14
7
1
Level3
62
1
2013-10-27 130 Lihat
Saat saya jalan jalan ke PIK untuk cari makan, saya melihat ada satu restoran yang sudah tidak asing lagi yaitu Gerobak Betawi. Karena seingat saya Gerobak Betawi ada di Taman Ratu, maka saya coba mampir untuk makan disana. Saya penasaran apakah yang di Taman Ratu pindah kesini atau mereka buka cabang baru di PIK.Ternyata mereka buka cabang baru di PIK. Di PIK ini juga mereka baru 5 hari. Masih termasuk restoran baru di kawasan itu. Saat makan, suasana restoran tidak terlalu ramai. Dekorasi meng
Baca Ulasan Lengkap
Saat saya jalan jalan ke PIK untuk cari makan, saya melihat ada satu restoran yang sudah tidak asing lagi yaitu Gerobak Betawi. Karena seingat saya Gerobak Betawi ada di Taman Ratu, maka saya coba mampir untuk makan disana. Saya penasaran apakah yang di Taman Ratu pindah kesini atau mereka buka cabang baru di PIK.

Ternyata mereka buka cabang baru di PIK. Di PIK ini juga mereka baru 5 hari. Masih termasuk restoran baru di kawasan itu. Saat makan, suasana restoran tidak terlalu ramai. Dekorasi menggunakan gaya Betawi khas dengan lampu dan pintunya. Serasa balik ke Betawi jaman dulu. Kami memilih makan di area non smoking yang berada di dalam.

Pelayanan yang diberikan baik sekali. Pelayan menyambut ramah kedatangan kami. Lalu menu diberikan. Kami memesan nasi goreng kambing, tongseng kambing dan mi goreng nyemek. Mi goreng nyemek ini salah satu favorit di sini. Sayangnya kambingnya habis jadi diganti dengan daging sapi. Untuk minuman kami memesan teh dan jus sirsak royal.

Tidak lama minuman datang. Teh disajikan dalam gelas beling besar. Minum sendirian rasanya tidak habis. Untuk teh dan es teh ini refill jadi bisa minum sepuasnya. Untuk juice sirsak disajikan cukup besar pula dan kental. Rasa sirsaknya sangat terasa sekali. Jadi tidak rugi bila memesan juice disini.

Lalu datanglah makanan yang kami pesan. Seporsi tongseng dan nasi putih. Dalam tongseng, ada potongan daging sapi, kol, toge, dan bawang goreng. Rasanya cukup enak. Dagingnya empuk jadi tidak perlu keluar tenaga banyak untuk mengunyahnya
Lalu datanglah mi nyemek. Mi nyemek ini disajikann dalam porsi yang tidak terlalu besar. Kami pun bisa memilih tingkat kepedasan. yang kami pilih adalah yang sedang. Bagi saya yang sedang pun sudah cukup pedas. Mi nyemek ini adalah seperti mo goreng yang diberikan air sedikit. Ada campuran caisim, telur dan bawang goreng. Sepertiya telurnya didadar dulu baru diorak arik. Rasanya cukup enak dan pedas. Ditambah juga denga kerupuk yang banyak.

Lalu datanglah nasi goreng. Nasi gorengnya disajikan dalam porsi yang cukup banyak. Di dalamnya terdapat potongan daging sapi, telur dan sedikit sayur. Lalu ada emping dan acar. Acarnya enak, rasanya asam pas di mulut. Untuk nasi gorengnya sendiri menurut saya agak terlalu manis. Kalau dagingnya enak dan empuk.

Untuk harga seporsi nasi goreng kambing dihargai Rp. 30.000. Tongsengnya Rp. 28.000. Mi nyemeknya Rp. 25.000. Harga ini saya bulatkan saja karena dia ada ratusan di belakangnya. Cukup worth it dengan harga segitu. Ada satu lagi menu yang kami coba disana yaitu nasi kucing yang dihargai 5000. Nasi kucingnya patut dicoba. rasanya enak. Tadi kami coba yang peda. Nasi dicanpur dengan peda, cabe rawit merah dan bawang putih dan sedikit berminyak. Enakkkk
26 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
26 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
31 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
32 Lihat
1 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2013-10-27
Pembelanjaan per orang
Rp40000 (Makan Malam)