritorri menggunakan Lava Stone itu, jadinya ga ada rasa pahit dari gosong-gosong ini. dan juga untuk kualitasnya, ga usah diragukan, ini kualitas daging yang bagus banget, malah dibanding jadi beef teriyaki, saya lebih setuju daging kualitas ini dijadikan steak saja Sushi - Rasa dari daging unagi dan salmonnya standard kayak sushi kebanyakan, tapi emang kerasa freshnya karena salmonnya juga masih kenyal dan warna dari daging salmonnya masih pink dan fresh Teritorri Salad - NAH! salad ini yang saya suka sekali karena saucenya yang pas dengan sayuran yang segar. Ada mayonnaise sauce yang memang homemade cuma ada di Teritorri dan rasanya pas banget dilidah saya. pokoknya salad ini juara Selain bento, kami juga disediakan hidangan baru yang akan di launch sama Teritorri yaitu Monkey Brain. Eits, jangan geli dulu mendengar namanya, monkey brain ini isinya Jamur yang di stuff sama salmon dan juga dikasih spicy mayonnaise untuk toppingnya. rasanya sendiri kurang cocok dilidah saya karena emang terlalu keset daging stuffed salmonnya, tapi untuk jamur Champignon nya sendiri enak kok Thank You Openrice dan Teritorri. See you next gathering! Lanjutkan Membaca
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)