44
19
1
Level1
1
1
2011-02-22 24 Lihat
Kunjungan saya kali ini ke Kamikaze adalah untuk yang ke-doyan-doyan kalinya. Alias sudah hampir tidak terhitung berapa kali saya menyambangi resto yang usianya belum genap satu tahun ini. Apa yang membuat saya kembali lagi dan lagi? Nih! Tebasaki (Chicken Wing) Menu yang satu ini adalah salah satu signature dish di Kamikaze dan yang membuat lidah saya bergelora untuk menikmatinya lagi dan lagi. Sayap ayam & drumstick yang di-deepfried menghasilkan lapisan luar yang crunchy, ditambah lagi dengan
Baca Ulasan Lengkap
Kunjungan saya kali ini ke Kamikaze adalah untuk yang ke-doyan-doyan kalinya. Alias sudah hampir tidak terhitung berapa kali saya menyambangi resto yang usianya belum genap satu tahun ini. Apa yang membuat saya kembali lagi dan lagi? Nih!

Tebasaki (Chicken Wing)

Menu yang satu ini adalah salah satu signature dish di Kamikaze dan yang membuat lidah saya bergelora untuk menikmatinya lagi dan lagi. Sayap ayam & drumstick yang di-deepfried menghasilkan lapisan luar yang crunchy, ditambah lagi dengan coating saus kamikaze yang super pedas dijamin membuat makan anda jadi wooooshhhaahh.
Konon katanya saus ini dibuat dari cabai Naga Jolokai yang megang Guiness World Record sebagai cabai terpedas di dunia. Yang doyan pedas, sekali nyoba dijamin engga cukup. Hehe.

Kani Corn Salad & Kimchi Chahan

Nah kalau anda ke sana dan memilih pilihan paketnya, ada dua side dishes yg bisa dipilih dari sekian banyak di list. Satu yg favorit saya adalah Kani Corn Salad dengan potongan jagung yg segar on top of berbagai macam irisan selada dan sayur dan diberi topping mayonaisse. Rasa manis dan segarnya bisa menetralisir pedasnya saus tebasaki tadi. Hehe.

Kalau Kimchi Chahannya sendiri dipilih bukan lain lagi karena emang dasar lidah Indonesia, makan apa juga kudu pake nasi
apalagi kalo ketemu pedes atau makanan bersambel, cocol pake nasi memang paling afdol. Yang setuju acung botol cabe favoritnya! Hehehe.


Setelah semua itu memang paling asik ditutup dengan minuman dingin menyegarkan. Saya selalu pilih ocha (green tea) dinginnya karena dua alasan: (1) rasanya beda banget ama green tea umumnya alias unik di lidah (2) free refill
hehehe. Siapa yang ga doyan coba kalau udah begitu. Abis pedes" dihajar dingin. Abis woooshaah jadi ceeesssss.

Sedap.

Nikmat. Lihatlah wajah puas saya. Hehehe.

One of the good place to go spicy crazy. See if you like it too and let me know.

Woooooooshhah,
Fellexandro Ruby
10 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
22 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
20 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
22 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
8 Lihat
0 Menyukai
0 Komentar
(Ulasan di atas adalah pendapat pribadi dari seorang pengguna yang tidak mewakili pandangan OpenRice.)
Pasang
Penilaian Rinci
Rasa
Dekorasi
Layanan
Higienis
Sesuai Harga
Tanggal kunjungan
2011-02-20
Pembelanjaan per orang
Rp50000 (Makan Siang)
Makanan Rekomendasi
  • Tebasaki with Kamikaze Sauce
  • Kani Corn Salad