24
5
0
Level4
2013-11-07 532 Lihat
Kelar nonton Thor di Braga City Walk, saya, pacar, dan beberapa orang teman memutuskan untuk agak nongkrong dulu sebelum pulang. Karena Braga City Walk sedang direnovasi, jadinya pilihan tempat makan di mal dengan gedung bergaya kuno ini cukup terbatas. Paling D’Kiosk yang ada di lantai dasar bagian dalam atau Wendy’s yang terletak di pinggir jalan. Tapi, tiba-tiba teman saya mengusulkan untuk makan di Braga Permai saja. Menurutnya, makanannya murah dan cukup enak. Okelah, kami pun akhirnya setu
Baca Ulasan Lengkap
Kelar nonton Thor di Braga City Walk, saya, pacar, dan beberapa orang teman memutuskan untuk agak nongkrong dulu sebelum pulang. Karena Braga City Walk sedang direnovasi, jadinya pilihan tempat makan di mal dengan gedung bergaya kuno ini cukup terbatas. Paling D’Kiosk yang ada di lantai dasar bagian dalam atau Wendy’s yang terletak di pinggir jalan. Tapi, tiba-tiba teman saya mengusulkan untuk makan di Braga Permai saja. Menurutnya, makanannya murah dan cukup enak. Okelah, kami pun akhirnya setuju dan langsung menuju Braga Permai.
181 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Ketika disebutkan pertama kali, Braga Permai ini tidak terdengar seperti restoran. Malah namanya mengingatkan saya dengan perumahan
. Ternyata, Braga Permai ini adalah sebuah restoran dengan suasana dan nuansa serupa dengan gaya jadoel alias Belanda. Letaknya tidak jauh dari Braga City Walk karena hanya sekitar 10 meter dan berseberangan. Terbagi menjadi dua area, yaitu indoor dan outdoor. Bagian indoornya sendiri tidak terlalu luas karena hanya ada 3-4 meja dengan payung yang melindungi para pengunjung dari panas atau hujan.

Di bagian dalamnya sendiri cukup luas dan mengingatkan saya sama meja makan ala hotel karena ditata dengan piring dan gelas yang rapi. Selain itu, cara mereka membawa piring-piring yang sudah dicuci untuk ditaruh di atas meja makan, sendok, garpu, tusuk gigi, dan peralatan makan lainnya persis dengan hotel. Begitu juga dengan seragam para pelayannya.

Di bagian dalam ada counter dengan display kue-kue basah yang bisa dipilih untuk cemilan, baik itu makan di tempat ataupun dibawa pulang. Selain kue, mereka juga menyajikan berbagai menu berat, seperti nasi, steak, pizza, sup krim, zuppa soup, dan masih banyak lagi. Untuk minumannya bahkan lebih beragam, mulai dari yang standar kayak teh, jus, kopi, es krim, hingga minuman beralkohol seperti bir, anggur, hingga Jack Daniel. Untuk kisaran harganya sendiri memang bisa dikatakan cukup murah, yaitu mulai dari Rp8.000-Rp80.000an. Sementara, untuk minuman beralkohol tentu lebih mahal.
359 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
334 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Untungnya, hari itu mereka punya promo Couple, yaitu bisa memesan dua buah pizza, pizza dan pasta, atau dua buah pasta dengan harga hanya Rp40.000 dan akan mendapat gratis dua buah minuman yang dipilih, yaitu es teh manis, ice lemon tea, soft drink, atau ice tea lychee. Melihat harganya yang cukup murah (belum termasuk pajak 10%), saya dan teman-teman pun memutuskan untuk memesan dua paket Couple dengan keseluruhan pizza sehingga total ada 4 pan pizza yang masing-masing berisi 6 slice.

Sambil menunggu, kami dihidangkan air putih yang gratis dan bisa refill. Lumayan menghapus dahaga sambil menunggu minuman pesanan kami datang. Pesanan kami pun mulai berdatangan. Berikut adalah reviewnya.

Pineapple punch (Rp8.000)
Disajikan dalam gelas tinggi kayak gelas martini di film-film, Pineapple Punch ini bentukannya kayak sherbet, yaitu es yang diserut lembut. Sesuai dengan namanya, rasanya ya rasa nanas. Manis dan asam berpadu sempurna di lidah. Segar diminum pas cuaca lagi panas.
174 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Pizza Margherita & Chicken Pizza (Rp40.000)
Pizza Margherita ini bisa dibilang pizza yang basic banget karena toppingnya cuma tomat, keju, dan basil. Nggak ada tambahan daging, ayam, atau ikan seperti di pizza lain. Tapi, rasanya cukup enak kok. Kalau biasanya saya makan pizza yang rotinya tebal, sekarang nyobain juga pizza yang rotinya agak tipis. Enak juga, jadi berasa ngemil bukannya makan makanan berat. Meski tipis, tapi pizza ini cukup mengenyangkan.
86 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Kalau chicken pizza ya taulah toppingnya apa ya. Yang pasti bukan burung dara, hihihi. Potongan daging ayam yang dijadikan topping ukurannya cukup besar lho meskipun terlihat nggak terlalu banyak. Meskipun begitu, rasanya gurih dan enak. Sayangnya, pizza ini yang banyak diserbu teman-teman saya (yang semuanya adalah cowok) sehingga saya cuma kebagian satu slice
.
88 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Ice tea lychee & ice lemon tea (free)
Entah karena dikasihnya gratis atau emang pada dasarnya rasanya kayak gini, minumannya benar-benar mengecewakan. Emang sih gratis, tapi kenapa standarnya diturunin ya? disajikan dalam gelas yang tidak terlalu besar (kira-kira ¾ jengkal), ice lemon tea-nya sama sekali nggak manis sehingga saya harus minta gula tambahan. Rasa lemonnya juga kurang terasa, hanya sedikit kerasa asam tapi lebih banyak hambarnya. Punya pacar, yaitu ice tea lychee, lebih mengenaskan lagi karena hanya berupa teh yang diberi sirup leci. Itu juga kayaknya kebanyakan sehingga terlalu manis. Uuuugh…
92 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
75 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
Overall, untuk makanan emang lumayan enak dengan harga terjangkau. Tapi, mudah-mudahan minuman bayar dengan gratisan kualitasnya nggak sama ya. Mengecewakan banget kalau iya.
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-11-03